Cigombong- Koperasi Merah Putih Desa (KMPD) Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, memilih sektor migas (minyak goreng dan gas) guna pertumbuhan perekonomian melalui koperasi desa yang merupakan program guliran Pemerintah Pusat.
“Alhamdulillah, Sejak ada instruksi pembentukan KMPD kami langsung menindaklanjutinya dengan pembentukan kepengurusan yang sembilan itu. Kegiatan pun sudah lama bergerak dibidang minyak goreng dan gas yang 3 kilo gram,”jelas Kades Ciburayut, Dulloh, ketika ditemui diruang kerjanya, Selasa (21/4/2026).
Kades berkepala plontos itu melanjutkan, selama KMPD belum mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat, pihak koperasi pun menghimpun permodalan melalui anggotanya. Dengan begitu, hingga saat ini koperasi desa Ciburayut dapat menjaga eksistensinya.
“Dari mana modalnya?. Tentunya modal koperasi ini dihimpun dari iuran tiap anggotanya sebesar Rp 50.000 setiap Minggu. Dalam pengelolaan dana, pihak koperasi pun melakukan sistem keterbukaan dalam penggunaan anggaran tersebut,”terangnya.
Agar permodalan tumbuh berkembang, kata dia, Pemdes Ciburayut pun selalu memberi arahan kepada koperasi agar terus merekrut anggota, termasuk aparatur desa mau pun perangkat desa. Bahkan terdata sebanyak 200 pelaku usaha diwilayah itu telah siap jadi anggota koperasi.
“Selain RT RW kami pun merangkul dan mengajak warung-warung untuk masuk koperasi. Karena semakin bertambah anggota, otomatis bertambah juga permodalan. Sebab Untuk saat ini kami pun belum terpikirkan untuk mengajukan pinjaman modal ke Bank Himbara,”tegasnya.
Kades Dulloh berharap, dengan adanya kegiatan koperasi desa di sektor migas tidak mengganggu masyarakat pelaku usaha. Dengan menjadi anggota koperasi para pedagang warung mampu menciptakan keselarasan tanpa ada persaingan harga yang kurang sehat.
“Intinya kami berupaya memaksimalkan agar program pemerintah pusat sukses membangun perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat, terutama warga desa kami,”pungkasnya


