Tim Drum Band Kota Bogor semakin memantapkan kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Dengan persiapan panjang selama tiga tahun, kontingen Kota Hujan optimistis mampu memenuhi target tiga medali emas dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Optimisme itu mengemuka dalam konser pamit dan doa bersama Tim Drum Band Kota Bogor yang digelar di Galaxy Arena Stars, Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Sabtu (7/11/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melepas perjuangan para atlet sekaligus memperkuat dukungan moral. Sejumlah orang tua atlet, pengurus Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Bogor hingga mantan atlet turut hadir memberikan doa dan motivasi.
Ketua PDBI Kota Bogor, Zenal Abidin mengatakan, seluruh persiapan tim telah mencapai 100 persen. Setelah menjalani program latihan selama tiga tahun, kini para atlet tinggal membuktikan hasil kerja keras mereka di arena pertandingan.
Menurutnya, kesiapan tidak hanya mencakup kondisi atlet, tetapi juga seluruh kebutuhan teknis dan venue pertandingan. Cabang olahraga (cabor) drum band dijadwalkan berlangsung pada 9-15 November 2026 dengan menggunakan tiga lokasi pertandingan, yakni GOR Indoor A Pajajaran, lintasan atletik Stadion Pajajaran, serta ruas jalan kawasan Summarecon Bogor.
“Baik dari persiapan tim maupun venue sudah rampung. Tinggal pelaksanaan kejuaraan saja pada Senin besok,” ujar Zenal, Minggu (8/11/2026)
Ia menegaskan, target tiga medali emas bukan sekadar ambisi, melainkan sasaran yang diyakini bisa diwujudkan melalui kesiapan dan kekompakan seluruh atlet.
Terlebih, Kota Bogor memiliki keuntungan sebagai tuan rumah. Selain mendapat dukungan langsung dari masyarakat, para atlet juga sudah cukup mengenal karakteristik venue karena selama ini rutin menjalani latihan di lokasi pertandingan.
Meski demikian, Zenal mengingatkan para atlet agar tidak terlena dengan keuntungan sebagai tuan rumah. Mental bertanding, disiplin, dan kekompakan harus tetap menjadi modal utama untuk menghadapi persaingan.
“Para atlet sudah berlatih dan berjuang. Jangan pernah merasa kecil di hadapan siapa pun. Jaga kekompakan serta disiplin,” pesannya.
Zenal juga mengingatkan bahwa drum band merupakan olahraga yang mengandalkan keselarasan seluruh anggota tim. Tidak ada prestasi yang bisa diraih hanya dengan mengandalkan kemampuan individu.
“Dalam drum band tidak ada keberhasilan yang dibangun sendiri. Setiap irama, langkah, dan pukulan harus menjadi satu kesatuan,” tegasnya.
Sementara itu, Manajer Drum Band Kota Bogor, Laniasari menjelaskan, kontingen Kota Bogor akan turun pada 10 nomor pertandingan yang tersebar di tiga venue.
Di GOR Indoor A Pajajaran, atlet akan mengikuti nomor Lomba Unjuk Gelar (LUG) kategori campuran dan Lomba Berbaris (LBB).
Selanjutnya, di lintasan atletik Stadion Pajajaran, Kota Bogor akan berlaga pada nomor Lomba Baris Jarak Pendek (LBJP), meliputi jarak 600 meter putri, 800 meter putra, serta nomor 600 meter dan 800 meter campuran.
Adapun di kawasan Summarecon Bogor, atlet akan bersaing pada nomor Lomba Ketepatan dan Ketahanan Berbaris (LKKB), yakni 6.000 meter putri, 8.000 meter putra, serta 6.000 meter dan 8.000 meter campuran.
Laniasari menyebut perkembangan atlet selama menjalani pemusatan latihan menunjukkan hasil positif. Seluruh personel dinilai sudah siap menghadapi persaingan dan memberikan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kota Bogor.
“Perkembangan anak-anak Alhamdulillah sudah siap menghadapi Porprov Jabar 2026. Tinggal doakan saja agar bisa meraih medali emas sesuai yang ditargetkan,” pungkasnya.
Sukabumi | Jurnal Bogor – Kabar baik bagi masyarakat Cisaat dan sekitarnya. Zebua Motor resmi akan membuka cabang baru pada 1 Desember 2026.
Pembukaan cabang ini menjadi langkah pengembangan Zebua Motor dalam memperluas layanan sekaligus menghadirkan konsep baru yang lebih lengkap dan modern.
Berbeda dengan bengkel pada umumnya, cabang baru Zebua Motor di Cisaat hadir dengan konsep terpadu. Dalam satu kawasan, masyarakat tidak hanya dapat melakukan perawatan dan perbaikan sepeda motor, tetapi juga dapat menikmati fasilitas caffe serta mengakses layanan kantor hukum yang akan beroperasi di lokasi yang sama.
Pihak manajemen Zebua Motor menyampaikan, konsep ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Bengkel tidak lagi hanya menjadi tempat servis, tetapi juga menjadi ruang untuk bersilaturahmi, beristirahat, dan mendapatkan layanan hukum yang profesional.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda. Sambil menunggu motor diservis, pelanggan bisa menikmati kopi di caffe kami. Selain itu, kami juga membuka kantor hukum untuk membantu masyarakat yang membutuhkan konsultasi dan pendampingan hukum,” ujar Andreas mewakili pihak manajemen Zebua Motor, Sabtu (6/11/2026).
Bengkel Motor Zebua Motor di Cisaat akan melayani berbagai kebutuhan perawatan sepeda motor, mulai dari servis rutin, ganti oli, perawatan mesin, kelistrikan, hingga perbaikan ringan dan berat serta part variasi dan racing untuk tarikan responsif, up grade kirian matic dan berbagai pilihan service dilakukan oleh mekanik yang berpengalaman dengan mengutamakan kejujuran, kualitas, dan kepuasan pelanggan.
Sementara itu, caffe yang hadir di kawasan tersebut diharapkan menjadi tempat berkumpul yang nyaman bagi anak muda, komunitas motor, maupun masyarakat umum. Dengan suasana yang santai dan pelayanan yang ramah, caffe ini diharapkan menjadi daya tarik baru di kawasan Cisaat.
Sedangkan kantor hukum yang akan dibuka bersamaan dengan bengkel dan caffe, akan memberikan layanan konsultasi hukum, pendampingan, hingga pembuatan dokumen hukum untuk masyarakat dan pelaku usaha. Kehadiran kantor hukum ini menjadi bukti bahwa Zebua Motor tidak hanya fokus pada otomotif, tetapi juga peduli terhadap kebutuhan hukum masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Zebua Motor cabang Cisaat dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjadi tempat yang bermanfaat untuk semua kalangan,” ujar Andreas.
Pembukaan cabang baru ini akan dilaksanakan pada 1 Desember 2026 di Cisaat, Sukabumi Masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan acara pembukaan sekaligus menikmati berbagai promo menarik yang telah disiapkan.
Dengan hadirnya bengkel motor, caffe, dan kantor hukum dalam satu kawasan, Zebua Motor cabang Cisaat diharapkan menjadi destinasi baru bagi masyarakat yang membutuhkan layanan otomotif, tempat nongkrong, dan layanan hukum dalam satu tempat.
Cabang olahraga (cabor) anggar kembali menyumbangkan medali emas bagi kontingen Kota Bogor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Istimewanya, keberhasilan tersebut diwarnai terciptanya all Bogor final pada nomor degen putra yang berlangsung di Hotel Green Forest, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Atlet Kota Bogor, Arval Raziel Ridwan Sundara, sukses keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan rekan satu daerahnya, Anggi Wiliansyah, yang harus puas meraih medali perak. Sementara itu, dua medali perunggu diraih Paulus Rafael Timisela dari Kabupaten Bandung dan Yuandre Sinaga dari Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor, H Subhan, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menghadirkan dua atlet Kota Bogor di partai final menjadi bukti bahwa pembinaan anggar di Kota Hujan berjalan dengan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet kompetitif.
“Alhamdulillah, kami kembali bisa menyumbangkan medali emas untuk Kota Bogor. Lebih membanggakan lagi, final mempertemukan dua atlet Kota Bogor. Ini menunjukkan bahwa kemampuan atlet anggar kita mampu bersaing dan mendominasi nomor yang dipertandingkan,” ujarnya.
Subhan menilai, terciptanya final sesama atlet Kota Bogor bukan sekadar keberhasilan meraih dua medali sekaligus, melainkan juga menjadi gambaran kekuatan dan hasil pembinaan cabang olahraga anggar selama ini.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi tambahan motivasi bagi seluruh atlet anggar Kota Bogor yang masih akan bertanding pada nomor lainnya. Terlebih, persaingan di Porprov XV Jawa Barat berlangsung ketat karena setiap daerah mengerahkan atlet terbaiknya untuk memperebutkan medali.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun, perjuangan belum selesai. Kami ingin para atlet tetap fokus, menjaga semangat, dan berusaha memberikan hasil terbaik di pertandingan berikutnya. Targetnya, anggar bisa terus menambah pundi-pundi medali untuk Kota Bogor,” tegasnya.
Dengan raihan tersebut, Kontingen Kota Bogor kini telah mengantungi total 10 emas, setelah sebelumnya cabor judo berhasil meraup sembilan medali emas.
Bogor | Jurnal Bogor – Himpunan Alumni (HA) IPB University resmi meluncurkan Leadership Accelerate Program (LEAP) melalui kegiatan kick-off di Gedung Alumni IPB University, Sabtu (7/11/2026). Program ini dirancang untuk mengakselerasi potensi kepemimpinan alumni muda IPB University agar mampu berkontribusi di berbagai sektor strategis.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet, Ketua Bidang Kepemimpinan dan Akselerasi Talenta Alumni Muda DPP HA IPB Jamil Azzaini, serta Wakil Sekretaris Jenderal II DPP HA IPB Akbariansyah.
Pada tahap awal, LEAP diikuti 100 mentee yang merupakan fresh graduate IPB University dengan pendampingan 25 associate mentor. Program ini menjadi jembatan koneksi antara alumni muda dengan para alumni IPB yang telah menempati posisi strategis di berbagai bidang.
LEAP mencakup lima bidang pengembangan, yakni Entrepreneur, Profesional/Industri, Akademisi dan Riset, Birokrasi dan Politik, serta Sosial dan Komunitas.
Program tersebut mengusung semangat “Pemimpin Melahirkan Pemimpin” dengan harapan mampu mencetak generasi unggul yang berkarakter, kompeten, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan IPB University, Himpunan Alumni, serta Indonesia.
“Peserta LEAP ke depan akan menjadi pemimpin yang juga akan melahirkan pemimpin,” disampaikan Rektor IPB University dalam sambutannya, Sabtu (7/11/2026).
Rektor Paparkan Lima Kunci Kepemimpinan
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IPB University memaparkan konsep 5K yang dinilai menjadi fondasi penting bagi seorang pemimpin.
Pertama, karakter. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh ilmu pengetahuan, tetapi juga kekuatan karakter yang menjadi landasan dalam mengambil keputusan.
Kedua, kompetensi. Seorang pemimpin dituntut memiliki kemampuan sebagai leader sekaligus entrepreneur agar mampu menghadapi tantangan dan menciptakan peluang.
Ketiga, kontribusi. Pemimpin yang hebat senantiasa memikirkan kontribusi terbaik bagi lingkungan, masyarakat, dan organisasi yang dipimpinnya.
Keempat, kesehatan. Rektor menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan emosional karena berpengaruh terhadap daya tahan serta performa dalam menjalankan kepemimpinan.
Kelima, keridhoan. Ia mengingatkan pentingnya memperoleh keridhoan orang tua maupun pasangan dalam menjalani kehidupan dan mencapai keberhasilan.
Alumni Muda Didorong Jadi Pemimpin Masa Depan
Wakil Sekretaris Jenderal II DPP HA IPB Akbariansyah menyampaikan bahwa alumni muda IPB University saat ini memiliki banyak teladan dari para alumni yang telah menorehkan prestasi dan menempati posisi strategis sejak usia muda.
“Semoga himpunan alumni terus maju dan memberikan dampak,” ujarnya.
Kegiatan kick-off LEAP kemudian dilanjutkan dengan sesi pembekalan kepemimpinan oleh Jamil Azzaini, selaku Ketua Bidang Kepemimpinan dan Akselerasi Talenta Alumni Muda DPP HA IPB University.
Melalui program LEAP, HA IPB University berharap para mentee dapat mengembangkan kapasitas diri, memperluas jejaring profesional, serta tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Prestasi gemilang cabang olahraga (cabor) judo yang telah menyumbangkan sembilan medali emas bagi Kota Bogor pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mendapat apresiasi dari Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna.
Menurut Dedy, torehan sembilan medali emas tersebut menjadi bukti kerja keras dan keseriusan pembinaan yang dilakukan judo Kota Bogor. Lebih dari itu, prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi cabang olahraga lainnya untuk ikut mendulang emas demi menembus target 100 emas.
Ia menilai keberhasilan judo mengumpulkan sembilan medali emas harus menjadi energi positif bagi seluruh kontingen Kota Bogor yang masih berjuang di arena pertandingan.
“Alhamdulillah, judo sudah memberikan kontribusi luar biasa dengan total sembilan medali emas untuk Kota Bogor. Ini tentu patut kita apresiasi. Kami berharap capaian ini bisa menjadi pelecut semangat bagi cabor-cabor lainnya untuk kembali menyumbangkan medali emas,” ujar Dedy Sumarna.
Dedy menegaskan, persaingan dalam Porprov XV Jabar 2026 membutuhkan konsistensi, mental juara, serta semangat pantang menyerah dari setiap atlet. Karena itu, ia meminta seluruh atlet dan tim pelatih tetap fokus menghadapi pertandingan yang tersisa.
Menurutnya, keberhasilan meraih medali emas bukan hanya soal kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga hasil dari persiapan panjang, kedisiplinan latihan, serta dukungan berbagai pihak terhadap pembinaan olahraga.
KONI Kota Bogor, lanjut Dedy, terus memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh atlet agar mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya demi mengharumkan nama daerah.
“Jangan cepat puas dengan hasil yang sudah diraih. Perjuangan masih berlangsung dan peluang untuk menambah medali tetap terbuka. Kami ingin semangat yang ditunjukkan atlet judo bisa menular kepada seluruh cabor,” tegasnya.
Dedy berharap kontribusi emas dari berbagai cabang olahraga terus mengalir sehingga target prestasi Kota Bogor pada Porprov XV Jawa Barat 2026 dapat tercapai.
“Target kita tentu memberikan hasil terbaik untuk Kota Bogor. Mari terus berjuang, jaga kekompakan, dan berikan yang terbaik. Setiap medali yang diraih merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kota Bogor,” pungkasnya.
Cabang olahraga (cabor) judo Kota Bogor kembali menunjukkan dominasinya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Dalam pertandingan hari ini, kontingen judo Kota Bogor sukses memborong empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Tambahan empat emas tersebut membuat total koleksi medali emas judo Kota Bogor kini mencapai sembilan keping. Capaian ini sekaligus mempertegas posisi judo sebagai salah satu penyumbang medali emas terbanyak bagi kontingen Kota Bogor dalam perhelatan olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, R An An Andri Hikmat, mengaku bersyukur dan mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal di arena pertandingan.
Empat medali emas dipersembahkan Fathurohman dari kelas -66 kilogram putra, Rama di kelas -73 kilogram putra, Khasani Sifa dari kelas -63 kilogram putri, serta Mia Maulidini yang tampil sebagai juara di kelas -78 kilogram putri.
Sementara itu, satu medali perak diraih Siti Latifah dari kelas -70 kilogram putri.
Adapun tiga medali perunggu masing-masing disumbangkan Dimas dari kelas -55 kilogram putra, Afikah di kelas +78 kilogram putri, dan Natasya dari kelas -78 kilogram putri.
“Alhamdulillah, hari ini judo kembali mendapatkan tambahan empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Dengan hasil ini, total medali emas yang berhasil kami kumpulkan sudah mencapai sembilan,” ujar R An An Andri Hikmat.
melainkan bukti bahwa pembinaan judo Kota Bogor berjalan pada jalur yang positif dan mampu melahirkan atlet-atlet kompetitif.
Meski demikian, An An mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Perjuangan di arena Porprov harus dijadikan momentum untuk terus meningkatkan kualitas dan menjaga konsistensi prestasi.
“Kami berharap hasil ini bisa menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus memberikan penampilan terbaik. Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga judo Kota Bogor bisa terus menambah pundi-pundi medali untuk Kota Bogor,” pungkasnya.
Bogor | Jurnal Bogor – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta berbagai institusi untuk terus beradaptasi. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Partha Digital Solutions hadir sebagai perusahaan yang bergerak di bidang solusi digital dan kreatif untuk membantu bisnis maupun institusi meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi.
Didirikan dan dikembangkan oleh Muhammad Naufal Whisnu selaku Founder dan Chief Executive Officer (CEO), Partha membawa visi menjadi mitra strategis dalam transformasi digital, khususnya bagi pelaku usaha dan institusi di Bogor.
Partha tidak hanya berfokus pada penyediaan produk digital, tetapi juga menghadirkan pendekatan terintegrasi mulai dari perencanaan, pembangunan identitas brand, pengembangan platform digital, hingga strategi pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap klien.
Dalam pengembangan perusahaan, Naufal menekankan pentingnya kualitas, profesionalisme, inovasi, dan kebermanfaatan sebagai landasan dalam menghadirkan solusi. Menurutnya, banyak pelaku usaha di Bogor memiliki produk dan potensi bisnis yang menjanjikan, tetapi belum sepenuhnya didukung oleh infrastruktur digital dan strategi komunikasi yang memadai.
“Banyak UMKM memiliki produk berkualitas dan potensi pasar yang besar. Namun, tidak sedikit yang masih menghadapi kendala dalam membangun identitas brand, memanfaatkan platform digital, serta menjangkau konsumen secara lebih luas. Di sinilah kami ingin mengambil peran,” ungkap Naufal, Jumat(6/11/2026).
Ia menambahkan bahwa PT Partha Digital Solutions dikembangkan untuk membantu pelaku usaha membangun fondasi digital yang lebih profesional, sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis melalui pemanfaatan teknologi dan kreativitas.
“Kami ingin membantu UMKM dan institusi memiliki platform digital yang profesional, branding yang kuat, serta konten yang mampu memberikan dampak bagi perkembangan bisnis. Bagi kami, transformasi digital bukan hanya tentang mengikuti tren teknologi, tetapi bagaimana teknologi dapat memberikan nilai tambah dan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan bisnis,” ujar Naufal.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT Partha Digital Solutions menghadirkan lima layanan utama yang saling terintegrasi.
Pertama, pengembangan website dan aplikasi, meliputi pembuatan website company profile, katalog produk, sistem pemesanan, hingga aplikasi berbasis web dan mobile yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Kedua, digital branding, yang berfokus pada pembangunan identitas visual melalui perancangan logo, panduan warna dan tipografi, serta penguatan strategi branding agar bisnis memiliki karakter yang konsisten, profesional, dan mudah dikenali.
Ketiga, creative content, berupa produksi foto produk, video promosi, desain grafis, serta penulisan konten untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan pemasaran melalui berbagai kanal digital.
Keempat, digital marketing, yang mencakup strategi pemasaran melalui media sosial, optimasi mesin pencari, serta pengelolaan kampanye digital secara terukur untuk membantu memperluas jangkauan pasar dan mendukung peningkatan penjualan.
Kelima, visualisasi 2D dan 3D, yang menghadirkan representasi visual untuk kebutuhan presentasi produk, desain kemasan, desain gerai, hingga materi promosi agar informasi bisnis dapat disampaikan secara lebih menarik dan komunikatif.
Mendapatkan Kepercayaan dari Berbagai Sektor
Pengembangan layanan Partha turut didukung oleh kolaborasi dengan pelaku usaha dan institusi dari berbagai bidang. Kebutuhan yang beragam tersebut menjadi bagian dari pengalaman perusahaan dalam menghadirkan solusi digital dan kreatif yang disesuaikan dengan karakter masing-masing klien.
Founder Setoeang Kopi, Dwiky Caesar Baheram, menilai penguatan branding merupakan salah satu aspek penting dalam membangun identitas dan karakter sebuah bisnis.
“Dalam membangun bisnis, identitas brand menjadi salah satu hal yang penting karena dapat membentuk persepsi konsumen terhadap produk. Melalui pendekatan branding yang lebih terarah, kami berharap Setoeang Kopi dapat memiliki karakter visual yang konsisten dan semakin mudah dikenali,” ungkap Dwiky.
Dari sektor kelembagaan, Muhammad Aziz selaku Ketua Yayasan Daarul Multazam Mandiri turut menyoroti pentingnya identitas visual yang profesional dalam memperkuat citra dan komunikasi sebuah institusi.
“Setiap lembaga membutuhkan identitas yang mampu merepresentasikan nilai dan karakter organisasinya. Penguatan branding menjadi salah satu langkah penting agar komunikasi lembaga dapat disampaikan secara lebih konsisten, profesional, dan mudah dikenali masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Reza Bayu selaku Owner PapaPia melihat pengembangan website sebagai salah satu langkah untuk memperkuat kehadiran bisnis di ranah digital.
Website menjadi salah satu kebutuhan penting bagi bisnis karena dapat menjadi pusat informasi produk dan identitas perusahaan yang bisa diakses kapan saja. Kami melihat pengembangan website modern sebagai peluang untuk menghadirkan informasi PapaPia secara lebih terstruktur dan profesional kepada calon pelanggan,” kata Reza Bayu.
Pengalaman lainnya datang dari sektor jasa profesional. Syamsulhuda Yudha, Founder Y.A.R Law Firm, menilai keberadaan website modern memiliki peran penting dalam membangun kredibilitas dan mempermudah masyarakat memperoleh informasi mengenai layanan profesional.
“Bagi firma hukum, kepercayaan dan profesionalisme merupakan hal yang sangat penting. Website yang dirancang dengan baik dapat menjadi representasi digital perusahaan sekaligus membantu calon klien memperoleh informasi layanan secara lebih mudah dan terstruktur,” ungkap Syamsulhuda Yudha.
Berbagai kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya relevan bagi UMKM, tetapi juga dibutuhkan oleh yayasan, lembaga, hingga perusahaan jasa profesional.
Naufal menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pelaku UMKM, koperasi, komunitas usaha, institusi pendidikan, hingga instansi pemerintah dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi serta transformasi digital.
“Melalui Partha, kami ingin turut berkontribusi dalam membangun ekosistem digital yang lebih kuat dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa setiap bisnis dan institusi memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan, fungsional, dan memberikan manfaat nyata,” tambahnya.
Melalui pengembangan PT Partha Digital Solutions, diharapkan semakin banyak UMKM dan institusi di Bogor yang mampu meningkatkan kapasitas, memperkuat daya saing, serta memperluas jangkauan hingga tingkat regional dan nasional. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dorongan untuk membangun pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dan kreativitas.
Bagi pelaku UMKM, perusahaan, maupun institusi yang ingin mengembangkan bisnis melalui solusi digital dan kreatif, PT Partha Digital Solutions membuka kesempatan untuk berdiskusi dan menjajaki peluang kolaborasi. Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan kerja sama dapat diakses melalui: Website: https://www.parthadigital.com Instagram: https://www.instagram.com/parthadigital.id/ PT Partha Digital Solutions Digital Solutions. Creative Growth.
Peluang kontingen Kota Bogor menambah pundi-pundi medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 kembali terbuka. Kali ini, harapan tersebut datang dari cabang olahraga (cabor) muaythai melalui atlet andalannya, Firaz Roza.
Firaz berhasil memastikan langkah ke babak final pada nomor kelas 54 kilogram putra. Partai puncak tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu (7/11/2026) di Bekasi. Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi Firaz untuk mengukuhkan prestasinya sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Kota Bogor.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, mengapresiasi perjuangan Firaz yang mampu menembus partai final. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kabar positif sekaligus menambah optimisme kontingen Kota Bogor dalam persaingan perebutan medali di Porprov XV Jabar 2026.
Dedy berharap Firaz dapat menjaga konsentrasi, kondisi fisik, serta mental bertanding saat menghadapi laga penentuan. Sebab, partai final membutuhkan kesiapan maksimal agar peluang meraih kemenangan bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Kami meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Bogor agar Firaz bisa tampil maksimal dan menyumbangkan medali emas bagi Kota Bogor,” ujar Dedy.
Ia menegaskan, dukungan masyarakat menjadi salah satu penyemangat bagi para atlet yang tengah berjuang membawa nama daerah. Terlebih, setiap pertandingan di Porprov merupakan kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan hasil latihan, kerja keras, dan dedikasi mereka selama menjalani persiapan.
Menurut Dedy, keberhasilan Firaz mencapai final juga patut diapresiasi karena tidak mudah menembus persaingan hingga babak puncak. Namun, perjuangan belum selesai. Tantangan sesungguhnya kini berada di depan mata, yakni mengamankan kemenangan pada pertandingan final.
KONI Kota Bogor berharap Firaz mampu menjaga momentum positif tersebut dan menuntaskan perjuangannya dengan hasil terbaik. Tambahan emas dari muaythai tentu akan menjadi kontribusi penting bagi upaya kontingen Kota Bogor mencapai target prestasi pada Porprov XV Jawa Barat 2026.
“Semoga Firaz diberikan kelancaran, kekuatan, dan bisa membawa pulang medali emas untuk Kota Bogor,” pungkasnya.
Ciomas | Jurnal Bogor – Di tengah gempuran gadget baru dan gaya hidup serba instan, seorang anak di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor justru memilih belajar dari hal yang dianggap sepele: memilah limbah elektronik.
Di sebuah lapak sederhana di Jalan Raya Kreteg RT 1 RW 3 Padasuka , ia terlihat jongkok memilah satu per satu PCB, baterai HP, LCD, tembaga, dan berbagai komponen elektronik bekas. Tangannya kotor, bajunya sederhana, tapi wajahnya serius. Baginya, ini bukan sekadar membantu, tapi belajar.
Usaha orang tuanya bergerak di bidang jual beli barang bekas elektronik dan lelang / borongan kantor. Dari sinilah, nafkah keluarga didapat. Dari barang yang sudah tidak terpakai orang lain, masih ada nilai yang bisa diolah kembali.
“Biar anak tahu, uang itu tidak datang begitu saja. Ada keringat, ada capek, ada prosesnya. Kalau dia ikut bantu, dia akan lebih menghargai,” ujar Septrianu Munandar, orang tua yang mendampinginya, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan memilah ini juga punya nilai lingkungan. Limbah elektronik jika dibuang sembarangan bisa mencemari tanah dan air. Dengan dipilah dan didaur ulang, barang bekas bisa bermanfaat lagi dan tidak menjadi sampah.
Bagi sang anak, pelajaran terbesar bukan soal berapa harga tembaga atau PCB hari ini. Tapi soal menghargai jerih payah orang tua yang setiap hari berjuang demi keluarga.
Sosok seperti ini menjadi pengingat, bahwa kesuksesan tidak selalu dimulai dari tempat yang bersih dan mewah. Kadang dimulai dari lantai yang kotor, tangan yang hitam, tapi hati yang mau belajar dan berbakti.
Cabang olahraga (cabor) judo Kota Bogor kembali menambah pundi-pundi medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Kali ini, tambahan emas dipersembahkan Adis Rayina yang tampil di kelas KYU -63 kilogram putri.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, R An An Andri Hikmat, mengatakan, keberhasilan Adis menambah koleksi emas membuat perolehan medali judo Kota Bogor kini mencapai lima emas.
“Alhamdulillah, hari ini ada tambahan satu medali emas dari Adis Rayina di kelas KYU -63 kilogram putri. Dengan hasil ini, total medali emas yang sudah kami raih menjadi lima,” ujar An An.
Selain tambahan emas, judo Kota Bogor juga mengamankan dua medali perunggu. Kedua medali tersebut masing-masing diraih Khalilah di kelas KYU -57 kilogram putri dan M. Reyhan Aulia Subagja di kelas KYU -55 kilogram putra.
Tambahan tiga medali tersebut menjadi suntikan motivasi bagi kontingen judo Kota Bogor untuk terus bersaing dalam perburuan medali Porprov XV Jabar 2026.
An An sebelumnya menyampaikan bahwa judo Kota Bogor membidik 10 medali emas, bahkan berharap mampu mencapai 12 emas. Peluang tersebut masih terbuka melalui sejumlah nomor senior yang akan dipertandingkan pada Sabtu hingga Senin.
Enam atlet senior, yakni Windy, Sipa, Mia, Patur, Rama, dan Kadek Pasek, diproyeksikan menjadi tumpuan untuk mendulang tambahan medali emas.
Dengan tambahan emas dari Adis, judo Kota Bogor semakin optimistis melanjutkan tren positif dan berupaya melampaui target yang telah ditetapkan.