28.8 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1229

Macan Kemayoran Kampiun Piala Menpora

0

Solo | Jurnal Inspirasi

Persija Jakarta menjadi juara Piala Menpora 2021. Tim berjuluk Macan Kemayoran unggul agregat 4-1 atas Persib Bandung. Pada leg kedua final Piala Menpora yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4) malam, Persija menang dengan skor 2-1. Sebelumnya Persija di leg pertama menang agregat 2-0.

Pada laga ini, Persija memilih untuk lebih sering menguasai bola ketimbang langsung melancarkan serangan. Sedangkan Persib tak mau melambat. Mereka terus melakukan upaya agar bisa mencetak gol cepat pada pertandingan ini.

Akan tetapi Persib harus bermain dengan 10 orang ketika pertandingan baru memasuki menit 23. Bayu Fiqri diganjar kartu kuning kedua oleh wasit akibat melanggar Marco Motta. Bayu Fiqri mendapatkan kartu kuning pertamanya pada menit keenam. Alhasil dia harus mandi lebih cepat ketimbang rekan lainnya.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts langsung melakukan pergantian usai adanya kartu merah. Ardi Idrus dimasukkan sebagai pengganti Esteban Vizcarra. Di sisa waktu babak pertama, kedua tim coba melancarkan serangan. Sayangnya tak ada gol yang bisa diciptakan.

Perubahan kembali coba dilakukan oleh Robert di awal babak kedua. Ferdinand Sinaga menggantikan Wander Luiz, dan Henhen Herdiana diganti oleh Supardi. Persija akhirnya bisa membuka keunggulan pada menit 52. Umpan dari Riko Simanjuntak diteruskan dengan tendangan dari dalam kotak penalti oleh Osvaldo Haay.

Unggul skor dan jumlah pemain membuat Persija semakin percaya diri. Mereka coba menurunkan tempo dengan berupaya mempertahankan penguasaan bola. Gol untuk Persib akhirnya datang juga pada menit 84. Tendangan bebas Ferdinand Sinaga membuat bola meluncur mulus ke dalam gawang Persija.

Gol penutup pertandingan ini tercipta pada menit 90. Serangan balik dari Persija diawali dengan akselerasi Osvaldo Haay. Dia membawa bola sampai ke depan kotak penalti lalu melepaskan operan kepada Riko Simanjuntak yang berdiri bebas. Kemudian tendangan langsung ke arah gawang dilepaskan dan menjadi gol.

Susunan Pemain

Persib Bandung: I Made Wirawan; Henhen Herdiana (Supardi 46′), Achmad Jufriyanto, Victor Igbonefo, Bayu Mohamad Fiqri, Beckham Putra (Farshad Noor 79′), Dedi Kusnandar, Frets Butuan (Erwin Ramdani 79′), Esteban Vizcarra (Ardi Idrus 26′), Wander Luiz (Ferdinand Sinaga 46′), Ezra Walian.

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Marco Motta, Otavio Dutra, Yan Motta, Tony Sucipto (Salman Alfarid 90+4′), Marc Klok, Braif Fatari (Ramdani Lestaluhu 75′), Rohit Chand, Riko Simanjuntak, Osvaldo Haay, Taufik Hidayat (Nico Saputro 90+2′).

** ass/viva

Lumbung Pangan Ngantang, Lanjutkan Gebrakan Menteri Pertanian di Beranda Kabupaten Malang

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Kementerian Pertanian terus mendorong pembangunan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah Jawa Timur. Hal tersebut dimaksudkan sebagai langkah alternatif dalam meningkatkan kesejahteraan petani yang berada di daerah di desa dan di pinggiran hutan, sebagaimana disampaikan Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo di berbagai kesempatan.

Kementerian Pertanian membuat program khusus dan dirancang berbasis kawasan dengan konsep pertanian modern yang didukung oleh inovasi teknologi dan kelembagaan sarana-prasarana produksi, permodalan, serta pengolahan dan pemasaran hasil pertanian melalui pemberdayaan kelompok tani dan kemitraan dengan swasta.

Kabupaten Malang, kususnya Malabar salah satu desa yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar. Kecamatan Ngantang salah satunya, memiliki potensi menjadi daerah pengekspor dan mempunyai hasil hortikultura yang sangat luar biasa yakni buah jeruk. Permasalahannya potensi tersebut belum dimanfaatkan secara tepat dan optimal. Budidaya petani perlu terus didorong dan ditingkatkan melalui optimalisasi lahan, bukaan lahan baru, dan pengadaan alat mesin pertanian.

Kepala BPPSDM Pertanian Prof. Dedy Nursyamsy melalui Sekretaris BPPSDM Pertanian Dr Ir Siti Munifah M. Si menyatakan Jeruk Tanpa Musim melalui Jertanmus Integrated Farming System Indonesia (JIFSI) Kecamatan Ngantang menjadi percontohan sistem produksi komoditas Hortikultura seluas 50 ha di Desa Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, di tahun 2020.

“Inovasi teknologi yang diintroduksikan adalah penggunaan, manajemen System Integrasi, di mana pemberian Nutrusi berupa pupuk organik, tata air, pengapuran, pemupukan organik dan anorganik, serta pengendalian hama penyakit,” papa Munifah.

Melalui keterlibatan peneliti dan pendampingan BBPP Batu, BBPP Ketindan Balitjestro Batu yang bekerja tidak hanya “sekedar” memberikan rekomendasi tetapi juga hadir dalam pengawalan tentang tata cara budi daya jeruk dan membantu memberikan solusi setiap masalah yg dihadapi petani pemula.

“Hasilnya sangat membanggakan, petani bisa panen dua minggu sekali dan berlanjut sampai saat ini. Hasil Jeruk yang dilakukan oleh JIFSI dan Petani Milenial Kecamatan Ngantan menunjukkan bahwa varietas Siam Madu dan RGL serta Lemon California memberikan hasil maksimal masing-masing sebesar 2 ton per minggu perhektare atau 8 ton perbulan per satu Hektare.

Keberhasilan penanaman jeruk tersebut semakin meningkatkan semangat petani dari tiga desa, yakni Desa Ngantru, Desa Pegersari dan Desa Sidodadi untuk melakukan usahatani jeruk. Antusiasme petani tersebut juga ditunjukkan dengan pemasaran hasil panen (jeruk) dalam bentuk kemasan berlabel. Para petani berkeyakinan bahwa inovasi teknologi mampu membantu keberhasilan mereka dalam budidaya jeruk di lereng Gunung Kawi.

Sebagaimana diketahui budidaya jeruk merupakan bukan hal baru bagi petani setempat. Pendampingan inovasi teknologi dan kegiatan petani BPPSDM pertanian harus tetap dilakukan secara bersama-sama mendukung capaian lumbung Pangan di wilayah perbukitan,” harap Munifah.

Manfaat pendampingan dirasakan sendiri oleh petani. Contohnya Wawan, petani sekaligus pemilik saham JIFSI di Desa Ngantru yang mengapresiasi pendampingan BPPSDM Pertanian sejak awal Wawan belajar perjerukan.

“Kehadiran BPPSDM Pertanian Kecamatan Ngantan sangat berarti untuk kami,” ungkap Sudarmin. “Mulai dari penanganan Bibit, menanam, memanen manual yang saya pikir sama dengan menebang pohon, sampai pengolahan dan pemasaran saya banyak belajar dari BPPSDM Pertanian” pungkas Wawan.

** Catur Puryanto /BBPP Batu

BBPP Batu dan Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Untuk membangun pertanian dibutuhkan SDM yang berkualitas. Dengan tersedianya SDM yang berkualitas menjadi modal utama bagi daerah untuk menjadi pelaku, penggerak pembangunan di daerah.

Sangat disadari bahwa Sumber daya manusia (SDM) tidak akan tercipta dengan sendirinya, tapi dibutuhkan sebuah proses melalui pendidikan atau pelatihan secara terus menerus sejalan dengan kemajuan teknologi dan informasi. Disamping itu penyiapan SDM yang berkualitas untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern tentu saja tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat atau Kementerian Pertanian saja tapi juga dituntut peran dari masing masing pemerintah daerah.

Dalam beberapa kesempatan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi menaruh perhatian penting dalam penguatan penyuluhan di daerah dan keberlanjutannya pada masa depan. Peran penyuluh sangat penting untuk meningkatkan kemampuan petani. Sebab petani merupakan eksekutor pembangunan pertanian yang bisa mengungkit produktivitas dan produksi, termasuk pendapatannya.

“Disinilah peran penyuluhan. Kita membuat bagaimana kapasitas petani itu meningkat, ilmunya meningkat, semangatnya meningkat, termasuk mendapatkan akses ilmu pengetahuan dan teknologi menyangkut informasi pasar, modal, dan distribusi. Penyuluhlah yang bisa seperti itu,” tutur Dedi.

Kerjabareng BBPP Batu dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso melalui kegiatan Pelatihan Dasar Fungsional Penyuluh Ahli sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas penyuluh, karena peran penyuluh pertanian sangat menentukan keberhasilan pembangunan pertanian. Keseriusan BBPP Batu dalam kegiatan pelatihan ini dengan menurunkan 4 orang pakar dibidangnya seperti Ir. Tri Handayani, M.Agr, Karel Daniel Isak Sir, SP, M.Agr. Pararto Wicaksono SP, M.Si, dan Eko Fendi Baskoro, SST, M.Si,

Pelatihan Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian Ahli mulai tanggal 26 April – 10 Mei 2021 diikuti sebanyak 21 orang penyuluh dari 7 BPP seperti BPP Sumberwringin, BPP Congkrong, BPP Mas kuning, BPP Pakem, BPP Besuk, BPP Gunung anyar dan BPP Tangsil Kabupaten Bondowoso Provinsi Jawa Timur.

Selama berlatih peserta memperoleh materi-materi sebanyak 112 jam pelajaran, yang terdiri dari materi kelompok dasar, kelompok inti, kelompok penunjang, dan praktik kompetensi. Materi inti terdiri dari: Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian, Pendidikan Orang Dewasa, Komunikasi dalam Penyuluhan Pertanian, Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Identifikasi Potensi Wilayah dan Agroekosistem, Programa Penyuluhan Pertanian, Rencana Kerja Tahunan Penyuluhan, Materi Penyuluhan Pertanian, Media Penyuluhan Pertanian, Metode Penyuluhan Pertanian, Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Petani dan Kelembagaan Ekonomi Petani, Evaluasi Pelaksanaan dan Dampak Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian serta Pelaporan, Pengembangan Profesi Penyuluh Pertanian, Pengemasan Data dan Informasi Berbasis Internet.

Terkait dengan pelatihan tersebut, Kepala Balai Pelatihan Peternakan Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si menyatakan bahwa penyuluh pertanian merupakan jabatan fungsional termasuk dalam Rumpun Ilmu Hayat Pertanian memiliki ruang lingkup tugas, tanggungjawab, dan wewenang penyuluhan pertanian yang diduduki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) PNS yang diberi hak serta kewajiban secara penuh oleh pejabat yang berwenang. Sebagai ASN PNS calon penyuluh pertanian wajib mengikuti pelatihan dasar fungsional keahlian mengingat hal tersebut telah di atur dalam Permenpan nomor: 02/2008 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian dan Angka Kreditnya.

Selain itu, Pelatihan Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para calon penyuluh pertanian, sehingga nantinya para calon penyuluh pertanian siap dan memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugasnya di lapangan serta mampu dalam memberikan wawasan berpikir secara komprehensif untuk pelayanan dan memecahkan permasalahan yang di hadapi petani di lapangan.

** T2S/BBPP Batu

? HADITS HARI INI

0


26 April 2021
14 Ramadhan 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ ذَكْوَانَ عَنْ الرُّبَيِّعِ بِنْتِ مُعَوِّذٍ قَالَتْ أَرْسَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَدَاةَ عَاشُورَاءَ إِلَى قُرَى الْأَنْصَارِ مَنْ أَصْبَحَ مُفْطِرًا فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ وَمَنْ أَصْبَحَ صَائِمًا فَليَصُمْ قَالَتْ فَكُنَّا نَصُومُهُ بَعْدُ وَنُصَوِّمُ صِبْيَانَنَا وَنَجْعَلُ لَهُمْ اللُّعْبَةَ مِنْ الْعِهْنِ فَإِذَا بَكَى أَحَدُهُمْ عَلَى الطَّعَامِ أَعْطَيْنَاهُ ذَاكَ حَتَّى يَكُونَ عِنْدَ الْإِفْطَارِ

Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Bisyir bin Al Mufadhdhal, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Dzakwan dari Ar-Rubai’ binti Mu’awwidz berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengirim utusan ke kampung Kaum Anshar pada siang hari Asyura (untuk menyampaikan pesan) bahwa:

Barangsiapa yang tidak berpuasa sejak pagi hari maka dia harus menggantinya pada hari yang lain, dan siapa yang sudah berpuasa sejak pagi hari maka hendaklah dia melanjutkan puasanya.

Dan Ar-Rubai’ binti Mu’awwidz juga berkata:

Setelah itu kami selalu berpuasa dan kami juga mendidik anak-anak kecil kami untuk berpuasa dan kami sediakan untuk mereka semacam alat permainan terbuat dari bulu domba. Apabila seorang dari mereka ada yang menangis meminta makan maka kami beri dia permainan itu. Demikianlah terus kami lakukan hingga tiba waktu berbuka.

HR Bukhari No. 1824.

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Puasa Sarana Detoksifikasi Diri

0

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW) telah mengingatkan umatnya agar puasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja. Dikutip dari tulisan Dr H Jazilul Fawaid SQ MA, ada sebagian orang berpuasa namun hanya mendapat lapar dan haus karena salah metode berpuasanya.

Puasa juga bisa menjadi obat penyakit jiwa seperti perasaan sombong, tamak, rakus, iri hati, suka marah atau emosi yang sering terganggu. Dengan berpuasa kita dapat meninggalkan keinginan atau menahan diri (imsak) untuk tidak makan, minum dan berhubungan seksual.

Jika sebelum Ramadhan kita bisa melakukan semuanya maka ketika Ramadhan, orang Islam diwajibkan untuk menahan diri. Ada yang mengatakan bahwa puasa itu alat pengendalian diri terbaik.

Cara membebaskan diri dari semua tekanan adalah dengan berpuasa. Bahkan, tidak hanya orang Islam yang mengakui itu, namun orang non muslim pun mengakui dan melakukannya.

Seperti yang dilakukan Mahatma Gandhi yang juga melakukan ritual puasa. Ritual berpuasa sudah diajarkan sejak zaman Nabi Adam sampai Rasulullah Muhammad SAW. Nabi Adam AS melakukan puasa setiap Jumat.

Sementara Nabi Daud sehari puasa sehari tidak. Ada puasa seperti Nabi Yunus yakni ketika berada di dalam perut ikan. Sementara Nabi Yusuf setelah diangkat menjadi menteri perbandaran negara selalu berpuasa dengan tujuan agar merasakan lapar atau sengsaranya orang miskin.

Puasa dapat juga menjadi sarana untuk menyucikan diri dan meninggikan spiritual. Kalau kita lihat puasa dari Nabi yang satu ke Nabi yang lain sampai ke Rasulullah, aturan-aturannya ataupun sunah-sunahnya, intinya adalah menahan diri.

Puasa yang seperti kita lakukan dalam pengertian puasa Ramadan yang diwajibkan itu adalah imsak, menahan diri untuk tidak makan, minum, dan hubungan seksual dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari.

Tidak hanya di dalam Islam, di tradisi Indonesia, pada zaman Kerajaan Majapahit, Patih Gadjah Mada juga berpuasa atau menahan diri dengan tidak akan makan enak sebelum Nusantara bersatu atau yang dikenal dengan istilah Sumpah Palapa.

Dalam kehidupan ini, kita akan selalu dihadapkan pada berbagai persoalan. Maka, cara atau metode dalam Islam agar bisa terhindar dan keluar dari masalah adalah dengan bersabar dan sholat. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 45, Allah memerintahkan untuk menjadikan sabar dan salat sebagai penolong. “Wastainu bisshobri wassholah”. Hendaklah kamu bersabar.

Yang dimaksud dengan sabar itu menahan dan cara untuk menahan dan mengendalikan diri yang efektif adalah puasa. Pasangan suami istri kok suka bertengkar di rumah maka berpuasalah. Di dunia modern, cara ini memang kurang populer.

Banyak anak muda zaman sekarang yang kerap kali mencari pelampiasan untuk menghilangkan stres atau keluar dari masalah dengan cara pergi ke diskotek dan lainnya. Justru dengan mengikuti semua keinginannya itu dia malah menemukan kebuntuan makanya puasa itu sebenarnya mengkontrol keinginan.

Karena itu, metode yang diajarkan dalam Islam yaitu dengan puasa dan salat. Sekilas, memang berpuasa itu seolah memang menyakiti diri karena ada beberapa larangan, tapi sebenarnya ada manfaat yang luar biasa yaitu untuk menguatkan diri.

Puasa adalah menahan diri untuk menikmati. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kenikmatan yakni kenikmatan ketika berbuka dan kenikmatan ketika bertemu dengan Allah nanti di akhirat.

**

Penangkapan Aktivis KAMI Dinilai tak Logis

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sejumlah aktivis Tanah Air prihatin atas kasus hukum yang mendera deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat. Kasus ini telah mengundang simpati dan empati mereka.

Bertepatan dengan buka puasa bersama di bulan Ramadhan, Senin (26/4) sore, puluhan aktivis akan berkumpul di daerah Radio Dalam, Gandaria Utara, Jakarta Selatan. Acara akan tetap digelar dengan menaati protokol kesehatan yang ketat.

Mereka berkumpul untuk memberi pernyataan sikap bertajuk “Demokrasi Harus Diselamatkan”. Di mana dalam mereka menilai penangkapan terhadap Jumhur dan Syahganda tidak logis. Apalagi jika keduanya disebut sebagai biang kerok kerusuhan saat aksi menolak RUU Cipta Kerja, lewat kicauan di akun media sosial.

Apalagi dalam perkara ini, Syahganda dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa. Tuntutan yang oleh kelompok pro demokrasi dinilai tidak logis. Adapun sidang vonis Syahganda akan digelar pada Kamis (29/4) mendatang di Pengadilan Negeri Depok.

Titik kumpul para aktivis akan digelar di Restoran 29 Eatery yang terletak di Jalan Radio Dalam 8, RT 7/RW 10, Gandaria Utara, Jakarta Selatan.

Sejumlah tokoh telah menyatakan kehadirannya dalam acara tersebut. Mulai dari kalangan aktivis, politisi, pakar hukum, hingga pemuka agama. Mereka di antaranya adalah mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief, pakar filsafat Rocky Gerung, hingga Presidium KAMI Din Syamsuddin.

Mereka yang menyatakan siap hadir yakni Abdullah Rasyid, Ahmad Syarbini, Ahmad Yani, Alon, Andi Arief, Andrianto, Ariady Achmad, Bursah Zarnubi, Benny K. Harman, Bambang Isti Nugroho, Desyana Zainuddin, Fahri Hamzah, Ferry Juliantono, Gde Siriana, Haris Rusly Moti, Hatta Taliwang, Herdi Sahrasad, Margarito Kamis, M. Din Syamsuddin, MS Kaban, Natalius Pigai, Paskah Irianto. Rachlan Nashidik, Radhar Tri Baskoro, Ray Rangkuti, Refly Harun, Rinjani Soedjono, Rizal Darma Putra, Rocky Gerung dan Swary Utami Dewi Ilyas.

** ass

Pekerja Kontrak Tetap Berhak Dapat THR

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan pekerja dengan status outsourching (alih daya), kontrak, atau pekerja tetap (PKWT dan PKWTT) berhak menerima tunjangan hari raya (THR) keagamaan.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri mengatakan pembayaran THR ini sesuai dengan surat edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja di Perusahaan.

Indah menyatakan seluruh pengusaha harus membayar THR secara penuh kepada pekerjanya pada h-7 Lebaran. “THR keagamaan wajib diberikan dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan,” ucap Indah dalam keterangannya, Minggu (25/4).

Indah menyatakan ada tiga jenis pekerja yang berhak memperoleh THR keagamaan. Pertama, pekerja berdasarkan PKWT atau PKWTT yang memilih masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih.

Kedua, pekerja berdasarkan PKWTT yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) terhitung h-30 sebelum hari raya keagamaan. Ketiga, pekerja yang dipindahkan ke perusahaan lain dengan masa kerja berlanjut apabila dari perusahaan lama belum mendapatkan THR.

 “THR wajib dibayar penuh dan tepat waktu. Dalam pembayaran THR tidak ada perbedaan status kerja. Para pekerja outsourcing maupun pekerja kontrak asalkan telah bekerja selama satu bulan atau lebih dan masih memiliki hubungan kerja pada saat hari keagamaan berlangsung, maka berhak mendapatkan THR juga,” kata Indah.

Ia menyatakan pekerja berhak mendapatkan THR dengan besaran satu bulan upah. Ini khususnya bagi pekerja yang memiliki masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih.

Sementara, pekerja dengan masa waktu kurang dari 12 bulan berhak mendapatkan THR yang dihitung secara proporsional sesuai masa kerjanya. “Dari perhitungan upah tersebut, tidak menutup kemungkinan perusahaan juga dapat memberikan THR yang nilainya lebih besar dari peraturan perundang-undangan, di mana hal tersebut terlebih dahulu ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang selama ini memang telah dilakukan oleh perusahaan,” kata Indah.

Indah menambahkan untuk pekerja yang bekerja harian, upah satu bulan dihitung dengan dua ketentuan. Ketentuan tersebut adalah memiliki masa kerja 12 bulan dan masa kerja kurang dari 12 bulan.

** ass

53 Prajurit Korps Hiu Kencana Dinyatakan Gugur

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Kapal selam KRI Nanggala 402 dipastikan karam dengan kondisi terbelah tiga pada kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut dalam yang ditemukan di perairan Bali bagian utara, Minggu (25/4) pukul 09.04 WITA.

KRI Nanggala-402 dengan 53 awak itu mengalami force majeure atau faktor alam dan bukan disebabkan kesalahan manusia atau human error setelah tim pencari melakukan pencarian selama 72 jam, dimana pada Sabtu pagi juga merupakan batas akhir life support (pendukung untuk hidup) berupa ketersediaan oksigen bagi kru KRI Nanggala, yakni 72 jam jika listrik dalam kapal mati total (black out).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan KRI Nanggala-402 telah hilang kontak pada Rabu (21/4), dinyatakan tenggelam pada Sabtu (24/4) dan seluruh awak prajurit yang on board atau yang bertugas dalam kapal selam buatan Jerman tersebut gugur.

“Berdasarkan bukti-bukti otentik, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala 402 telah tenggelam, dan seluruh awaknya telah gugur,” kata Panglima TNI dalam konferensi pers, Minggu sore (25/4).

“Prajurit prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali. Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI saya selaku Panglima TNI saya sampaikan saya rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberikan keikhlasan, kesabaran dan ketabahan.”

Sementara Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono juga mengungkapkan sejumlah bukti-bukti konkret bahwa kapal selam tersebut tenggelam lebih disebabkan faktor alam. Tapi, dia menyatakan, hal ini bisa dibuktikan setelah adanya investigasi usai pengangkatan kapal selam buatan Jerman ini di kedalaman 838 meter. “Sebetulnya sudah kita evaluasi dari awal kejadian ini tapi saya yakin ini bukan human error tapi lebih kepada faktor alam,” katanya.

Yudo menekankan, saat melakukan penyelaman diketahui listrik ataupun lamu-lampu dari kapal selam tersebut masih menyala. Artinya, dia menegaskan, tidak terjadi mati total atau blackout saat prosesi penyelaman.

“Dan saat menyelam diketahui lampu menyala semua artinya tidak blackout saat menyelam langsung hilang. Ini yang akan diinvestigasi setelah badan kapal tadi bisa kita angkat,” ujarnya.

Yudo menerangkan, saat proses overhaul atau prosedur membongkar mesin yang dilakukan di Korea Selatan pada 2012 lalu, TNI telah melakukan pengecekan ulang dan perawatan yang baik dari kapal selam tersebut sehingga dipastikannya ini tidak menjadi penyebab.

“Terkait overhaul di Korea pada 2012 tapi setelah di Indonesia sudah kita laksanakan tingkat perbaikan baik tingkat harmen, pemeliharaan menengah maupun docking rutin,” katanya.

Yudo menjelaskan, kontak awal ditemukannya lokasi kapal selam terjadi pada Minggu, 25 April 2021 pada pukul 01.00 Wita oleh KRI Rigel yang sedang melaksanakan multibeam echosounder.

Karena batas peralatan KRI Rigel yang hanya mampu menjangkau 800 meter kedalaman laut, Yudo mengatakan, pencarian lanjutan diserahkan kepada Kapal MV Swift Rescue melalui Remotely Operated Vehicle (ROV) yang dimiliki oleh Singapura pada pukul 07.37 Wita.

Dari hasil citra bawah air yang menggunakan kamera, menurut Yudo, MV Swift Rescue pada pukul 09.00 Wita menemukan kontak visual pada posisi 07 derajat 48 menit 56 detik selatan dan 114 derajat 51 menit 20 detik timur lokasi kapal selam KRI Nanggal 402.

“Yaitu yang tempatnya dari datum satu atau dari tenggelamnya KRI Nanggala berjarak kurang lebih 1.500 yard di selatan pada kedalaman 838 meter. Jadi, di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian,” ujarnya.

Sejumlah bagian-bagian KRI Nanggala yang ditemukan di kedalaman 838 meter, antara lain badan kapal, kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain, termasuk baju keselamatan awak kapal MK 11. “Dari kondisi kedalaman 838 meter seperti ini sangat kecil kemungkinan awak KRI dapat diselamatkan,” ujarnya.

** ass

Ketahuan, Pencuri Bersenjata Api Mainan Babak Belur Dihajar Warga di Purwasari Dramaga

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Satu orang pelaku aksi pencurian kendaraan bermotor di Kampung  Cihideung RT 02, RW 02, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, babak belur dihajar warga. Pelaku diketahui berjumlah lebih dari 1  orang. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 23 April pukul 01.30 Wib.

Menurut Kepala Desa Purwasari  Yusuf Mustofa saat itu pelaku ketakutan setelah membawa motor warga bernama Syarif, pedagang sayur. Motor tersebut sempat  berhasil dibawa pelaku. Karena kebetulan warga sedang roda pelaku ketakutan dan loncat ke got dan kakinya terluka. Bahkan saat ingin ditangkap pelaku sempat menodongkan senjata api.

“Dan begitu berhasil  dilumpuhakan oleh warga saya periksa  teryata senjata api tersebut hanya mainan, warga yang berang sempat menghajar pelaku. Karena khawatir amuk massa akan lebih banyak. Maka, saya bergegas membawa pelaku ke polsek Dramaga,”kata Kades Purwasari Yusuf Mustofa, kemarin.

Kades Purwasari mengatakan, pelaku merupakan komplotan dan berjumlah lebih dari 1 orang. “Pelaku lebih satu orang satu reknaga kabur,” ujarnya.

Kejadian aksi pencurian itu pun dibenarkan Kapolsek Dramaga, Iptu Dian Pornomo bahwa betul ada aksi pencurian pelaku yang berhasil diamankan 1 orang  sedang diproses hukum di Polsek Dramaga. “Iya ada  pelaku R.J.A 35 tahun warga Sukajaya sedang  diproses hukum di Polsek berserta barang bukti motor Honda Beat streat warna hitam nopol F-2787-FFO, dua kunci leter T dan 1 buah senjata api mainan,” bener Kaposlek.

Lebih lanjut Kapolsek mengimbau warga tetap menjaga dan memperhatikan keamanan barang milik pribadi. “Khususnya kendaraan bermotor pastikan dipakir dalam keadaan aman,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Bogor Plaza Bakal Diubah Jadi Park and Ride

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana kembali menggeber pembangunan di pusat kota. Salah satunya dengan membangun Park and Ride dan alun-alun di kawasan Suryakencana.

Kepada wartawan, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Rudi Mashudi mengatakan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sedang melaksanakan kajiam Destail Engineering Design (DED) terhadap rencana pembangunan Park and Ride.

“Recananya akan dibangun di lahan yang saat ini berdiri Plaza Bogor. Nantinya yang akan membangunnya Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim).”

Sedangkan untuk pembangunan Alun-Alun atau taman, rencananya akan dibangun diatas lahan yang saat ini berdiri Plaza Bogor, yang akan digarap Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor. “Sekarang status lahannya sedang diurus,” ujar Rudi kepada wartawan, Minggu (25/4).

Rudi menuturkan, rencana penataan wilayah Suryakencana ini sesuai dengan rencana yang sempat dipaparkan pada 2018 silam.

Selain bertujuan mengintegrasikan dengan pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di Terminal Baranangsiang, penataan kawasan Suryakencana ini juga untuk menunjang lokasi wisata Jalan Suryakencana dan Kebun Raya Bogor (KRB).

“Berdasarkan data dalam setahun itu ada satu juta wisatawan yang datang ke Kebun Raya Bogor,” katanya.

** Fredy Kristianto