31 C
Bogor
Thursday, April 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 118

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Pengelolaan Tambang Emas Berkelanjutan di Nanggung

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mendampingi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam kunjungan kerja ke area tambang emas milik PT Aneka Tambang (Antam) di Kecamatan Nanggung, Senin (15/9/25).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Bogor sekaligus memastikan pengelolaan lingkungan berjalan sesuai prinsip keberlanjutan.

Sastra Winara menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Bogor mendukung langkah pemerintah daerah dalam mendorong sinergi antara pengelolaan sumber daya alam dan upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, sektor pertambangan harus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam.

“Kabupaten Bogor memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, termasuk di sektor pertambangan. Namun, potensi ini harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan,” ujar Sastra Winara.

Ia juga mengapresiasi PT Antam atas komitmennya menjaga standar keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan di area tambang Nanggung.

“Kami melihat bagaimana PT Antam menerapkan sistem keselamatan kerja yang baik dan menjaga lingkungan sekitar. Ini harus menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Sastra menyampaikan bahwa DPRD siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak swasta untuk memastikan tata kelola pertambangan di Bogor berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.

“Kami akan terus mengawal agar kegiatan tambang benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga sekitar dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan,” tegasnya.

Kegiatan kunjungan tersebut turut dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Jaro Ade, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, serta jajaran Direksi PT Antam.

Melalui sinergi antara pemerintah, DPRD, dan dunia usaha, Sastra Winara berharap pengelolaan tambang di Kabupaten Bogor dapat menjadi contoh praktik pertambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Ini momentum penting untuk memastikan setiap potensi alam dikelola demi kesejahteraan rakyat, tanpa mengorbankan masa depan lingkungan,” tutupnya.

(***)

Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara Cibinong Gelar Pengabdian Masyarakat di Kampung Situpete: Pemberdayaan Melalui Budikdamber

0

Bogor – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Dewantara Cibinong kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Pada Minggu (14/9/2025), para dosen ITB Dewantara Cibinong melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kampung Situpete, Blok Sawo, RT 13, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budikdamber Sebagai Solusi Ekonomi Keluarga di Kampung Situpete Sukadamai Tanah Sareal Kota Bogor.” Kegiatan diikuti oleh jajaran dosen ITB Dewantara Cibinong, antara lain Wakil Rektor Dr. Zeze Zakaria Hamzah, SE., MM., Kaprodi Manajemen Dr. Muhlis, SPT., MM., Ketua LPPM Mujito, SE., MM., Ketua Pelaksana Muchammad Hamdani, S.Kom., MM., Wakil Ketua Pelaksana Wawan Hari Subagyo, STP., MM., serta dosen-dosen lainnya dan juga mahasiswa ,Minggu (14/9/2025),

Sebagai narasumber, hadir Dosen Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Lakonardi Nuraditya, S.S.T.Pi., M.M., yang memberikan materi tentang konsep Budidaya Ikan dalam Ember atau Budikdamber. Dalam paparannya, Lakonardi menjelaskan bahwa budikdamber merupakan salah satu bentuk usaha mikro yang dapat dijalankan di lingkungan rumah tangga. “Budikdamber ini bukan ditujukan untuk industri berskala besar, melainkan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan keluarga secara mandiri. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat memahami tata cara pengelolaan ikan dalam ember secara benar agar risiko gagal panen dapat diminimalisir,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Muchammad Hamdani, S.Kom., MM., menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat. “Kami ingin membawa konsep yang sederhana namun bermanfaat. Budikdamber bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk belajar kewirausahaan keluarga. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi benar-benar dipraktikkan dan memberi hasil nyata bagi ekonomi warga,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat antusiasme dari warga setempat, khususnya kelompok Karang Taruna Dama Mekar yang hadir sebanyak 25 anggota bersama ketuanya, Bapak Jamal. Ketua Karang Taruna Damai Mekar tersebut menyambut positif kegiatan ini. “Kami senang bisa ikut serta dalam kegiatan pengabdian masyarakat dari ITB Dewantara. Anggota Karang Taruna bisa belajar langsung tentang budikdamber, dan ini sangat cocok dengan kondisi lingkungan kami. Semoga anak-anak muda bisa ikut mengembangkan usaha kecil ini,” ungkapnya.

Ketua RT 13, Bapak Kosim, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sebagai pengurus lingkungan berterima kasih kepada ITB Dewantara. Program seperti ini sangat dibutuhkan warga. Dengan adanya pelatihan budikdamber, masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi,” tuturnya.

Wakil Rektor ITB Dewantara, Dr. Zeze Zakaria Hamzah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi untuk membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. “Kami berharap, melalui program budikdamber ini, masyarakat dapat memiliki alternatif solusi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, sekaligus menjadi inspirasi usaha produktif skala kecil di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ketua LPPM ITB Dewantara, Mujito, SE., MM., menambahkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini akan terus digalakkan dengan tema-tema yang relevan sesuai kebutuhan masyarakat. “Kami ingin agar ilmu pengetahuan yang dimiliki dosen-dosen ITB Dewantara dapat bermanfaat langsung dan dirasakan masyarakat secara nyata,” katanya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Warga yang hadir terlihat antusias mendengarkan penjelasan narasumber, bahkan banyak di antaranya yang mengajukan pertanyaan terkait cara praktis memulai budikdamber di rumah masing-masing. Beberapa warga juga menyampaikan keinginan untuk mencoba langsung setelah mendapat pengetahuan baru tersebut.

Selain memberikan materi, panitia juga menyerahkan perlengkapan dan peralatan sederhana budikdamber agar warga bisa mempraktikkannya secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi nyata untuk memulai langkah kecil dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan ilmu, tetapi juga mempererat hubungan antara dunia akademik dengan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah setempat, serta masyarakat dinilai sebagai kunci untuk membangun kemandirian ekonomi di tingkat lokal.

Dengan semangat kebersamaan yang tercipta, kegiatan pengabdian masyarakat ITB Dewantara di Kampung Situpete diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan gerakan pemberdayaan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.( Wawan Hermawanto)

Hobi Makan Barbeque? Ini Lokasi kedai Inkopad Tajur Halang Ala kaki lima di Tajur halang Bogor

0

Tajur Halang Mau makan barbeque ala Jepang di Bogor disini tempatnya.

Cukup Rp 25.000, kamu bisa makan daging panggang enak sepuasnya.

Di Bogor, Kedai semacam ini sudah banyak menjamur.

Jika tertarik mencoba, di tempat ini

POJOK DE GRILL, makanan ala Jepang yang banyak digandrungi muda-mudi di Bogor.

Lokasinya berada di Jalan Raya Inkopad Tajur Halang

Di sini menyediakan daging kualitas premium yang dibalut dengan bumbu-bumbu racikan yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

Ada dua pilihan daging dengan cita rasa berbeda, yakni beef slice dan chicken slice.

Selain BBQ, di Pojok DE Grill juga menyediakan menu Jepang lain, yakni shabu-shabu.

Terdapat dua kuah berbeda dalam satu wadah, yakni kuah kaldu dan Kari dengan pilihan sayuran segar.

Owner Dhea Varadilla & Edwin Pratama, Pojok DE GRULL Bogor, mengatakan, terdapat 4 paket yang ditawarkan di kedai POJOK DR GRILL yakni Paket 2 Orang, Paket MIX 2 orang, Paket 4 orang, Paket MIX 4 orang.

“Paket ini terdiri dari pilihan daging dengan beef slice dan chicken slice,” katanya.

Jika ingin berkunjung, lokasinya berada di Jalan Raya Inkopad TajurHalang,Bogor

Ungkap Edwin Sabtu 13/9/2025 ( Wawan Hermawanto)

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Wacana Bupati Rudy Susmanto Hadirkan Kereta Gantung di Kawasan Puncak

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang tengah menggagas rencana pembangunan Suspended String Light Rail Transport (SSLRT) atau kereta gantung sebagai solusi untuk mengurai kemacetan di kawasan Puncak.

Sastra menilai, ide menghadirkan sistem transportasi modern tersebut merupakan terobosan visioner yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi pariwisata Kabupaten Bogor.

“Kami di DPRD mendukung penuh langkah Bupati Bogor. Kawasan Puncak memang membutuhkan solusi transportasi yang inovatif, ramah lingkungan, dan bisa mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan klasik,” ujar Sastra Winara di Cibinong, Jumat, (12/9/2025).

Menurutnya, jika direalisasikan dengan perencanaan yang matang, proyek kereta gantung ini tidak hanya membantu mengatasi masalah lalu lintas, tetapi juga dapat meningkatkan daya tarik wisata di kawasan Puncak.

“Kereta gantung bisa menjadi ikon baru Kabupaten Bogor. Selain memperlancar mobilitas wisatawan, juga memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” tambahnya.

Sastra juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah pusat, pihak swasta, dan masyarakat sekitar, agar proyek SSLRT dapat berjalan efektif serta memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

“Kami berharap setiap tahapannya dikaji dengan cermat. Jangan sampai proyek besar seperti ini menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan atau masyarakat sekitar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sastra menyebut DPRD siap memberikan dukungan dari sisi regulasi dan penganggaran, sepanjang proyek tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Bogor.

“Kami siap bersinergi dengan Bupati untuk memastikan rencana ini terwujud demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(**)

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Surat Edaran Bupati Rudy Susmanto soal Larangan Gaya Hidup Mewah ASN

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungannya terhadap langkah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.2/490-BKPSDM tentang imbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjauhi gaya hidup mewah atau flexing.

Menurut Sastra, kebijakan tersebut merupakan langkah tepat untuk menjaga integritas dan keteladanan ASN sebagai pelayan publik serta menciptakan suasana sosial yang harmonis di masyarakat.

“Kami di DPRD Kabupaten Bogor sangat mendukung kebijakan Bupati Rudy Susmanto. ASN harus menjadi teladan dalam kesederhanaan, karena mereka adalah cerminan pemerintah di mata masyarakat,” ujar Sastra Winara di Cibinong, Kamis (11/9/2025).

Sastra menilai, imbauan agar ASN menumbuhkan sikap hidup sederhana, hemat, dan bersahaja merupakan bagian dari upaya menjaga kondusifitas wilayah sebagaimana arahan Bupati melalui SE tersebut.

Ia menambahkan, di tengah meningkatnya aktivitas media sosial, fenomena flexing atau pamer kemewahan bisa menimbulkan kecemburuan sosial dan menurunkan kepercayaan publik terhadap aparatur pemerintah.

“Kita semua harus peka terhadap kondisi masyarakat. Saat sebagian warga masih berjuang meningkatkan kesejahteraan, tidak pantas bila aparatur pemerintah justru mempertontonkan kemewahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sastra juga mengapresiasi pesan Bupati dalam SE poin terakhir yang mengajak ASN untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbanyak kegiatan keagamaan, serta menumbuhkan sikap damai dan penuh kasih sayang.

“Ini bukan hanya soal gaya hidup, tapi juga pembentukan karakter ASN yang berakhlak, sederhana, dan dekat dengan masyarakat,” tambahnya.

Sastra memastikan, DPRD Kabupaten Bogor akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, beretika, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kami berharap imbauan ini benar-benar diimplementasikan di seluruh jajaran ASN, dari level pimpinan hingga staf, agar citra pemerintah daerah semakin baik di mata rakyat,” pungkasnya.

(**)

Mahasiswa KKN-T UMMI Gelar Bimbingan Teknik Mengenai Cara Penggunaan Website Desa Calingcing

0

Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) UMMI (Universitas Muhammadiyah Sukabumi) kelompok 40 mengadakan kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) mengenai penggunaan Website Desa Calingcing kepada para perangkat Desa Calingcing Kabupaten Tegal Buleud. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 20 Agustus 2025, kegiatan ini sebagai bentuk kerjasama antara mahasiswa KKN dengan perangkat desa dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan transparan.
Website Desa Calingcing sendiri hadir sebagai solusi untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perangkat desa. Melalui website ini, warga dapat melakukan pengajuan dan pengaduan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Hal ini sangat bermanfaat, mengingat lokasi kantor desa yang cukup jauh dari sebagian pemukiman warga.
Dalam kegiatan Bimtek tersebut, mahasiswa KKN-T UMMI memberikan arahan mengenai cara menggunakan website yang baik dan benar, mulai dari proses login, pengelolaan data, hingga cara menanggapi pengaduan masyarakat secara digital. Para perangkat desa juga diberikan simulasi penggunaan fitur-fitur utama agar dapat langsung memahami dan mempraktikkannya.
Sekretaris Desa Calingcing menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN-T UMMI yang telah membantu memperkenalkan teknologi digital di lingkup desa. Menurutnya, keberadaan website desa ini merupakan langkah maju untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, transparan, dan efisien.

“Dengan adanya website desa ini, masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor desa yang jaraknya jauh. Cukup melalui handphone atau laptop, semua pengajuan dan pengaduan bisa dilakukan secara online. Ini tentu akan sangat membantu warga dan juga mempermudah kinerja pemerintah desa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok 40 KKN-T UMMI menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi desa agar pelayanan publik bisa lebih dekat dengan masyarakat. Mereka berharap perangkat desa dapat terus mengelola website dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.
Kegiatan Bimtek ini mendapat sambutan positif dari para perangkat desa yang merasa terbantu dalam memahami teknologi baru. Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa, mereka menjadi lebih percaya diri untuk mengoperasikan website sebagai sarana utama pelayanan publik Desa Calingcing.( Akmal UMMI/Wan)

Perkuat Kelembagaan Pekebun, BPDP Gandeng UPT Pelatihan Kementan Gelar Pelatihan di Kabupaten Nunukan

0

NUNUKAN – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pekebun. Salah satunya melalui Pelatihan Pengembangan Kelembagaan dan Usaha Angkatan I, II, dan III yang digelar di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada 8–18 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) yang bertujuan membekali pekebun dengan pengetahuan dan keterampilan, tidak hanya dari sisi teknis budidaya, tetapi juga dalam memperkuat kelembagaan, manajerial, hingga kewirausahaan.

Sebanyak 100 peserta yang berasal dari Kabupaten Nunukan dengan jumlah peserta sebanyak 34 orang untuk Angkatan I, dan 33 orang untuk Angkatan II dan III mengikuti pelatihan ini.

Dalam penyelenggaraannya, BPDP menggandeng Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian. BBPMKP dipercaya untuk menyiapkan kurikulum, metode pembelajaran, hingga menghadirkan fasilitator dan narasumber berpengalaman.

Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa pembangunan sawit ke depan harus ditopang oleh sumber daya manusia tangguh dan kelembagaan petani yang solid agar lebih berdaya saing.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa kelembagaan merupakan wadah penting bagi petani untuk berkembang bersama, memperkuat jejaring, serta meningkatkan nilai tambah secara kolektif. Dengan kelembagaan yang kuat, petani tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh menghadapi tantangan industri sawit global.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan Darius, Senin (8/9/2025).

Darius menyampaikan apresiasi kepada peserta dan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pekebun. Menurutnya, pengembangan SDM sawit di Nunukan baru dimulai sejak 2023 dan kini diperkuat dengan pelatihan kelembagaan yang diharapkan mampu melahirkan kelembagaan petani sawit yang lebih berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Kelompok Program dan Evaluasi BBPMKP, Susan Twisawati Indiani, mewakili Kepala BBPMKP menuturkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kelembagaan pekebun sawit agar mampu tumbuh mandiri dan berdaya saing.

Melalui berbagai sesi pembelajaran, peserta tidak hanya diajak memahami tata kelola kelembagaan, tetapi juga dibekali semangat kewirausahaan dan manajerial agar koperasi maupun kelompok tani yang mereka pimpin bisa lebih produktif dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, sehingga kelembagaan petani semakin kokoh dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan pekebun,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPDP bersama Kementan berharap kelembagaan sawit rakyat di Provinsi Kalimantan Utara semakin mandiri, efisien, dan menjadi pilar penting dalam pembangunan perkebunan sawit berkelanjutan.

(Restu/BBPMKP)

Turonggo Werdo Sayekti: Dari Pinjam Gamelan Hingga Enam Generasi Pelestari Budaya

0

Sukabumi,
Sejak awal berdiri pada tahun 2000, kelompok seni Turonggo Werdo Sayekti terus berkomitmen melestarikan seni tradisional kuda lumping dan tari rakyat lainnya di Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi.

Awalnya, seluruh perlengkapan gamelan dan alat pertunjukan masih meminjam karena keterbatasan modal. Tepat pada 2 Syawal tahun 2000, pementasan perdana dimulai. Selama lima tahun pertama, anggota merintis tanpa pembagian materi. Baru pada tahun 2005, kelompok ini berhasil membeli perangkat gamelan lengkap dari Jawa Tengah.

Di bawah kepemimpinan Mang Timan, generasi kedua yang hingga kini menjadi penggerak utama, Turonggo terus berkembang. Tahun 2018, kelompok ini resmi mendapatkan Surat Keputusan (SK) kesenian dari Kementerian, sebuah tonggak penting yang mengukuhkan eksistensinya. Dukungan Mang Timan yang gigih mencari bantuan untuk kostum, alat, dan kebutuhan lainnya membuat kelompok ini mampu bertahan, meski sempat menghadapi kritik dan rasa iri dari pihak luar.

Kini, Turonggo memiliki 34 anggota, dengan 28 orang aktif. Mereka mementaskan berbagai tari tradisional seperti Tari Kuda Lumping, Tari Cakil (Hanoman), Tari Buta, Tari Baladewa, Tari Barong, hingga Sintren. Khusus Tari Sintren, terdapat aturan unik: penarinya tidak boleh memiliki pasangan atau suami.

Dalam menjaga kelestarian, kelompok ini berpegang pada filosofi:
“Menari tahu perkembangan zaman. Jangan kuno, jangan ketinggalan, tetapi tetap menjaga nilai tradisi.”
Karena itu, modernisasi dilakukan secukupnya agar seni tetap relevan dan diminati generasi muda, tanpa meninggalkan akar budayanya.

Turonggo juga memiliki aturan tegas bagi anggotanya, yaitu menjauhi 3M: maling, mabuk, medon. Hal ini untuk menjaga nama baik kelompok dan kehormatan seni budaya yang mereka usung. Selain itu, atribut rombongan dilarang dipakai di luar pertunjukan agar identitas budaya tetap terjaga.

Nama “Turonggo Werdo Sayekti” sendiri bermakna filosofi bahwa rombongan kuda lumping ini selalu berada dalam lindungan sesepuh dan diwujudkan dalam kenyataan. Meski pernah berganti nama pada generasi keempat, akhirnya nama asli tetap dipertahankan karena diyakini membawa ketenaran dan keberkahan bagi kelompok.ungkap mang timan Sabtu(6/9/2025)

Setiap tahun, Turonggo mengadakan kegiatan syukuran pada bulan Syuro, serta aktif mengikuti undangan pentas dari masyarakat maupun pemerintah. Kehadiran dukungan sponsor, termasuk dari Kepala Desa, turut memperkuat eksistensi kelompok ini.

Dengan enam generasi yang telah berganti sejak berdirinya, Turonggo Kuda Werdo Sepuh Sayekti Nyata menjadi bukti nyata bahwa seni tradisional masih mampu bertahan di tengah arus modernisasi. Semangat regenerasi terus dijaga agar budaya kuda lumping dan tari rakyat tetap hidup, dinikmati, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Jangan pernah menghakimi tanpa memahami seluk-beluknya,” pesan Mang Timan, menegaskan filosofi hidup dan berkesenian yang dianut kelompok ini.( Fauzan UMMI /wan)

Dispora Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Alat Olahraga SportKids ke 50 SD di Cileungsi, Targetkan 1.000 Sekolah di Empat Zona

0

www.jurnalinspirasi.co.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor kembali menyalurkan bantuan alat olahraga SportKids. Kali ini, bantuan diberikan kepada 50 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cileungsi.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, kepada 50 perwakilan sekolah di Gedung Olahraga Masyarakat (GOM) Cileungsi, Desa Limusnunggal, pada Selasa (9/9/2025).

Adapun perlengkapan yang diberikan berupa alat atletik, bola, hingga matras. Dispora menargetkan program bantuan alat olahraga SportKids dapat menjangkau 1.000 sekolah yang tersebar di empat zona wilayah, yakni Barat, Utara, Timur, dan Selatan.

Kadispora Asnan AP menegaskan, program ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mencetak atlet profesional yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah. “Bantuan ini diharapkan bisa membantu guru olahraga dan siswa dalam meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Selain itu, Dispora juga akan melakukan evaluasi dalam dua bulan ke depan untuk memastikan pemanfaatan alat yang disalurkan. “Nanti juga akan kita lanjut dengan mengadakan festival olahraga sesuai dengan jenis alat yang diberikan,” tambah Asnan.

Sementara itu, Ketua Tim Substansi Pembibitan Iptek dan Ketenagaolahragaan Dispora Kabupaten Bogor, Neneng Nurhasanah, menjelaskan bahwa pada tahun ini bantuan alat olahraga SportKids diberikan kepada total 220 sekolah di Kabupaten Bogor.

“Besok penyerahan bantuan akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah di Kecamatan Ciawi dan Parung,” jelas Neneng. *ded

PKS Kota Bogor Siap Penuhi Target Partai

0

jurnalinspirasi.co.id – Musyawarah Daerah ke-6 telah melantik Dewan Pimpinan Tingkat Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPTD PKS) Kota Bogor masa bakti 2025 – 2030 yang dihelat secara khidmat hari Minggu (7/9/2025).

Melalui surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS yang dibacakan oleh Wilman Singawinata selaku Sekretaris BPT 2 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat mengamanahkan delapan kader terbaik PKS Kota Bogor untuk menempati posisi DPTD PKS Kota Bogor.

Dalam surat itu, Angga Alan Surawijaya sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD),
Sekretaris MPD Hj.Apt, Eka Wahyuningtyas, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Dr. Adityawarman Adil, Sekretaris DPD Abdul Rosyid, Bendahara DPD Reizky Ramadhian, Kaderisasi DPD H. Hamdan Kosasih, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) H. Karnain Asyhar, dan Sekretaris DED H.Diar Shiddiq.

Ketua DPD PKS Kota Bogor masa bakti 2025 – 2030 Adityawarman Adil menyatakan kesiapannya untuk memimpin kepengurusan dan raih target-target yang dicanangkan oleh partai. Adit, panggilan akrabnya, juga memohon doa restu dan dukungan dari seluruh warga Kota Bogor agar mampu mengemban amanah ini lima tahun kedepan.

Adit menegaskan sesuai dengan amanah dari DPW PKS Jawa Barat bahwa perekrutan kaum millenial menjadi prioritas di Kota Bogor. Agenda ini akan menjadi salah satu sorotan kepengurusan yang akan datang. Dimulai dari penyusunan pengurus DPD didominasi oleh anak muda.

“Pengurus DPD PKS mendatang akan didominasi oleh anak muda. Semoga dengan keberadaan anak-anak muda di kepengurusan, bisa membawa PKS Kota Bogor menjadi semakin agile, cepat dan gesit. Tagline yang diusung di Musda ini Kokoh Bersama Untuk Majukan Kota Bogor Untuk Indonesia. Ini menegaskan kepada kita semua, bahwa PKS akan terus bekerja keras hadirkan pelayanan maksimal untuk warga Kota Bogor. Untuk itu kami juga mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama melakukan hal yang sama,” ungkap Adit.

** Fredy Kristianto