31.2 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog

Modal Iuran Anggota, Kopdes Ciburayut Pilih Sektor Migas Tumbuhkan Perekonomian

0

Cigombong- Koperasi Merah Putih Desa (KMPD) Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, memilih sektor migas (minyak goreng dan gas) guna pertumbuhan perekonomian melalui koperasi desa yang merupakan program guliran Pemerintah Pusat.

“Alhamdulillah, Sejak ada instruksi pembentukan KMPD kami langsung menindaklanjutinya dengan pembentukan kepengurusan yang sembilan itu. Kegiatan pun sudah lama bergerak dibidang minyak goreng dan gas yang 3 kilo gram,”jelas Kades Ciburayut, Dulloh, ketika ditemui diruang kerjanya, Selasa (21/4/2026).

Kades berkepala plontos itu melanjutkan, selama KMPD belum mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat, pihak koperasi pun menghimpun permodalan melalui anggotanya. Dengan begitu, hingga saat ini koperasi desa Ciburayut dapat menjaga eksistensinya.

“Dari mana modalnya?. Tentunya modal koperasi ini dihimpun dari iuran tiap anggotanya sebesar Rp 50.000 setiap Minggu. Dalam pengelolaan dana, pihak koperasi pun melakukan sistem keterbukaan dalam penggunaan anggaran tersebut,”terangnya.

Agar permodalan tumbuh berkembang, kata dia, Pemdes Ciburayut pun selalu memberi arahan kepada koperasi agar terus merekrut anggota, termasuk aparatur desa mau pun perangkat desa. Bahkan terdata sebanyak 200 pelaku usaha diwilayah itu telah siap jadi anggota koperasi.

“Selain RT RW kami pun merangkul dan mengajak warung-warung untuk masuk koperasi. Karena semakin bertambah anggota, otomatis bertambah juga permodalan. Sebab Untuk saat ini kami pun belum terpikirkan untuk mengajukan pinjaman modal ke Bank Himbara,”tegasnya.

Kades Dulloh berharap, dengan adanya kegiatan koperasi desa di sektor migas tidak mengganggu masyarakat pelaku usaha. Dengan menjadi anggota koperasi para pedagang warung mampu menciptakan keselarasan tanpa ada persaingan harga yang kurang sehat.

“Intinya kami berupaya memaksimalkan agar program pemerintah pusat sukses membangun perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat, terutama warga desa kami,”pungkasnya

SMK Nuansa Mengaku Dapat Menu MBG layak

0

Cigombong- Terdapat 21 dapur Makan Gratis Bergizi (MBG) di Wilayah Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, baik Yang sudah berjalan mau pun tengah dalam proses pembangunan. Maka tak heran jika pengelola dapur itu berkeliling keluar masuk lingkungan sekolah untuk menawarkan kerjasama.

Seperti diutarakan Hj. Mayda Trasmawati Penanggung Jawab MBG di SMK Nuansa Cigombong, mengungkapkan bahwa, meskipun disekolahnya telah di suplay oleh dapur MBG namun masih ada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Sering pihak SPPG datang kesini menawarkan kerjasama. Mungkin di sini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) banyak yaitu berjumlah 991 orang berikut dengan guru. Namun karena kita sudah ada yang kirim MBG, jadinya ditolak,”ungkap Hj. Mayda.

Perempuan berkerudung putih itu melanjutkan, dapur MBG yang sekarang menyalurkan menu bergizi ke SMK Nuansa cukup komunikatif. Sehingga komunikasi pun berlangsung dengan baik.

“Jadi kalau kami ada keluhan dari siswa, semisal ingin ganti menu, kami pun menyampaikan ke pihak dapur. Dan selama ini dapur pun selalu merespon dengan baik. Contohnya seperti kemarin ketika para siswa ingin ayam geprek, pihak dapur langsung mengganti menu yang sesuai selera para murid””terangnya.

Dengan begitu, kata dia, para KPM pun dapat menikmati hidangan menu MBG sesuai yang diinginkan. Sehingga program pemerintah pusat dalam peningkatan Gizi itu pun serasa mengena.

“Alhamdulillah, selama ini tidak ada keluhan. Mereka pun seolah terbantu dengan adanya program MBG kiriman ini. Ya, intinya pihak dapur harus mau diberikan masukan kaitan sajian menunya yang harus variatif agar penerima ,”katanya.

Untuk pendistribusian MBG, Hj. Mayda juga menjelaskan, pihak sekolah telah memiliki devisi pembagian untuk para siswa pelajar berseragam putih abu tersebut.

“Kami disini ada petugasnya karena sudah ada pos anggaran yang dialokasikan oleh pihak sekolah. Selain itu kami meminta pihak dapur untuk menyediakan keranjang sampah. Sehingga limbah-limbah MBG dapat ditangani secara rapih,”tukasnya.

Sementara itu, Kepsek SMK Nuansa, Reslanit P Soeblay mengaku amat mengapresiasi program MBG yang digulirkan di era Presiden Prabowo Subianto.

Buka Akses Jalan dan Perkuat Ekonomi Desa, Ketua DPRD Apresiasi TMMD ke-128 di Cigudeg

0

Cigudeg | Jurnal Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan dukungannya terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 yang digelar di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Rabu (22/4/26), sebagai upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

‎‎Sastra Winara sangat mengapresiasi pelaksanaan TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan desa.

‎Menurutnya, Program kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan TNI Angkatan Darat ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami sangat terbantu oleh TNI, bukan hanya dalam membuka akses infrastruktur antar desa dan kecamatan, tetapi juga dalam penanganan dampak bencana alam. Sinergi ini juga melibatkan Polri dan telah ditetapkan melalui keputusan Bupati Bogor,” ujarnya.

Ia menuturkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui program TMMD merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang telah membuka akses di wilayah Rumpin hingga Cigudeg. Kini, manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat kini lebih mudah beraktivitas. Petani membawa hasil panen, anak-anak sekolah juga lebih mudah menjangkau akses pendidikan. Dulu jalan ini sangat sulit dilalui,” tuturnya.

Sastra juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program TMMD melalui semangat gotong royong. Menurutnya warga, jangan hanya menonton. Mari kita bersama-sama membantu, karena gotong royong bersama TNI adalah bagian dari ibadah.

(Aga*)

Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Lampung resmi menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tahun 2027. Penetapan tersebut diputuskan dalam rapat pleno bersama pengurus PWI Pusat dan PWI Lampung di Gedung Dewan Pers Lantai 4, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir atau Cak Munir mengungkapkan pelaksanaan HPN dan Porwanas di Lampung digelar serempak pada pekan kedua April 2027.

“HPN dan Porwanas tahun depan di Lampung akan dilaksanakan pada waktu yang sama, yakni pada pekan kedua April 2027,” katanya saat memimpin rapat pleno di kantor PWI Pusat.

Cak Munir mengatakan perayaan HPN tahun depan tidak dilaksanakan pada 9 Februari 2027 karena mengingat berbarengan dengan bulan suci Ramadan 1448 H.

“Untuk peringatannya (HPN 2027) tetap ada, tapi hanya potong tumpeng bersama seluruh PWI provinsi setelah salat tarawih. Kemudian perayaannya di pekan kedua April 2027 bersamaan dengan Porwanas,” ungkapnya.

Cak Munir menambahkan bahwa pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 akan dituangkan dalam surat keputusan untuk selanjutnya diserahkan ke PWI Lampung.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah membenarkan bahwa pelaksanaan HPN dan Porwanas digelar pada pekan kedua April 2027 di Lampung.

“Alhamdulillah, PWI Pusat sudah resmi mengeluarkan surat keputusan tentang penetapan Lampung menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027,” katanya usai menerima SK PWI Pusat Nomor: 077-PLP/PP-PWI/IV/2026 tentang penetapan Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027.

Wira menambahkan bahwa SK PWI Pusat akan diserahkan kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam waktu dekat ini.

“Selanjutnya, SK PWI Pusat ini akan kami laporkan dan serahkan kepada Bapak Gubernur Lampung,” ujarnya. (Arie Surbakti)

Desa Cibatok I Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.471 KPM

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor
Sebanyak 1.471 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cibatok I, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menerima Bantuan Pangan dari pemerintah, Selasa (22/4/2026). Penyaluran yang berlangsung di Kantor Desa Cibatok I tersebut diwarnai kebahagiaan dan rasa syukur dari para penerima.

Meskipun antrean warga sempat membludak di depan kantor desa, proses penyaluran berjalan lancar dan tertib berkat kerja sigap dari aparatur desa, terutama dari Limas yang mampu mengatur kerumunan dengan baik.

Kepala Desa Cibatok I, H. Cecep Khaerudin yang akrab disapa H. Are, mengungkapkan rasa syukurnya kepada pemerintah. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti di tengah kondisi masyarakat yang membutuhkan tambahan kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, untuk saat ini jumlah yang mendapatkan bantuan pangan bertambah. Saya sebagai Kepala Desa merasa sangat bersyukur karena masyarakat kami terbantu kebutuhan sehari-hari,” ujar H. Are.

Kepala Desa juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Setiap KPM menerima bantuan berupa dua karung beras dan 4 liter minyak goreng.

** Rahman Efendi

Peduli Banjir Cigudeg, Ketua PK KNPI Turun Langsung Bagikan Bantuan

0

Cigudeg | Jurnal Bogor
Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Cigudeg, Wawan Darmawan, turun langsung menindaklanjuti hasil asesmen terhadap korban banjir di sejumlah desa di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (22/4/2026).

Aksi kemanusiaan tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan diberikan berdasarkan data kebutuhan yang telah dikumpulkan di lapangan.

“Kemarin kami menggalang donasi untuk korban banjir, dan Alhamdulillah hari ini telah kami distribusikan kepada masyarakat yang terkena musibah banjir,” ujar Wawan dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok warga. Selain itu, pihaknya juga memberikan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak, seperti tas ransel, alat tulis, dan pensil warna.

Menurut Wawan, langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

“Kami salurkan bantuan sembako kepada masyarakat korban banjir serta memberikan beberapa alat sekolah, seperti tas ransel, alat tulis, dan pensil warna. Saya berharap semoga ini bisa membantu meringankan beban masyarakat,” katanya.

Wawan juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan donasi. Ia berharap kebaikan para donatur mendapat balasan yang setimpal.

“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan dan sahabat yang telah membantu serta berdonasi untuk masyarakat di wilayah saya. Semoga bisa dibalas dengan pahala serta rezeki yang berlimpah,” ujarnya.

Secara khusus, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan yang turut memberikan dukungan dalam kegiatan sosial tersebut.

“Saya juga mewakili PK KNPI Cigudeg mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan dari PT Antam Pongkor,” kata dia.

** Rahman Efendi

Buntut Penolakan Tower, AMBS Siap Lakukan Aksi ke Cibinong

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Untuk menindaklanjuti aduan masyarakat yang berada di RT 01 RW 02, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor terkait penolakan terhadap pembangunan tower BTS di wilayah itu, Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) dalam waktu dekat akan melakukan aksi ke Pemda Bogor di Cibinong.

Ketua AMBS Muhsin, S.H menyatakan, pengaduan dari masyarakat ke AMBS merupakan suatu langkah yang cukup prihatin. Mengingat, aduan yang dilakukan warga kepada pemerintah setempat belum mendapat respons.

“Kita sudah menerima laporan berupa surat aduan dari warga Citeko yang menolak terhadap pembangunan tower BTS. Mereka datang ke sekretariat kami, karena keluhan mereka pemerintahan setempat belum direspons. Dan untuk ini, dalam waktu dekat kita akan melakukan aksi ke Cibinong. Karena, pembangunan tower tersebut meskipun mendapat penolakan dari warga setempat sebagian fisiknya sudah berdiri, ” tandas Muhsin.

Sementara itu mediasi yang dianjurkan oleh pihak kecamatan antara pihak BTS bersama warga setempat tidak membuahkan hasil. Warga tetap menolak berdirinya tower tersebut.

“Pihak kecamatan telah memberikan waktu kepada pihak tower untuk mediasi bersama warga setempat. Tetapi, hasil mediasi itu warga tetap menolak terhadap pembangunan tower tersebut, “ujar Koko, salah seorang ASN di Kecamatan Cisarua.

** Dadang Supriatna

Penataan PKL dan Mitigasi Bencana Prioritas Kecamatan Ciawi

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Pemerintah Kecamatan Ciawi menetapkan tiga fokus utama dalam program kerja ke depan, yakni penataan kawasan, penanganan bencana, serta penguatan persatuan masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian warga di wilayah tersebut.

Camat Ciawi Denny Kuswara menyampaikan, bahwa penataan kawasan menjadi salah satu prioritas, terutama terkait keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di pintu masuk Ciawi yang kerap menimbulkan kesemrawutan serta kemacetan.

“Penataan kawasan ini menjadi perhatian serius, khususnya PKL dan parkir liar di pintu Ciawi. Kita ingin kawasan ini lebih tertib dan nyaman,” ujarnya.

Selain itu, aspek penanganan dan mitigasi bencana juga menjadi fokus penting. Mengingat kondisi geografis Ciawi yang rawan terhadap banjir dan longsor, pemerintah kecamatan akan memperkuat koordinasi lintas sektor guna meminimalisir risiko serta dampak bencana.

“Kita juga fokus pada penanganan bencana, karena wilayah Ciawi memiliki potensi kerawanan. Upaya mitigasi akan terus kita tingkatkan,” tambahnya.

Di sisi lain, penguatan persatuan dan kebersamaan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program pembangunan di tingkat kecamatan.

“Persatuan masyarakat harus terus dijaga agar setiap program bisa berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari semua pihak,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kecamatan Ciawi menegaskan bahwa perannya lebih bersifat koordinatif. Oleh karena itu, berbagai langkah akan dilakukan melalui sinergi dengan dinas terkait, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat.

“Kewenangan kami di kecamatan lebih kepada koordinasi. Kami akan mengoordinasikan semua pihak sesuai tugas dan fungsinya, termasuk menjalin komunikasi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Terkait penataan PKL yang selama ini menjadi sorotan, pihak kecamatan menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari program pemerintah kabupaten. Penataan dilakukan bukan untuk menutup usaha masyarakat, melainkan menciptakan keteraturan.

“Ini bukan penutupan, tapi penataan. Namun memang tantangan terbesar adalah penyediaan lokasi relokasi yang layak bagi para pedagang,” katanya.

Untuk sementara, pendekatan persuasif melalui imbauan kepada para PKL masih menjadi langkah utama yang dilakukan di tingkat kecamatan. Sementara itu, kewenangan penindakan dan kebijakan lanjutan berada di pemerintah kabupaten melalui dinas terkait.

Dengan tiga fokus utama tersebut, Pemerintah Kecamatan Ciawi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, serta harmonis bagi seluruh masyarakat. Dadang Supriatna

Bantu Korban Kebakaran, DID Dorong Disperumkim Segera Cairkan BSTT

0

Bogor | Jurnal Bogor

Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata (DID) menyambangi korban kebakaran di RT 01 RW 17, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (22/4).

Dalam kesempatan itu, DID menyerahkan paket sembako, selimut, makanan khusus balita, dan nutrisi bagi ibu hamil.

Menurut DID, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam hal ini Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) harus bergerak cepat dalam menangani para korban kebakaran. Sebab, saat ini mereka harus tinggal di penampungan sementara yang disediakan oleh RW.

“Tiga rumah yang terbakar dihuni enam KK dengan toral 17 jiwa. Alhamdulillah tak korban jiwa, walau kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” ujar DID kepada wartawan, Rabu (22/4).

Gerak cepat yang dimaksud, sambung DID, adalah segera memproses Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) setelah diajukan.

“Kami mendorong agar BSTT segera diproses
Disperumkim untuk segera dicairkan. Selain itu, RT dan RW agar dapat berkoordinasi bila korban bencana membutuhkan hal lain yang berhubungan dengan dokumen serta masalah kesehatan pasca bencana,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Lebih lanjut, DID berharap agar para korban diberi ketabahan dalam menghadapi ujian tersebut. Ia pun mengajak agar warga Kota Bogor bahu membahu membantu korban bencana.

** Fredy Kristianto

Keistimewaannya Dicabut, Motor dan Mobil Listrik Kini Dikenakan Pajak Daerah

0

Jalarta | Jurnal Bogor – Mulai April 2026, motor dan mobil listrik di Indonesia tidak lagi otomatis bebas pajak. Melalui Permendagri No. 11 Tahun 2026, pemerintah menetapkan bahwa kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB/BEV) tetap menjadi objek Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Aturan ini menjadi pedoman baru bagi pemerintah daerah dalam menentukan besaran pajak, termasuk untuk kendaraan listrik. Artinya, kepemilikan maupun penyerahan kendaraan listrik kini masuk dalam skema pajak, bukan lagi dikecualikan.

Meski demikian, besaran pajak yang dikenakan tidak selalu penuh. Dalam regulasi ini, pemerintah pusat tetap membuka ruang insentif berupa pembebasan atau pengurangan pajak sebagaimana diatur dalam Pasal 19.

Dengan kata lain, pajak bisa saja ringan, bahkan nol rupiah, tergantung kebijakan masing-masing daerah. Salah satunya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sedang menyiapkan aturan baru terkait pajak kendaraan listrik.

Karena kewenangan insentif diserahkan kepada pemerintah daerah, kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam. Besaran pajak bisa berbeda antar wilayah, sesuai dengan strategi fiskal dan prioritas daerah masing-masing. ded