jurnalinspirasi.co.id – Witel Priangan Barat menyelenggarakan pertandingan badminton dalam rangkaian GM Priangan Cup 2025 sebagai sarana silaturahmi serta penguatan hubungan kerja antara Witel Priangan Barat dan CV Wirelessindo. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di GOR King Badminton Sholeh Iskandar, Bogor.
Dalam agenda tersebut, GM Witel Priangan Bara, Dode Suparman bersama AM BS, Benson Sinaga, bertanding melawan Direktur Wirelessindo Heru Sugiyarto dan GM IT & Sales, Eko Sulistiyawan. Pertandingan berlangsung dinamis dan kompetitif, namun tetap mengedepankan nilai sportivitas serta suasana kekeluargaan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah untuk mempererat komunikasi dan memperkuat sinergi antara Witel Priangan Barat dan CV Wirelessindo. Kehadiran insan Telkom yang memberikan dukungan turut menambah antusiasme serta menciptakan suasana yang lebih hidup.
Melalui momentum silaturahmi ini, Witel Priangan Barat berharap kolaborasi yang sudah terbangun dapat semakin solid dan memberikan dampak positif bagi kelancaran kerja sama ke depan.
jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan HIV/AIDS, Telkom Witel Priangan Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan & Penanggulangan HIV/AIDS bersama Dr. Satrio Sukmoko, Sp.PD, FINASIM dari Mayapada Hospital Bogor. Acara ini turut diikuti oleh karyawan Witel Priangan Barat serta masyarakat umum melalui siaran langsung di Instagram @indibiz.bogor.
Sosialisasi ini mendapat respon positif dari para peserta, baik yang mengikuti secara langsung maupun melalui live Instagram. Banyak pertanyaan yang diajukan terkait pola hidup sehat, metode pemeriksaan, hingga penanganan bagi penderita HIV/AIDS, yang dijawab secara lugas dan komprehensif oleh Dr. Satrio.
Melalui kegiatan ini, Telkom Witel Priangan Barat berharap dapat berperan aktif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait isu HIV/AIDS yang masih sering disalahpahami. Edukasi ini diharapkan mampu membantu masyarakat untuk lebih peduli, lebih sadar, dan lebih terbuka dalam menangani isu kesehatan yang penting ini.
Dalam pemaparannya, Dr. Satrio menjelaskan berbagai aspek penting terkait HIV/AIDS, mulai dari cara penularan, gejala, metode deteksi dini, hingga langkah-langkah efektif pencegahan. Ia menekankan bahwa edukasi mengenai HIV/AIDS perlu terus dilakukan untuk mengurangi stigma serta meningkatkan kesadaran individu dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
jurnalinspirasi.co.id – Telkom Daerah Cibadak menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi SDN Pasir Kolotok dalam rangka meningkatkan wawasan teknologi dan telekomunikasi sejak dini. Rombongan disambut langsung oleh Head of Telkom Daerah Cibadak, Susanti Natalia Retnawati, bersama tim Telkom.
Dalam kegiatan ini, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai peran Telkom dalam menyediakan layanan telekomunikasi di Indonesia, termasuk internet, jaringan fiber optik, dan layanan digital lainnya. Mereka juga diajak melihat area operasional untuk memahami bagaimana proses kerja dan pemeliharaan jaringan dilakukan.
Susanti Natalia Retnawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa Telkom sangat mendukung program edukasi seperti ini karena dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa di bidang teknologi.Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi, tur keliling fasilitas, hingga sesi tanya jawab dengan para petugas Telkom. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan.
Kunjungan edukasi ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi siswa-siswi SDN Pasir Kolotok dalam memahami dunia teknologi serta peran penting Telkom sebagai penyedia layanan telekomunikasi nasional.
jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bogor menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 sekaligus HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Bogor, yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Forkopimda di Lapangan Tegar Beriman, pada Selasa (25/11/25.
Bupati Bogor juga berkesempatan memberikan piagam penghargaan kepada para insan guru Kabupaten Bogor, sebagai wujud apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa.
Bupati Bogor Rudy Susmanto, menegaskan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan para guru, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang unggul dan berdaya saing.
Perlu diketahui, bahwa selama satu tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pemerintah telah mengambil berbagai langkah konkret untuk mendukung para guru.
Tahun 2025, pemerintah pusat memberikan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester bagi guru yang belum memiliki pendidikan D.IV/S1 agar dapat melanjutkan studi S1 melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, dengan target sebanyak 12.500 guru.
Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan program peningkatan kompetensi guru, mulai dari pendidikan profesi guru, upgrading guru bimbingan konseling, bimbingan konseling untuk guru non-bimbingan konseling, pembelajaran mendalam (deep learning), coding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, hingga peningkatan kompetensi lainnya.
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan untuk guru non-ASN, satu kali gaji pokok untuk guru ASN, serta insentif bagi guru honorer sebesar tiga ratus ribu rupiah per bulan, yang akan dinaikkan menjadi empat ratus ribu rupiah pada tahun 2026. (***)
Jurnal Bogor – Paragon melalui program Paradaya Movement kembali menggelar pelatihan cleaning service bekerja sama dengan Darut Tauhid (DT) Peduli, Clean Sheet Indonesia, dan Satu Langkah. Kegiatan berlangsung di Aula Yatim Center Al-Ruhama, Jalan Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor, dan diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah.
Kepala KP DT Peduli wilayah Jabodetabek, Deny, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk mencetak tenaga kebersihan profesional sekaligus menjadi solusi pengurangan pengangguran.
“Pelatihan ini adalah inisiatif bersama PT Paragon yang memfasilitasi seluruh kegiatan. Paragon memiliki visi untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dalam membuka lapangan pekerjaan. Peserta dibekali keterampilan sehingga dapat terserap oleh PT Clean Sheet maupun perusahaan lain yang membutuhkan jasa kebersihan profesional,” ungkapnya, Selasa (25/11/25).
Denny menjelaskan, dari total 157 pendaftar, hanya 43 peserta yang lolos seleksi administrasi dan wawancara. Peserta berasal dari Kalimantan, Banten, Jakarta, hingga wilayah Bogor.
“Untuk penguatan keterampilan teknis kami percayakan kepada Clean Sheet dan Satu Langkah. Sementara DT Peduli fokus memberikan pembinaan karakter seperti kedisiplinan dan kejujuran, nilai yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja,” ujarnya.
CEO Satulangkah.id, M. Sirojul Abidin, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Paradaya Movement 2.0 yang menargetkan penguatan kemampuan kerja masyarakat.
“Harapannya setelah pelatihan ini, peserta dapat mengikuti magang atau on the job training di Clean Sheet atau di perusahaan lain yang menjadi jaringan kemitraan kami, sehingga membuka peluang kerja baru bagi mereka,” jelasnya.
Salah satu peserta, Andri Kurniawan (28), mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat bagi dirinya yang tengah mencari peluang kerja.
“Pelatihan ini membantu saya belajar hal-hal baru sekaligus mengulang dasar-dasar kerja sebagai cleaner. Apalagi Clean Sheet dekat dengan domisili saya, jadi saya bisa mencoba bekerja di sana,” katanya.
Peserta lainnya, Nurjanah (29), menilai pelatihan ini penting untuk meningkatkan skill dan menambah peluang kerja.
“Sekarang banyak perusahaan meminta sertifikat atau keterampilan khusus. Ini pertama kali saya ikut pelatihan seperti ini dan sangat membantu untuk memahami dasar-dasar cleaning service,” ujarnya.
Program pelatihan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para peserta untuk memasuki dunia kerja profesional sekaligus mendukung upaya penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Yudi
jurnalinspirasi.co.id – Kasus penemuan mayat seorang perempuan berinisial N (59), pedagang makanan di salah satu SD Negeri di Kampung Cipari, Kelurahan Cisarua, Kabupaten Bogor, berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.
Hanya dalam waktu kurang dari delapan jam, tim Buser Polsek Cisarua dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor berhasil menangkap terduga pelaku. Pelaku yang diidentifikasi berinisial NAF (32), ditangkap setelah penyelidikan intensif.
Berdasarkan keterangan resmi dari Polres Bogor, motif pembunuhan sadis tersebut adalah masalah utang piutang terkait uang tabungan yang dikelola oleh pelaku.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa korban N telah mempercayakan uang tabungannya kepada pelaku selama dua tahun. Total uang yang dititipkan dan tidak dapat dikembalikan oleh pelaku adalah senilai Rp12.450.000.
“Korban mempercayakan uang tabungan selama dua tahun kepada pelaku. Namun, pelaku menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga saat korban meminta dicairkan, uang tersebut sudah habis,” kata AKP Anggi Eko Prasetyo, kemarin malam.
Peristiwa tragis tersebut terjadii pada Kamis, 20 November 2025. Awalnya, korban menanyakan kejelasan uang tabungannya. Pembicaraan yang dimulai dengan santai kemudian berubah menjadi cekcok, yang memicu tindakan fatal dari NAF. Polisi menduga, ketakutan pelaku tidak bisa mengembalikan uang menjadi motif utama pembunuhan.
Kasus ini tidak hanya berhenti pada pembunuhan korban N. Satreskrim Polres Bogor tengah mengembangkan penyelidikan setelah menemukan indikasi bahwa pelaku juga melakukan aksi serupa terhadap orang tua murid lainnya.
“Kami juga menemukan bahwa pelaku melakukan hal serupa kepada beberapa orang tua murid lain. Saat ini, setidaknya ada empat saksi telah dimintai keterangan dan penyelidikan masih terus dikembangkan,” tambanya .
Sementara itu, kejadian tersebut sontak mengejutkan warga Cisarua Puncak Bogor, mengingat korban dan pelaku adalah sosok yang dikenal dekat dan sehari-hari berinteraksi dalam lingkungan sekolah dan masyarakat.
Jurnal Bogor – Sebanyak 30 peserta yang merupakan pegiat olahraga sepakbola di wilayah Barat Kabupaten Bogor, mengikuti Pelatihan Tenaga Keolahragaan dan Organisasi Cabang Olahraga Lisensi D Sepakbola tahun 2025, yang dilaksanakan di Ruang Krakatau, Hotel M-One, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, mulai 24 hingga 29 November 2025.
Dalam sambutan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP mengingatkan kepada semua peserta, untul fokus mengikuti pelatihan dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Saya ingakan kepada narasumber untuk tidak meluluskan peserta yang memang belum layak lulus. Karena pelatihan ini kita laksanakan tujuannya, agar peserta yang lulus benar-benar berkompeten dalam kepelatihan sepakbola,” kata Asnan AP, Senin (24/11/2025).
Jadi kata Asnan AP, peserta yang ikut dalam pelatihan kali ini, harus bisa memanfaatkan moment peting ini dalam pengambilan lisensi, khususnya Lisensi D.
“Apabila sudah lulus, teman-teman semua bisa langsung membuat SSB di wilayahnya masing-masing. Apalagi di wilayah Barat Kabupaten Bogor antusias sepakbola cukup tinggi, jadi saya ingin peserta memanfaatkan pelatihan ini,” kata Asnan AP.
Untuk diketahui Pematari yang diundang Dispora pada Pelatihan Tenaga Keolahragaan dan Organisasi Cabang Olahraga Lisensi D Sepakbola tahun 2025 kali ini, langsung Coach Edukator (CE) dari PSSI Pusat, Hariansah.
Sementara acara pembukaan dibuka langsung oleh Kadispora Asnan AP, yang juga dihadiri Sekdispora, Hendarsah, Kabid PPO, Muhammad Saepudin, Ketua Askab PSSI Kabupaten Bogor, Iswahyudi serta beberapa pejabat teras Dispora. (***)
jurnalinspirasi.co.id – Pemilihan Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Cigudeg akan digelar pada 1 Desember 2025 mendatang. Salah satu kandidatnya, Wawan Darmawan disebut-sebut layak memimpin KNPI Cigudeg setelah sepak terjangnya.
Wawan Darmawan dikenal luas sebagai aktivis muda dengan rekam jejak panjang di dunia kepemudaan di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Wawan mengatakan dirinya telah terlibat dalam berbagai kegiatan KNPI sejak jauh sebelum masuk kepengurusan.
Konsistensinya berlanjut hingga ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua DPK KNPI Cigudeg. Dukungan dari para pengurus Pemuda Kecamatan (PK) Cigudeg menjadi dorongan kuat baginya untuk maju sebagai calon ketua.
“Saya memang benar-benar lahir dari KNPI,” ujarnya saat dihubungi, Senin (24/11/2025).
Menurut Wawan, keputusannya mencalonkan diri dilatarbelakangi keinginan memperkuat solidaritas dan arah gerak pemuda Cigudeg yang dinilai perlu lebih terorganisasi. Ia menilai pemuda di beberapa kecamatan lain sudah lebih aktif berkolaborasi.
“Saya ingin Cigudeg juga seperti itu lebih guyub dan punya arah gerak yang jelas,” katanya.
Ia menambahkan pentingnya dukungan dari para senior, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur kepemudaan agar gerakan pemuda di Cigudeg semakin kuat.
“Harapan saya, baik pemuda yang sedang aktif maupun para senior bisa saling mensupport. Kolaborasi itu penting,” ujarnya.
Dia dalam visi misinya mengusung tagline “Yang Muda yang Istimewa Menuju Pemuda Gemilang”. Wawan menawarkan empat fokus utama jika terpilih memimpin KNPI Cigudeg, salah satunya memperkuat sinergitas antarunsur kepemudaan dan OKP.
Lalu mengembangkan eksistensi kepemudaan berbasis kemandirian dan kepedulian, mendorong program pengembangan kepemimpinan dan keterampilan serta memaksimalkan digitalisasi kepemudaan. Wawan menilai pemuda harus mandiri, peka terhadap persoalan sosial, serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai ruang kreasi dan penyebaran program.
Pelatihan, workshop, dan kegiatan penguatan kompetensi disebutnya sebagai bagian penting dalam menyiapkan pemuda Cigudeg menghadapi tantangan masa depan. Dengan pengalaman organisasi dan jaringan yang ia miliki, Wawan menyatakan siap membawa KNPI sebagai ruang tumbuh bagi pemuda Cigudeg.
“Saya ingin kita berjalan bersama untuk memajukan Cigudeg. Pemuda harus menjadi penggerak, bukan penonton,” tandasnya.
jurnalinspirasi.co.id – Selain tiang listrik miring yang berukuran besar di Kampung Pasirgintung RT 02 RW 04 di Desa Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor sudah sejak lama belum diperbaiki, padahal seringkali dikeluhkan warga ke petugas PLN.
Belakangan keluhan pun kembali datang, kali ini para pengendara yang melintas tepatnya di Kampung Situhiang RT 02 RW 05 lingkup di Desa Curugbitung, Nanggung harus ekstra hati-hati lantaran kesemrawutan kabel listrik yang menjuntai di jalur itu kerap mengancam keselamatan mereka. Kabel listrik yang menjuntai disebabkan kondisi tiang listrik yang miring.
Salah satu pengguna jalan, Deny yang kerap melintas di jalur itu mengaku, kesemrawutan kabel yang berasal dari tiang listrik miring itu tentu saja sangat membahayakan bagi pengendara terutama bagi pemotor.
“Diari atas tiang, kabel listrik yang turun itu, terlihat kendur sehingga mengganggu pengguna jalan di jalur itu,” kata Deny kepada Jurnal Bogor, Senin (24/11/2025).
“Kami minta pihak PLN segera turun tangan memperbaiki kesemrawutan kabel dari tiang listrik miring itu. Kami anggap ini urgent, sebab pengendara sangat berisiko keberadaan kabel yang melintang yang mengancam keselamatan. Berisiko melintas di jalur itu, karena bisa saja sewaktu waktu tiang listrik miring itu terjadi ambruk,” kata Deny.
Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, manajer PLN ULP Leuwiliang, Riansyah menyatakan akan segera menindaklanjuti kabel yang menjuntai akibat tiang listrik miring itu. “Saya akan infokan ke petugas untuk segera ditindaklanjuti,” tukasnya. Arip Ekon
Jurnal Bogor – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kegiatan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang digelar pada Minggu pagi, (23/11/25).
Kehadiran Diskominfo dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk mendekatkan layanan informasi, edukasi, serta teknologi kepada masyarakat.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan jajaran Diskominfo di CFD Tegar Beriman yakni, kampanye pembangunan daerah dan layanan darurat 112 dengan memanfaatkan teknologi drone.
Visualisasi dari udara ini menarik perhatian masyarakat dan menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan penting mengenai kesiapsiagaan dan urgensi penggunaan layanan darurat 112. Selain itu,
Juga menghadirkan layanan OB Van Radio Teman 95,3 FM yang memberikan pengalaman langsung bagi masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mempraktikkan proses siaran dan mengenal dunia penyiaran secara lebih dekat. Suasana interaktif ini menambah semarak kegiatan dan memberikan edukasi yang menyenangkan.
Tidak hanya itu, Diskominfo turut menyediakan layanan wifi publik gratis sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan akses internet masyarakat selama berlangsungnya CFD, sehingga pengunjung dapat tetap terhubung dan memanfaatkan layanan digital dengan mudah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menyampaikan bahwa partisipasi Diskominfo dalam CFD bukan sekadar sebagai pendukung acara, melainkan bagian dari upaya memperkuat layanan komunikasi publik yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kehadiran kami di Car Free Day ini, ingin memastikan bahwa informasi, edukasi teknologi, dan layanan digital dapat diakses masyarakat secara langsung.
“Mulai dari kampanye layanan darurat 112, literasi penyiaran, hingga penyediaan internet publik, semuanya merupakan bentuk komitmen kami untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik dan pelayanan digital di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Kadiskominfo juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan layanan.
“Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari, imbuhnya.