30.4 C
Bogor
Friday, April 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 104

Axel Raih Juara One Day 9 Ball Billiard Tournament

0

jurnalinspirasi.co.id – Pebiliar muda Kota Bogor Axel meraih juara pada One Day 9 Ball Billiard Tournament yang digelar Seven Skies Billiard di Mall Season City Jakarta Barat, Minggu (12/10/2025).

Axel Family yang diperkuat oleh Koh Emil, Michelle, Alexis dan Axel tampil meyakinkan. Namun Koh Emil dan Michelle harus terhenti di perdelapan final, sedangkan Alexis harus puas di podium 4. Berbeda dengan si kecil Axel, mampu melenggang dengan mulusnya sampai ke final.

Menariknya, di final Axel bertemu dengan pebiliar handal dan terbukti dia mampu mengejar ketertinggalan 0 – 2 bahkan mampu unggul dengan skor 4-3.

Di babak berikutnya Axel bangkit dengan permainan yang sangat memukau. Dengan tampil safety ball mampu mengejar ketertinggalannya dengan skor 4-4.

Pada babak penentuan Axel mampu keluar dari permainan yang coba digiring oleh lawan untuk mengalahkannya, begitu ada kesempatan dengan bola yang masih tersisa 7 bola, Axel langsung melibasnya hingga skor akhir 5-4 untuk kemenangan Axel.

(budi)

ROAD TO SALAK ECO TRAIL RUN 2025: Berlari dan Menanam Pohon Bersama Petani

0

jurnalinspiasi.co.id – Road to Salak Eco Trail Run 2025 (SETR) sukses diselenggarakan pada tanggal 04 Oktober 2025. Road to SETR ini merupakan rangkaian kegiatan event perlombaan lari trail yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 November 2025 di kawasan wisata alam Kabut Pinus – Bumi Perkemahan Sukamantri, Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Kabupaten Bogor. Event ini diselenggarakan oleh panitia dari Yayasan Puter Indonesia dalam program Javan Hawk Eagle Trail (JHET).

Road to SETR 2025 mengusung tema “Fun Trail Run & Tree Planting” dimana dalam kegiatan ini peserta selain mengikuti kegiatan lari fun trail, juga diajak untuk menanam di kebun garapan petani dari Kelompok Tani Ketan Mas.

Sebanyak 36 pelari dari berbagai komunitas trail run Jabodetabek ikut ambil bagian dalam lintasan sepanjang 7 kilometer dengan total elevasi sekitar 650 mdpl. Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan, peserta dan panitia melakukan penanaman 220 bibit pohon jenis MPTS (Multi Purpose Tree Species), terdiri dari cengkeh, durian, dan alpukat. Penanaman dilakukan di sepanjang jalur trail dan lahan garapan Kelompok Tani Ketan Mas yang merupakan mitra lokal dalam kegiatan ini.

“Hal ini merupakan dari perwujudan dalam kampanye pelestarian alam, khususnya habitat Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) dengan kegiatan menanam pohon” kata Asep Mulyana selaku Event Director SETR 2025.

Lebih lanjut dia sampaikan bahwa elang jawa merupakan top predator, keberadaannya ini merupakan sebagai indikator ekosistem yang sehat. Sehingga dengan penanaman di area habitat elang jawa, selain bisa menjaga keberadaan satwa endemik jawa tersebut, ke depan kami berharap akan memulihkan ekosistem hutan hujan tropis di zona penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Kolaborasi komunitas lari dengan petani

Selain komunitas pelari, kegiatan ini juga melibatkan petani dari Kelompok Tani Ketan Mas di Kampung Tapos, Desa Sukaharja. Sebanyak 70 bibit ditanam langsung di lokasi jalur trail, sementara sisanya dibagikan ke anggota kelompok tani untuk ditanam di lahan garapan masing-masing.

Total pohon yang telah ditanam sejak tahun sebelumnya mencapai 404 pohon. Beberapa komunitas yang ikut berpartisipasi antara lain: Javan Hawk Eagle Trail, Gogoleran, Sobat Tektok, Tiba-tiba Trail, Compnet, El Macho, Bogor Hash House, Benerun, GAIA, SUPERINDO, Chipus Runner, Lari Ngaprak, serta Kelompok Tani Ketan Mas.

Kesan Peserta Road to SETR 2025

Lintasan lari memberikan pengalaman yang menantang dan menyenangkan, dengan udara segar serta panorama hutan hujan tropis yang masih alami. Kegiatan yang memadukan lari lintas alam dan penanaman pohon ini dinilai memberikan nilai tambah bagi para penggiat olahraga outdoor. Peserta menilai, inisiatif ini menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian alam, sehingga keindahan dan kesegaran lingkungan dapat terus dinikmati, tidak hanya saat ini tetapi juga oleh generasi mendatang.

Peserta juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga, karena mereka dapat berinteraksi langsung dengan para petani melalui aktivitas penanaman pohon. Mereka juga menyampaikan antusiasme untuk kembali berkunjung di masa mendatang guna melihat pertumbuhan pohon yang telah mereka tanam.

Mari menjadi bagian dari gerakan pelestarian alam sambil menikmati keindahan hutan tropis Taman Nasional Gunung Halimun Salak!

Ayo daftarkan diri Anda dan komunitas lari Anda dalam Salak Eco Trail Run 2025 yang akan digelar pada 16 November 2025. #EgotoEco

Link Pendaftaran: https://bit.ly/RegistSETR2025 . (Wawan Hermawanto)

Bogor Siliwangi Run 10K Sukses Gaungkan Semangat Kebersamaan, Dan Disambut Antusias Tinggi Oleh Masyarakat

0

Jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Pemerintah Kabupaten mengikuti kegiatan Bogor 10K Siliwangi Run, yang digelar pada Minggu pagi (12/10), start dan finis di Stadion Pakansari, Cibinong.

Sebanyak 1.500 peserat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam venet tersebut.

Rute lari dimulai dari Stadion Pakansari, melewati SPBU Tegar Beriman, lampu merah PDAM, Lawang Qory, dan kembali finis di Stadion Pakansari. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta dari berbagai wilayah, termasuk unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, komunitas lari, hingga masyarakat umum.

Bupati Bogor bersama jajaran Forkopimda tampak antusias mengikuti kegiatan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.

Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol. Henggar Tri Wahono mengungkapkan bahwa kegiatan Bogor 10K Siliwangi memiliki nilai historis bagi masyarakat Bogor.

Kegiatan lari 10K Siliwangi ini pernah rutin diselenggarakan di Kabupaten Bogor sejak tahun 1981 hingga 1996 sebanyak 16 kali, dan terakhir dilaksanakan pada tahun 2011. 

“Setelah vakum lebih dari 15 tahun, akhirnya pada tahun 2025 ini dapat digelar kembali. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujarnya. Dikutip dari laman resmi diskominfo kab. Bogor.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Bogor 10K Siliwangi sebagai agenda rutin setiap tahun, sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat, sekaligus wadah pembinaan jasmani dan silaturahmi bagi semua,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat solidaritas, kebersamaan, dan semangat juang dalam memperingati HUT ke-80 TNI, sekaligus memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai daerah yang aktif, sehat, dan penuh semangat kebersamaan.

Kemudian, salah satu peserta, Sheila Vista, mengaku sangat antusias mengikuti ajang Bogor Siliwangi Run 10K yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia.

Menurut Sheila, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan menyenangkan.

Menurutnya, pelayanan selama kegiatan sangat memuaskan. Kesan-kesannya mantap banget, rutenya mantap, marshalnya oke, panitianya juga oke, makanannya juga oke. Semoga ke depannya Kabupaten Bogor, Kodim, dan Kormi bisa mengadakan lagi kegiatan seperti ini

“Semuanya oke sih, minumannya cukup, water station-nya banyak, fotografernya juga banyak itu yang bikin tambah semangat,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan ini yakni, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, dan Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Bogor. (*) DR

Desa Sukaresmi Tingkatkan Jalan Lingkungan Lewat Dana Desa Tahap II

0

Jurnal Inspirasi – Pemerintah Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, melaksanakan peningkatan infrastruktur jalan lingkungan melalui kegiatan pengaspalan di dua wilayah, yakni Kampung Cipadung RT 02/02 dan Kampung Sukamulya RT 05/08.

Kepala Desa Sukaresmi Lulu Rukmana mengatakan, pembangunan ini menggunakan Dana Desa (DD) tahap II tahun 2025. Adapun volume pekerjaan meliputi jalan sepanjang 396 meter di Kampung Sukamulya dan 142 meter di Kampung Cipadung, dengan jenis perkerasan hotmix.

“Dengan adanya peningkatan jalan ini, diharapkan mobilitas warga Sukaresmi semakin lancar, baik untuk anak sekolah maupun masyarakat yang bekerja,” ujar Lulu, Senin (13/10/25).

Sementara itu, Hasan, salah satu warga Kampung Cipadung, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa atas realisasi pembangunan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah memperbaiki jalan lingkungan ini. Sekarang akses warga jadi lebih mudah dan nyaman,” katanya.

Kasie Pemerintahan Kecamatan Tamansari, Dede Fauzi, mengapresiasi langkah pemerintah desa dalam memanfaatkan Dana Desa sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah kecamatan mendorong seluruh desa agar penggunaan Dana Desa benar-benar memberikan manfaat langsung bagi warga, salah satunya dengan peningkatan infrastruktur jalan lingkungan,” ujarnya. Yudi

Minim Penerangan di Jalan Buniaga Tamansari, Warga Khawatir Rawan Kejahatan

0

Jurnal Inspirasi – Kondisi penerangan di Jalan Buniaga, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga. Pasalnya, lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas jalan tersebut sudah tidak berfungsi selama berbulan-bulan.

Minimnya penerangan membuat kawasan itu gelap pada malam hari dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua serta pejalan kaki. Warga juga khawatir kondisi ini dapat memicu tindak kejahatan di malam hari.

Salah satu warga, Afid, mengungkapkan bahwa lampu PJU di wilayah itu sudah mati sejak sekitar lima bulan terakhir.

“Sudah sekitar lima bulan lampu penerangan jalan ini tidak berfungsi. Kami berharap instansi terkait segera memperbaikinya, mengingat jalan ini rawan kejahatan dan dapat membahayakan pengguna jalan,” ujarnya, Senin (13/10/25).

Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut agar kenyamanan dan keamanan masyarakat dapat terjaga. Yudi

Mahasiswa Unpam dan HMR Pengabdian Masyarakat Buat Konten Kreatif Digital

0

jurnalinspirasi.co.id – Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) bersama Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Cepak Randu, Desa Rabal, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tema “Pemberdayaan Remaja Desa Melalui Pelatihan Konten Kreatif Digital.”

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam pada 11–12 Oktober 2025 ini untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada para remaja desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital, khususnya dalam bidang pembuatan konten kreatif yang bernilai produktif dan inspiratif.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa memberikan pelatihan mengenai strategi dasar pembuatan konten digital, penggunaan media sosial secara positif, teknik pengambilan gambar dan video, serta cara mengoptimalkan platform digital sebagai sarana promosi dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Ketua pelaksana kegiatan, Md Aang, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan generasi muda desa untuk lebih kreatif dan produktif di dunia digital.

“Kami ingin agar remaja di desa memiliki kemampuan digital yang bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif, seperti promosi UMKM lokal, kegiatan sosial, hingga pengembangan potensi desa melalui media digital,” ujarnya.

Selain pelatihan, kegiatan PKM ini juga diisi dengan diskusi interaktif, games edukatif, dan sesi motivasi yang membangkitkan semangat kolaborasi dan inovasi di kalangan remaja.

Perwakilan masyarakat Desa Rabal, Alan selaku Ketua RT setempat, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Unpam dan HMR.

“Kami merasa bangga dan berterima kasih, karena kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi anak-anak muda di desa kami. Semoga ke depan kerja sama ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unpam dan Himpunan Mahasiswa Rumpin menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.

(Gandum/Aang-rls)

Pramuka Shandika SMA Negeri 1 Cijeruk Gelar Diklatsar Penegak Laksana

0

CIJERUK – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta semangat kepramukaan di kalangan peserta didik, Pramuka Shandika SMA Negeri 1 Cijeruk menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Penegak Laksana pada 19–21 September 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Ambalan Sri Sultan Hamengkubuwono IX (putra) dan Ambalan Dewi Sartika (putri) dari Gugusdepan 26.151–26.152 Pangkalan SMA Negeri 1 Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi pembinaan karakter, kepemimpinan, keterampilan kepramukaan, serta kegiatan lapangan yang menumbuhkan rasa tanggung jawab dan solidaritas. Pembina putra, Kak Angga Pamungkas, dan pembina putri, Kak Fitri, turut mendampingi dan membimbing seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Kak Fitri menyampaikan bahwa kegiatan Diklatsar ini merupakan tahapan penting bagi Pramuka Penegak dalam menyiapkan diri menuju jenjang Laksana yang lebih mandiri dan berjiwa sosial tinggi. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kak Angga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya membentuk fisik dan mental, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, dan kepemimpinan yang menjadi ciri khas Pramuka.

Dengan semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, kegiatan Diklatsar Penegak Laksana Pramuka Shandika berjalan sukses dan penuh semangat kebersamaan.( Wawan Hermawanto)

BisKita Trans Pakuan K5 dan K6 Resmi Kembali Beroperasi di Kota Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id — Layanan transportasi publik BisKita Trans Pakuan kembali menambah rute operasionalnya. Setelah sebelumnya hanya koridor K1 dan K2 yang beroperasi, kini mulai 6 Oktober 2025, koridor K5 dan K6 resmi beroperasi kembali dan siap melayani warga Kota Bogor.

Kabar tersebut diketahui melalui unggahan di akun resmi Instagram @biskitabogor yang membagikan informasi mengenai kembalinya dua koridor tersebut. Dalam unggahan itu, BisKita mengumumkan bahwa dua rute baru siap kembali melayani masyarakat.

Kembalinya dua rute ini menambah pilihan transportasi publik bagi masyarakat Bogor. Adapun Koridor K5 melayani rute Terminal Ciparigi – Stasiun Bogor, sementara Koridor K6 menghubungkan Parung Banteng – Stasiun Bogor. Keduanya menjadi jalur penting yang menghubungkan area pemukiman dengan pusat aktivitas warga.

Kabar beroperasinya kembali BisKita K5 dan K6 disambut antusias oleh pengguna di media sosial. Salah satu warganet, @yh, menuliskan, “Makasih min, K5 beroperasi lagi.” Warganet lainnya, @pg, juga mengekspresikan kegembiraannya dengan komentar, “ASIKKKKK K6 ADALAGI.”

Kehadiran kembali dua koridor ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga serta mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi. Selain itu, masyarakat juga berharap agar jadwal operasional BisKita semakin konsisten dan cakupan rutenya terus diperluas.

Saat ini, BisKita Trans Pakuan telah mengoperasikan empat koridor aktif, yakni K1, K2, K5, dan K6, yang melayani berbagai titik penting di Kota Bogor. Informasi terbaru mengenai jadwal dan rute dapat dipantau melalui kanal resmi BisKita Bogor di media sosial.

(Putri Diana/mg)

Gelar Latsar, UPT Pelatihan Kementan Lepas Garda Pelindung Ketahanan dan Keamanan Pangan

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka memperkuat karakter aparatur dan membentuk ASN yang berintegritas serta berdedikasi tinggi, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) menggelar Pelepasan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang III Tahun 2025 bagi 112 peserta dari Badan Karantina Indonesia (Barantin), Jumat (10/10/2025).

BBPMKP melepas CPNS Barantin setelah menuntaskan rangkaian pelatihan berbasis distance learning selama lebih dari tiga bulan, yang menanamkan nilai-nilai bela negara, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kegiatan ini menjadi simbol lahirnya aparatur muda yang siap menjaga keamanan pangan dan melindungi kekayaan hayati Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa penguatan SDM aparatur adalah fondasi bagi kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

“ASN Kementan harus menjadi pelindung dan penggerak pertanian yang tangguh. Nilai-nilai BerAKHLAK harus menjadi pedoman agar kebijakan dan tindakan ASN benar-benar memberi manfaat bagi petani, masyarakat, dan keberlanjutan alam,” tegas Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menambahkan bahwa pelatihan dasar menjadi momentum penting dalam menyiapkan ASN yang adaptif dan berkarakter.

“ASN Barantin adalah garda depan dalam menjaga keamanan hayati dan pangan bangsa. Latsar bukan hanya proses pembelajaran, tetapi pembentukan jati diri untuk mengabdi dan melindungi negeri,” ujar Santi.

Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Barantin, Suwarno Triwidodo dalam kesempatan menutup acara, menekankan bahwa ASN Karantina memiliki peran penting dalam melindungi negeri dari ancaman biologis dan menjaga kelestarian sumber daya hayati.

“Tugas ASN Karantina bukan sekadar pengawasan teknis, melainkan menjaga keseimbangan antara perlindungan sumber daya alam hayati, keamanan hayati, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Suwarno.

Wiwik Yuniarti yang mewakili Kepala BBPMKP menyampaikan bahwa keberhasilan pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi Kementan dan Barantin dalam membangun SDM pelindung bangsa.

“ASN Barantin adalah penjaga gerbang biosekuriti nasional. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan mereka tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga berjiwa pengabdian, berintegritas, dan siap menjadi pelindung dan menjaga ketahanan pangan Indonesia,” ujar Wiwik.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Badan Karantina Indonesia, yaitu “Menjadi Karantina yang Kuat dalam Melindungi Kelestarian Sumber Daya Alam Hayati yang Memakmurkan Kehidupan Masyarakat Untuk Mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong Royong.”

Melalui Latsar ini, Kementan berharap lahir ASN Barantin yang profesional, berintegritas, dan berjiwa pelindung, siap menjaga keamanan pangan dan kelestarian sumber daya hayati demi terwujudnya Indonesia Maju dan Berdaulat.

(Restu/BBPMKP)

Budikdamber Budidaya Ikan didalam Ember

0

Bogor – Mengenal Budikdamber, Bisa Berkebun dan Budidaya Ikan Sekaligus dalam Ember. Banyak cara untuk tetap produktif selama di rumah. Hanya dengan bermodal ember, Anda bisa berkebun sekaligus membudidayakan ikan. Nama tekniknya disebut budikdamber. Budikdamber terbilang masuk P2L, yakni metode pertanian dengan konsep berkebun di lahan terbatas. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga dan bisa dijual bila berlebih Ungkap Iman Nurohman Owner Balekaman ( Balong Lele Kang Iman)di Kandang Roda Nanggewer Cibinong Jumat( 10/10/2025)

Budikdamber saat ini membudidayakan kangkung dan pembesaran ikan lele. Budikdamber bisa dijalankan dengan satu ember besar berkapasitas 80 liter atau lebih untuk 100 ekor. Selain ember, bahan lain yang dibutuhkan adalah beberapa pot plastik air mineral, media tanam seperti arang, sekam, dan lainnya, serta kawat ram untuk sirkulasi udara dan lebih mudah pemberian pakannya yang mudah didapatkan dari limbah rumah tangga. Barang-barang pendukung tersebut juga dapat dibeli melalui situs belanja daring atau di pasar tradisional dengan bermodalkan Rp.250.000/ ember

Program budikdamber itu juga sangat cocok diterapkan lintas masyarakat untuk kebutuhan pangan secara mandiri atau pemberdayaan ekonomi

Iman selaku Ketua Kelompok Tani BALEKAMAN berpendapat, apabila program budikdamber diikuti masyarakat banyak, dapat memberikan dampak lebih besar bagi kelangsungan hidup. Selain bertujuan sebagai modal ketahanan pangan, budikdamber juga dapat menguatkan rasa kebersamaan dan menciptakan budaya gotong royong dalam lingkungan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Iman juga mengatakan, budikdamber sangat mendukung dan mengapresiasi positif karena terbukti lebih banyak memberi manfaat bagi masyarakat untuk mengisi aktivitas serta menumbuhkan gotong-royong, budikdamber juga memperkuat ketahanan pangan dan kebutuhan gizi masyarakat. Ia berharap agar hal itu dapat melibatkan anak-anak sebagai generasi muda sehingga dapat jadi bekal pengetahuan mereka untuk masa depan lebih baik. “Libatkan anak-anak sekolah atau anak muda di lingkungan RT dan RW juga untuk bagaimana mereka mencintai tanaman (pangan). Karena itu merupakan pembelajaran di alam, karena itu bagian dari pendidikan,” kata Iman Nurohman ( Wawan Hermawanto)