22.4 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1191

Banyak Diburu Pembeli, Jangkrik Laris di Kemang

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Jangkrik atau Cengkerik adalah serangga yang berkerabat dengan belalang, memiliki tubuh kecil silindris dengan kepala hampir bulat dan sungut panjang seperti benang. Jangkrik juga adalah omnivora dikenal dengan suaranya yang khas yang dihasilkan oleh Cengkerik jantan.

Jangkrik pun saat ini banyak buru para penghobi burung kontes dan ikan. Seperti di salah satu lapak burung milik Diky Saputra. Banyak pembeli mendatangani lapaknya itu untuk membeli jangkrik yang berada di Jalan Hambulu, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Menurut Diky, jangkrik yang biasa ia jual untuk umpan itu merupakan jangkrik alam. “Jenis jangkrik alam biasa orang untuk mancing, untuk ikan arwana, lohan, Gapus cana dan juga untuk burung berkicau,” kata Diky.

Diky menjelaskan kenapa ikan dan burung diberi jangkrik karena agar ikan itu sehat dan juga digunakan untuk memancing ikan jenis gurame, bawal dan lele. “Dan untuk burung berkicau supaya suaranya bagus atau gacor alias sering berkicau,” katanya.

Dari penjualan jangkrik setiap hari Diky dapat meraup untung sehari Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu. “Kalau untuk jual pupuk pakan ayam dan empan kucing lain lagi kalau digabung bisa lebih dari 100 ribu,” kata Diky.

Untuk harga jangkrik itu per kilogramnya Rp 60 ribu, namun orang kebanyakan membeli Rp 5.000 hingga Rp 10.000 ribu per bungkus plastik kecil.

** Cepi Kurniawan

Banjir Banyak Disebabkan Sampah dan Bangunan di Atas Lahan Saluran Irigasi

0

Dramaga  | Jurnal Inspirasi

Kepala UPT Pengairan Wilayah V Leuwiliang Rudi mengungkap sering terjadinya banjir dan rusaknya saluran irigasi karena ada 2 faktor yakni sampah dan banyaknya bangunan liar yang berada di atas lahan saluran irigasi.

“Tumpukan sampah akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab, sama oknum yang sembarangan membuat pondasi bangunan di atas saluran irigasi yang terjadi penyempitan hingga terjadi banjir dan air meluap ke jalan,” kata Rudi.

Rudi mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk melakukan pencegahan dan mencari solusi agar tidak terjadi banjir. Untuk di aliran sungai pihaknya  akan memasang jaring besi disetiap jembatan untuk menahan sampah yang kerap menumpuk ketika terjadi hujan deras.

Seperti kejadian beberapa waktu lalu sungai Cibeureum Dramaga  yang meluap hingga sampah masuk ke pemukiman warga bahkan masuk ke rumah mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin. “Untuk sementara kita hanya pembersihan aliran sampah di kali dari sisa sisa bekas kemarin banjir,” katanya.

Lebih lanjut pihaknya kata Rudi akan meningkatkan pengawasan terhadap masyarakat agar tidak membuang sampah  sembarangan ke aliran sungai dan juga tidak membuat bangunan di atas saluran irigasi. “Agar tidak terjadi penyempitan aliran irigasi yang menyebabkan banjir,”pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Terapi Ikan Tren di Tempat Wisata, Bisa Merangsang Simpul-simpul Syaraf

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Terapi ikan saat ini tengah tren. Pasalnya, hampir setiap tempat wisata saat ini pasti bisa dijumpai tempat yang menyediakan terapi ikan. Termasuk salah satu tempat terapi ikan di Tempat Wisata Wana Gria Pantai Buatan yang ada di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

“Terapi ikan yang sudah ada 4 tahun itu hampir setiap harinya banyak dikunjungi,” ujar Pandi, salah satu pengelola wisata Wana Gria.

Diketahui terapi ikan atau Fish Spa menjadi sebuah inovasi baru dalam pengobatan alternatif dengan menggunakan ikan Garra Rufa atau ikan Talapia. Ikan berukuran kecil tersebut memiliki julukan “ikan dokter” karena bisa memberikan efek kesehatan pada manusia.

Begitu Anda mencelupkan kedua kaki ke dalam kolam maka gerombolan ikan akan langsung menyerbu dan menggigiti kaki tersebut. Lalu apakah memang benar terapi ikan membawa banyak manfaat baik bagi kesehatan?.

Manfaat terapi ikan menurut salah satu pemilik terapi ikan ditempat wisata wana Gria Pantai Buatan yaitu bisa mengangkat sel kulit mati, memperlancar peredaran darah, mengobati rasa pegal dan kesemutan, menghaluskan kulit, menghilangkan tumbuhnya sel liar, mengurangi tumpukan lemak, dan dapat merangsang simpul-simpul  syaraf yang melemah sehingga menjadi sensitif kembali  yang pada akhirnya dapat menyembuhkan  suatu penyakit. Karena simpul syaraf pada kaki terhubung dengan organ vital pada tubuh kita.

Sementara menurut salah seorang pengunjung Rina (36) asal Semplak, Bogor, ia mengaku baru pertama kali datang ke lokasi wisata pantai buatan dan saat datang ada tempat terapi ikan dan ia bersama keluarganya langsung mencoba untuk ikut terapi.

“Saya langsung kesini  bersama keluarga untuk mencoba terapi ikan ini, geli sih rasanya  ikan pada datang langsung menghampiri kaki kita saat dimasukan ke kolam terapi itu, katanya sih kalau sekali belum terasa manfaatnya harus berkali kali nanti saya coba lagi, ini bayar 10 ribu waktunya 20 menit sekali terapi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Bukan Faktor Kecelakaan, Wisata Goa Lumut Tetap Dibuka

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Kasie Trantib Polisi Pamong Praja (Pol PP)  Kecamatan Pamijahan, Agus Jamaludin mengatakan pasca meninggalnya pengunjung warga Kampung Rawa Kalong, Desa Rawa Kalong, Kecamatan Gunung Sindur beberapa waktu yang lalu, lokasi wisata Goa Lumut, Desa Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor tidak dilakukan penutupan.

Agus beralasan, bahwa lokasi wisata yang menelan korban itu karena bukan adanya faktor kecelakaan, namun wisatawan yang bernama Rendi Saputra, berusia 18 tahun itu  mempunyai riwayat penyakit epilepsi.

“Wisata ini tidak ditutup udah kita cek kemarin. Karena bukan kecelakaan, tapi memang korban memiliki penyakit ayan saat kejadian korban sempat keram dan mengeluarkan busa dari mulut,” kata Agus.

Namun Agus menjelaskan, pascakejadian itu bersama anggotanya Pol PP Kecamatan Pamijahan terus meningkatkan pengawasan, dan ia juga meminta kepada para pengelola wisata Curug untuk menambah jumlah petugas yang berjaga di lokasi.

“Yang di Goa Lumut ini awalnya satu, pascakejadian saya minta untuk ditambah untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” kata Agus.

Agus menyampaikan untuk lokasi curug ini baru pertama kejadian, memang sering terjadi ada meninggal, namun di curug lain sudah terjadi beberapa kejadian bahkan ada yang meninggal dunia. 

** Cepi Kurniawan

48 Pasien Sembuh, KLB Griya Melati Belum Dicabut

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Jumlah positif Covid-19 dari klaster Perumahan Griya Melati tercatat ada 95 kasus. Sebanyak 47 orang masih menjalani isolasi, sedangkan 48 dinyatakan sembuh.

“Total ada 95 kasus. 47 laki-laki dan 48 perempuan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno kepada wartawan, Selasa (1/6).

Ia merinci, dari 47 pasien, isolasi di rumah 2 orang, dirawat 44 orang (di BPKP Ciawi 43 orang dan di Rumah Sakit Salak 1 orang), Isolasi tempat lain di Jakarta 1 orang.

“Hingga, Senin (31/5) sudah ada 650 orang yang sudah dites pemeriksaan Covid-19 dengan hasil 95 orang positif,” kata Retno.

Menurut dia, pada Senin (31/5), ada satu penambahan kasus positif dari 1 warga yang sebelumnya negatif. 20 kasus positif pulang dari BPKP Ciawi (sudah negatif). Pengantaran 4 orang kasus positif ke BPKP Ciawi dan 1 orang Isolasi di tempat isolasi di Jakarta. “Dari 94 kasus ditambah 1 kasus, jadi 95 kasus,” ungkapnya.

Sebelumnya, Minggu (30/5), pemeriksaan swab PCR 4 sampel, ada penambahan 3 kasus positif. 12 kasus positif pulang dari BPKP Ciawi (sudah negatif) dan

1 orang dirujuk dari BPKP Ciawi ke RS Salak.

Terpisah, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, ia sudah melaporkan jumlah pasien sembuh di Griya Melati kepada Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

“Sudah ada yang sembuh 48 orang kembali ke rumah. Insya Allah di Griya Melati gejala ringan dan tanpa gejala, sembuhnya cepat, tinggal menunggu waktu. Saya minta yang sembuh tetap di rumah, isolasi 5 hari,” katanya usai mendampingi Menkes meninjau vaksinasi Covid-19 terhadap ODGJ di Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor.

Bima Arya menegaskan, status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Griya Melati belum dicabut, meski sudah ada banyak penambahan pasien sembuh. “Hingga saat ini KLB belum dicabut, kita masih full atensi,” tegasnya.

Mengenai tes Whole Genome Sequencing (WGS) kepada 30 warga Griya Melati kata Bima Arya, hingga hari ini belum ada hasilnya berdasarkan informasi dari Menkes. “Mudah-mudahan 1-2 hari ini ada hasilnya,” katanya.

Menkes juga kata wali kota, meminta warga Griya Melati untuk diprioritaskan disuntik vaksin Covid-19. “Sudah di cek, sebagian ada yang sudah sebagian belum,” katanya.

Menyinggung  jatah vaksin, Kota Bogor sesuai arahan Presiden Joko Widodo akan mendapatkan prioritas vaksin Covid-19 di Bodebek.

“Memang ada kelemahan, Bogor ini mendapatkan jatah dari Provinsi di Bandung. Pak Menkes minta untuk di evaluasi, ditambah vialnya supaya bisa diberikan kepada segmen yang lebih luas,” jelasnya.

** Fredy Kristianto

Dinsos Ujicoba Aplikasi Solid

0

11.388 Data Warga Penerima Bantuan Dihapus

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) kini tengah mengujicoba aplikasi Sosial Integrasi Data (Solid) pada 68 kelurahan se-‘Kota Hujan’.

Kepala Bidang Data dan Penyuluhan Sosial pada Dinsos Kota Bogor, Okto Muhammad Ikhsan mengatakan bahwa pihaknya bersama Sekda Kota Bogor, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan dan camat telah melakukan pembahasan mengenai aplikasi tersebut.

Kata dia, dalam pembahasan itu disepakati bahwa aplikasi Solid masih dalam proses ujicoba.

“Kami sudah mensosialisasikan kepada 68 kelurahan di acara bimtek bulan lalu, seluruh operator kelurahan dan kasi kemas kecamatan kita undang bimtek terkait aplikasi Solid ini,” ujar Okto didampingi Kasi Data dan Informasi Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Dinsos Kota Bogor, Rully Hasanul Basri pada Senin (31/5).

Okto menuturkan, Dinsos saat ini tengah melaksanakan pemutakhiran aplikasi Solid, dan setiap sebulan sekali hasil pemutakhiran disebar ke tiap kelurahan.

Menurutnya, dari pemutakhiran tersebut, dapat terlihat data warga yang sudah meninggal, pindah alamat maupun warga yang dinyatakan mapan secara ekonomi.

“Kami baru sekali ujicoba pemuktahiran data. Jadi dari 192. 469 warga yang terdata ada sekitar 11.388 yang dihapus,” jelasnya.

** Fredy Kristianto

Masuk Dua Besar Nasional, Demokrat Kota Bogor Panaskan Mesin Partai

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Popularitas dan elektabilitas Partai Demokrat (PD) saat ini tengah menanjak. Pasalnya, beberapa lembaga survei independen menempatkan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ini pada dua besar nasional, dengan presentade 14,9 persen.

Selain itu, pada tingkat Jawa Barat (Jabar) disebutkan bahwa sebanyak 14,7 persen pemilih Demokrat berasal dari etnis Sunda. Atas dasar itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Irfan Suryanagara meminta agar semua DPC menyiapkan 500 kader ber-KTA pada masing-masing kelurahan atau desa.

“Kami dalam waktu dekat akan segera mengirimkan mesin-mesin pembuat KTA ke tiap DPC. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu sandaran agar kami bisa mengamankan suara,” ujar Irfan saat menyambangi Kantor DPC Demokrat Kota Bogor di Jalan Pangrango No.5, RT.04/RW.04, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (31/5).

Menurut Irfan, walau Demokrat masih berada di posisi kedua, pihaknya akan terus menjaga, konsolidasi, kekompakan serta ukhuwah antar kader.

“Yang terpenting kami harus bekerja di tengah masyarakat. Kerja, melawan corona. Saat ekonomi kita anjlok di minus 0,2 kita membantu UMKM, pada tataran legislatif kami menentang UU Cipta Kerja, UU HIV. Ingat Jawa barat dengan pemilih terbesar di Indonesia mempunyai karakteristik yang berbeda dari daerah lain,” jelas Irfan.

Irfan juga menegaskan, tak hanya Demokrat saja yang melejit. Namun, AHY juga masuk urutan ketiga sebagai Ketum partai politik (parpol) yang paling dipilih untuk menjadi kandidat Calon Presiden (Capres) di 2024 nanti.

Saat disinggung mengenai kesiapan menyongsong Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Irfan meminta agar Demokrat Kota Bogor mengembalikan kejayaannya dengan merebut 15 kursi.

“Pemenang, dengan target Insya Allah 15 kursi. Karena itu bukan legenda itu nyata kami pernah memenangkan di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Kota Bogor R Dodi Setiawan (RDS) mengatakan bahwa target 15 yang diminta DPD Jabar merupakan sebuah tantangan bagi seluruh kader Demokrat ‘Kota Hujan’. “Ini adalah tantangan dan menjadi mktivasi bagi kami untuk mengembalikan kejayaan Demokrat,” ungkapnya.

Kata dia, untuk mencapai target tersebut, seluruh kader harus solid tanpa ada friksi-friksi yang dapat menimbulkan perpecahan. “Kamj sudah sepakat untuk tetap menjaga soliditas. Insya Allah Demokrat tetap kuat dan terus berkoalisi dengan rakyat,” katanya.

RDS juga menegaskan bahwa hasil survei yang menempatkan Partai Demokrat pada dua besar nasional, tentunya takkan membuat seluruh kader terlena. Justru hal tersebut dijadikan pemicu untuk terus guyub, gotong royong demi mengembalikan kejayaan Demokrat,” imbuhnya.

** Fredy Kristianto

Nikmatnya Bakmi Jawa Pak Kino, Dimasak Menggunakan Arang

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Gunungkidul telah menjadi salah satu tempat tujuan wisata di tanah air. Hal ini tak terlepas dari kulinernya. Disana banyak menyuguhkan kuliner yang tak kalah nikmat, salah satunya adalah bakmi jawa. Bakmi jawa merupakan salah satu makanan khas khususnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Bakmi jawa juga dikenal dengan istilah dengan bakmi godhog yang dimasak dengan bumbu dan rempah yang khas masakan Jawa. Bakmi jawa identik dengan hidangan mie yang dimasak diatas arang yang diberi tambahan berupa suwiran ayam kampung, sayur, dan telur. Lalu biasanya ditambahkan dengan irisan seledri dan bawang goreng. Keistimewaan Bakmi Jawa ini adalah pada cara pengolahannya. Dimana cara memasaknya masih menggunakan tungku dan arang.

Awal dibukanya usaha bakmi jawa ini pada 21 september 2009 yang mana usaha bakmi jawa ini sudah berjalan selama 11 tahun. Adapun  proses dan pengembangan usaha warung bakmi jawa ini yaitu dengan cara merintis bisnis secara perlahan, tetapi tetap pada tujuan dan target. Dan yang membuat bakmi jawa ini masih berdiri sampai saat ini, itu karena bakmi jawa ini mempunyai ciri khas, yaitu gurih dengan kaldu ayamnya, karena memakai ayam kampung.

Mengapa demikian? Karena kita tahu bahwa ayam kampung itu mempunyai rasa dan tekstur daging yang berbeda. Ia akan terasa nikmat dari ayam-ayam yang biasanya. Cara masak bakmi ini kita menggunakan dengan arang, jadi aroma dan rasanya itu khas dan yang bikin orang cepat jatuh hati dengan bakmi jawa ini karena  mencium aromanya yang khas dan wangi. Karena sangat berbeda jauh bilamana kita memasak menggunakan kompor biasa dan arang.

Arang ini dapat menimbulkan aroma yan berbeda. Lalu uniknya disini dalam pembuatan mie dilakukan sendiri dan tanpa bahan pegawet. Tentunya bakmi yang menggunakan mei buatan sendiri akan lebih sehat dan terjaga kehigienisanya. Tekstur mie ini pun sangat kenyal dan agak besar seperti mie aceh.

“Bakmi ini juga menuntut cita rasa yang dapat diterima oleh lidah semua orang. Jadi saya terus menjaga rasa dan kualitas rasa dan kepuasan konsumen,” ujar pak Kino

Adapun menu yang disediakan di warung Bakmi Jawa ini cukup beragam dan banyak pilihan, yakni diantaranya Bakmi godog, bakmi goreng, nasii godog dan nasi goreng, magelangan (mie yang dicampur nasi lalu digoreng), Rica-rica (daging ayam). Untuk harga bakmi jawa ini cukup hemat dikantong apalagi untuk mahasiswa. Harganya dibandrol mulai dari  Rp.15.000-40.000.

Dengan harga ini kita sudah bisa menikmati bakmi jawa. Cukup murah untuk kita yang ingin merasakannya. Dan biasanya baru buka pukul 4 sore sampai 10 malam karena banyak pemburu jajanan yang membeli, juga karena bakmi in lebih nimat bila disantap pada malam hari.

Bakmi ini bisa dibeli di Jalan Mandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Disini juga dapat menerima pesanan, dan untuk saat ini warung bakmi jawa belum bekerja sama dan belum menerima orderan melalui online.

** Nabila Maharani [MG/UIK-Jb]

Homecare_Rapidswabofficial, Solusi Tes Rapid/Swab Anti Ribet

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Disebut rapid test antigen, karena tes tersebut untuk mendeteksi virus corona. Tes tersebut dapat memberikan hasil diagnosis yang cepat, yaitu hanya dalam waktu 15 menit. Tes antigen sendiri merupakan tes imun yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan antigen virus tertentu yang menunjukkan adanya infeksi virus saat ini.

Tentunya dimasa seperti ini, tes antigen sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Khususnya bagi orang yang merasakan gejala terpaparnya virus, ataupun perihal bepergian. Bila ingin melakukan rapid/swab tanpa ribet, kalian dapat memesan layanan home care atau home visit.

Sama halnya dengan @homecare_rapidswabofficial yang berlokasikan di Cibinong, Kabupaten Bogor, mereka melayani panggilan home visit ataupun corporate untuk melakukan pengetesan rapid/swab dikediaman masing-masing. “Awalnya buka home visit itu, karena memiliki keahlian dalam swaber,” ujar pendiri homecare_rapidswabofficial, dr. Sari kepada Jurnal Bogor, Selasa (1/6).

Dr. Sari juga menjelaskan bahwa, dengan adanya home visit/corporate ini kalian lebih merasa aman. Tidak perlu keluar rumah, serta berkerumunan saat melakukan pengetesan. “Cocok banget buat kalian yang tidak mau antri, ribet, plus macet. Apalagi buat orang yang tidak ingin terkena paparan sedikit pun. Kan ada ya, yang bener-bener steril banget,” terangnya.

Layanan home visit/corporate ini telah hadir sejak Desember 2020. “Selain tes antigen, kita juga melayani rapid antibody, serta PCR,” tambahnya. Untuk harga tes antigen dengan layanan home visit/corporatenya, dengan harga tertinggi Rp150.000. “Kalo dari rapid antibodi harga tertingginya Rp95.000, serta untuk PCR harga tertinggi Rp900.000, untuk hasil PCR sendiri tergantung request customer. Bisa sameday, ataupun H+1-2. Sedangkan antibody ataupun antigen hasilnya dihari yang sama, ataup langsung. Dihari itupun surat keterangannya kita kasih,” jelasnya.

Dr. Sari juga mengakui untuk customer yang datang itu merata, atau datang dari kalangan manapun. “Maksudnya ada dari keluarga, kantoran, sampai actor atau artis-artis,” tambahnya. “Kalo dari hari-hari rama sendiri, biasanya pas liburan. Entah untuk wisata ataupun mengetahui kondisi saat ini. Pelanggan tetap juga ada,” ujarnya.

“Jadi, buat kalian yang mau tes rapid/swab serta PCR tanpa worry, tanpa ribet, tinggal duduk manis, percayakan pada kami. Stay safe and healthy,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Tutup Auratmu atau Allah Tutup Jalanmu Menuju Syurga-Nya

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Setiap wanita muslimah wajib hukumnya untuk menutup aurat. Hal tersebut sudah disampaikan Allah melalui kitab Al-Qur’an yang terdapat dalam surah Al-Ahzab ayat 59 : “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.‘ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Selain terdapat dalam Al-Qur’an, terdapat pula dalam hadits yang diriwayatkan Abu Daud dari Aisyah Radiallahuanhu, beliau berkata “Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, ‘Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini‘, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya.”

Batasan-batasan aurat perempuan adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangannya, maka dari itu bagi kita semua wanita muslimah sudah jelas dan wajib hukumnya utnuk menutup auat kita secara keseluruhan. Menggunakan hijab yang syar’i bukan hanya sekedar ikut fashion atau menggunakan baju yang membentuk lekukan tubuh.

Allah memuliakan derajat seorang wanita, dengan menyuruh kita untuk menutup segala aurat yang ada ditubuh kita agar terhindar dari pelecehan yang banyak dilakukan manusia. Maka dari itu kita sebagai wanita muslimah yang sudah ditinngikan derajatnya oleh Allah Swt selayaknya memenuhi perintah yang telah Allah berikan, atau Allah akan menutup jalan kita menuju Syurga-Nya.

** Salsabila Thifal [MG-UIK-Jb]