25.7 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1399

Malam Tahun Baru di Safari Lodges Hotel, Sambil Nikmati Circus Street Carnival

0

Bogor | Jurnal Bogor

Malam pergantian tahun biasanya identik dengan kegembiraan dan kemeriahan pesta kembang api dengan nuansa warna warninya, dengan begitu, tanpa itu semua sepertinya malam tahun baruan serasa kurang lengkap. Namun, Taman Safari Bogor (TSB) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan saat pandemi ini, akan menyesuaikan dengan nuansa sederhana namun tetap terlihat meriah.

“Tetap dengan mengedepankan Protokol Kesehatan (prokes-red) ditengah situasi pandemi, di malam pergantian tahun ini TSB akan menggelar perhelatan Circus Street Carnival apalagi area Caravan Restaurant nantinya akan digunakan sebagai venue untuk acara perhelatan detik detik pergantian malam tahun baru dengan nuansa dekorasi warna warni yang mencolok,” tutur General Manager TSB, Emeraldo Parengkuan melalui siaran tertulisnya, Minggu (14/12/2020).

Jelas Emeraldo, “Prokes akan dilakukan secara ketat, mulai dari penyemprotan desinfektan, pemeriksaan suhu dengan menggunakan thermogun, pengecekan masker,” tambahnya.

Emeraldo menyampaikan, TSB nanti akan menyuguhkan sejumlah acara menarik untuk para pengunjung yang bermalam di Safari Lodges Hotel seperti, menampilkan pertunjukan berbagai macam atraksi akrobatik memukau, animal education, alunan musik, berbagai games serta fire dance.

Senada, Manager Hotel Nandang Suhendar menambahkan, prokes ini dilaksanakan sedemikian rupa, selain mentaati anjuran Pemkab Bogor dan Gugus Tugas Covid-19, tentunya untuk menambah rasa aman dan nyaman bagi pengunjung yang akan menghabiskan waktunya diakhir tahun.

“Untuk harga penginapan di bandrol Rp 4.250.000,- . Adapun pengunjung bisa melakukan chek in pada 30 Desember 2020 dan chek out pada tanggal 1 Januari 2021,” terangnya.

Harga tersebut, lanjut Nandang, sudah termasuk fasilitas daily breakfast, bazzar kuliner 2 pax, dinner buffe 2 pax, serta akan menyaksikan hiburan pergantian malam tahun baru di Circus Street Carnival.

“Pengunjung yang akan bermalam, harus melakukan  reservasi terlebih dahulu melalui nomor hotel, dan acara ini akan dimulai pada pukul 19.30 WIB dan akan berakhir pada pukul 22.00 WIB. Setelah jam tersebut, pengunjung bisa melakukan aktifitasnya masing masing,” pungkasnya.

Handy Mehonk

GOR Jadi RS Darurat Covid-19, KONI ‘Ngungsi’ ke Bekas Gedung Dewan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memfungsikan GOR Pejajaran sebagai rumah sakit (RS) darurat Covid-19, seiring terus melonjaknya kasus positif dan semakin minimnya ketersediaan tempat tidur rumah sakit, mendapat respons dari Ketua KONI, Benninu Argoebie.

Menurutnya, KONI mendukung penuh upaya Pemkot Bogor untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, dengan ‘menyulap’ GOR Pejajaran menjadi rumah sakit darurat. Kendati demikian, kata dia, pembinaan olahraga tidak boleh terganggu dan harus mendapat perhatian dari pemerintah lantaran Kota Bogor ditarget meraih 90 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov Jabar) pada 2022 mendatang.

Atas dasar itu, kata Benninu, pihaknya telah melayangkan surat kepada Wali Kota Bima Arya untuk dapat meminjam gedung eks DPRD sebagai kantor sementara KONI, sekaligus untuk tempat berlatih atlet.

“Kita sudah layangan surat ke Pak Wali perihal rencana pemindahan gedung bekas dewan. Karena tak mungkin KONI tetap menjalankan kegiatan di kawasan yang akan dijadikan rumah sakit darurat. Selain itu, atlet mesti tetap berlatih demi meraih target 90 emas,” ujar Benninu kepada wartawan, Jumat (11/12/2020).

Benninu menilai bahwa dari sekian banyak tempat, gedung eks DPRD adalah yang paling representatif lantaran terdapat bekas ruang rapat paripurna yang dapat difungsikan menjadi ‘kawah candradimuka’ bagi atlet.

“Bekas ruangan paripurna bisa dijadikan tempat latihan sementara atlet. Khususnya cabang olahraga beladiri. Sedangkan ruangan fraksi dan pimpinan dewan dapat dipakai sementara oleh KONI,” kata ayah dua anak ini.

Lebih lanjut, Benninu menyatakan, selain berkirim surat kepada wali kota, pihaknya juga akan langsung membahas hal itu dengan petinggi Pemkot Bogor usai ekspose kesiapan Kota Bogor menjadi tuan rumah Porprov 2026 di Bandung pada Senin (14/12/2020) mendatang.

“Nanti sesudah ekspose, kita akan coba berbicara soal keinginan itu,” ungkap Benn.

Sebelumnya, Pemkot Bogor pun mengambil langkah dengan akan menjadikan GOR Pajajaran sebagai rumah sakit darurat Covid-19.

“Kami akan menyiapkan GOR Pajajaran sebagai rumah sakit darurat, nanti di dalamnya terdapat 70 tempat tidur,” ujar Wali Kota Bima.

Menurut Bima, nantinya GOR dikhususkan bagi pasien yang disertai dengan gejala Covid-19. Saat ini, sambung dia, Pemkot Bogor tengah mengajukan anggaran ke pemerintah pusat terkait rencana tersebut.

“Jadi penganggarannya sedang kita ajukan ke pusat. GOR, khusus mereka yang bergejala,” ucap Bima.

Bima menegaskan, nantinya kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan difungsikan sebagai UGD RS Darurat tersebut. “Kantor Dispora itu akan dijadikan UGD,” tegasnya.

Pengambilan kebijakan tersebut diketahui lantaran tingkat ketersediaan tempat tidur atau okupansi rumah sakit sudah menyentuh 50 persen, dengan rata-rata 60 kasus positif per hari.

Fredy Kristianto

CHSE, Strategi Hadapi AKB di Sektor Pariwisata

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 ini adalah ujian bagi keimanan, kebersamaan dan kepemimpinan. Demikian dikatakannya saat Bintik CHSE.

“Kondisi yang ada masih berat, di sisi lain ekonomi harus berjalan dan di sisi lain Covidnya naik, sementara kepedulian warga semakin rendah. Bicara keimanan, masih banyak yang tidak percaya Covid-19 itu ada, bahkan ada yang menganggapnya konspirasi. Bicara kebersamaan, masih banyak yang saling menyalahkan dan bicara kepemimpinan, tidak semua berani berada di depan, banyak yang memilih rebahan,” kata Bima Arya, baru-baru ini.

Saat ini langkah yang diambil harus jelas. Testing, tracing dan treatment sebagai upaya untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. Dinkes Kota Bogor dan aparatur wilayah diminta untuk memaksimalkan tracing.

“Perlakuan kita sama untuk semua, baik warga maupun tokoh. Kesehatan dan keselamatan, clear. Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dimaksudkan agar jangan sampai semua terpuruk, roda ekonomi dijaga dan diseimbangkan dengan kesehatan. Kemarin ada bantuan PEN dan hibah pariwisata untuk memastikan 2 hal, yaitu protokol kesehatan berjalan dan roda ekonomi juga bisa berjalan. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, Insya Allah dengan keimanan, kebersamaan dan kepemimpinan kita bersama, kita bisa melewati fase yang tidak mudah ini,” paparnya.

Bimtek Pedoman Pengawasan Pelaksanaan CHSE yang dilaksanakan selama dua hari diikuti para lurah, camat, pejabat struktural, kepala UPTD Puskesmas serta pihak terkait lainnya. Acara ini dimaksudkan sebagai transfer pengetahuan kepada semua pihak terkait pengawasan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik menjelaskan, bimtek dilaksanakan agar semua pihak terkait mengetahui pedoman dan SOP pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE, meningkatkan kompetensi ASN dan mempermudah serta memperlancar tugas pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE.

“Program CHSE merupakan salah satu strategi menghadapi masa Adaptasi Kebiasaan Baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang berfungsi sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan,” tuturnya.

CHSE, kata Taufik menjadi pedoman wisatawan untuk menentukan destinasi wisata yang ditujunya.

“Kunci sukses pulihnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah dengan penerapan standar protokol kesehatan secara disiplin dan ketat,” pungkasnya.

Fredy Kristianto |*

5 Peserta PKN Tingkat II Angkatan XVII Kementan Raih Predikat Terbaik, Siapa Mereka?

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Empat peserta dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan satu peserta asal instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditetapkan menjadi lulusan terbaik pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII Kementan Tahun 2020.
Pengumuman lima peserta terbaik disampaikan Dr. Basseng, M.Ed Deputy Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam Penutupan dan Pameran Inovasi Proyek Perubahan yang dihadiri dan ditutup Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, Selasa (8/12).

Peserta terbaik pertama diraih oleh Prof. Dr. Ir Erizal Jamal, M.Si (PPVTPP – Setjen Kementan), dengan judul proyek perubahan (Proper) Strategi Peningkatan Efektivitas Regulasi Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan disingkat Setir Bangun Tani. Dikutip dari video sosialisasi yang disampaikan Erizal, proper ini disusun didasari oleh keprihatinannya pada regulasi di Indonesia yang terlalu banyak dan tidak efektif yang pada akhirnya mendorong pemerintah melahirkan undang – undang cipta kerja.

“Kedepan seluruh proses perizinan mudah dan murah. Regulasi – regulasi yang kita atur mendukung kearah situ dan nantinya masyarakat akan mendapatkan aturan – aturan yang dibuat Kementan itu benar – benar aturan yang kredibel, “ ujarnya.

Di peringkat kedua ada Giri Suprapdiono (KPK), judul proper Strategi Pemberantasan Korupsi di Sektor Politik Melalui Pendidikan Anti Korupsi. Sementara itu Dr. drh. NLP Indi Dharmayanti, M.Si (BB Veteriner), proper Manajemen Big Data Veteriner Menuju Lembaga Riset Berkelas Internasional meraih terbaik ketiga.

Terbaik keempat , Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc (Pusluhtan) judul proper Peningkatan Layanan Penyuluhan Pertanian Dalam Rangka Penguatan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sebagai Pusat Kegiatan Pembangunan Pertanian di Kecamatan. Proper ini mendapat dukungan penuh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi sebagai mentor.

Program jangka pendek proper ini telah melahirkan petunjuk teknis dan SOP BPP sebagai Kostratani, terlaksananya bimtek dan sosialisasi bagi penyuluh pertanian di 400 BPP Kostratani, pengembangan aplikasi laporan program utama Kementan yang diinput langsung Kostratani ke agriculture war room (AWR) dan integrasi data petani simluhtan dan e- RDKK berbasis NIK. Mengenai hal ini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menuturkan bukan hanya masalah tetapi persoalan – persoalan di lapangan bisa dilihat dan dikontrol melalui data.

“Kita sudah konsepsi ya, bukan hanya masalah , persoalan – persoalan yang tidak pernah habis itu bisa dilihat dan dikontrol melalui data,“ ungkap Mentan.

Proper Leli inipun telah menghasilkan Permentan tentang Manajemen dan Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (SNIPP).
Terbaik kelima Dr. Liferdi, SP, M.Si, (Dit, Buah dan Florikultura), judul proper Strategi Akselerasi Peningkatan Ekspor Buah Indonesia Melalui Penyediaan Data Produksi Yang Valid dan Up to date.

Kepada peserta terbaik tersebut diberikan piagam penghargaan yang diserahkan langsung Menteri Pertanian didampingi JPT madya dan pratama lingkup Kementan dan pimpinan instansi peserta. Selain secara classical, (tatap muka) kegiatan penutupan dan pameran juga dihadiri secara virtual oleh sejumlah undangan.

** Regi/PPMKP

HADITS HARI INI

0

11 Desember 2020
25 Rabi’ul Akhir 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ رِبْعِيٍّ عَنْ حُذَيْفَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَاتَ رَجُلٌ فَقِيلَ لَهُ قَالَ كُنْتُ أُبَايِعُ النَّاسَ فَأَتَجَوَّزُ عَنْ الْمُوسِرِ وَأُخَفِّفُ عَنْ الْمُعْسِرِ فَغُفِرَ لَهُ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ سَمِعْتُهُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami Muslim, telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abdul Malik dari Rib’iy dari Hudzaifah radliallahu ‘anhu berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Ada seorang yang mati lalu ia ditanya, dan ia menjawab: “Aku pernah berjual beli dengan banyak orang, aku menagih orang-orang yang dalam kelonggaran saja, dan meringankan siapa yang sedang kesulitan”. Maka orang itu diampuni dosanya.

Berkata, Abu Mas’ud aku mendengar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

HR Bukhari No. 2216.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Habib Rizieq Tersangka, MUI Respon Hukum Mendidik atau Membidik?

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Habib Rizieq dijadikan tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (10/12), dalam kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan pada kerumunan di acara akad nikah putrinya, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 14 November 2020. Penetapan ini mendapat respon dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Hukum mesi dijadikan instrumen yang mendidik, bukan sebagai instrumen untuk membidik,” ujar Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas, Kamis (10/12).

MUI menilai banyak pihak yang juga melakukan pelanggaran serupa. MUI menilai polisi harus adil dalam menegakkan keadilan. Apabila ada dua standar yang berbeda, maka hal itu akan mengusik rasa keadilan. “Dan hal itu tentu jelas tidak baik karena akan menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Karena akan ada kesan di masyarakat, para penegak hukum dalam penegakan hukum ada tebang pilih, padahal semua orang harus diperlakukan sama di depan hukum,” kata Anwar.

Politikus Gerindra Fadli Zon merasa heran dengan penetapan tersangka kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atas dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan pada kerumunan di Petamburan. Fadli pun mempertanyakan keadilan hukum di Indonesia. Sebab, terdapat anggota FPI yang tewas tertembak dan polisi justru menetapkan Habib Rizieq tersangka. “Sudah enam anggota FPI ditembak mati dengan kejam, kini ditetapkan tersangka ‘prokes’, apa ini penegakan hukum di negara hukum? Kapolda ini luar biasa gagahnya, kita lihat seperti apa ujungnya,” tulis Fadli di Twitter akun @fadlizon, Kamis (10/12).

Wakil Ketua Umum FPI Aziz Yanuar menganggap tindakan polisi itu sebagai “kriminalisasi” terhadap Habib Rizieq Shihab. “Kita memang dari awal sudah memperkirakan hal tersebut sebagaimana kita sampaikan bahwa ini ada arah untuk dugaan untuk kriminalisasi dan ketidakadilan terhadap Habib Rizieq Shihab,” kata Aziz Yanuar.

Sebelumnya dosen ilmu pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hajar menilai penindakan pelanggaran protokol kesehatan oleh kepolisian rentan dipermasalahkan. Alasannya, kata dia, PSBB tidak diatur dalam UU Kekarantinaan Kesehatan. “PSBB belum ada dasar undang-undangnya, pelaksanaannya diserahkan kepada daerah. Jadi penegakan hukum terkait protokol kesehatan ini seharusnya ada di pemerintah daerah, salah satunya lewat Satpol PP,” ujarnya.

“Ini sebenarnya pelanggaran administratif, bukan kejahatan. Semestinya pemda yang progresif menegakan aturan itu,” kata Fickar.

Meski begitu, kepolisian mengklaim berwenang menindak orang-orang yang tak menuruti protokol kesehatan. Salah satu ketentuan yang dirujuk kepolisian adalah Instruksi Presiden 6/2020 yang diterbitkan 4 Agustus lalu. Polisi mengacu pada Pasal 93 UU 6/2018 tentang kekarantinaan kesehatan. “Ada Instruksi Presiden agar Polri bersama TNI bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk melakukan patroli, pengawasan, penertiban, serta penegakan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono.

Adapun yang menjadi tersangka, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan ada 6 orang, selain Habib Rizieq Shihab, lima orang lainnya juga dijadikan tersangka, yakni ketua panitia berinisial HU, sekretaris panitia berinisial A, MS selaku penanggung jawab, SL selaku penanggung jawab acara, dan terakhir kepala seksi acara berinisial HI.
Lebih lanjut Yusri Yunus mengatakan, sesuai peraturan, pihaknya akan menggunakan upaya paksa terhadap enam orang tersangka, yaitu berupa pemanggilan atau penangkapan. Status tersangka Rizieq Shihab ini diumumkan setelah Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara kasus pengumpulan massa dalam pernikahan putri Rizieq Shihab yang melanggar protokol kesehatan.

Meski demikian, pakar hukum menilai penegakan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 semestinya bersifat administratif dan dilakukan pemerintah daerah. Kalaupun hendak mempersoalkan kegiatan FPI, menurut Pengacara FPI, Aziz Yanuar, harus ada bukti sahih bahwa kegiatan mereka menimbulkan banyak kasus positif Covid-19 baru.

“Apa dasar menyebut pernikahan dan perayaan Maulid itu menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat? Apakah ada rekam medisnya? Belum ada,” ujar Aziz.

“Kalaupun nanti ada, bagaimana protokol kesehatan yang dilanggar pada peristiwa lain? Rapat koordinasi tingkat menteri di Bali, Juni lalu, tidak didenda. Pada ajang marathon di Magelang, penonton tidak jaga jarak. “Saat Gibran Rakabuming mendaftarkan diri jadi calon wali kota Solo, September lalu, dia juga mengumpulkan massa. Kalau Rizieq dikenakan, yang lain juga harus dong. Ini tidak adil,” ujarnya.

**

Mr. Kibo: Berkarya dengan Passion

0

Sejatinya seseorang punya passion atau bakat dalam dirinya. Namun banyak yang belum menyadari passion yang dimiliki. Padahal berkarya dengan passion akan mudah meraih sebuah mimpi karena bahagia melakukannya sehingga tak takut kata lelah dan gagal. Hal ini dialami M. Indre Wanof seorang pengusaha muda (24) yang juga Founder Ota Community.

Laporan: Eliyani [MG/UIK-Jb]

Indre menyadari passionnya didunia bisnis dan bahasa, hingga akhirnya beliau menjadi Co founder dan CMO Kampungcourse.id yang berpusat di Kampung Inggris (Pare), Kediri Jawa Timur. Serta ia seorang founder komunitas bernama Ota Community yang akhirnya berkembang hingga terciptanya game ulartanggabahasa. Serta beliau juga merupakan duta bahasa Sumatra Barat 2020.

Indre Wanof yang kerap disapa Mr. Kibo menyadari passion dibidang bahasa yang dia miliki, setelah gagal melewati jalur masuk perguruan tinggi seperti SBMPTN, SNMPTN, dan sejenisnya. Hingga akhirnya putra berdarah minang ini pergi ke Pare untuk belajar bahasa inggris. Dari sanalah Kibo akhirnya punya skill (bakat) dalam bahasa inggris hingga menjadi tutor bahasa inggris di Pare, ” Kenapa aku punya skill bahasa inggris, gegera aku gagal masuk kuliah yang membuat aku belajar dikampung inggris”, ujar Kibo kepada Jurnal Inspirasi, Rabu (9/12/20).

Passion Kibo yang lain yaitu bisnis, yang disadarinya saat mengikuti banyak event sembari menyelesaikan S1 di Universitas Islam Kediri jurusan Manajemen Pemasaran. Saat ditanyakan apa yang harus dimiliki seseorang dalam mencapai tujuannya, “Passion, kita harus related (terikat) sama passion itu, bener-bener menyukai hal itu, kalau kita tidak suka yah sulit. Sekarang pertanyaanya bagaimana cara  kita mengetahui passion kita itu apa?.

Nah, kalau aku cara mengetahui passion aku itu apa, yaitu dengan gabung berbagai event atau acara-acara, karena passion ataupun profesi ini bisa berubah. Bisa dikatakan  profesi/passion sama kayak pacar. Belum tentu pacar pertama bakal jadi pacar kita yg terakhir, siapa tahu bisa jadi dengan pacar kedua dan ketiga. Passion juga begitu, hari ini  mungkin kita sukanya musik, besok bisa berubah, bisa jadi dibidang politik, besok mungkin bisa berubah bisa jadi bidang kesehatan, dan sebagainya. Maka dari itu untuk bisa benar-benar menemukan passion ini bener-bener harus mencoba dengan ikut event ini, ikut acara ini, aktivitas ini,” jelas Indre.

“Setelah ada passion bakal lebih gampang, energi kita bakal melebihi. Ketika melakukan suatu yg kita sukai yah bakal full terus. Walaupun kita gagal, kita suka hal itu, gak kerasa capeknya, gak kerasa gagalnya karena bener-bener menyukai hal itu”, lanjut Kibo.

Sejak event yang diikuti Kibo, akhirnya ia punya banyak relasi dan inovasi. Dari event tersebut Kibo bisa berangkat ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam. “Disini aku merasain, orang pintar bisa dikalahkan oleh orang yg punya banyak uang, Orang punya banyak uang bisa dikalahin oleh orang yang punya banyak relasi, alhamdulillah keliling beberapa negara itu kita dibiayain bahkan kita digaji”, ungkap Indre.

Dengan event itu juga dia pernah menjadi asisten miss world, miss universe, yang juga LO (Liaison Officer) wakil menteri luar negeri Indonesia pada masa itu, “karena event kayak gini, mainin banyak relasi supaya bisa mengimprove diri kita juga” Katanya. Dari situlah Indre memulai dunia start up bisnis.

Saat membangun komunitas, perusahaan, Kibo berawal dengan slogan hidupnya “When I die I want to be remembered as a life that I live not because of the money that I’ve made. Intinya kita pengen menjadi sebuah warisan jadi ketika kita mati kita ingin diingat sebagai kehidupan yg kita tinggalkan bukan uang yg kita kumpulkan. Nah itu yg membuat kenapa tidak gitu disetiap aku ada didaerah itu ngasih impact (dampak) yang bisa ninggalin sesuatu buat masyarakat sekitar”, Ujar Kibo.

Ota Commnity merupakan komunitas non profit yang pada awalnya dimulai saat Indre pulang kampung ke Payakumbuh Sumatra Barat sekitar tahun 2014. Dia berpikir ingin membagikan ilmunya dalam bidang bahasa kepada orang yang ada dikampung. Saat itu Indre buka kelas gratis kecil-kecilan membuka lapak dirumahnya, yang awalnya hanya 3 orang bertambah hingga 30 orang.

Saat ini anggota Ota community ± 280 yang awalnya didedikasikan untuk orang minang, Seiring berjalannya waktu peminatnya banyak dari luar daerah karena menurut Indre tidak ada batasan tempat untuk belajar. Yang mana program di Ota Community beragam seperti ota english, ota bahasa, ota literasi sehingga lahir lagi games ulartanggabahasa yang baru launching september 2020 yang bisa diakses di instagramnya @ulartanggabahasa jika ingin dimainkan, yang selanjutnya akan direncanakan games turunan seperti ulartanggafisika, ulartanggakimia, dan sebagainya.

Idenya membangun Ota Community dan Kampungcourse.id katanya dimulai saat peka melihat permasalahan yang ada disekitarnya. Yang mana katanya tidak hanya melihat dengan kesempatan pada diri saja, tapi juga divalidasi permasalahan yang dibutuhkan daerah. Contohnya Kampungcourse.id. “Kenapa kampungcourse itu didirikan? karena permasalahan yang ada dikampung Inggris. Yaitu di kampung Inggris itu ada lebih 168 lembaga kursus.

Tapi kenapa cuman 10% aja dari mereka yang dikenal. 90 % ini kemana? 90 % dari lembaga kursus itu mereka gak dikenal karena lack of skills/ kekurangan skill di digital marketing. Jadi orang ke kampung itu dimulai dari google kan, yang keluar itu biasanya yang 10 % itu, yang benar-benar memahami digital. Yang gak make digital marketing mereka ketinggalan.

Dari situlah banyak perusahaan-perusahaan yang tutup karena dari sanalah alasan kampungcourse ada sebagai wadah untuk mereka untuk menampung dalam satu marketplace untuk bisa mengkoneksikan antara lembaga kursus dan pencari lembaga kursus di satu platform. Ketika orang datang kekampung inggris yah mereka bakal masuk ke platform kita ini,” jelas Kibo.

Yang mana kampungcourse.id dimulai sejak tahun 2017 yang sudah mendapatkan banyak penghargaan salahsatunya the best innovation dari bank Indonesia.

Untuk saat ini Indre lebih fokus menjalani bisnis profit dan non profit yang kebanyakan rutinitas di kampungcourse.id dan Ota Community, dan beberapa komunitas lainnya.

Kibo menyampaikan sarannya kepada anak muda bahwa harus multitasking.” Yang aku liat dari anak muda  itu mereka selalu terjebak di linearitas, sesuatu yg harus linear. Contohnya ‘yah gue kuliah ketika gue ikut organisasi yah bakal ngancurin kuliah gue, mangkanya gue gak mau ikut organisasi’.

Begitu juga dilain sisi. ‘Terus kalau gue kerja ntar kerjaan gue gak bakalan beres ketika gue juga kuliah’. Yang itu membuat mereka milih. Itu yang menjadi permasalahan anak muda, mereka linear mereka harus milih satu. Tapi kenyataannya pada situasi sekarang dunia yg harus memaksa kita untuk bisa mengerjakan semuanya satu waktu. Satu cara agar menjadi anak muda yg unggul yaitu multitasking, pesan aku belajar multitasking dari sekarang”.

Hari HAM di Indonesia Diwarnai Muka Muram

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia diperingati setiap 10 Desember. Tanggal ini dipilih untuk menghormati Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengadopsi dan memproklamasikan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, sebuah pernyataan global tentang hak asasi manusia, pada 10 Desember 1948. SATU BUMI TANPA DISKRIMINASI.

Bagaimana dengan perayaan Hari HAM di Indonesia?. Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon menyebutkan, di Indonesia peringatan Hari HAM diperingati dengan muka muram. “Kita memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia dengan wajah muram,” ujar Fadli Zon melalui akun Instagram @fadlizon dikutip Kamis (10/12). 

Menurutnya, penembakan yang menewaskan enam orang warga sipil anggota Front Pembela Islam (FPI) oleh aparat kepolisian, Senin (7/12) lalu menjadi penanda buruknya penegakan HAM di Indonesia. “Tanpa proses yudisial dengan berbagai dalih lemah yang terus berubah dan tak sinkron satu sama lain, aparat penegak hukum telah menghilangkan 6 nyawa anak-anak muda,” katanya.

Dari enam orang korban meninggal, diketahui hanya satu orang yang berusia di atas 30 tahun, sementara sisanya berusia di bawah 25 tahun. “Mereka masih sangat belia, calon generasi penerus bangsa ini,” jelasnya.

Dikatakan mantan Wakil Ketua DPR ini, dalam merespons peristiwa tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang terdiri dari berbagai elemen bangsa, seperti Komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama, akademisi, wartawan dan pihak-pihak lain.

“Insiden semacam itu harus direspons segera oleh pemerintah, karena jika dibiarkan bisa mengeskalasi kemarahan publik. Kebrutalan yang dipertontonkan dengan membunuh 6 anggota FPI telah menciptakan ketidakpercayaan publik pada keadilan hukum,” tegasnya.

Sebagai negara Pancasila, kata Fadli Zon, peristiwa tersebut telah merobek-robek rasa kemanusiaan. “Tindakan ‘extra-judicial killing’ terhadap warga sipil biasa sebagaimana terjadi kemarin bisa dianggap sebagai bentuk pelanggaran HAM berat (gross violation of human rights) sehingga perlu ada upaya ekstra dalam proses pengusutannya,” cuitnya.

Tindakan pembunuhan di luar putusan pengadilan semacam itu, tambah Fadli Zon, tak boleh dilegitimasi oleh alasan apapun. Tindakan seperti itu dilarang, baik oleh hukum HAM internasional maupun oleh berbagai peraturan perundang-undangan di negeri kita.  “Peristiwa tersebut, sekali lagi, telah membuat peringatan Hari HAM Sedunia tahun ini harus kita rayakan dengan penuh duka dan rasa malu,” katanya.

** ass

Kota Bogor Jadikan GOR Pajajaran RS Darurat Covid

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kasus positif Covid-19 di Kota Hujan masih belum mereda. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun mengambil langkah dengan akan menjadikan GOR Pajajaran sebagai rumah sakit darurat Covid-19.  “Kami akan menyiapkan GOR Pajajaran sebagai rumah sakit darurat, nanti di dalamnya terdapat  70 tempat tidur,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Kamis (10/12).

Menurut Bima, nantinya GOR dikhususkan bagi pasien yang disertai dengan gejala Covid-19. Saat ini, sambung dia, Pemkot Bogor tengah mengajukan anggaran ke pemerintah pusat terkait rencana tersebut. “Jadi penganggarannya sedang kita ajukan ke pusat. GOR, khusus mereka yang bergejala,” ucap Bima.

Bima menegaskan, nantinya kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan difungsikan sebagai UGD RS Darurat tersebut. “Kantor Dispora itu akan dijadikan UGD,” tegasnya.

Pengambilan kebijakan tersebut diketahui lantaran tingkat ketersediaan tempat tidur atau okupansi rumah sakit sudah menyentuh 50 persen pada pekan lalu.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Kamis (10/12), total kasus positif Covid-19 sudah menyentuh 11.441 orang. Dengan rincian, terkonfirmasi positif Covid 3.907, masih sakit 702. Kemudian sebanyak 3.095 orang dinyatakan sembuh, dan 110 pasien meninggal dunia.

Sedangkan untuk yang terkonfirmasi Probable (PDP) total 79, 11 diantaranya dinyatakan sembuh, dan 68 pasien meninggal dunia. “Untuk suspek keseluruhan ada 3.538, 285 masih sakir, discarded 3.193, dan korban meninggal 10 orang,” ucap Kepala Dinkes, dr Sri Nowo Retno.

Sedangkan untuk kontak erat berjumlah 3.917, 460 orang masih karantina, 3.457 telah selesai isolasi.

** Fredy Kristianto

Demokrat Sebut Situasi Saat Ini tak Kondusif

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kegaduhan-kegaduhan yang selama ini terjadi, termasuk adanya tragedi tol Cikampek yang menyebabkan enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) tewas diterjang timah panas polisi, terus mendapat sorotan berbagai pihak lantaran berpotensi terjadinya konflik horizontal.

Politisi senior Partai Demokrat, Sjarifuddin Hasan pun menggelar kegiatan temu tokoh di DPC Partai Demokrat di kawasan Taman Kencana pada Kamis (10/12).

Agenda lawatan Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat dari Dapil Jawa Barat itu pertama melakukan pertemuan dengan DKM Al Hidayah, lalu menyambangi kantor DPC Demokrat, yang dihadiri seluruh kader partai berlambang mercy dan ormas Gibas se-Kota Bogor.

Ketua DPC Demokrat Kota Bogor R. Dodi Setiawan mengatakan, dalam kunjungannya Syarifuddin Hasan yang juga anggota DPR RI membahas situasi saat ini yang dinilai tidak kondusif. “Dalam kesempatan ini ormas dan kader menyalurkan aspirasinya kepada MPR agar para tokoh inohong yang ada di Senayan melihat perspektif kedepan bangsa ini,” kata Dodi kepada wartawan.

Menurut dia, jangan sampai karena kegaduhan membuat konflik horizontal di berbagai daerah. Sebab, saat ini ramai opini-opini yang tidak sedap sehingga menyebabkan situasi tidak kondusif. “Alhamdulilah Pak Syarif berjanji menyampaikan aspirasi warga akan ke wakil rakyat di Senayan,” katanya.

Menyikapi tragedi di Tol Cikampek KM 50 yang menewaskan enam orang dari Laskan FPI. Ia berharap MPR memanggil presiden untuk membahas kejadian itu secara khusus agar kenyamanan dan ketentraman kembali terjamin.

Dodi menambahkan, buntut tragedi Cikampek muncul berbagai isu yang berbeda, satu pihak mengklaim ada penyerangan, pihak lain juga mengaku hal yang sama, sehingga membuat masyarakat bingung dan menurunkan rasa kepercayaan kepada pemerintah. “Menyikapi persoalan ini saya meminta wakil rakyat di Senayan juga memanggil pihak kepolisian untuk mengklarifikasi hal itu yang sejelas-jelasnya,” tandas Anggota DPRD Kota Bogor itu.

** Fredy Kristianto