25.7 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1110

Giliran Desa Rancabungur Launching Samisade

0

Rancabungur | Jurnal Inspirasi

Setelah sejumlah desa melakukan Launching Samisdae, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor juga melaunching anggaran Satu Miliar Satu Desa (Samisade) di Kampung Warung Nangka RT 04/08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Rabu (25/8). Launching Samisade tersebut dilakukan secara langsung Camat Rancabungur, Ishaq Mairu.

“Program Samisade ini merupakan realisasi dari janji Ibu Bupati Bogor untuk membantu pembangunan infrastruktur di desa. Program ini juga sudah disetujui oleh DPRD Kabupaten Bogor, dan hari ini Desa Rancabungur, tadi kita langsung mengecek ke lapangan titik yang akan dibangun. Saya berharap dengan pembangunan jalan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Ishaq.

Ishaq Mairu juga memberikan arahan dan imbauan, agar semua Pemdes yang telah menerima anggaran dana program Samisade agar dalam melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertanggungjawab, transparan dan sungguh – sungguh.

“Jangan main – main dengan anggaran dana Samisade ini. Karena ini salah satu program Ibu Bupati Bogor untuk membantu masyarakat dengan padat karya dan untuk meningkatkan akses roda perekonomian warga,” tegasnya.

Kepala Desa Rancabungur Sumantri mengatakan, program samisade di Desa Rancabungur digunakan untuk pembangunan jalan lingkungan yang bisa menghubungkan ke Desa Mekarsari dan kecamatan, serta pembangunan TPT di Kampung Warung Nangka sehingga jalan dilakukan betonisasi dan TPT .1.600m x 3m x 0,15m dan TPT 2.85 m x1m x(30/45) m dengan anggaran tahap pertama sebesar Rp413,640,000.

Dia berharap pembangunan jalan ini yang dikerjakan padat karya bisa bermanfaat untuk memperlancar laju perekonomian warga.

“Bismillah pertama-tama saya ucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Bupati Bogor Ade Yasin yang sudah memberikan anggaran Samisade ini. Semoga anggaran yang diberikan bermanfaat untuk masyarakat. Harapan saya jalan yang akan dibangun ini juga menjadi titik kemajuan perekonomian warga Desa Rancabungur,” pungkasnya.

** Aga Alamanda

Bukit Stevia di Gunung Leutik Bogor Suguhkan Keasrian Alam

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Bukit Stevia yang berada di Gunung Leutik tepatnya di kampung Cilongok, Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menjadi tempat destinasi wisata baru.

Nama Bukit Stevia sendiri diambil karena di daerah tersebut banyak tanaman yang bernama stevia dan selalu dijadikan minuman jamuan kepada tamu yang datang ke tempat tersebut, Desa Kiarasari membuat destinasi wisata untuk menydarkan bahwa lingkungan alam sekitar perlu dijaga dan dirawat, selain itu alam yang menjadi kebanggaan suatu masyakarat Desa Kiarasari untuk memulihkan perekonomian masyarakat sekitar akibat dampak pandemi Covid-19.

Sebelumnya warga setempat membuka akses jalan menuju tempat wisata dengan bergotong royong membersihkan serta menghias lingkungan sekitar dengan tanaman – tanaman yang asri dan membangun beberapa tempat untuk jadi tempat wisata. beberapa tempat yang disediakan di desa tersebut seperti Sanggar Nitis Budaya untuk memperkenalkan dan mempertahankan kelestarian budaya yang ada di desa, lalu beberapa fasilitas lainnya seperti hiburan kesenian tradisional, kerajinan tangan, dan makanan tradisional khas Desa Kiarasari.

Terdapat saung – saung untuk beristirahat sambil mencoba hidangan tradisional Desa Kiarasari serta spot untuk berfoto dengan pemandangan alam yang asri membuat hasil yang sangat indah, udara sejuk membuat pengunjung merasakan kesegaran alam setelah beberapa pekan menjalani aktivitas sehari – hari.

Desa Kiarasari selalu menadaptkan penghargaan dari pemerintah setempat yaitu penghargaan Kampung Ramah Lingkungan, dengan adanya destinasi wisata ini diharapkan masyarakat dan para pengunjung tetap selalu menjaga kebersihan, saling menjaga kelestarian alam dan budaya serta kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan tak luput untuk memperhatikan etika tatakrama jika berkunjung ke suatu daerah untuk saling menghargai.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Berburu Kuliner dan Spot Foto di Surya Kencana Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Jalan Surya Kencana Bogor merupakan tempat yang tersohor akan wisata kulinernya. Bahkan anda akan menemukan banyak sekali jajanan kuliner klasik dan masa kini.

Di setiap sisi jalan Surya Kencana ini dipenuhi berbagai kuliner yang akan membuat anda kebingungan untuk mencicipinya mulai darimana. Karena tersedia kuliner yang unik dan menarik yang merupakan makanan khas dari Kota Bogor.

Jalan Surya Kencana ini terdapat di seberang Kebun Raya Bogor, dimana saat memasuki kawasan ini anda akan disambut dengan gapura besar bernuansa etnis Tionghoa yang disebut Lawang Surya Kencana.

Salah satu yang terkenal di jalan Surya Kencana ini yaitu Gang Aut, sebuah gang yang menjadi spot wisata kuliner seperti laksa, soto kuning, lumpia basah, es pala, bakso kikil, combro, asinan jagung bakar, dan sebagainya.

Walaupun para pedagangnya hanya berjualan dengan gerobak dan di pinggir jalan, tidak menurunkan semangat para pemburu kuliner untuk mencicipi setiap jajanan yang ada di Surya Kencana.

Selain tempat untuk berburu wisata kuliner, di sepanjang jalan Surya Kencana juga terdapat toko-toko kebutuhan pokok, toko elektronik, toko mainan dan pakaian yang sudah ada sejak dahulu kala.

Serta bangunan dan rumah yang bernuansa Tionghoa menjadi ciri khas pula dari jalan Surya Kencana. Dengan begitu hal ini menjadi daya tarik masyarakat untuk sekedar menyelusuri dan menikmati sepanjang sisi jalan Surya Kencana.

Hal ini membuat banyaknya masyarakat terlebih anak-anak muda yang menjadikan Surya Kencana sebagai spot untuk hunting foto, dengan latar rumah dan bangunan kuno yang terkesan klasik ini menghasilkan gambar yang ciamik untuk dibagikan ke jejaring media sosial.

Bahkan saat ini gang-gang di daerah tersebut ditata menjadi indah dan unik, sehingga menjadi spot foto favorit bagi anak muda untuk sekedar mengabadikan momen ketika singgah ke jalan Surya Kencana Bogor.

“keren, selain sambil kulineran bisa sekalian hunting foto-foto, karena cakep banget spot foto di depan bangunannya gini jadi kaya estetik gitu,” ujar Indah, salah satu pengunjung Surya Kencana.

** Edfyra Amelia-mg/UP

Masyarakat Diingatkan Agar Tetap Setia dan Amalkan 4 Pilar MPR RI

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Wakil Ketua Komisi I DPRI RI yang juga Anggota MPR RI dari Fraksi Demokrat H. Anton Sukartono Suratto, mengingatkan masyarakat agar tetap setia dan mengamalkan 4 Pilar MPR RI yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia Bentuk Negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Empat pilar ini harus kita pahami dan kita amalkan dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara,” ujar Anton disela sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang dihadiri sejumlah simpatisan dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Gunung Putri, Rabu (2/6) acara tersebut berlangsung di Lapangan Indoor Demokrat Sport Center.

Pada kesempatan itu, Anton juga meminta para tokoh masyarakat dan tokoh agama agar ikut mensosialisasikan 4 pilar MPR RI ini kepada masyarakat hingga ke akar rumput, terutama juga kepada generasi milenial saat ini agar terjadi kesepahaman soal komitmen kebangsaan yang diwariskan leluhur dan tokoh bangsa di masa lalu.

“Ada banyak ideologi negara, dan kita telah menyepakati Pancasila sebagai dasar dan ideologi kita,” katanya.

Perdebatan, kata dia, tidak lagi mengarah kepada pergantian ideologi, tetapi bagaimana cara mengamalkannya sesuai konteks hari ini. “Jangan mempertentangkan ideologi lain atau juga agama dengan pilar kebangsaan yang sudah kita sepakati ini,” katanya.

Anton juga mengatakan, Pancasila bahkan mengakomodir kebebasan umat beragama untuk mempraktikan ritual atau kegiatan keagamaan sesuai dengan keyakinannya. Antar umat beragama, antara suku dan bangsa tidak boleh saling mengganggu.

“Bahkan dalam ranah sosial dan kehidupan bernegara kita harus saling membantu dan bergotong royong menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini,” imbuhnya.

** GP/rls

Anton: Pancasila Diterima Semua Pemuka Agama

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si menegaskan Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang keputusannya bersifat final.

Menurutnya, Pancasila telah diterima dan diakui oleh para pendiri bangsa termasuk pemuka agama. “Jadi tidak benar kalau ada yang menganggap, seolah olah agama Islam akan menjadi dasar negara Indonesia, meskipun mayoritas masyarakat beragama Islam,” kata pria yang akrab disapa Kang Anton, Jumat (21/5/2021).

Hal itu disampaikan Kang Anton saat membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR, di hadapan Tokoh Masyarakat Kecamatan Ciampea dan para tokoh pemuda Kecamatan Ciampea. Acara tersebut berlangsung di lapangan Indoor Demokrat Sport Center, Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor.

Menurut Kang Anton, sudah waktunya masyarakat Indonesia bijak dalam mencerna setiap informasi yang beredar. Terlebih mengingat banyaknya informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, termasuk informasi seputar spekulasi menjadikan Islam sebagai dasar dan ideologi berbangsa dan bernegara.

Pada kesempatan tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor itu mengajak agar para pemuda mau terus mengembangkan potensi dirinya masing-masing. Mulai dari kemauan untuk maju dan terus berkembang, kemauan memperluas jaringan dan pertemanan, hingga kemauan untuk berkuasa.

” Tingkatkanlah kapasitas dirimu untuk terus belajar. Gunakanlah kesempatan, sekecil apapun yang menghampirimu. Dan gunakanlah strategi yang tepat untuk mencapai cita-citamu. Bila semua itu dilakukan dengan baik, niscaya kalian akan menjadi orang-orang yang sukses di masa depan,” ujarnya.

Tidak ketinggalan, Kang Anton juga mengingatkan generasi muda untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan ikut dalam gerakan vaksinasi guna memutus rantai penularan Covid-19.

**GP/rls

Bupati Pantau Langsung Vaksinasi Remaja di BNN Lido

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Bupati Ade Yasin memantau langsung jalannya vaksinasi remaja yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia. Sasaran vaksinasi seluruhnya dari kalangan pelajar bertempat di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Cigombong, Selasa (24/8). “Alhamdulillah, hari ini saya dapat melihat langsung jalannya vaksinasi BNN,” ungkap Ade Yasin dalam siaran pers Diskominfo.

Vaksinasi ini bekerjasama dengan Pemkab Bogor, Polres Bogor, dan TNI, juga dibantu oleh para tenaga kesehatan dan tenaga administrasi. “Terima kasih semuanya yang sudah peduli terhadap program vaksinasi ini. Saya juga berterima kasih kepada adik-adik sekalian yang hari ini sudah sadar akan vaksinasi. Sadar pentingnya pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok, pentingnya percepatan usaha agar pandemi ini segera berakhir,” ungkap Ade.

Jadi, lanjut Ade, kalau kita tidak divaksin, tidak menerapkan Prokes tentunya akan lama pandemi ini, tetapi kalau kita mengikuti anjuran pemerintah, menerapkan Protokol Kesehatan dan mengikuti vaksinasi, Insyaallah semua bisa hidup normal kembali.

Ade menambahkan, Alhamdulillah juga dengan PPKM level 3 saat ini kita diperbolehkan belajar tatap muka walaupun baru 50%. Sudah dua tahun ini kita tidak bisa sekolah tatap muka, hanya melakukan daring di depan laptop, di rumah tidak bergaul dan tidak beraktivitas, pasti kangen dengan situasi sekolah, kantin, dan yang lainnya.

“Tetapi kita juga harus bersama-sama waspada, karena pandemi ini belum berakhir. Kita harus tetap menjaga Protokol Kesehatan yang ketat, jangan terlena oleh kelonggaran yang diberikan. Saya ingatkan kalau sudah ikut vaksinasi pertama jangan lupa vaksinasi kedua, nanti akan ada pemberitahuan dari aplikasi Peduli Lindungi untuk tanggal pelaksanaan vaksinasi keduanya, tambah Ade.

Selanjutnya Bupati Ade Yasin menerangkan, kalau seandainya pada tanggal tersebut belum ada vaksinasi massal, bisa datang langsung ke Puskesmas di Kabupaten Bogor. Vaksin ini harus dilakukan dua kali, karena kalau hanya satu kali percuma kekebalan tubuh tidak akan terbentuk.

** Nay Nur’ain/Diskominfo

Pemkab Bersinergi dengan Desa Tangani Stunting

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Wakil Bupati Iwan Setiawan memaparkan pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Bogor kepada Pemerintah Provinsi Jabar secara virtual di Ruang Rapat I Setda, Selasa (24/8), dalam rangka penilaian kinerja Kabupaten/Kota.

Wakil Bupati Bogor menerangkan bahwa pemerintahan dari tingkat Kabupaten Bogor hingga desa bersinergi dan berkolaborasi dalam melakukan penanganan stunting di Kabupaten Bogor agar lebih massif dan terintegrasi.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, sejak tahun 2019 ada 10 desa yang telah ditentukan sebagai lokasi khusus penanganan stunting di Kabupaten Bogor terintegrasi, tahun 2020 ditambah menjadi 34 desa, tahun 2021 bertambah menjadi 68 desa dan tahun 2022 menjadi 104 Desa.

Beberapa inovasi penanganan stunting telah dilakukan yakni, Formula Pekat yaitu kegiatan yang melibatkan para ulama untuk membina pasangan baru menikah dengan mengedukasi persalinan dan kehamilan.

“Kemudian Berisik yaitu kegiatan yang mendorong dan mengedukasi ibu hamil dan ibu menyusui agar memberikan ASI eksklusif selama 2 tahun. Kita juga lakukan Kader Asi Sahabat Ibu (KASIHI) yaitu kader yang mengedukasi ibu hamil dan menyusui, serta program Ngaji yakni kelas pintar gizi untuk ibu yang mempunyai balita stunting, balita gizi buruk, kurang gizi maupun ibu yang memiliki anak balita di PAUD,” jelasnya.

Menurut Iwan Setiawan menambahkan, sesuai rencana strategis Kementerian Kesehatan tahun 2019-2023 bahwa sasaran kegiatan pelayanan gizi yakni dengan meningkatkan pelayanan gizi masyarakat dengan menurunkan prevelensi pada anak balita menjadi 14% di tahun 2024. Di Kabupaten Bogor jumlah anak yang mengalami stunting pada tahun 2019 sebesar 19,08% dari 454.433 balita yang ditimbang. Pada tahun 2020 turun menjadi 12,79%. “Alhamdulilah tahun 2021 turun lagi menjadi 12,69%  ungkapnya.

Katanya melanjutkan bahwa, kebijakan pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Bogor telah dilaksanakan sejak tahun 2019 diantaranya.

“Komitmen penurunan stunting yang dituangkan dalam RPJMD, serta jadi bagian dari program Karsa Bogor Sehat dengan indikator Bogor Bebas Stunting (GOBEST),” tukasnya.

Selanjutnya, Kepala Bappedalitbang, Suryanto mengatakan, komitmen-komitmen yang telah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai upaya Pemkab Bogor dalam menyelesaikan permasalahan stunting serta mencegah dan menurunkan angka kasus stunting di Kabupaten Bogor.

“Konsep penanganan stunting dilakukan dengan 5 pilar, pilar pertama komitmen dan misi kepemimpinan, pilar kedua kampanye nasional dan perubahan perilaku, pilar ketiga konvergensi program pusat di tiap desa, pilar keempat ketahanan pangan dan gizi, serta pilar kelima pemantauan dan evaluasi,” imbuh Suryanto.

** Nay Nur’ain

Bupati Bantu Kelompok Tani Agar Tetap Produktif di Masa Pandemi

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Menjaga produktivitas petani di tengah pandemi, Bupati Ade Yasin memberikan bantuan berupa alat mesin pertanian dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk Kelompok Tani Kabupaten Bogor. Bantuan secara simbolis diserahkan di Taman Teknologi Pertanian, Cigombong, Selasa (24/8).

Selain itu, pada kegiatan yang sama terdapat juga panen cabai sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Bogor. Ade Yasin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor memfasilitasi bantuan yang sifatnya untuk kelompok, seperti alat-alat pertanian, traktor, bibit, pupuk dan lain-lain yang bisa dimanfaatkan oleh petaninya.

Ada juga yang kita berikan kultur jaringan untuk petani bunga. Ini demi meningkatkan semangat petani, ada yang disupport khusus. Saat ini lagi bagus cuacanya, tidak terlalu panas sehingga hasil panen lebih bagus.

“Pemerintah daerah mendorong pemulihan ekonomi di lima sektor, salah satunya adalah sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, industri dan pertanian adalah salah satu sektor pembangkit ekonomi. Bantuan tersebut diberikan demi menjaga produktivitas petani di tengah pandemi,” ujar Ade.

Sementara itu, lanjut Ade, panen cabai hari ini cukup baik, cabai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Bogor. Selain cabai, ada juga padi, ubi jalar, tanaman hias, talas, kopi, pala, cengkeh, bawang merah, dan nanas.

“Saat ini harga cabai kurang baik, mungkin karena kebutuhan akan cabai menurun. Dengan diberlakukannya PPKM darurat dan level 4, banyak restoran dan rumah makan yang terdampak, tentunya berimbas kepada kebutuhan bahan-bahan makanan termasuk cabai,” terang Ade.

Ade menambahkan, mungkin karena permintaan menurun otomatis harga menurun, jika permintaan naik otomatis harga juga naik. Alhamdulillah, PPKM  di Kabupaten Bogor sudah turun jadi level 3. Tentunya ada kelonggaran untuk usaha, mudah-mudahan harga-harga komoditas tadi kembali membaik termasuk cabai.

Selanjutnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Siti Nurianty menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan hari ini adalah meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman cabai di Kabupaten Bogor. Menyalurkan alat mesin pertanian kepada kelompok tani yang merupakan bantuan dari pemerintah Kabupaten Bogor, serta menjamin kerugian petani akibat kerusakan terong yang disebabkan oleh kekeringan, banjir dan serangan hama penyakit pada tanaman.

“Sedangkan sasarannya adalah meningkatnya produktivitas tanaman cabai seluas 59 hektar di Kabupaten Bogor, tersebar di enam kecamatan yaitu Cigombong, Cijeruk, Caringin, Pamijahan, Dramaga dan Sukamakmur,” terang Siti.

Siti memaparkan, untuk bantuan alat mesin pertanian diberikan kepada kelompok tani di 40 kecamatan sebanyak 153 unit, terdiri dari traktor, cultivator, pompa air, motor, concealer, monster chester, pemantik singkong, sealer, huller, polisher padi, power flasher, tedi power, alker, set alat barista, alat sortir manual padi, alat pengolahan keripik pisang, dan alat pengolahan galic.

“Selanjutnya diserahkan AUTP dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia dan PT. Jasindo seluas 20.000 hektar untuk 1.155 kelompok tani secara simbolis kepada, Kelompok Tani Setiawardi Desa Ciburayut Kecamatan Cigombong, Kelompok Tani Wanti Asih Desa Cibalung Kecamatan Cijeruk, Dan Kelompok Tani Lima Pelita Desa Cinagara Kecamatan Caringin,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk alat mesin pertanian diserahkan secara simbolis kepada Kelompok Tani Megasari Jaya Mandiri Desa Tugu Jaya Kecamatan Cigombong, Kelompok Tani Bunga Desa Sukaharja Kecamatan Cijeruk, Kelompok Tani Hegarmanah Desa Sukaresmi Kecamatan Tamansari, Kelompok Tani Mitra Srikandi Desa Ciasmara Kecamatan Pamijahan, Bina Sejahtera Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi, Dan Kelompok Tani Cikoneng Lestari Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan kepada Bupati Bogor beras organik produksi Kelompok Tani Bakti Jaya Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan.

** Dede Suhendar

Mulai Hari Ini, Pusat Perbelanjaan Botani Square Kembali Beroperasi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota Bogor telah mengizinkan pusat perbelanjaan atau mal di Kota Bogor beroperasi kembali mulai hari ini, tepatnya Selasa, 24 Agustus 2021. Pemerintah pusat sebelumnya memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 30 Agustus 2021 mendatang, namun beberapa wilayah termasuk Kota Bogor diturunkan statusnya dari level 4 menjadi level 3.

Sebelumnya pusat perbelanjaan di Kota Bogor berhenti beroperasi saat PPKM level 4 dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Namun kini, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bogor sudah mulai beroperasi kembali salah satunya pusat perbelanjaan Botani Square.

Pihak Botani Square menyampaikan informasi tersebut melalui laman resmi akun Instagram @botanisquaremall dengan memposting sebuah flyer yang berisikan informasi telah beroperasi kembali Mal Botani Square pada 24 Agustus 2021.

“Kabar gembira untuk Botani Lovers semua, Mall Botani Square akan kembali beroperasi untuk melayani kebutuhan kalian semua” tulis admin laman resmi akun Instagram @botanisquaremall Selasa, (24/8).

Botani Square beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB, selain itu sejumlah persyaratan bagi para pengunjung, karyawan dan tenant diwajibkan untuk mendownload aplikasi Pedulilindungi di Appstore dan Playstore serta telah menerima vaksinasi minimal satu kali.

Bagi para pengunjung dengan usia dibawah 12 dan diatas 70 tahun belum diizinkan untuk berkunjung kedalam pusat perbelanjaan.

Untuk mencegah penularan Covid-19 diharapkan bagi para pengunjung dan karyawan pusat perbelanjaan untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti menggunakan masker mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir serta menjaga jarak antar sesama dan menghindari kerumunan agar bagi para masyarakat yang berkunjung ke dalam pusat perbelanjaan menjadi aman dan nyaman.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Mal Jambu Dua Sudah Mulai Beroperasi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Mal dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor sudah mulai dibuka pada Selasa (24/8). Salah satunya Mal Jambu Dua yang sudah mulai beroperasi mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB. Para pengunjungnya diminta untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk menunjukan bukti telah melakukan minimal vaksin pertama.

“Iya betul ini udah buka semua, konter handphone, foodcourt, dan semuanya udah mulai beroperasi. Buka setiap hari jam 10.00 sampai jam 20.00. Masuknya pake aplikasi PeduliLindungi jadi harus yang udah divaksin dulu, minimal vaksin pertama,” ujar Endin, salah satu petugas Mal Jambu Dua, Selasa (24/8).

Pengunjung yang berusia di bawah 12 tahun dan 70 tahun tidak diizinkan untuk memasuki area Mal Jambu Dua. Jumlah kuota pengunjung yang diizinkan pun dibatasi sekitar 25% dari kuota normal.

Dilansir pada laman Instagram resmi Mal Jambu Dua, turut membagikan infomasi pembukaan mal tersebut.

“KAMI KEMBALI UNTUK ANDA. Hari ini Plaza Jambu Dua Kembali beroperasional mulai pukul 10.00 s/d 20.00 WIB, dengan Prokes yang ketat, jangan lupa siapkan aplikasi PeduliLindungi ya Sobat PJD. Selamat Datang Kembali di Plaza Jambu Dua,” tulis admin akun Instagram Plazajambuduaofficial, Selasa (24/8).

Sementara sejumlah mal di Kota Bogor juga sudah mulai beroperasi pada Selasa (24/8). Tetapi para pengunjung tetap harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

** Edfyra Amelia-mg/UP