29.6 C
Bogor
Saturday, July 4, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 122

Pertamina Blokir 394 Ribu Nopol Kendaraan, Tak Bisa Lagi Isi BBM Subsidi

0

jurnalinspirasi.co.id – PT Pertamina Patra Niaga telah memblokir sebanyak 394 ribu nomor polisi (nopol) kendaraan yang terindikasi melakukan penyelewengan (fraud) untuk memastikan penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan perusahaan terus mendorong penjualan produk-produk nonsubsidi serta menerapkan digitalisasi untuk melakukan monitoring dan pengawasan transaksi produk-produk subsidi.

“Program-program strategis yang terus kita dorong selama tahun 2025 antara lain program subsidi tepat baik untuk sektor BBM maupun sektor LPG,” katanya, dikutip Senin (17/11/2025).

Mars Ega melanjutkan, berkat pengawasan program Subsidi Tepat, Pertamina telah mengidentifikasi nopol kendaraan yang melakukan fraud dan telah diblokir untuk memitigasi penyaluran BBM subsidi ke depannya.

Selain itu, lanjut dia, perusahaan juga telah melakukan 544 SPBU yang dilakukan pembinaan sepanjang tahun 2025 ini.

“Selain itu dari sisi pengawasan sistem subsidi tepat ini telah melakukan identifikasi fraud terhadap 394 ribu nomor kendaraan yang telah kita blokir untuk antisipasi maupun mitigasi adanya penyalahgunaan BBM di SPBU,” ungkap Mars Ega.

Adapun Pertamina Patra Niaga mencatat volume penjualan terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga Oktober 2025, volume penjualan mencapai 87 juta kiloliter (KL), 41 persen dari penjualan tersebut dikontribusi oleh produk-produk non-subsidi.

Berkat penyaluran BBM bersubsidi menggunakan QR Code, Pertamina mencatatkan penurunan penjualan BBM bersubsidi, baik itu BBM Solar maupun Pertalite.

“Kuota Solar sampai dengan Oktober 2025 diperkirakan bisa terkendali di bawah 1,5 persen dari kuota yang diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga, sementara untuk sektor Pertalite diperkirakan di bawah 10 persen dari kuota 2025,” jelas Mars Ega.

Bimtek Ortrad Angkatan XV Tahun 2025 Yang Diselenggarakan Dispora Kabupaten Bogor Berlangsung Sukses

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga kembali menunjukan komitmennya sebagai ujung tombak dalam pelestarian olahraga tradisional .

Hal itu ditunjukan dengan adanya pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Olahraga Tradisional (Ortrad) jenjang SD Angkatan XV tahun 2025 yang kembali dilakukan Dispora Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 80 peserta dari kalangan guru PJOK SD ini berlangsung di Hotel Grand Pesona, Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor  17–20 November 2025.

Bimtek ini menghadirkan sejumlah pemateri kompeten, mulai dari tim Portina Jawa Barat (2 orang), unsur akademisi, hingga KKGO Kabupaten Bogor.

Selama pelatihan, para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung lima jenis olahraga tradisional, yaitu hadang, dagongan, egrang, tarompah panjang, dan sumpitan.

Hingga pelaksanaan angkatan XV ini, tercatat baru 31,78 persen sekolah dari total 1.903 SD sederajat di Kabupaten Bogor yang sudah mengikuti Bimtek Ortrad, berdasarkan data Dapodik tahun 2024.

Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan jumlah tersebut terus meningkat agar seluruh sekolah dapat mengintegrasikan olahraga tradisional dalam kegiatan pembelajaran.

“Bimtek Ortrad ini kami dorong menjadi sarana penguatan kembali olahraga tradisional di lingkungan sekolah. Guru PJOK perlu dibekali keterampilan agar mampu mengenalkan permainan tradisional sebagai bagian dari pembentukan karakter, kesehatan, dan budaya lokal kepada peserta didik,” kata Katim Ortrad, Dedi Supriadi.

Dedi menegaskan, alur yang dilakukannya sudah sangat tepat karena selain Bimtek pihaknya juga memberikan bantuan alat alat ortrad kepada sekolah yang sudah ikut Bimtek.

Selaiin itu, ada Festival Ortrad jenjang SD tingkat Kabupaten Bogor dan yang jadi juara dikirimkan ke jenjang invitasi ortrad tingkat Provinsi.

Kadispora Asnan AP mengatakan hal yang sama. Dia berharap cakupan Bimtek harus terus menyebar ke semua sekolah di Kabupaten Bogor.

“Kami berkomitmen memperluas cakupan Bimtek hingga seluruh SD di Kabupaten Bogor. Olahraga tradisional bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan. Dinas akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar program ini semakin masif dan berdampak,” kata Asnan.

Asnan menegaskan, Dispora Kabupaten Bogor akan tetap berkomitmen sebagai ujung tombak dalam pelestarian olahraga tradisional di tanah air. (***)

Tim Para Taekwondo Kabupaten Bogor Sabet Dua Emas dan Satu Perak

0

Atlet para taekwondo Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang PBTI-Solo Series Taekwondo Championship Kyorugi-Poomsae 2025 yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, pada 14–16 November 2025.

Dalam kejuaraan bergengsi yang diikuti para atlet dari berbagai daerah tersebut, kontingen Kabupaten Bogor berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak.

Para peraih medali tersebut adalah, Riyan Hidayat, nomor K44 Over 80 Kg – Medali Emas, Oriyana Putri, nomor K44 Under 47 Kg – Medali Emas, Muhamad Rojak, nomor K44 Under 58 Kg – Medali Perak

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, mengapresiasi capaian ini dan menyebutnya sebagai modal penting menjelang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026.

“Kejuaraan ini menjadi ajang pemanasan yang sangat baik menuju Peparda Jabar 2026. Selain meningkatkan jam terbang, hasil ini juga menambah motivasi bagi atlet lain untuk terus berlatih dan menunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Misbah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di bawah NPCI Kabupaten Bogor terus menunjukkan progres positif.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemacu semangat seluruh atlet untuk meraih hasil lebih baik pada kompetisi mendatang.

Kejuaraan PBTI-Solo Series sendiri merupakan salah satu agenda resmi taekwondo nasional yang mempertemukan atlet-atlet berprestasi dari berbagai wilayah, baik kategori kyorugi maupun poomsae.

Dengan raihan dua emas dan satu perak, Kabupaten Bogor pulang dengan kepala tegak, mengibarkan semangat juang menuju persiapan Peparda Jawa Barat 2026. (***)

Gapensi-Komisi 3 DPRD-PUPR Sinergis Antisipasi Dampak Penutupan Tambang

0

jurnalinspirasi.co.id – Mohammad Supriyadi Wakil Ketua 4 BPC Gapensi Kabupaten Bogor mengapresiasi audiensi Gapensi, Komisi 3 DPRD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang berlangsung produktif dan solutif. Audiensi itu digelar Jumat (14/11/2025) lalu di ruang rapat Komisi 3 DPRD.

“Kami sangat mengapresiasi itikad baik dari DPRD khususnya Komisi 3 yang telah mempertemukan kami sebagai pelaksana jasa konstruksi dengan Dinas PUPR Kabupaten Bogor dalam merespon kelangkaan bahan material alam dalam pekerjaan pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Bogor,” ujar Supri kepada Jurnal Bogor, Senin (17/11/2025).

Audiensi itu dihadiri anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor, Jaro Peloy, Patoni, Ahmad Maulana dan Fuad Al Anshory. Dinas PUPR dihadiri oleh PPK yang juga Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Fadli. Sementara BPC Gapensi dihadiri Ketua, Hilal Firmansyah, Sekum Hendro Sektiawan, Wakil Ketua 1 Irsan, Wakil Ketua 4 Mohammad Supriyadi dan pengurus Gapensi lainnya. Inspektorat Pembantu wilayah 4 bidang pembangunan infrastruktur Raya juga hadir dalam rapat.

Audiensi berlangsung interaktif dan produktif dan menghasilkan sejumlah kesepahaman masing-masing masalah dan usulan solusi baik dari pihak kontraktor maupun masalah dan solusi dari pihak PPK.

“Pada intinya audiensi itu cukup melegakan kami dari pihak kontraktor dan paham kesulitan dari pihak PPK. Komisi 3 juga cukup proporsional dalam menilai kondisi kelangkaan bahan material alam saat ini,” ujar Supri.

Sementara itu, Anggota Komisi 3 yang memimpin rapat audiensi, Nurodin Jaro Peloy mengatakan bahwa kondisi saat ini sudah terpantau oleh DPRD dan sudah dapat dipahami langkah yang harus diambil oleh semua pihak.

“Kami sudah memantau ke lapangan progres sejumlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor. Memang kelangkaan bahan material alam saat ini penting segera disikapi administratif oleh Dinas PUPR dan kontraktor,” ujar Nurodin Jaro Peloy.

Nurodin Jaro Peloy

Nurodin Jaro Peloy menambahkan bahwa dengan sinergitas antara kontraktor, dinas bersama DPRD akan menghasilkan solusi konstruktif yang dapat menghasilkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas.

“Sebagai bagian dari pelaksanaan pengawasan DPRD berupaya menjalankan tugas itu sebaik mungkin agar hasil pembangunan berkualitas dan bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Kami di DPRD juga akan memantau langsung apapun kebijakan yang dihasilkan oleh Dinas PUPR,” imbuhnya.

Nurodin Jaro Peloy juga menambahkan intinya dengan kelangkaan material dampak penutupan sementara pertambangan oleh Gubernur Jawa barat, Komisi 3 DPRD sangat berhrap tidak berdampak pada mangkraknya pengerjaan infrastruktur yang telah bertahun tahun dinanti oleh masyarakat.

“Harus ada stategi dan penyesuaian teknis di lapangan yang flexible dengan tidak mengabaikan kualitas serta hasil pekerjaan dan jika penting serta sesuai aturan untuk memberikan kompensasi atas kelangkaan bahan material dampak dari penutupan tambang sementara tersebut,” tandas politikus PKB.

(Herry Setiawan)

Dukung Program Percepatan Kendaraan Listrik, Pemkot Secara Bertahap Proses Pengadaan Kendaraan Bermotor Listrik

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya proses pengelolaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) secara bertahap di lingkungan Pemkot.

Selain itu, sesuai Peraturan Wali (Perwali) Kota Bogor Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengelolaan Kendaraan Dinas. Pada Pasal 4 poin 5 disebutkan bahwa salah satu kendaraan perorangan dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) wajib berupa kendaraan bertenaga listrik.

“Regulasi ini yang menjadi dasar, pemkot secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir memenuhi pengelolaan kendaraan dinas sebagai penunjang kerja”, tutur Sekretaris Daerah (sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi di Balai Kota Bogor, Senin (17/11/2025).

Denny Mulyadi menambahkan, bahwa usulan penggunaan kendaraan bermotor listrik di lingkungan Pemkot Bogor sudah digagas sejak tahun 2022, dengan penganggaran pengadaan yang dilakukan secara bertahap dan bergantian di perangkat daerah. Tahap awal dimulai dengan penggunaan kendaraan listrik roda dua. Dari sisi regulasi, batas usia kendaraan dinas perorangan adalah lima tahun. Saat ini, kendaraan dinas perorangan pada perangkat daerah rata-rata merupakan kendaraan hasil pengadaan tahun 2017 dan 2018.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada lima OPD yang melakukan pengadaan kendaraan listrik pada tahun 2025.

Meski demikian, Denny menegaskan, bahwa komitmen Pemkot Bogor dalam mengalokasikan anggaran belanja untuk kebutuhan masyarakat luas atau publik tetap menjadi prioritas utama, seperti pembangunan sekolah, jalan, sarana dan prasarana umum, ruang terbuka publik, reformasi birokrasi, perbaikan pelayanan, serta bidang sosial, kesehatan, dan peningkatan ekonomi.

“Pengadaan kendaraan listrik bukan berarti belanja daerah untuk masyarakat terganggu, karena prioritas belanja untuk kepentingan publik atau masyarakat luas tetap jauh lebih tinggi dan lebih besar. Pemkot Bogor tetap menjaga komitmen untuk memprioritaskan belanja kepentingan publik,” ujarnya.

Di akhir, Denny Mulyadi mengatakan, sebagai bentuk efektifitas penggunaan, maka kendaraan awal yang digunakan dan diganti dengan kendaraan listrik, didistribusikan kepada perangkat daerah yang kendaraan dinasnya masih minim dan dengan usia perolehan kendaraan yang lebih tua.

1.300 Brand Lokal Siap Gantikan Pakaian Bekas Impor

0

jurnalinspirasi.co.id – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengaku sudah melakukan konsolidasi terhadap 1.300 jenama (brand) lokal untuk melakukan subtitusi atau mengganti pakaian impor bekas (thrifting) ilegal di pasaran.

“Kita sudah mengkonsolidasi kurang lebih 1.300 merek atau brand lokal per hari ini dan yang nanti dalam waktu dekat akan kita segera bicarakan dengan seluruh pedagang-pedagang baju-baju bekas kita untuk mendorong substitusinya,” kata dia usai melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Maman mengatakan secara regulasi, impor pakaian bekas memang dilarang. Presiden, kata dia, telah menginstruksikan agar pemerintah menindak penjualan barang ilegal tersebut.

Hanya saja menurut Maman pemerintah juga harus memastikan keberlanjutan usaha para pedagang yang selama ini menggantungkan hidup pada barang thrifting.

“Arahan dari Pak Presiden juga untuk juga memikirkan pada saat barang ini ditutup impornya, bagaimana caranya pengusaha ataupun pedagang ini juga bisa tetap berlanjut aktivitas usahanya,” tuturnya.

Maman menjelaskan dari 1.300 merek pakaian tersebut mencakup berbagai kategori fesyen seperti baju, celana, sepatu, hingga sandal. Menurut Maman, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri lokal sekaligus menjaga stabilitas usaha UMKM di tengah kebijakan pengetatan impor barang ilegal.

Dia menambahkan, Kementerian Perdagangan akan berkolaborasi dengan Kemenkop UKM untuk mempercepat akselerasi substitusi produk.

Sebelumnya Kementerian UMKM akan mengalihkan pelaku usaha yang menjual barang bekas impor atau thrifting menjadi menjajakan barang UMKM. Langkah ini dilakukan dalam rangka pengetatan terhadap praktik penjualan barang impor ilegal.

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza mengatakan kebijakan ini disertai skema transisi agar para pelaku usaha tetap memiliki sumber penghasilan.

“Deputi kami sudah mengadakan pendekatan. Kemudian kami berusaha agar mereka mulai di masa transisi mulai mengalihkan dan itu kami mitrakan dengan beberapa UMKM yang sudah established,” kata Helvi di Kantor Kementerian UMKM, Rabu (5/11).

IKASI Kota Bogor Berjaya, Sabet Tiga Emas di Turnamen Bupati Cup 2025

0

jurnalinspirasi.co.id – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor berjaya di turnamen Bupati Cup di Hotel New Anggraini, Puncak, Kabupaten Bogor, akhir pekan lalu.

Atlet Kota Bogor berhasil meraih tiga emas, lima perak, dan dua perunggu dalam event tersebut. Medali emas diraih masing-masing oleh Orto Ardy Sinuraya yang turun di nomor epee putra U-20, Justino Kendra Adji pada kategori putra U-20, dan Kamila Putri Felisya di kelas epee putri U-20.

Sementara medali perak diraih oleh Agus Alhtar Harnadiyana di nomor epee putra U-20, Justino Kendra Adji di kategori saber U-15 putra, Orto Ardy Sinuraya pada epee putra U-15, Alicia Cio Sinuraya epee putri U-20 dan U-15.

Sedangkan perunggu dipersembahkan oleh Kamila Putri Felisya di epee putri U-15 dan Agus Akhtar Harnadiyana pada epee putra U-15.

Ketua IKASI Kota Bogor, Subhan mengaku bangga dengan raihan tersebut, sebab prestasi tang diraih pada event itu adalah bukti bila pembinaan atlet di Kota Bogor berjalan dengan baik.

“Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan berjalan dengan sangat baik, dan menuai hasil positif,” ujar Subhan kepada wartawan, Senin (17/11/2025).

Keberhasilan ini, sambung dia, merupakan kerja keras dari jajaran pelatih, atlet, pengurus IKASI, dan orangtua atlet yang selalu mendukung penuh para fencer ‘Kota Hujan’.

“Terimakasih juga kepada seluruh masyarakat Kota Bogor, Pemkot Bogor, dan KONI yang telah memberikan dukungan,” kata dia.

Subhan berharap, prestasi tersebut dapat kembali diraih oleh fencer Kota Bogor pada saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) 2026 mendatang.

“Mudah-mudahan di Porprov nanti Kota Bogor bisa menjadi yang terbaik,” tandas lelaki yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor ini.

Terpisah, Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna memgapresiasi capaian para fencer muda Kota Bogor. Ia menilai bahwa prestasi tersebut adalah bukti tidak mandeknya regenerasi atlet di ‘Kota Hujan’.

“Pembinaan atlet muda di Kota Bogor berjalan dengan baik dari tahun ke tahun. Ini adalah salah satu bukti. Insya Allah di Porprov, Kota Bogor bisa berjaya,” katanya.

Lebih lanjut, Dedi berharap prestasi serupa juga bisa diraih oleh cabang olahraga (cabor) lain. Sehingga bisa mengharumkan daerah di kancah nasional hingga internasional.

** Fredy Kristianto

KKGO Cup Futsal Competition 2025 Berikan Penghargaan Untuk Top Skor, Best Kiper dan Best Player

0

Totalitas Ardiansyah selaku owner dari Futsal Citeureup School atau Sekolah Futsal Citeureup patut mendapatkan apresiasi dari stakholder keolahragaan di Kabupaten Bogor terutama para pegiat dan pelaku olahraga futsal.

Event KKGO Cup Futsal Competition 2025 yang diikuti 68 Tim Futsal SD/ MI sederajat se Kecamatan Citeureup dan digelar di D ‘ One Sport Center Citeureup pada tanggal 15 dan 16 November 2025.

Tak hanya melahirkan tim juara 1, 2 dan 3 dari Kategori Putra dan Putri. KKGO Cup Futsal Competition 2025 juga.memberikan gelar dan penghargaan kepada Top.Skor , Best Kiper dan Best Player untuk kategori putra dan putri

” KKGO Cup Futsal Competition 2025 ini bukan hanya melahirkan para tim juara. Namun kami juga memberikan pengharhaan kepada Top Skor, Penjaga Gawang Terbaik dan juga pemain terbaik untuk kategori putra dan putri,” tegas Ardiansyah yang juga sebagai Ketua KKGO Cup Futsal Competition 2025.

Ardiansyah menegaskan, event KKGO Cup ini diagendakan akan menjadi event tahunan dan bisa melahirkan talenta talenta atlet futsal yang hebat dari Kabupaten Bogor. ( **)

Daftar Peraih Penghargaan KKGO Cup Futsal Competition 2025

BEST KIPER ( PUTRA)
Keanoe Zio Al Diegha (Best keeper) SDIT AL USTMANIYAH

TOP SKOR ( PUTRA)
Dzaky Ramdani Fakhrullah(Top Skor) SDIT AL USTMANIYAH

BEST PLAYER ( PUTRA)
Muhammad Rafif Zaidan(Best player) SDIT AL USTMANIYAH

TOP SKOR PUTRI
Delia SDN MUHARA 02

(BEST KIPER PUTRI)
Bilqis SDN MUHARA 02

BEST PLAYER PUTRI
LIDYA SDN TLAJUNG UDIK 04

Bir Kotjok Kang Eman Sejak 1968, Minuman Khas Bogor yang Tetap Melegenda

0

jurnalinspirasi.co.id – Surya Kencana yang berlokasi di Jalan Suryakencana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor dikenal sebagai pusat kuliner legendaris yang tak pernah sepi pengunjung.

Salah satu minuman khas yang tetap bertahan hingga kini adalah Bir Kotjok Kang Eman, yang sudah hadir sejak tahun 1968. Meski Eman mulai berjualan pada 2001, resep Bir Kotjok ini merupakan warisan turun-temurun dari keluarganya.

“Saya mulai jualan dari tahun 2001, tapi kakek saya dulu yang memulai pada 1968,” ujar Eman sambil melayani pelanggan.

Menurutnya, nama “Bir Kotjok” yang unik membuat banyak pengunjung luar Bogor penasaran. “Pembeli kebanyakan dari luar Bogor. Mungkin karena namanya unik, jadi mereka ingin tahu rasanya,” katanya.

Minuman ini dibuat dari jahe, kayu manis, dan gula aren, sehingga memiliki cita rasa hangat khas rempah Nusantara. Bir Kotjok terus menjadi incaran wisatawan yang datang kulineran ke Bogor. Salah satunya Dimas, turis dari luar kota.

“Saya sering lihat Bir Kotjok di media sosial, tapi belum pernah coba. Katanya banyak khasiatnya juga, jadi penasaran,” ujar Dimas.

Harga Bir Kotjok pun sangat terjangkau, yakni Rp6.000 per porsi. Tak heran banyak pembeli yang datang silih berganti. “Harganya masih Rp6.000, jadi cukup terjangkau di Bogor,” jelas Eman.

Hadir sejak 1968, Bir Kotjok tetap eksis dan bahkan semakin populer berkat maraknya konten kuliner legendaris Surya Kencana di media sosial. Minuman rempah ini kini menjadi salah satu ikon kuliner Kota Bogor yang terus dicari wisatawan.

(Alfi/mg)

Tim Arung Jeram Kabupaten Bogor Siap All Out dan Bidik Tiket Porprov Jabar 2026

0

Tim Arung Jeram Kabupaten Bogor siap All Out meraih tiket Porprov Jabar 2026 mendatang yang akan dilangsungkan di Kota Bogor.

Saat ini skuad Arung Jeram Kabupaten Bogor tengah berada diarena BK Porprov Jabar 2025 yang dilangsungkan di Sungai Cisadane, Kota Bogor dari tanggal 19 sampai 24 November 2025.

” Kami akan all out dan meraih tiket dari semua nomor yang akan kami ikuti pada Babak Kualifikasi ( BK) Porprov Jabar 2025,” ujar Ketua FAJI Kabupaten Bogor, Mardiyanto, Minggu (16/11/2025)

Pada pelaksanaan BK Porprov Jabar 2025 ini FAJI Kabupaten Bogor menurunkan 19 atlet dan akan berlaga pada 4 nomor pertandingan seperti Sprint, Slalom, H2H dan DRR

Ia menambahkan, sebelum bertolak ke arena BK Porprov Jabar 2025 ini semua atlet FAJI Kabupaten Bogor melakukan TC atau Pelatcab di Sungai Cidokom, Kabupaten Bogor.

Mudah mudahan, kata Mardiyanto, proses latihan yang dilakukan para atlet FAJI Kabupaten Bogor selama ini bisa membuahkan hasil yang sangat maksimal.

Pelaksanaan BK Porprov Jabar 2026 untuk cabor Arung Jeram ini diikuti oleh 19 Pengcab FAJI se Jawa Barat. (***)

Skuad Tim Arung Jeram Kabupaten Bogor

Manager : Siti Aisyah ( Icha)
Pelatih :Rudi Rais
Asisten Pelatih : Deni Permana
Noval Hurdi, Saripudin, M Anwar

Atlet Putra

Muhammad Faturahman Arya Pahlawan
Aufan Maulana Yusuf
Muhamad Adit Pathurrahman
Muhammad Hafidh Amrulloh
Zilvadi Akbar
Muhamad Fikri Fahrezi
Rendi Arya Permana
Griya Panca Kusuma Putra
Aden Aldi Febriansyah
Fahri Fahrezi
M. Alvin Alvian
Andika Syaputra
Sayid Maulana Wijaya
Muhamad Ipan Ramadan

Atlet Putri

:Jamilah
:Milka Faliza Raysa
:Naila Indriyani
Aldya Framesti
Sarah Mawahdah
Siti Nur Ilmiyah
Winda Maharani
Sherly Nazahra
Ayunda Nuraini
Syadien Karmila Agustin