32.6 C
Bogor
Wednesday, May 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog

Kelompok Swadaya Masyarakat. Dibekali Teknis Pemeliharaan Drainase Vertikal Untuk Kendalikan Banjir

0

Cibinong | Jurnal Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya penanganan genangan air dan pengendalian banjir lokal melalui peningkatan kapasitas masyarakat. Lewat Pelatihan Bimbingan Teknis Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dalam Operasi dan Pemeliharaan Drainase Vertikal Tahun Anggaran 2026, selama 3 hari pada (11-13 Mei 2026)

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur drainase tidak hanya dibangun, tetapi juga berfungsi optimal dan berkelanjutan melalui peran aktif masyarakat.

“Drainase vertikal memiliki peran penting dalam meningkatkan daya resap tanah dan mengurangi risiko genangan. Namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh keterlibatan masyarakat, khususnya KSM, dalam pengelolaan dan pemeliharaannya,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, para anggota KSM dibekali pengetahuan teknis terkait operasi dan pemeliharaan drainase vertikal, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga fungsi infrastruktur lingkungan di wilayahnya masing-masing.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan kawasan permukiman yang sehat, aman, dan berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan perubahan lingkungan seperti peningkatan limpasan air hujan dan berkurangnya daya resap tanah.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan Bimtek ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan infrastruktur berbasis masyarakat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan KSM dapat semakin profesional, sigap, dan berdaya dalam menjaga sistem drainase lingkungan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat luas.

Disdik Kabupaten Bogor Gelar Porseni dan Penguatan Karakter Peserta Didik PAUD

0

Caringin | Jurnal Bogor – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bidang Pauddikmas seksi PDPK menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) serta pembangunan karakter peserta didik PAUD yang diikuti sekitar 200 anak didik PAUD. Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Pesona Caringin, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa sportivitas dan kejujuran sejak usia dini, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk membangun rasa percaya diri dan mengembangkan kreativitas. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan toleransi antar peserta didik serta mempererat hubungan antar satuan pendidikan PAUD.

Kepala Bidang PAUD Dikmas Kabupaten Bogor, Siswanto, mengatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter anak, termasuk dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sebagai bagian dari pendidikan antikorupsi sejak dini.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan panduan pendidikan antikorupsi yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni melalui pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) menjadi langkah nyata dalam membangun generasi berkarakter sejak PAUD. Melalui kegiatan seperti Lomba Senam 7 KAIH yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Bidang PAUD, anak-anak dibiasakan hidup sehat, disiplin, percaya diri, bekerja sama, serta memiliki sikap jujur dan bertanggung jawab,” ujar Siswanto.

Ia menambahkan, pendidikan karakter dan budaya antikorupsi perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai dasar membentuk generasi Indonesia yang hebat dan berintegritas. Yudi

Phytochemindo Targetkan Kemandirian Ekstrak Bahan Alam

0

Bogor | Jurnal Bogor

PT Phytochemindo Reksa meresmikan Pabrik Klapanunggal di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian ekstrak bahan baku alam nasional. Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri ekstrak bahan alam Indonesia yang berbasis riset dan berdaya saing global.

Peresmian dilakukan Direktur Utama Patrick Kalona bersama Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM RI, serta perwakilan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perindustrian.

Pabrik Klapanunggal berdiri di atas lahan seluas 23.235 meter persegi yang mencakup fasilitas produksi, laboratorium riset, dan gudang terintegrasi. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi fondasi operasional perusahaan untuk 20 tahun ke depan dengan standar produksi guna menjamin kualitas, keamanan, dan konsistensi produk.

Direktur Utama PT Phytochemindo Reksa, Patrick Kalona, mengatakan pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam membangun kemandirian ekstrak bahan baku alam nasional berbasis riset.

“Peresmian Pabrik Klapanunggal bukan hanya tentang pembangunan fasilitas produksi, tetapi merupakan wujud komitmen kami dalam membangun kemandirian ekstrak bahan baku alam nasional berbasis riset,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (12/5).

Ia menambahkan, herbal Indonesia memiliki potensi besar menjadi solusi kesehatan global apabila dikembangkan dengan pendekatan ilmiah yang kuat dan berkelanjutan.

Pabrik tersebut dibangun dari fondasi riset yang telah dimulai sejak 1978 dan telah mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Obat Bahan Alam yang Baik (CPOBAB) tertinggi dari BPOM. Kehadiran fasilitas itu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku farmasi, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan.

Produk unggulan PT Phytochemindo Reksa, seperti ekstrak kunyit dan ekstrak temulawak, telah diekspor sejak 1992 ke lebih dari 16 negara. Perusahaan kini memiliki lebih dari 300 produk berbasis bahan alam.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM RI, Mohamad Kashuri, mengatakan pemerintah terus mendorong penguatan industri farmasi berbasis riset dan inovasi.

“Peresmian Pabrik Klapanunggal ini mencerminkan kemajuan signifikan industri obat bahan alam di Indonesia. Kami melihat komitmen kuat dari PT Phytochemindo Reksa dalam menerapkan standar CPOBAB secara konsisten,” katanya.

Selain memperkuat kapasitas produksi, perusahaan juga mengembangkan inovasi melalui kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sanata Dharma, dan Universitas Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, perusahaan juga meluncurkan buku biografi pendiri perusahaan, Wim Kalona, berjudul Meracik Resep Kehidupan Tegas.

Peluncuran buku tersebut dilakukan dalam rangka memperingati 110 tahun kelahiran pendiri perusahaan sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang perusahaan dalam mengembangkan industri ekstrak bahan alam berbasis inovasi.n Fredy Kristianto

Atlet Nyaman, Prestasi Aman

0

Oleh: Asep Saepudin Sayyev

Jurnal Bogor – KONI Kabupaten Bogor memberikan angin segar terhadap atlet berprestasi. Selama ini sebagian orang tua atlet kerap dibuat kesulitan ketika anaknya ingin bersekolah di sekolah negeri di jenjang SMP dan SMA.

Upaya KONI ini semata-mata untuk membuat atlet nyaman tidak memikirkan sekolah, dan timbal baliknya, sang atlet harus memberikan prestasi.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan atau yang akrab disapa Atep sadar betul bahwa ketika atlet nyaman, prestasi pun aman.

KONI memang harus membuat kerjasama dengan pihak sekolah dan dinas agar atlet bisa fokus terhadap upaya meraih prestasi di cabang olahraga masing-masing, khususnya di jenjang SMA yang kewenangannya ada di Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Jangan sampai orang tua antipati terhadap sekolah karena sulitnya memasukan anak bersekolah. Sebagian besar orang tua atlet mengeluhkan hal ini. Prestasi anak pun dianggap sia-sia, padahal agar anak bisa berprestasi itu memerlukan perjuangan ekstra. Butuh waktu dan biaya yang tak sedikit.

Kontradiktif ini memang harus disudahi. Kabupaten Bogor memiliki banyak sumber daya untuk mencetak atlet berprestasi dan tinggal ‘goodwill’ dari pemegang kebijakan saja. Modelnya mau seperti apa agar putra-putri daerah bisa berprestasi membawa Kabupaten Bogor di berbagai event olahraga, baik lokal, nasional, regional maupun internasional.

Penataan atau pembenahan sistem olahraga mutlak diperlukan jika ingin Kabupaten Bogor menjadi kiblat olahraga, khususnya di Jabar.

**

Porprov Bisa Dongkrak Sektor Ekonomi dan Pariwisata

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua Umum IMI Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom mengatakan Kabupaten Bogor siap menggelar event Porprov Jabar 2026 untuk cabor Balap Motor.

Ada dua nomor Balap Motor Porprov Jabar 2026 yang akan digelar di Kabupaten Bogor yakni Road Race ( Sirkuit Karing Sentul) dan Grasstrack ( Sirkuit Motocross Pakansari)

” Kabupaten Bogor sudah ditetapkan sebagai tuan rumah cabor Balap Motor Porprov Jabar 2026. Dua venue yang ada di Kabupaten Bogor sangat layak menggelar pertandingan Balap Motor Porprov Jabar 2026,” ujar Aan Triana Al Muharom, Selasa (12/6/2026).

Aan menambahkan, dengan menjadi tuan rumah Porprov Jabar 2026 walaupun hanya beberapa cabor namun hal itu akan punya dampak positif bagi ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.

Tak hanya itu, kata Aan, kunjungan wisata juga akan ikut terdongkrak dengan adanya event Porprov Jabar 2026.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan mengaku sangat setuju dan mendukung perhelatan cabor balap motor Porprov Jabar digelar di Kabupaten Bogor.

” KONI sangat bangga dan mendukung penuh Kabupaten Bogor akan jadi tuan rumah Porprov Jabar 2027 untuk cabor Balap Motor,” ucap Atep panggilan akrab Ketua KONI Kabupaten Bogor.

Tak hanya itu, sambung Atep, dengan digelarnya cabor balap motor Porprov Jabar 2026 di Kabupaten Bogor tentunya ini akan punya dampak positif pada sektor ekonomi dan pariwisata.

Atep juga sangat optimis tim balap motor Kabupaten Bogor bisa mendulang 4 medali emas sesuai yang ditargetkan.

(Sep)

40 Ribu Siswa SD Ikuti Seleksi Ortrad Tingkat Kecamatan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Invitasi Ortrad jenjang Sekolah Dasar ( SD) tingkat Kabupaten Bogor menyedot animo yang sangat besar dari para pelajar sekolah dasar yang ada di Kabupaten Bogor.

Hajatan Invitasi Ortrad jenjang SD tingkat Kabupaten Bogor itu akan dilakukan pada tanggal 23 – 24 Juni 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

” Setidaknya, ada 40 ribu siswa SD dari 40 Kecamatan se Kabupaten Bogor yang ambil bagian dalam seleksi tingkat Kecamatan masing masing,” ujar Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga ( KKGO) Kabupaten Bogor, Dadang S.Pd, Selasa (12/6/2026).

Dadang mengatakan, semua KKGO tingkat Kecamatan belum lama ini sudah menggelar seleksi para atletnya yang akan ambil bagian dalam Invitasi Ortrad jenjang SD tingkat Kabupaten Bogor.

Menurutnya, antusias para siswa SD untuk ikut Invitasi Ortrad tingkat Kabupaten Bogor sangat tinggi. Hal ini dengan banyaknya para siswa yang ikut seleksi tingkat Kecamatan.

Dadang menambahkan, ajang Invitasi Ortrad jenjang SD se Kabupaten Bogor merupakan salah satu kolaborasi yang harmoni antara Dispora dan Disdik Kabupaten Bogor yang diwakili oleh KKGO Kabupaten Bogor

Nantinya, kata Dadang, KKGO Kabupaten Bogor akan bertindak sebagai panitia pelaksana atau menjadi wasit dan juri dalam event Invitasi Ortrad jenjang SD tingkat Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Ketua Tim Substansi Olahraga Rekreasi, Tradisional dan Layanan Khusus, Dispora Kabupaten Bogor, Dedi Supriadi mengatakan, pihaknya terus memantapkan tahapan persiapan Invitasi Ortrad jenjang SD tingkat Kabupaten Bogor.

Dedi menegaskan, pada awal minggu ini pihaknya sudah menggelar rapat dengan KKGO Kabupaten Bogor membahas teknis persiapan Invitasi Ortrad jenjang SD tingkat Kabupaten Bogor.

” Ada lima jenor (Jenis Olahraga) yakni Dagongan, Egrang, Hadang, Sumpitan dan Tarompah panjang yang akan dipertandingkan dalam invitasi ortrad tingkat Kabupaten Bogor,” ujar Dedi Supriadi.

Ia melanjutkan, para juara tingkat Kabupaten Bogor ini nantinya akan menjadi wakil Kabupaten Bogor dalam invitasi ortrad tingkat Jawa Barat yang akan digelar sekitar Oktober atau November 2026 di Kabupaten Bogor.

” Target kami di Dispora adalah Back 2 Back dalam Invitasi Ortrad tingkat Jawa Barat nanti,” pungkasnya.

(Sep)

MTsN Kota Bogor Juara Umum Bhamukarsa Jabar

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR) MTs Negeri (MTsN) Kota Bogor berhasil menorehkan tinta emas dengan meraih gelar juara umum Lomba Bhamukarsa Tingkat Jawa Barat (Jabar) di MAN 4 Cigombong, Kabupaten Bogor pada Minggu (10/5).

Pembina PMR MTs Negeri, Yunita Rahmawati mengatakan bahwa dalam perlombaan tersebut pihaknya menurunkan 90 anggota PMR dari total keseluruhan 226 yang berasal dari kelas VII hingga IX.

“Alhamdullilah ini adalah prestasi pertama di level Jabar. Kalau untuk tingkat Kota Bogor, PMR MTs Negeri memang yang terbaik,” ujar Yuni kepada wartawan, Senin (11/5).

Menurut dia, pada Sabtu (9/5) PMR MTs Negeri juga keluar sebagai juara umum dalam perlombaan yang diselenggarakan di SMAN 5 Kota Bogor.

“Kami bersyukur, artinya PMR berkembang sangat baik. Prestasi ini juga berkat kerjasama dan dukungan semua pihak, baik itu sekolah, orangtua, PMI, dan para alumni,” ungkapnya.

Yuni melanjutkan, lantaran dukungan dari Kelala MTsN, H Ahmad Tarmiji sangat tinggi terhadap PMR, pihaknya menginginkan agar PMR MTsN bisa berlaga di level nasional.

“Ya, mudah-mudahan PMR dilombakan di tingkat nasional. Sudah 35 tahun ekstrakulikuler berdiri disini, Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” katanya.

Lebih lanjut, Yuni menyatakan, bila hasil dari perlombaan tersebut dapat digunakan oleh para siswa untuk masuk ke SMWN dan MAN melalui jalur prestasi.

“Ekstrakulikuler PMR juga baik untuk pengembangan diri anak agar lebih mandiri, kreatif, dan mendorong minat bakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ekstrakulikuler PMR saat ini jauh lebih berkembang, karena di dalamnya para anggota diajarkan membuat film pendek hingga menyajikan makanan sehat.

“Anggota PMR MTsN juga kerap berkunjung ke panti asuhan untuk bhakti sosial,” tandas Yuni.

Berikut daftar raihan juara MTsN Kota Bogor di Lomba Bhamukarsa Jabar

1 JUARA 2 LPP PUTRA REGU C:
Fieri adya riyanto 7H
Muhammad David Yuris Mandalawangi 7B
Altaf Danial Uwais maulana 7i

  1. JUARA 2 LPP PUTRI REGU A:
    Syafiqha Khanza Nayyara 8B
    Siti Zena Khayrunnisa 8J
    Salsa Bila Oktafiyanti 8c
  2. JUARA HARAPAN 2 LPP PUTRI REGU C:
    Yumna Farihah Maulida 7b
    Anida Nuril Aulia 7H
    Fakhira Isnania firza 7f 49
  3. JUARA 3 LKTR PUTRA REGU A:
    Muhammad Hasyim Jahran Washil 8A
    Muhammad Fazri 8C
  4. JUARA 2 LKTR PUTRI REGU A:
    Kemala Inten Kencananingrat 8A
    Rizka Nurrahma 8E
  5. JUARA 3 LKTR PUTRI REGU E:
    Atalia Salwa 9D
    riyani ayu anjani 9h
  6. JUARA 1 LKTTM PUTRA REGU A:
    Muhammad Hasyim Jahran Washil 8A
    Muhammad Fazri 8C
  7. JUARA 3 LKTTM REGU B:
    Kemala Inten Kencananingrat 8A
    Rizka Nurrahma 8E
  8. JUARA HARAPAN 1 LKTE REGU A:
    Rakha Dzakwan Fauzi 8E
    Djanuars Muhammad Al Adriel 7I
    Lovely Mishael Farrasa Nazma 8A
    Azqya Putri Andini 8G
  9. JUARA 1 LKTE REGU B:
    Muhammad Hasyim Jahran Washil 8A
    Muhammad Fazri 8c
    Kemala Inten Kencananingrat 8A
    Rizka Nurrahma 8e
  10. JUARA 3 LKTE REGU C:
    Diefta Aditya Rizki Setiawan 9C
    Atalia Salwa 9D
    Riyanu ayu Anjani 9H
    Sherennada khoerunisa 9F
  11. JUARA 3 LCC REGU C:
    Alya Fitri khairunnisa 7h
    Aulia Khairunnisa 7c
    Nurul Fajriyah 7c
  12. JUARA 3 LRSPS REGU A:
    Aulia Nurfadzilah Achmad 8A
    Athaya Khansa Raihana 8G
    Siti Nurbaety Azzahra 8A
  13. JUARA 1 LRSPS REGU B:
    Nisrina Zahira Fauzi 7G
    Azzahra dyanti putri 7G
    Mazea Aisyah putri 7G
  14. JUARA 2 LRSPS REGU C:
    Nashwa Ashiela 8G
    Regina Aulia Rachma 8G
    Aqilla Ajwa Rusdiyana 8I
  15. JUARA HARAPAN 1 OLIMPIADE REGU B:
    nadhira sakhi kamadewi 7F
  16. JUARA 1 FILM PENDEK REGU B:
  • Keyla Oktaviani 8D
  • Siti Humairah 8H
  • Harumi Aqsha Arsy Madina 8D
  • Cahya Alimah Evendy 7H
  • Fuji Fauziah Fiqriyah 7A
  • Arsyifa Maulidya Ningtyas 7A
  • Ainayya Khalika Nurmansyah 7D
  • Alfi Yatul Khofifah 8F
  • Naurah Alya Nurazizah Nasution 8I
  • Kaneisha Dahayu Mawardiany 8E
  1. JUARA HARAPAN 2 POSTER DIGITAL REGU A:
    Arsyila Ghaissani Maivi 8B

Dukung Pencak Silat, Latihan Digelar di Koramil Nanggung

0

Nanggung l Jurnal Bogor
‎‎Latihan pencak silat digelar di markas Koramil 2117 Nanggung, Kabupaten Bogor. ‎Komandan Koramil Nanggung Kapten CBA Syahril menyatakan, berlangsungnya latihan pencak silat di halaman koramil itu tentunya bukan tanpa sebab.

‎Upaya ini merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap olahraga pencak silat yang telah berjalan selama 7 bulan terakhir.

‎”‎Adanya latihan pencak silat tentu saja Koramil Nanggung sangat mendukung,” ujar Komandan Koramil Nanggung Kapten CBA Syahril kepada Jurnal Bogor, Sabtu (9/5/2026).

‎Dia berharap dengan adanya pencak silat di Nanggung, mereka memiliki sikap integritas dan siap turun di masyarakat.

‎”Karena usia dini mentalnya mudah terbangun, kedepan para peserta silat siap untuk mengikuti kejuaraan di berbagai ajang. ‎Tentu ini semua perlunya peran semua pihak terutama dukungan stakeholder lingkup Kecamatan Nanggung,” kataa dia.

‎Untuk memajukan pencak silat di Nanggung, lanjut Syahril, selain PT Antam yang selalu mensupport beragam kegiatan, perlu juga dukungan dari Forkompincam serta para tokoh masyarakat.

‎”‎Karena manfaat pencak silat bukan hanya latihan kebugaran fisik saja melainkan untuk mendisiplinkan diri dan mengantisipasi kenakalan remaja,” tukasnya.

** Arip Ekon

Melalui AMBS Bupati Respons Aksi Unjuk Rasa Warga 3 Desa

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Tuntutan warga warga melalui aksi unjukrasa di jembatan rawayan pada Sabtu, 9 Mei 2026 yang diikuti para tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, tokoh pemuda, ibu-ibu, hingga anak-anak mendapat respons dari Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Adanya aksi yang dilakukan warga dan didampingi oleh Aliasi Masyarakat Bogor Selatan ( AMBS), direspons oleh Bupati melalui Ketua AMBS, Muhsin yang menyampaikan bahwa lambatnya penanganan atau pembangunan jembatan tersebut adanya miskomunikasi antara pemerintah Desa Kopo dengan pihak Pemkab. Jembatan tersebut statusnya milik desa.

“Kami AMBS sudah berkomunikasi dengan Bupati Bapak Rudy Susmanto. Beliau merospons cepat terkait adanya unjuk rasa tersebut. Beliau mengemukakan, adanya miskomunikasi terkait status jembatan itu. Tetapi, dalam komunikasi lewat telepon itu, di tahun 2026 ini bupati akan membangun jembatan permanen. Kepada warga supaya bersabar, saya yakin bupati akan menepati janjinya di tahun 2026 ini, ” pungkas Muhsin.

Sebelumnya warga berdemo, “Kami berkumpul di sini menagih janji Bupati Bogor Pak Rudy Susmanto yang berjanji setahun lalu bahwa akan membangun jembatan secara permanen tahun 2026. Kami hanya meminta kejelasan, bulan berapa akan dibangun tahun 2026 ini,” ungkap Ketua RW 05 Kampung Cijulang Desa Kopo, Opay.

Ketua RT 02 Kampung Cijulang, Udu, menjelaskan mobilitas ribuan warga sangat terdampak akibat Jembatan Leuwi Ceot putus karena mayoritas warga banyak beraktivitas menuju Jalan Raya Puncak.

“Kami bukan menolak jembatan sementara yang sekarang, tapi saat ini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Kondisi jembatan sementara ini sudah banyak yang rusak. Tali sling jembatan sering putus, banyak kayu alasnya juga patah. Warga juga yang memperbaikinya secara swadaya. Sudah puluhan pengendara motor yang kecelakaan akibat jembatan yang bergoyang dan licin,” jelasnya.

** Dadang Supriatna

Warga 3 Desa Tagih Janji Bupati

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Warga Desa Kopo, Kecamatan Cisarua dan Desa Cipayung dan Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung menagih janji Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk segera membangun Jembatan Leuwi Ceot.

Setahun lalu, Maret 2025, Rudy Susmanto sempat berjanji di hadapan masyarakat akan memperbaiki Jembatan Leuwi Ceot secara permanen tahun 2026. Janjinya diucapkan saat ia meresmikan jembatan rawayan (jembatan sementara) akibat jembatan jembatan lama hancur dan putus tergerus banjir bandang.

Tuntutan warga ini dicurahkan warga dalam aksi unjukrasa di jembatan rawayan pada Sabtu, 9 Mei 2026. Aksi warga diikuti para tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, tokoh pemuda, ibu-ibu, hingga anak-anak.

“Kami berkumpul di sini menagih janji Bupati Bogor Pak Rudy Susmanto yang berjanji setahun lalu bahwa akan membangun jembatan secara permanen tahun 2026. Kami hanya meminta kejelasan, bulan berapa akan dibangun tahun 2026 ini,” ungkap Ketua RW 05 Kampung Cijulang Desa Kopo, Opay.

Ketua RT 02 Kampung Cijulang, Udu, menjelaskan mobilitas ribuan warga sangat terdampak akibat Jembatan Leuwi Ceot putus karena mayoritas warga banyak beraktivitas menuju Jalan Raya Puncak.

“Kami bukan menolak jembatan sementara yang sekarang, tapi saat ini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Kondisi jembatan sementara ini sudah banyak yang rusak. Tali sling jembatan sering putus, banyak kayu alasnya juga patah. Warga juga yang memperbaikinya secara swadaya. Sudah puluhan pengendara motor yang kecelakaan akibat jembatan yang bergoyang dan licin,” jelasnya.

Aki warga tersebut mendapat dukungan dari Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS).

“Jembatan Leuwi Ceot ini sangat vital bagi masyarakat yang menghubungkan dua kecamatan terutama bagi anak sekolah, pedagang, dan kaum pekerja. Kami ikut mendesak kepada pemerintah agar segera membangun jembatan permanen karena jembatan rawayan ini umurnya sementara,” tegas Ketua AMBS, Muhsin.

Selain ke Pemkab Bogor dan Pemprov Jabar, AMBS juga mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Kementerian PUPR untuk segera bertanggung jawab membangun Jembatan Leuwi Ceot secara permanen.

“Masa untuk pembangunan Bendung Ciawi saja yang ratusan miliar tapi tidak ada fungsinya bisa, ini sekadar jembatan yang sangat darurat yang dirasakan langsung manfaatnya untuk masyarakat kok lama,” timpal Sekjen AMBS, Ajet Basuni.

AMBS dan warga mengancam akan menggeruduk Kantor Bupati Bogor jika tuntutan warga tidak digubris dan mendapatkan kepastian akan pembangunan jembatan.

** Dadang Supriatna