29.1 C
Bogor
Saturday, September 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog

Semarak Festival Tukar Tambah Mobil di Pasar Bersih Sentul

0

Sentul | Jurnal Bogor
Ditengah geliat kendaraan EV saat ini, Toyota terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya dengan menggelar Festival Tukar Tambah Mobil di Pasar Bersih Sentul, Jumat (11/9/2026).

Branch Manager Auto2000 Cibinong Berlian Darisky yang akrab dipanggil Kikie menjelaskan, event yang bertema Festival Tukar Tambah ini adalah implementasi kegiatan gabungan dari Toyota Value Chain di Area Bogor (ACC, TAFS, AAB, O|XMobbi) yang sudah direncanakan sejak awal Semester 2 tahun 2026 ini.

“Event ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka meningkatkan awarness serta hadir lebih mudah dan lebih dekat kepada masyarakat Bogor,” ujarnya.

Ketika ditanyakan kenapa menggandeng Auto2000? rekan Kikie,  Heri Hermawan yang juga Branch Manager di Auto2000 Yasmin menjelaskan, “Auto2000 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam rantai bisnis Astra, kami – Auto2000 selalu terlibat dalam event-event otomotif, tidak hanya berskala dunia dan nasional, namun juga di wilayah paling kecil (Regional Bogor) dan ini adalah wujud komitmen kami yang selaras dengan Grand Strategy Auto2000 (Best in Town)”.

Salah satunya selain memberikan kesempatan memiliki Toyota dengan mudah juga banyak benefit lainnya yang bisa Customer dapatkan. Salah satunya adalah program SMARTCASH – Kredit 1 tahun tanpa bunga (Bunga 0%) dan gratis Asuransi 1 tahun untuk model Zenix HV, Yaris Cross HV, Veloz HV. Juga promo Gratis Asuransi hingga 2 tahun utk model-model unggulan lainnya.

Annisa, salah satu Account Executive dari cabang Auto2000 Yasmin bahkan telah mengantong 2 pemesanan Veloz HV dan Avanza di hari pertama event tersebut. Dalam kegiatan hari pertama sudah terkumpul 21 SPK sejak dimulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00.

Tampak juga kehadiran Area Business Head wilayah DKI 2 – Herry Liu, yang secara langsung melihat keberlangsungan festival dan antusias kehadiran pelanggan serta memberikan arahan kepada tim yang bertugas agar pelayanan yang baik menjadi fokus bagi tamu-tamu yang hadir.

Festival Tukar Tambah ini akan berlangsung 3 hari saja pada Jumat hingga Minggu (11 – 13 September 2026) dan open booth pukul 08.00-16.00 WIB. Selain program terbaik, showing display, opsi Kredit yang khusus, tukar tambah kendaraan lama, test drive, customer juga berkesempatan memenangkan hadiah hadiah special seperti sepeda, TV, air fryer, voucher belanja dan lain-lain.

Pengunjung festival juga mendapatkan gratis menu special dari Bertu Cafe yakni aneka kopi dan nonkopi dan cemilan enak ala Bertu Cafe pastinya. So, warga Bogor dan sekitarnya yang mau sekalian mampir ke Pasar Bersih Sentul, juga bisa mampir ke Festival Tukar Tambah Mobil.

(Wawan Hermawanto)

Rudy Susmanto Gandeng Kementerian LH Selesaikan Masalah Kebakaran TPA Galuga

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor mengikuti apel gabungan bersama Pemerintah Kota Bogor di area Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kamis (10/9/2026) sore. 

Apel tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi penanganan kebakaran bersama Kementerian Lingkungan Hidup.

Bupati Bogor menyampaikan bahwa penanganan di area pengelolaan sampah yang berada di wilayah Kabupaten Bogor telah tuntas. 

Katanya, jajaran Pemkab Bogor bersama Pemkot Bogor bergerak bersama untuk membantu penanganan di area pengelolaan sampah wilayah Kota Bogor yang masih membutuhkan proses pemadaman dan pendinginan.

“Penanganan di area pengelolaan sampah wilayah Kabupaten Bogor sudah tuntas. Sekarang kita bersama-sama dengan Pemerintah Kota Bogor, dengan dukungan dan koordinasi Kementerian Lingkungan Hidup, fokus menangani titik-titik yang masih mengeluarkan asap,” ujar Rudy.

Rudy Susmanto menegaskan, penanganan kebakaran di kawasan TPA Galuga membutuhkan kolaborasi lintas wilayah dan lintas sektor. Karena itu, Pemkab Bogor siap memperkuat dukungan kepada Pemkot Bogor bersama Kementerian Lingkungan Hidup hingga seluruh titik api dan asap dapat dikendalikan.

“Ini bukan persoalan Kabupaten atau Kota Bogor. Ini persoalan kita bersama. Kita bahu-membahu, bergerak bersama, karena yang kita utamakan adalah bagaimana api segera padam dan kondisi di kawasan TPA Galuga kembali aman,” tegasnya.

Melalui apel gabungan ini, seluruh unsur penanganan kembali menyatukan langkah dan memastikan personel serta sarana yang tersedia dapat dikerahkan secara optimal. Rudy juga meminta seluruh jajaran tetap bekerja dengan mengutamakan keselamatan dan terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang masih membutuhkan pendinginan.

“Kita akan terus bergerak sampai benar-benar aman. Mohon doa dan dukungan masyarakat, semoga malam hingga subuh nanti seluruh proses pemadaman dan pendinginan berjalan lancar dan penanganan TPA Galuga segera kita tuntaskan bersama,” pungkas Rudy.(*DR)

Ratusan Pelajar SMPN 3 Citeureup Antusias Ikuti Sosialisasi Senam Bogor Bugar oleh Dispora

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor terus mendorong budaya hidup sehat dan aktif di kalangan pelajar melalui Sosialisasi Senam Bogor Bugar (SBB).

Kegiatan tersebut digelar di SMP Negeri 3 Citeureup, Kabupaten Bogor, Jumat (11/9/2026), dengan menghadirkan instruktur dari Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kabupaten Bogor.

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Para pelajar tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang diperagakan instruktur. Dengan iringan musik yang energik, siswa mengikuti Senam Bogor Bugar dengan penuh semangat dan keceriaan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengatakan sosialisasi Senam Bogor Bugar di lingkungan sekolah merupakan salah satu upaya membangun kebiasaan berolahraga sejak usia pelajar.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan pola hidup sehat sekaligus membangun kebugaran generasi muda di Kabupaten Bogor.

“Senam Bogor Bugar ini kami dorong agar semakin dikenal dan menjadi bagian dari aktivitas olahraga masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah. Kami ingin anak-anak sejak usia pelajar terbiasa bergerak, berolahraga, dan menjaga kebugaran tubuh,” ujar Asnan AP.

Ia berharap Senam Bogor Bugar tidak hanya dilaksanakan saat kegiatan sosialisasi, tetapi dapat terus diperkenalkan dan dilakukan secara rutin di sekolah-sekolah.

“Harapannya tentu Senam Bogor Bugar bisa terus berkembang. Selain menyehatkan, kegiatan seperti ini juga menyenangkan dan dapat membangun semangat kebersamaan di antara para pelajar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim (Katim) Substansi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kabupaten Bogor, Hidayat, mengatakan SMP Negeri 3 Citeureup menjadi salah satu lokasi pelaksanaan sosialisasi untuk memperkenalkan gerakan Senam Bogor Bugar secara langsung kepada para siswa.

Menurut Hidayat, respons para pelajar cukup positif. Hal tersebut terlihat dari semangat siswa saat mengikuti gerakan yang dipandu instruktur ASKI Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias. Mereka mengikuti gerakan dengan semangat dan terlihat menikmati kegiatan. Ini yang kami harapkan, olahraga tidak hanya memberikan manfaat bagi kebugaran, tetapi juga menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi pelajar,” kata Hidayat.

Hidayat menambahkan, melalui sosialisasi tersebut pihaknya berharap semangat berolahraga semakin tumbuh di lingkungan pendidikan. Pelajar juga diharapkan memahami pentingnya menjaga kebugaran sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Melalui Senam Bogor Bugar, Dispora Kabupaten Bogor berupaya memperluas budaya olahraga hingga lingkungan sekolah sekaligus mengajak generasi muda untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (*)

Dugaan Mafia Tanah dan PTSL 2019, Polisi Geledah Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Subdit Harta dan Benda (Harda) Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) lakukan penggeledahan tiga lokasi di Kabupaten Bogor atas dugaan kasus pertanahan, Cibinong, Rabu (09/09/2026).

Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan perkara dugaan mafia tanah terkait program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019 di Kecamatan Bojonggede.

Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP D.K. Zendrato mengatakan, ketiga lokasi tersebut meliputi Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I serta dua lokasi lainnya yang masing-masing berada di Cibinong dan Bojonggede.

“Penggeledahan di tiga lokasi ini berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan mafia tanah terkait PTSL tahun 2019 di Kecamatan Bojonggede,” kata Zendrato dalam keterangan resmi Humas Polda Metro Jaya.

Ia menambahkan, pihaknya lakukan pendalaman alat bukti atas dugaan perkara mafia tanah dan PTSL beberapa tahun lalu tersebut.

“Dalam penggeledahan, penyidik mengumpulkan sejumlah dokumen, perangkat elektronik, printer, serta mesin ketik,” ujarnya.

Sementara itu, pelayanan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I dilakukan hanya setengah hari seiring dilakukannya penggeledahan yang dilakukan Polda Metro Jaya dengan pengawalan beberapa anggota Brimob bersenjata laras panjang. n Noverando H

Caption; Anggota Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membawa container box berisikan sejumlah berkas, di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1, Cibinong, Rabu (09/09/2026).

EIGER Nature Lanjutkan Perjalanan Ekowisata dengan Memperkuat Komitmen Pemulihan Lingkungan di Kawasan Puncak

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Menjelang pembukaannya untuk publik, EIGER Nature yang melanjutkan transformasi dari EIGER Adventure Land dengan memperkuat visi dan komitmen
yang telah dibangun sejak awal untuk menghadirkan destinasi ekowisata yang mengintegrasikan alam, petualangan, budaya, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu tahapan penting dalam perjalanan tersebut adalah diterbitkannya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2889 tahun 2025 tentang Pencabutan Sanksi pada 22 November 2025. Pencabutan sanksi tersebut merupakan keputusan resmi pemerintah dan menjadi bagian dari proses panjang penataan serta pengembangan kawasan.

Untuk melanjutkan Komitmen Pemulihan Lingkungan PT Eigerindo MPI (EMPI) telah melakukan upaya administratif terhadap keputusan penyegelan
kepada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, disertai dengan melaksanakan arahan hasil verifikasi lapangan dan akhirnya terbit SK Pencabutan Sanksi Administratif. Proses tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan diterbitkannya SK DELH Nomor 600.4.5 /46/Kpts-KL/ TL-DLH/2025 tanggal 2 Desember 2025, sebagai bagian dari komitmen PT EMPI untuk mematuhi peraturan serta arahan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dalam pencabutan sanksi tersebut, pemerintah juga mempertimbangkan komitmen dan upaya PT EMPI untuk mengikuti arahan pemerintah pusat dan daerah dalam memulihkan lahan kritis melalui pendekatan ekowisata, serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan terhadap masyarakat lokal. Sebagai informasi, sebelum PT EMPI masuk dan memulai kegiatan, lahan milik PTPN tersebut merupakan lahan kritis dan digarap secara ilegal.

Pada Zona Pemanfaatan TNGGP seluas 253,66 hektare, pemanfaatan kawasan dilakukan berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan NomorSK.305/Menlhk /Setjen/KSA.3/4/2019 tanggal 24 April 2019 tentang IUPSWA pada Zona Pemanfaatan TNGGP. Sebelum IUPSWA diterbitkan, telah dilakukan kajian menyeluruh
mengenai daya dukung dan daya tampung kawasan, serta penyusunan rencana pemanfaatan dengan mempertimbangkan fungsi ekologis dan habitat asli di lokasi.

EIGER Nature berkomitmen untuk menjaga dan melindungi kawasan konservasi. Oleh karena
itu, hingga saat ini Koefisien Dasar Bangunan (KDB) di dalam kawasan TNGGP hanya 0,15%. Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan pemegang izin IUPSWA boleh membangun maksimal 10% dari luas izin yang diberikan.

Area yang dikelola EIGER Nature di kawasan PTPN untuk kegiatan ekowisata adalah 73,23 hektare, berada dalam porsi pemanfaatan yang diperbolehkan untuk kegiatan wisata, dengan KDB tercatat hanya 3,64%. Lebih dari 90% lahan milik PTPN tersebut kembali hijau penuh dengan pohon,perdu, dan semak.

“EIGER Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang EIGER untuk terus belajar dari alam, budaya, dan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tentang nama, tetapi tentang komitmen kami untuk membangun ekowisata yang dapat menjadi berkat bagi pengunjung,
alam, budaya, dan masyarakat. Kami ingin mereka yang berkunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang membawa pengalaman, pemahaman, ldan makna yang baru,” ujar Imanuel Wirajaya,
Direktur Utama EIGER Nature.

(Dadang Supriatna)

PPK Ormawa HIMASKA Highlight Produk Sandal Wedges dan Flat UMKM Lokal melalui Branding dan Pemasaran Digital

0

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HIMASKA Universitas Pakuan melalui program WIRALOKA terus mendorong pengembangan potensi kewirausahaan masyarakat di Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Salah satu program yang dijalankan adalah pendampingan UMKM sandal melalui pengembangan branding dan pemasaran digital.

UMKM sandal yang didampingi memiliki berbagai produk yang menarik, khususnya sandal wedges dan flat. Kedua jenis produk tersebut menjadi salah satu potensi utama yang terus dikembangkan untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk di tengah persaingan pasar.

Sandal wedges hadir dengan desain yang memberikan kesan lebih elegan dan stylish, sehingga dapat menjadi pilihan untuk berbagai aktivitas maupun kesempatan. Sementara itu, sandal flat menawarkan kenyamanan dan kesederhanaan dalam desain yang tetap menarik untuk digunakan sehari-hari. Perpaduan antara kenyamanan dan tampilan produk menjadi salah satu nilai yang ingin ditonjolkan dalam pengembangan UMKM sandal ini.

Untuk mendukung pengembangan produk, tim PPK Ormawa HIMASKA melakukan kegiatan dokumentasi dan photoshoot produk. Produk sandal wedges dan flat kemudian dikemas melalui visual yang lebih menarik untuk digunakan sebagai materi promosi di media sosial dan marketplace.

Selain itu, pendampingan juga dilakukan melalui pemanfaatan platform digital sebagai sarana pemasaran. Media sosial dan marketplace diharapkan dapat membantu produk UMKM sandal menjangkau konsumen yang lebih luas serta memperkenalkan produk lokal kepada pasar digital.

Hudan Nur Mutaqin selaku anggota pelaksana Program UMKM Sandal menyampaikan bahwa produk lokal memiliki potensi yang besar apabila didukung dengan strategi pemasaran dan branding yang tepat.

“Produk sandal wedges dan flat ini sebenarnya memiliki potensi yang sangat baik. Melalui pengembangan visual produk dan pemasaran digital, kami ingin membantu memperkenalkan produk UMKM agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan memiliki daya saing yang lebih baik.” Ungkapnya

Melalui program pendampingan ini, PPK Ormawa HIMASKA tidak hanya berfokus pada pemasaran produk, tetapi juga berupaya membantu UMKM dalam membangun identitas dan memperkuat keberadaan produk di era digital. Produk sandal wedges dan flat diharapkan dapat menjadi salah satu produk lokal yang terus berkembang serta memiliki peluang pasar yang lebih luas.

Program UMKM Sandal menjadi bagian dari upaya PPK Ormawa HIMASKA melalui WIRALOKA dalam mendukung pengembangan kewirausahaan masyarakat. Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, produk lokal diharapkan dapat terus berkembang, meningkatkan nilai ekonomi, serta menjadi bagian dari pertumbuhan usaha masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.

Pelayanan Persampahan di TPAS Galuga Berjalan Normal, 128 Truk Masuk Bergiliran

0

Sejak Rabu (9/9/2026) subuh, armada pengangkut sampah yang datang dari Kota Bogor berangsur masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga di Kabupaten Bogor.

Total ada sekitar 128 truk pengangkut sampah yang masuk secara bergantian. Satu truk berisikan 3-5 ton sampah yang dibawa dari Kota Bogor menuju TPAS Galuga.

Pola masuk dan arus lalu lintas juga dibantu oleh personel dari Dinas Perhubungan (Dishub), baik Kota maupun Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Rudy Mashudi menjelaskan, setelah diskusi yang menuai kesepakatan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, hal tersebut ditindaklanjuti dengan kesiapan teknis dari OPD terkait.

“DLH Kota dan Kabupaten Bogor, serta Dishub Kota dan Kabupaten Bogor, menyepakati bahwa per pagi ini kita sudah buka kembali pembuangan sampah di TPAS Galuga,” kata Rudy Mashudi.

Kebijakan ini didasari oleh beberapa pertimbangan. Utamanya agar pelayanan persampahan Kota maupun Kabupaten Bogor berjalan normal dan tidak ada masalah sedikit pun.

Emplacement atau tempat pembuangan sampah, baik milik Kota maupun Kabupaten Bogor, yang digunakan berada jauh dari titik kobaran api. Pasalnya, hingga malam hari, kobaran api masih menyala di sekitar lokasi.

“Kita tetap mempertimbangkan aksesibilitas pergantian mobilisasi antara truk pengangkut sampah dengan tangki air maupun mobil pemadam kebakaran,” jelasnya.

Hal itu diatur dan diskemakan sedemikian rupa, sehingga pengangkutan dan pembuangan sampah di TPAS Galuga kembali berjalan normal hari ini.

Dengan demikian pula, pelayanan pengangkutan sampah di permukiman-permukiman dan tempat lainnya di Kota Bogor berjalan seperti sediakala.

“Seperti jadwal yang biasa diangkut di masing-masing komunitas, lingkungan perumahan, maupun tempat kegiatan lainnya,” pungkas Rudy Mashudi.

SMP Negeri 2 Cisarua Gelar Aksi Bersih-bersih Abu Vulkanik Pascaletusan Gunung Anak Krakatau

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan hujan abu vulkanik di wilayah Bogor dan sekitarnya, SMP Negeri 2 Cisarua bergerak cepat melakukan pembersihan lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa serta seluruh warga sekolah saat beraktivitas.

Berdasarkan keterangan yang  dirilis pihak sekolah diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Iwan Wahyudi  S.Pd, M.Pd , para guru dan tenaga kependidikan kompak turun langsung membersihkan area sekolah pada Senin (7/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut terlihat beberapa titik yang menjadi fokus pembersihan yaitu koridor dan lorong kelas. Lantai keramik yang tertutup debu abu disapu bersih menggunakan sapu agar tidak licin dan tidak beterbangan saat angin kencang.

Ruang guru dan ruang TU. Meja, kursi, lemari arsip, dan jendela dibersihkan dari lapisan abu tipis agar peralatan kantor tetap aman.

Kemudian area sekitar sekolah. Debu vulkanik yang menempel di dinding dan ventilasi juga dibersihkan agar sirkulasi udara tetap baik.

Kepala SMPN 2 Cisarua Drs. Olih Sodikulhikmah, M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan pernapasan. Pihak sekolah juga mengimbau siswa dan guru untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan hingga kondisi benar-benar aman.

“Anak-anak adalah prioritas kami. Jadi setelah ada informasi abu vulkanik masuk ke wilayah Cisarua, kami langsung gerak cepat bersih-bersih. Semoga lingkungan sekolah segera bersih dan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan normal tanpa hambatan,” ujarnya.

Warga sekolah berharap hujan segera turun untuk membantu membersihkan sisa abu di udara, dan aktivitas belajar dapat kembali berjalan kondusif seperti biasa.

(Wawan Hermawanto)

Dedie Rachim Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum, Dorong Sentralisasi Data Nasional Perkuat Kebijakan

0

Lembar baru dalam capaian Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) pada, Jumat (4/9/2026).

Pencapaian ini menjadi perjalanan akademik Dedie Rachim sekaligus bentuk komitmennya untuk terus mengembangkan pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam disertasinya, Dedie Rachim mengangkat sejumlah gagasan dan kebaruan yang berkaitan dengan penguatan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pemanfaatan data sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.

Salah satu novelty atau kebaruan yang didorong dalam disertasi tersebut adalah pentingnya sentralisasi data nasional untuk memastikan keakuratan data sekaligus memperkuat interoperabilitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang lebih terpadu.

Menurut Dedie Rachim, ketersediaan data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertukarkan antarsistem pemerintahan menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data itu harus akurat, terintegrasi dan dapat digunakan bersama. Dengan sentralisasi data nasional dan interoperabilitas sistem pemerintahan berbasis elektronik, kita bisa meminimalisir terjadinya perbedaan data yang pada akhirnya dapat menyebabkan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah tidak tepat sasaran,” ujar Dedie Rachim.

Ia menilai, penguatan tata kelola data tidak hanya berkaitan dengan aspek teknologi, tetapi juga menyangkut bagaimana pemerintah membangun sistem pengambilan keputusan yang berbasis pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau datanya tidak sama, kebijakannya bisa berbeda. Karena itu, integrasi dan interoperabilitas data menjadi sangat penting agar pemerintah memiliki dasar yang sama dalam merumuskan program dan mengambil keputusan,” katanya.

Dedie Rachim berharap gagasan yang dituangkan dalam disertasinya dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan reformasi birokrasi dan transformasi digital pemerintahan, termasuk dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Gelar doktor ini pengingat untuk saya bahwa proses belajar harus terus berjalan. Ilmu yang diperoleh harus bisa memberikan manfaat, terutama untuk memperkuat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Perolehan gelar Doktor Ilmu Hukum tersebut juga menjadi motivasi bagi Dedie Rachim untuk terus mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Kementan Percepat Tanam Padi Serempak di Jabar, Cianjur Sumbang 10 Hektar

0

Cianjur | Jurnal Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat pertanaman padi melalui Gerakan Tanam Serempak (GERTAM) di berbagai daerah. Di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, gerakan tersebut dilaksanakan Senin, (31/08/2026) pada lahan sekitar 10 hektare sebagai bagian dari target pertanaman utama seluas 109 hektare di Provinsi Jawa Barat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mempercepat peningkatan produksi padi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesinambungan produksi pangan nasional.

“Percepatan tanam harus terus kita dorong dengan memanfaatkan seluruh potensi lahan yang tersedia. Semua pihak harus bergerak bersama agar target pertanaman dapat tercapai dan produksi pangan terus meningkat,” tegas Amran.

Menurut Amran, pelaksanaan tanam secara serempak perlu diikuti dengan pengawalan secara berkelanjutan agar tanaman dapat tumbuh optimal hingga menghasilkan produktivitas yang maksimal. Kolaborasi pemerintah, penyuluh, petani, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat swasembada pangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya pendampingan kepada petani sejak proses tanam hingga panen.

“Gerakan tanam harus dilaksanakan secara bersama-sama dan dikawal dengan baik. Peran penyuluh juga sangat penting untuk memastikan petani mendapatkan pendampingan sehingga proses budidaya dapat berjalan optimal hingga panen,” ujar Idha.

Di Cianjur, pelaksanaan tanam padi serempak mencakup lahan sekitar 10 hektare. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari target pertanaman utama seluas 109 hektare yang tersebar di wilayah Jawa Barat.

Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), Sukim Supandi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawalan di tingkat lapangan.

“Pengawalan di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan gerakan tanam berjalan sesuai target. Kami bersama seluruh pihak terkait akan terus memperkuat koordinasi agar percepatan tanam ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan di Jawa Barat,” ujar Sukim.

Sukim menambahkan, keberhasilan percepatan tanam tidak hanya ditentukan oleh luas lahan yang ditanami, tetapi juga oleh keberlanjutan pendampingan selama proses budidaya. Karena itu, koordinasi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, dan pihak terkait perlu terus diperkuat.

Gerakan tanam padi serempak di Cianjur menjadi bagian dari strategi Kementan untuk mempercepat realisasi pertanaman sekaligus menjaga kesinambungan produksi padi. Setelah proses tanam, pengawalan akan dilanjutkan melalui pendampingan budidaya hingga masa panen.

Melalui tanam serempak yang terkoordinasi, Kementan terus mendorong optimalisasi potensi lahan pertanian di Jawa Barat. Dengan dukungan berbagai pihak, percepatan pertanaman diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan serta swasembada pangan nasional.

(Restu/BBPMKP)