Kota Bogor – SMP IT Bina Bangsa Sejahtera menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) bagi Pasukan Khusus (Pasus) Pramuka sebagai bagian dari pembinaan karakter serta penguatan keterampilan kepramukaan murid. Kegiatan ini berlangsung pada 17–18 April 2026 di Bumi Perkemahan Pasir Reungit, yang berada tidak jauh dari jalur pendakian menuju Kawah Ratu.
Kegiatan Perjusa secara resmi dilepas oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Kak Syabar Suwardiman, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan karakter murid melalui kegiatan kepramukaan.
Mengusung tema “Mendaki Setinggi Cita, Berbakti pada Semesta”, kegiatan ini diikuti oleh 12 anggota Pasukan Khusus Pramuka yang berada di bawah Gugus Depan SMP IT Bina Bangsa Sejahtera 04.263 – 04.264, dengan pendampingan para pembina pramuka.
Rangkaian kegiatan Perjusa dirancang edukatif sekaligus menantang. Kegiatan diawali dengan pendirian tenda sebagai sarana melatih kemandirian, kerja sama, dan kedisiplinan. Selama perkemahan, peserta juga menjalankan jadwal piket memasak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi bersama, guna menumbuhkan tanggung jawab serta keterampilan dasar.
Selain itu, dilaksanakan pula prosesi pelantikan anggota Pramuka Penggalang sebagai bentuk pengakuan atas kesiapan peserta dalam mengemban tanggung jawab sebagai anggota pramuka yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan.
“Kegiatan utama dalam Perjusa ini adalah hiking menuju Kawah Ratu yang berada di ketinggian 1.437 meter di atas permukaan laut (mdpl). Perjalanan yang ditempuh selama kurang lebih 2 hingga 2,5 jam ini menjadi tantangan tersendiri bagi peserta, sekaligus melatih ketahanan fisik dan mental serta menumbuhkan rasa cinta terhadap alam,” Minggu (19/4/2026).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di area perkemahan sebagai kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam.

Kegiatan Perjusa secara resmi ditutup oleh Ketua Gugus Depan Putra, Kak Roma. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan kali ini memberikan tantangan lebih bagi peserta karena harus menempuh perjalanan panjang menuju Kawah Ratu.
Menurutnya, perjalanan tersebut mengajarkan pentingnya menekan ego pribadi, meningkatkan kepedulian antarsesama, serta membangun kedisiplinan dalam mengikuti arahan pemimpin rombongan agar kegiatan berjalan aman dan tertib.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui Perjusa ini, diharapkan para murid mampu menginternalisasi nilai-nilai kepramukaan seperti kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Yudi




