26.3 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1113

Fadli Terpilih Aklamasi Pimpin KNPI Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang berlangsung di Gedung Serbaguna The Ji Garden Desa Cikeas Udik, Gunung Putri memilih pucuk pimpinan di tingkat Kecamatan Gunung Putri periode 2021-2024.

Dalam Mucam KNPI tersebut, secara aklamasi Fadli terpilih memimpin KNPI Kecamatan Gunung Putri. Kegiatan ini dihadiri perwakilan DPD KNPI kabupaten Bogor, Udin Saputra M.Pi PK KNPI Kecamatan Gunung Putri, Abas Baesuni Ketua DPK KNPI sebelumnya, Delly Anggamaulana Ketua SC Muscam Ke-VII DPK KNPI Kecamatan Gunung Putri, Supriyadi Ketua OC Muscam Ke-VII DPK KNPI Kecamatan Gunung Putri dan 25 perwakilan OKP se Kecamatan Gunung Putri.

Ketua KNPI Kecamatan Gunung Putri terpilih Fadli mengatakan, Muscam DPK KNPI Kecamatan Gunung Putri yang ke-7 berjalan dengan lancar dengan proses aklamasi serta menerapkan protokol pesehatan (prokes). Dia berharap pengurus DPK KNPI Kecamatan Gunung Putri yang akan dibentuk nantinya bisa bersinergi dengan pihak manapun termasuk instansi pemerintahan maupun pihak industri dan seluruh element masyarakat.

“Setelah Muscam digelar, kita akan membentuk kepengurusan priode 2021-2024 dan program kerja. Saat ini kita akan fokus kepada pencegahan dan penanganan Covid-19 di wilayah Kecamatan Gunung Putri dengan melibatkan para pemuda dan OKP, kita akan membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi guna tercapai dan suksesnya program vaksinasi,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Sabtu (20/08/2021).

Yang kedua kata dia, akan menekan angka pengangguran yang akan berkolaborasi dengan berbagai pihak memberikan lapangan pekerjaan serta melibatkan para pemuda . Targetnya tetap menjalankan pembinaan kepemudaan yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Gunung Putri.

Lebih lanjut, Fadli menuturkan untuk segera membentuk kepengurusan KNPI Gunung Putri serta menyusun program kerja dan nantinya akan dibicarakan dan dibahas lebih lanjut, intinya tetap fokus pada penanganan Covid-19 dan selalu support dan mendukung program pemerintah

“KNPI Kecamatan Gunung Putri juga akan berkomitmen menyatukan semua OKP di Kecamatan Gunung Putri dalam visi dan misi sehingga bisa terwujud dan terciptanya persatuan dan juga sinergi yang dalam menjalankan program,” imbuhnya.

Fadli berharap semua elemen masyarakat serta OKP di Kecamatan Gunung Putri bisa membantu dirinya kelak dalam menjalankan roda organisasi sehingga program serta kegiatan nantinya bisa berjalan dengan sukses.

“Doa dan dukung saya nanti agar saya bisa amanah dan sukses dalam menjalankan organisasi,” pintanya

Sementara, Supriyadi selaku Ketua CC KNPI Kecamatan Gunung Putri menyampaikan bahwa dengan sudah terpilihnya Fadli secara aklamasi sebagai ketua KNPI kecamatan Gunung Putri tugasnya selesai selaku panitia.

“Saya berharap dengan terpilihnya ketua ini bisa membawa organisasi KNPI ini kedepannya lebih baik lagi,” harapnya.

Tambahnya lagi, hal yang paling utama nanti dibenahi masalah pengangguran, memberikan program-program keterampilan yang bisa meningkatkan (Sumber Daya Manusia) SDM para pemuda sehingga pemuda-pemudi di Kecamatan Gunung Putri bisa bersaing dan menjadi unggulan meski pada situasi pandemi ini.

“Semoga beliau bisa amanah dan sukses dalam memimpin organisasi ini dengan dukungan dan support dari semua pihak,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

BRPBATPP Bogor Gandeng Perguruan Tinggai Malaysia Gelar Focus Group Discussion ‘Kampung Ikan Kancra’

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) Bogor melaksanakan kegiatan focus group discussion (FGD) online dengan topik ‘Kampung Ikan Kancra/ Mahseer/ Tor soro) di Kabupaten Sumedang pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

FGD ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan program pakan lokal untuk budidaya ikan Kancra/ Mahseer dalam meningkatkan produksi benih ikan Kancra di Desa Ciburial, Kabupaten Sumedang, hasil karya Kelompok Penelitian Nutrisi dan Teknologi Pakan BRPBATPP Bogor yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Mas Tri Djoko Sunarno, MS, beranggotakan Dr (c) Reza Samsudin, SPi., MSi ; Kurniawan, S.Pi., M.Sc,  Aditya Nugraha, S.Pi  dan Hendra, SP.

Kepala Pusat Riset Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Ir. Yayan Hikmayani, MSi dalam peresmian FGD menyambut baik sebagai upaya mewujudkan keberadaan ikan Kancra sebagai ikan endemic lokal dan sangat strategis dalam mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait dengan program kampung ikan berbasis kearifan lokal, yang mengkhususkan pada aspek ekologi untuk keberlanjutan sumber daya tsb di alam dan nilai aspek ekonomi sebagai sumber ekonomi baru.

Hasil – hasil riset pakan sebagai faktor penting dalam pembuatan model kampung ikan dan pembahasan dengan peluang pengembangan dari sektor hulu dan hilir di harapkan menjadi suatu rekomendasi bahan kebijakan Kementrian Kelautan dan  Perikanan.

Kepala BRPBATPP, Bogor Dr. Arief Wibowo menambahkan dalam sambutannya bahwa FGD ini menjadi inisiasi pembentukan Kampung Ikan Kancra kedepannya dengan kolaborasi bersama berbagai pihak insitusi baik lokal maupun luar negeri seperti diantaranya dengan Universiti Tun Hussein Onn, Malaysia dan Universiti Malaysia Terengganu.

Narasumber FGD, Dr. Ir. Hj. Yuary Farradia, Dosen Faculty Business, Economics and Social Development, Universiti Malaysia Terengganu memaparkan pentingnya membangun  strategi manajemen rantai pasokan yang terintegrasi dalam mencapai keberlanjutan (Ekonomi, Sosial dan Lingkungan) kampung Ikan Kancra.

Narasumber Prof Madya. Dr. Amran bin Haji Harun, Direktur Transform Universiti Tun Huseein Onn, Malaysia menekankan pada pentingnya implementasi ‘digital marketing’ sebagai strategi pemasaran terkini yang perlu dijalankan oleh para pelaku pembudidaya ikan Kancra di Kabupaten Sumedang.

Dedin Khoerudin, pelaku pembenihan ikan Kancra yang juga sebagai ketua UPR Mina Kancra Ciburial Sumedang dan penyuluh BRPBATPP wilayah Kab Sumedang, Eko Winarno, SP dan Nani Widiawati, SP menyampaikan salah satu faktor keberhasilan dalam pembenihan sehingga mampu memenuhi permintan dari Malaysia dan Vietnam adalah dengan mengaplikasikan pakan lokal binaan dari BRPBATPP Bogor.

Ditambahkan Profesor Mas Tri Djoko Sunarno, formulasi pakan lokal hasil pengembangan penelitian ini siap untuk mendukung terwujudnya ketersediaan pasokan benih dan sistem inti dan plasma pada konsep ‘kampung ikan Kancra’ merupakan model yang disasarkan.

Turut hadir dalam FGD ini tokoh masyarakat Kabupaten Sumedang, Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan dan Rudi Hadian, Kepala Bidang Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang yang menyampaikan sangat mendukung terwujudnya Kampung Ikan Kancra. Dr. Budi Wardono, Peneliti dari Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan Perikanan menyatakan pengembangan budidaya Ikan dengan pakan berbasis bahan baku lokal memerlukan sub sistem model budidaya untuk  meminimumkan resiko.

Peneliti utama genetik BRPBATPP, Bogor, Ir. Anang Hari Kristanto, M.Sc., Ph.D menyatakan siap mendukung dengan penambahan jenis species ikan Tor sp.  Di akhir FGD, peserta dari para pembudidaya ikan kancra di kab Sumedang mengharapkan terwujudnya kampung ikan kancra ini.

**BRPBATPP Bogor/rls

Lawan Covid -19, Sejumlah Komunitas Gelar Gowes Bareng di Cigudeg

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Dua tahun ini wabah Covid-19 belum berakhir, hal penting yang perlu dilakukan adalah menjaga kebugaran dengan cara berolahraga agar terhindar dari penyakit dan bisa meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Seperti dilakukan para komunitas gowes dari berbagai wilayah di wilayah Bogor Barat. Mereka bergabung dengan difasilitasi Pemerintah Desa Cigudeg serta didukung Cabang BRI Cigudeg, sejumlah komunitas gowes diantaranya Cado, Biro Perjalanan Farkit, Matador, GSSB, GSSB Srikandi,  West Gowes dan Kota Bikes dengan mengusung tema “Gowes bareng Indonesia  melawan Covid-19.”

Sejumlah peserta mengawali rute perjalanan  mulai dari Balai Desa Cigudeg menuju Cianger- Cigaok, Desa Wargaya, lanjut ke Cicopong kemudian putar balik sekitar 10 kilometer hingga diakhiri pembagian door prize.

Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi mengatakan, keinginan untuk menggelar gowes bersama dari berbagai wilayah tercetus dari sejak lama.

Sementara gowes bareng itu menerapkan protokol kesehatan dengan melibatkan puluhan peserta gowes, mengingat situasi ini masih pandemi  maka kegiatan gowes bareng pun digelar sangat sederhana.

“Kami akan terus mendukung kegiatan gowes ini, kedepan ketika Covid-19 berakhir kami akan menggelar  gowes bareng yang lebih meriah lagi,” ujar Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi kepada Jurnal Bogor, Minggu (22/8).

Tidak melihat latar belakang, lanjutnya,  kegiatan gowes tersebut selain untuk kesehatan dan menjadikan media ajang silaturahmi. ” Tentu bisa tatap muka dan saling mengenal satu sama lain,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Pelaksana Gowes Bareng, Edi Junaedi mengaku persiapan kegiatan gowes bareng dipersiapkan dua minggu terakhir.

“Animo peserta yang mengikuti gowes bareng sejauh ini cukup antusias, namun karenamasih Pandemi maka kuota peserta pun kami batasi,” ungkap Edi.

Dia berharap kegiatan ini terus berlanjut, kedepan cukupan pesertanya akan diperluas lagi.

“Satu hal penting, dikomuitas gowes ini nantinya kita akan satukan dengan digelarnya event bakti sosial dengan saling berbagi seperti santunan anak- anak yatim,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Diterjang Banjir Lagi dan Minim Perhatian, BTJ Buka Donasi untuk Ponpes Da’arut Tauhid

0

Rumpin | Jurnal Bogor

Ponpes Salafiyah Daarut Tauhid di Kampung Sikeng RT 003 / RW 007 Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bigor kembali terkena banjir. Kondisi ponpes itu kini minim perhatian, baik dari kepala desa Sukasari maupun Camat Rumpin.

Yayasan Daarut Tauhid yang juga mendirikan pondok pesantren Salafiyah, Madrasah Diniyah, dan Paud ini sangat butuh perhatian untuk pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) yang sebelumnya pernah dicetuskan oleh Camat Rumpin Rusliandi yang saat ini menjadi Camat Cibinong.

Kepada Jurnal Bogor , Sabtu (21/8), Ustad Azang, pimpinan Ponpes Yayasan Daarut Tauhid mengatakan, selama ponpes ini berdiri sering kali menjadi langganan banjir yang cukup memprihatinkan dan tak jarang yang membuat mereka sedih dan prihatin ketika alat sholat dan pendukung pembelajaran lainnya seperti Al-Qur’an, Iqro, Juz’ama , serta alat sholat turut tersapu banjir.

” Alhamdulilah saya sampaikan terimakasih hari ini kami kembali kedatangan Tim Bogor Timur Jurnalis ( BTJ ) yang diketuai oleh pak Sudadi untuk yang ke – 2 kalinya mengantarkan donasi yang memang sangat kami butuhkan untuk kebutuhan anak-anak didik kami karena alat sholat dan buku pelajaran mereka turut tersapu banjir” Ucap Ustad Azang Pimpinan Ponpes Salafiyah Daarut Tauhid.

Masih kata dia, sejauh ini yang sangat dibutuhkan mendesak adalah Turap Penahan Tanah (TPT) yang harus ditinggikan agar air tidak melewati wilayah ponpes , selain itu juga sangat membutuhkan Kobong (tempat tidur anak santri) yang saat ini sangat memprihatinkan karena mereka tidur dalam kondisi berdesakan dengan ruangan yang kecil.

” Total jumlah siswa kami ada 80 an dari usia 6 sd 18 tahun , ada yang mondok di ponpes ada yang pulang ke rumahnya , mayoritas dari mereka adalah anak yatim, piatu, dhuafa yang memang ingin menuntut ilmu namun minim biaya, maka kami asuh mereka disini tanpa biaya apapun kecuali yang PAUD karena memakai guru dari luar,” jelasnya.

Lanjutnya, dia sangat senang dan penuh harap sekali saat kunjungan BTJ yang pertama kesini bersama dengan pak Camat Rusliandy yang saat itu pak camat mengatakan janji akan membantu membangun TPT agar tak kebanjiran lagi , namun sampai dipindah tugaskan, ponpesnya sama sekali tak mendapatkan perhatian.

” Yayasan kami sudah terdaftar secara legal namun sangat sulit sekali mendapatkan perhatian padahal jika ditanya oleh masyarakat sekitar sini ponpes ini langganan kena banjir air luapan sungai , yang lebih membuat kami sedih seringnya kami mendapat musibah kebanjiran dan butuh bantuan seperti buku dan alat sholat justru tidak ada respon baik dari desa maupun kecamatan,” keluhnya lirih.

Dirinya berharap ada orang baik yang bersedia untuk membantu membangun TPT di sekitar ponpesnya, serta membuatkan kobong agar tidak lagi terendam air dan anak – anak santri bisa tidur dengan layak tanpa harus berdesakan.

Senada , disampaikan Sudadi ketua BTJ, jika ini ke-2 kalinya BTJ mengantarkan bantuan donasi dan dengan keluhan yang sama yaitu terendam banjir, dirinya sangat miris karena janji Camat Rusliandy yang saat kunjungan pertama menjanjikan akan membangunkan TPT dianggaran 2020 ternyata tidak ditepati. Padahal sudah berjanji langsung saat hadir di acara santunan pertama dihadapan rekan – rekan BTJ dan anak santri dimana akan mengajukan dan dipastikan dibangun di tahun 2020.

” Saya sangat terkejut, saya pikir pembangunan TPT yang belum usai ini dilakukan pemerintah, ternyata mengandalkan dari anggaran swadaya orang tua siswa, padahal saat itu pak camat janji dan memastikan akan dibangun di anggaran 2020,” katanya.

Masih kata dia, hal lain yang membuat geleng-geleng kepala adalah Rumpin itu terkenal dengan tambang pasir dan batu yang memiliki banyak pangkalan apalagi di sekitar ponpes banyak pangkalan batu dan pasir , masa tidak ada yang terenyuh dengan kondisi ponpes yang seperti ini.

” Okelah jika pemilik pangkalan pasir dan batu tidak memperhatikan, harusnya Pemdes Sukasari jangan cuek apalagi saat kami memberikan bantuan ini kejadian banjir sudah Minggu lalu , padahal yang dibutuhkan ponpes hanya alat sholat dan buku tulis tapi kok tutup mata,” cetusnya.

Dirinya meminta Pemerintah jangan tutup mata dalam persoalan ini apalagi Ponpes Daarut Tauhid ini menampung anak-anak yatim piatu dan dhuafa harusnya menjadi prioritas dan tidak diam saja membiarkan santri tidak bisa tidur nyenyak saat hujan.

“Dimana hati nuraninya, padahal saat kepemimpinan Bupati Rahmat Yasin pernah mencetuskan jika ponpes ini harus diprioritaskan karena rawan bencana , tapi kok sampai sekarang justru malah diabaikan.”

” Oleh karena itu kami BTJ organisasi wartawan yang berasal dari ujungnya Kabupaten Bogor akan membuka donasi terbuka untuk pembangunan TPT dan Kobong (tempat tidur santri ) Ponpes Daarut Tauhid, jika mata pemerintah tertutup. Semoga masih banyak mata lain yang terbuka untuk peduli akan ponpes yang mengasuh adik-adik yatim dan piatu ini ” pungkas Sudadi.

Sekedar diketahui, Minggu lalu ponpes tersebut di terjang air bah yang menghanyutkan semua peralatan sholat dan buku pelajaran.Bahkan 30 menit setelah acara penerimaan donasi dari BTJ , ponpes tersebut kembali di serang air bah. Innalillahi.

** Nay Nur’ain

Beredar Surat Pernyataan Ryan Luruskan Persoalan dengan Habib Bahar

0

Gunung Sindur | Jurnal Inspirasi

Beredar sebuah surat pernyataan di atas materai yang ditulis Riyan Jombang yang ditulis pada 19 Agustus 2021.

Dalam isi pernyataan itu Very Idham Heryansyah alias Riyan Jombang terpidana hukuman mati menyatakan beberapa poin diantaranya;

  1. 1. sangat tidak benar kalau Habib Bahar meminjam uang senilai 10 juta kepadanya dan tidak meminjam sama sekali

2.permasalahan ini telah diselesaikan Secara damai (kekeluargaan) dan diketahui oleh pihak Lapas.

3.Fakta yang sebenernya saya khilaf dan mengambil uang Habib Bahar hingga memicu permasalahan ini

  1. Dalam hal ini Ryan mengatakan, “Saya mengakui bahwa yang bersalah lebih dulu memulai permasalahan ini. Saya dan Habib Bahar telah saling memaafkan dan sepakat kedepannya tidak ada buntut dalam hal apapun baik jalan hukum maupun yang lainnya.”

Sementara saat dikonfirmasi Kalapas Khusus Kelas II A Gunung Sindur tidak mengiyakan atau membenarkan surat pernyataan itu, namun menurutnya perselisihan antara Habib Bahar Bin Smit dengan Very dham Heryansyah sudah selesai dan mereka berdua sudah berdamai.

“Kalau surat itu intern kita, yang jelas kasus ini sudah selesai dan mereka sudah berdamai dan mereka ingin damai,” katanya.

Sementara itu Kuasa Hukum Habib Bahar Bin Smit M Ichwan Tuancotta mengatakan terkait surat pernyataan itu pihaknya akan mengkonfirmasi ke pihak Lapas Gunung Sindur.

“Saya akan mencoba mengkonfirmasi dan melihat fisiknya surat itu isinya seperti apa,” katanya.

Sementara itu terkait adanya laporan kliennya Ke Bareskrim oleh pihak Pengacara Riyan Jombang, M Ichwan Tuancotta belum mendapatkan informasi dan rilisnya.

“Emang ada ya setahu saya belum ada, kalau pun itu terjadi kita akan melakukan upaya hukum pastinya, tapi kita berharap kasus ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan dan kan sebenernya mereka berdua sudah berdamai bahkan disaksikan oleh pihak Lapas,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Anak Berkebutuhan Khusus Divaksin Covid

0

Gunung Sindur | Jurnal Inspirasi

Ratusan anak berkebutuhan khusus telah menjalani vaksinasi Covid-19 di Yayasan Bhakti Luhur Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jumat 20 Agustus 2021.

Kegiatan vaksinasi terhadap anak yang berkebutuhan khusus itu dilakukan untuk meningkatkan herd immunity terhadap mereka, vaksinasi itu juga dilakukan secara jemput bola oleh tim vaksinator dan relawan dari RSAU dr Esnawan Antariksa Lanud Halim Jakarta.

Relawan vaksinasi anak berkebutuhan khusus, Imas Sihombing mengatakan kegiatan itu juga dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19 di tanah air.

Dari itu relawan bersama RSAU dr. Esnawan Antariksa melaksanakan Vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak Disabilitas bertempat di Yayasan Disabilitas Bhakti Luhur, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor Bogor.

“Vaksin visit bagi penyandang disabilitas ini pertama kali dilakukan dan merupakan rangkaian kegiatan Hari Bhakti Ke-74 TNI AU. Vaksinasi covid-19 Tahap I dilaksanakan pada 23 Juli 2021 dan tahap 2 dilaksanakan pada 20 Agustus 2021, dengan jumlah penerima vaksin covid-19 sekitar 200 orang,” ujar Imas Sihombing dan Adhe Dewanti kepada wartawan.

Masih kata Imas, adanya berbagai keterbatasan terutama kondisi anak-anak disabilitas, dan juga keterbatasan yayasan, baik tenaga ataupun materil, maka relawan tergerak untuk mengupayakan dapat dilakukannya kegiatan vaksin covid-19 bagi anak-anak disabilitas, yang bertempat di Yayasan Bhakti Luhur (vaksinasi visit).

“Kemudian kami mencoba mengajukan proposal ke pihak TNI AU dan kemudian melalui Sekretaris RSAU Dr. Esnawan, Dr. Wayan Sumadyasa, SpOG. Disampaikan bahwa proposal kami disetujui dan disupport oleh Karumkit RSAU dr. Esnawan Antariksa, Dr. Mukti Arja Berlian. Hanya butuh 2 hari saja dari sejak proposal vaksin visit disetujui, kegiatan vaksin Covid-19 Tahap I pun langsung dilakukan, bertempat di Yayasan Bhakti Luhur Parung Bogor pada 20 Juli 2021. Dan ini merupakan kegiatan pertama kali dilakukannya vaksin visit di Yayasan Disabilitas oleh tim RSAU dr. Esnawan Antariksa,” tambahnya.

Pimpinan Yayasan Bhakti Luhur Suster Sisilia menjelaskan latar belakang terselenggara vaksin visit di Yayasan Bhakti Luhur, Yayasan Disabilitas Bhakti Luhur adalah sebuah yayasan yang menampung ratusan anak-anak disabilitas seperti Tunanetra dan Low Vision, Tunarungu dan Tunawicara, Tunagrahita, Tunadaksa, Tunalaras, Tunaganda, Epilepsi, Cerebral Palsy, Gangguan Jiwa dan Hydrocephalus.

Dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan yang sudah menginisiasi kegiatan vaksinasi dan terima kasih kepada pihak TNI AU.

“Sebagai upaya preventif agar penghuni yayasan terutama para penyandang disabilitas terhindar dari virus covid-19, sejak Maret tahun 2020 (sudah kurang lebih 1.5 tahun), saya selaku pimpinan yayasan memberlakukan pembatasan aktivitas keluar dan juga bertemu dengan pihak luar seperti anak-anak tidak boleh memiliki kegiatan yang mengharuskan mereka meninggalkan yayasan, selain itu membatasi tamu yang berkunjung ke yayasan) serta membiasakan seluruh penghuni yayasan melakukan prokes yang ketat. Akan tetapi itu saja belum cukup, pertahanan tubuh masih perlu ditambah dengan dilakukannya vaksinasi covid-19,” jelasnya.

** Cepi Kurniawan

SMM Hadir di Sejumlah Kota Dukung Peningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sekolah Murid Merdeka (SMM) meluncurkan beberapa pusat aktivitas (Hub) di kota-kota besar sebagai bagian dari rencana SMM untuk membuka puluhan sentra di kota lainnya, sehingga para siswa bisa benar-benar merasakan pengalaman sistem belajar campuran atau blended learning.

Kepala Sekolah Murid Merdeka Laksmi Mayesti mengatakan, SMM Hub hadir sebagai kelas luar jaringan (offline) untuk melengkapi pengalaman murid saat belajar dengan para guru dan teman-temannya.

“Yakni dengan memberikan ruang untuk belajar secara langsung bersama fasilitator pendamping dan teman sekolah,” kata Laksmi dalam siaran persnya, Sabtu (21/8/2021).

Laksmi melanjutkan, kelas offline di SMM Hub dilengkapi bahan ajar dan alat peraga atau praktikum yang lengkap, sehingga para siswa mendapatkan pengalaman belajar tatap muka yang lebih optimal.

Sebagai lembaga pendidikan inovatif yang berfokus pada metode belajar blended learning, kata Laksmi, Sekolah Murid Merdeka memiliki tujuan untuk memajukan pendidikan Indonesia melalui sistem belajar campuran.

“Anak mempunyai kesempatan untuk mengeksplorasi belajar daring secara luas sesuai minatnya, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kebutuhan dan keterampilan sosial lewat pertemuan luring dengan guru dan teman,” ujar Laksmi.

Laksmi melanjutkan, SMM memilih untuk memadukan pembelajaran daring dan luring agar menjadi landasan sekolah di masa depan. Menurutnya perkembangan teknologi yang sangat pesat akan membuat anak semakin banyak berinteraksi dengan aktivitas online yang cukup beragam.

Namun di sisi lain, pertemuan tatap muka secara langsung dengan guru dan teman-temannya akan tetap menjadi kebutuhan pokok anak. “Untuk menyeimbangkan kebutuhan sosialnya dan kognitifnya,” jelas Laksmi.

Adapun saat ini SMM Hub telah hadir di delapan kota yakni Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok, Bekasi, Bogor, Semarang, Bandung, dan Surabaya. Sementara itu, di Jawa Tengah, tepatnya kota Kudus, SMM Hub juga telah hadir dan diresmikan pada Kamis 19 Agustus 2021 kemarin. Sementara itu, pelaksanaan belajar mengajar nantinya akan sesuai dengan standar protokol kesehatan. Terlebih semua guru sudah tervaksinasi.

“Targetnya SMM Hub akan dibuka di 80 kota di Indonesia pada akhir tahun 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan yang sesuai standar,” pungkas Laksmi.

Tentang Sekolah Murid Merdeka
Sekolah Murid Merdeka (SMM) adalah sekolah inovatif dengan sistem blended learning yang menggunakan metode pedagogi dan teknologi terkini untuk pembelajaran sejak usia dini hingga sekolah menengah.

SMM mengimplementasikan kurikulum nasional yang terstruktur, pemantauan (dan penilaian) capaian pembelajaran namun juga memberikan fleksibilitas belajar yang sesuai dengan kebutuhan, minat dan bakat dan jadwal yang sesuai untuk anak.

** Moch.Yusuf

Rumah Seduh Coffee & Kitchen Tempat Favorit Kalangan Muda Menikmati Kopi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rumah Seduh Coffee and Kitchen merupakan tempat untuk menikmati berbagai macam kopi pilihan serta menu makanan yang tersedia, banyak kalangan anak muda mengunjungi coffee shop sekedar menikmati rasa kopi mencicipi berbagai hidangan serta bercengkrama bersama teman, pasangan hingga anggota keluarga coffee shop ini berlokasi di Jalan Sancang No. 16 Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Banyak pebisnis kopi membuka gerai coffee shop nya di kawasan Kota Bogor salah satunya Rumah Seduh Coffee and Kitchen ini selalu ramai dikunjungi oleh muda mudi sekitaran Bogor, di akhir pekan banyak pengunjung yang mendatangi coffee shop karena menjadi tempat terfavorit bagi sebagian kalangan anak muda di Kota Bogor karena tempat dan suasana yang sejuk serta akses yang mudah.

Coffee shop ini terletak di pinggir jalan, namun selama pandemi Covid-19 serta adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) coffee shop ini hanya menampung 25% pengunjung setiap harinya serta menyediakan dan menerapkan protokol kesehatan tentunya seperti tempat cuci tangan dan memasang sticker Jaga Jarak di setiap meja untuk mengingatkan kepada para pengunjung Rumah Seduh Coffee and Kitchen untuk tetap selalu menjaga jarak dengan pengunjung lainnya.

“Jadi selama ppkm kapasitas dikurangi menjadi 25% serta bagi para pengunjung wajib menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, jika tidak ya tidak kita layani, sebelum masuk juga kita cek suhu dulu dan menganjurkan menggunakan handsanitizer yang sudah disediakan” ujar Yolla, Barista Rumah Seduh Coffee and Kitchen saat dimintai keterangan Jurnal Bogor, Sabtu (21/8).

Untuk menu best seller di coffee shop ini Kopi Susu Gula Aren dan Nastar Latte menu varian terbaru, sesuai dengan namanya Rumah Seduh Coffe and Kitchen disini juga menyediakan berbagai macam hidangan seperti Ayam Sambal Matah, Classic Pancake serta menu sharing seperti Meatlovers Pizza, harga yang di taksir kisaran Rp. 30.000 hingga Rp. 60.000 harga yang terjangkau untuk gerai yang berada di tengah Kota Bogor dengan suasana yang nyaman sambil menikmati makanan dan minuman serta memiliki fasilitas parkir yang cukup luas ditambah lokasi yang mudah diakses.

“Saya sudah beberapa kali kesini bersama teman, ya disini tempatnya nyaman dua lantai juga dan ada indoor dan outdoor nya apalagi didepan dibawah pohon jadi sejuk gitu, dan kopi dan makanannya nya juga enak – enak yaa untuk harga segini masih terjangkau lah di tempat senyaman ini apalagi di tengah Kota” Ujar Azhari, pengunjung Rumah Seduh Coffee and Kitchen, Sabtu (21/8).

Untuk para pengunjung yang ingin mengunjungi Rumah Seduh Coffe and Kitchen gerai kopi ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, karena para pengunjung dibatasi hanya 25% saja untuk kalian yang ingin memesan tidak perlu khawatir karena bisa memesan menggunakan layanan online dengan grabfood.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Seupan Taleus, Kuliner Legendaris yang Tetap Hits

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Bogor memang terkenal akan kuliner talasnya. Maka anda akan menemukan berbagai jenis olahan kuliner dengan bahan dasar talas. Salah satunya Seupan Taleus Ketan Wangi. Seupan itu sendiri yang artinya kukus, sehingga dinamakan Seupan Taleus atau talas yang dikukus.

Seupan Taleus ini proses pembuatannya diawali dengan pemotongan talas menjadi beberapa bagian, lalu diberikan garam dan kemudian dikukus.

Yang membedakan Seupan Taleus Ketan Wangi dengan lainnya yaitu ada pada jenis talasnya yang spesial dengan menggunakan talas jenis ketan wangi.

“Untuk talasnya kita beda sendiri, jenis talas kan macem-macem ya kalo seupan taleus ini pake jenis talasnya ketan wangi. Jadi beda sama seupan talas yang lain karena yang ini mah talasnya spesial lebih terasa dan tercium wangi talasnya.” ujar Irfan, penjual Seupan Taleus.

Untuk varian topingnya sendiri Seupan Taleus Ketan Wangi ini memiliki tiga varian yaitu original kelapa, kelapa gula merah, keju, dan varian spesial yaitu percampuran kelapa, gula merah, dan keju.

Seupan Taleus Ketan Wangi ini dapat anda temui setiap hari di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Dimana SuryaKencana ini merupakan kawasan kuliner yang cukup terkenal di Bogor, karena terdapat berbagai macam jajanan kuliner terlebih kuliner legendaris yang dapat anda temui.

Anda akan menemukannya di pinggir jalan karena Seupan Taleus ini hanya berjualan menggunakan gerobak. Meskipun begitu Seupan Taleus ini memiliki banyaknya pelanggan setia pecinta kuliner ini.

Kuliner yang satu ini juga merupakan salah satu kuliner legendaris khas Bogor karena sudah berjualan turun temurun dari generasi ke generasi.

Satu porsi Seupan Taleus Ketan Wangi ini hanya seharga Rp12.000, untuk yang varian keju Rp15.000, dan untuk yang spesial seharga Rp25.000.

** Edfyra Amelia-mg/UP

BPPSDMP-READSI Dukung Peningkatan Kapasitas SDM Pertanian dengan Hibah Peralatan IT

0

Tangerang | Jurnal Inspirasi

Setelah sukses dengan Pelatihan Sejuta petani dan penyuluh, BPPSDMP kembali menggarap Pelatihan Kewirausahaan Bagi DPM dan DPA. Persiapan dan pematangan dilakukan melalui Koordinasi Teknis di Hotel Santika BSD City, Serpong, Banten, Jumat (20/8/21).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi dalam acara pembukaan mengatakan Untuk mewujudkan ketahanan pangan, dibutuhkan SDM Pertanian yang handal dan profesional. Peningkatan SDM Pertanian bukanlah pekerjaan mudah.

Sebab, tantangan yang dihadapi sangat kompleks, antara lain kompetensi dan kemampuan SDM yang harus ditingkatkan, terutama membuat agar generasi muda selalu cinta pertanian. Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh bukti bahwa respon masyarakat sangat tinggi, untuk itu pelatihan kewirausahaan ini sangat penting untuk meningkatkan mutu para petani.

Menyadari bahwa pelatihan memegang peranan penting dalam upaya peningkatan kapasitas SDM Pertanian. Dalam rangka mendukung pelaksanaan pelatihan terutama dalam hal kualitas dan kuantitas pelaksanaan pelatihan, Program Rural Empowerment dan Agicultural Development Scaling Up Initiative (READSI) ikut berperan serta aktif melalui peningkatan kapasitas widyaiswara dan tenaga kediklatan lainnya serta memberikan dukungan sarana pelatihan UPT Pelatihan Pertanian Pusat sebagai lembaga resmi pemerintah yang memfasilitasi pelaksanaan pelatihan pertanian.

Dimasa pandemi Covid-19, pelaksanaan pelatihan dalam upaya peningkatan kapasitas SDM
Pertanian tidak boleh terhenti oleh karenanya Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP telah melakukan digitalisasi pelaksanaan pelatihan melalui pelatihan online baik dengan metode e-Learning maupun Blended Learning.

Dalam pelaksanaan pelatihan berbasis digital,
penyeleggara pelatihan memerlukan perangkat IT yang memadai untuk dapat menyelenggarakan
pelatihan yang berkualitas. Oleh karenanya, Program READSI memberikan dukungan IT bagi UPT
Pelatihan Pertanian Pusat sehingga dapat menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani dan insan pertanian lainnya.

Dalam kegiatan ini Kepala Badan PPSDMP yang didampingi Sekretaris Badan PPSDMP DR. Ir. Siti Munifah, M.Si, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian DR. Ir. Leli Nuryati, M.Si. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, menyerahkan Sarana IT mendukung pelatihan online di seluruh UPT Pelatihan Pertanian dengan anggaran yang bersumber dari Program READSI.

Termasuk salah satu UPT Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu menerima bantuan berupa; 1) Samsung Televisi QLED 75 Inch, 2) Logitech Logitech Group, 3) Logotech Expansion Mic For Group, 4) Primatech A15P750UW active Multi speaker, 5) Primatech WCS 4OU Wireless Microphone, 6) Brite Kabel HDMI, 7) Libec Tripod Libec Type 650EX, 8) PC All in one HP All-in-One Proone 400 G6333VSPA, 9) Sony A7 III (Bodi+Lensa Zoom 28-70MM), 10) Primatech Zed24 Audio Mixer 11) Braket TV.

** T2S /BBPP Batu