31.8 C
Bogor
Thursday, August 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog

Rifky AC Mobil Ingatkan Pentingnya Perawatan Rutin AC Kendaraan

0

Bogor | Jurnal Bogor
Memasuki musim kemarau, penggunaan AC mobil meningkat signifikan. Melihat kondisi tersebut, Rifky AC Mobil mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan di wilayah Bogor dan sekitarnya, untuk melakukan perawatan rutin sistem pendingin kendaraan. Hal ini bertujuan agar performa AC tetap optimal, usia komponen lebih panjang, dan konsumsi bahan bakar kendaraan lebih efisien.

Pemilik Rifky AC Mobil, Anwar, mengatakan AC mobil bukan hanya berfungsi untuk kenyamanan berkendara. Sistem pendingin yang tidak terawat dapat memicu kerusakan pada komponen utama seperti kompresor, serta membebani mesin kendaraan.

“Masalah paling umum yang kami temui adalah filter kabin yang sudah terlalu kotor dan freon yang berkurang. Dua hal ini sering disepelekan, padahal dampaknya besar. Hembusan angin jadi kecil, AC tidak dingin, dan kompresor bekerja lebih keras sehingga bisa jebol,” ujar Anwar saat ditemui di bengkel Rifky AC Mobil, Rabu (5/8 2026)

Menurutnya, perawatan AC mobil tidak perlu menunggu sampai ada kerusakan. Pemeriksaan berkala dapat mencegah biaya perbaikan besar yang bisa mencapai jutaan rupiah.

Anwar  membagikan beberapa langkah perawatan sederhana yang bisa dilakukan pemilik kendaraan:

Filter yang kotor menyebabkan sirkulasi udara terhambat dan menimbulkan bau tidak sedap. Penggantian disarankan setiap 6 bulan sekali atau setiap 10.000 kilometer.

Freon yang kurang akan membuat suhu kabin tidak dingin maksimal. Namun Anwar mengingatkan agar pengisian freon dilakukan di bengkel yang memiliki alat ukur standar agar tidak terjadi overcharge.

Langkah ini penting untuk menjaga sirkulasi oli kompresor dan mencegah seal menjadi kering, terutama bagi kendaraan yang jarang digunakan.

Penumpukan debu pada kondensor di bagian depan mobil dapat mengganggu proses pelepasan panas. Untuk pembersihan menyeluruh, disarankan melakukan service besar setiap 20.000 kilometer.

 Hindari langsung menyalakan AC pada suhu paling dingin. Sebaiknya nyalakan blower terlebih dahulu selama 1-2 menit agar suhu dalam kabin turun secara bertahap dan tidak membebani kompresor.

Anwar juga mengingatkan beberapa tanda awal kerusakan AC yang harus segera ditangani, seperti hembusan angin melemah, muncul suara mendesis, suhu tidak dingin, dan keluar bau apek dari kisi AC.

“Jika sudah muncul gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Penanganan di awal akan jauh lebih hemat dibanding menunggu sampai kompresor rusak total,” jelasnya.

Rifky AC Mobil yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kota Bogor, tepatnya di samping Bank BRI Bondongan, saat ini menyediakan berbagai layanan mulai dari cek gratis, cuci AC, isi freon hingga perbaikan dan penggantian spare part dengan garansi. Bengkel ini juga melayani perawatan untuk kendaraan pribadi maupun armada perusahaan.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, Anwar berharap edukasi perawatan AC ini dapat membantu pengendara menjaga kenyamanan sekaligus menekan pengeluaran perawatan kendaraan. Ia menegaskan bahwa perawatan preventif adalah investasi jangka panjang bagi usia pakai kendaraan.

(Wawan Hermawanto)

KONI Apresiasi Keterlibatan Atlet Panjat Tebing dalam Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Keterlibatan dua atlet panjat tebing Kabupaten Bogor dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 30 meter di kawasan VVIP Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (5/8/2026), mendapat apresiasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, menilai partisipasi atlet dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menunjukkan bahwa insan olahraga tidak hanya berperan mencetak prestasi, tetapi juga berkontribusi dalam menumbuhkan semangat nasionalisme.

Dua atlet yang terlibat dalam prosesi tersebut adalah Budi dan Maita Sitorus. Keduanya bergabung bersama personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor dalam pengibaran bendera yang menjadi salah satu agenda peringatan HUT RI tingkat Kabupaten Bogor.

Arif mengatakan, KONI mendukung keterlibatan atlet dari berbagai cabang olahraga dalam kegiatan kebangsaan maupun sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter atlet. Menurutnya, kehadiran atlet pada momen-momen nasional mencerminkan nilai disiplin, pengabdian, dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Ia juga menegaskan KONI Kabupaten Bogor akan terus menjalankan pembinaan atlet sesuai arahan Pemerintah Kabupaten Bogor, tidak hanya untuk meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan atlet.

Pengibaran Bendera Merah Putih raksasa di Stadion Pakansari menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Damkar dan atlet daerah.

(Wawan H/ZR)

HUT ke-51, Indocement Perkuat Langkah Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau dan Gemilang

0

Citeureup | Jurnal Bogor
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) memperingati HUT ke-51 pada 4 Agustus 2026, di Aula ASIST, Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat secara hybrid. Perayaan tahun ini mengusung tema Harmoni dalam Sinergi, Kreatif dalam Inovasi, Gemilang dalam Prestasi yang menggambarkan semangat Indocement untuk terus menguatkan kolaborasi, mendorong terobosan, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya menyampaikan bahwa perjalanan selama lebih dari setengah abad telah membentuk Indocement menjadi perusahaan bahan bangunan yang tangguh, inovatif, dan terpercaya. Pencapaian tersebut merupakan hasil harmoni dari seluruh karyawan Indocement, dukungan dari pelanggan serta mitra usaha, dan kepercayaan dari pemegang saham, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Lima puluh satu tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras, ketangguhan, dan semangat kebersamaan. Dengan menghayati nilai harmoni, kreativitas, dan prestasi, kami yakin Indocement akan semakin relevan serta mampu memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan Indonesia,” ujar Direktur Utama Indocement.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indocement terus memperkuat portofolio bisnis dan ekosistem pendukungnya. Perusahaan memperkuat bisnis mortar melalui pembentukan
PT Mortar Prakarsa Utama, hasil kolaborasi antara anak usaha Indocement dan Saint-Gobain Group. Indocement juga membentuk usaha patungan bersama Mondi Industrial Bags GmbH., yaitu PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan, untuk mendukung ketersediaan kemasan yang andal dan menjaga kualitas produk.

Selain itu, pada tahun ini Indocement juga berhasil mendapatkan penghargaan PROPER Emas untuk Kompleks Pabrik Citeureup dan PROPER Hijau untuk Kompleks Pabrik Cirebon dan Kompleks Pabrik Tarjun, hal ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan dan menjaga lingkungan hidup sudah berada di jalur yang benar.

Transformasi tersebut berjalan beriringan dengan agenda keberlanjutan. Indocement terus memperluas pemanfaatan dan penggunaan refuse-derived fuel (RDF) sebagai salah satu sumber bahan bakar alternatif, memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya di berbagai fasilitas operasional, menggunakan kendaraan listrik untuk operasional pabrik, serta menjalankan beragam inisiatif pengurangan emisi. Langkah-langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi yang berasal dari bahan bakar fosil serta menjadi bagian dari komitmen Indocement terhadap dekarbonisasi, ekonomi sirkular, dan keberlanjutan jangka panjang. Selain itu, Indocement juga terus melakukan digitalisasi dan adopsi penggunaan artificial intelligence di berbagai lini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses produksi dan distribusi produk.

Kondisi pasar semen Indonesia yang masih diwarnai kelebihan kapasitas dan persaingan yang ketat, Indocement terus memperkuat ketangguhan bisnis melalui efisiensi, inovasi, serta penguatan layanan kepada pelanggan. Oleh karena itu, pada semester pertama 2026, Indocement mencatat pertumbuhan volume penjualan semen domestik sebesar +4,9% dari pertumbuhan pasar semen kantong +3,5% dan pasar semen curah +8,6% sehingga pangsa pasar semen Indocement mencapai 28,1%. Kenaikan penjualan tersebut berefek baik kepada kinerja keuangan, Indocement berhasil mencacatkan kenaikan Pendapatan Neto +5,2% dan Marjin EBITDA di angka +18,0% sehingga mencatat Laba Periode Berjalan Rp589,6 miliar atau naik 19,2%.

Memasuki paruh kedua 2026, Indocement tetap optimistis sekaligus waspada terhadap dinamika perekonomian nasional yang masih penuh tantangan internal dan eksternal. Perusahaan akan memprioritaskan efisiensi pada setiap fungsi tanpa mengorbankan kualitas produk, keselamatan kerja, maupun nilai yang diterima pelanggan.

Selain bertumbuh melalui bisnis, Indocement terus memperluas manfaat bagi masyarakat. Beberapa program tersebut adalah program “Bangun Rumah Tukangku”, yang dijalankan bersama para mitra bisnis untuk membantu renovasi rumah tukang bangunan. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para tukang yang selama ini berkontribusi membangun rumah dan kehidupan masyarakat Indonesia. Selain itu, terdapat pula program Indocement Peduli yang membantu tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera yaitu berupa pemulihan akses air bersih dan pembangunan ekonomi kreatif di Desa Sekumur, Aceh Tamiang serta pembangunan fasilitas sosial dan sanitasi serta pembangunan jembatan perintis (yang berkolaborasi dengan stakeholder lainnya) di Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah.

Pada peringatan HUT ke-51 ini, Indocement turut memberikan apresiasi kepada para inovator Indocement yang berhasil menang dalam kompetisi Indocement Innovation Awards 2026, serta apresiasi kepada para karyawan yang menjadi jawara di Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI), serta Employee of The Year 2026 untuk karyawan yang berhasil memberikan kontribusi bermakna bagi keberhasilan perusahaan. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi karyawan untuk menunjukkan kreativitas, sportivitas, semangat inovasi, dan kebersamaan.

Indocement juga kembali menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional. Perusahaan terus mendorong budaya keselamatan dengan memperkuat kepedulian, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap prosedur agar setiap karyawan, kontraktor, dan mitra kerja dapat bekerja dengan aman serta kembali kepada keluarga dalam keadaan sehat.

“Momentum HUT ke-51 menjadi pengingat bahwa perjalanan Indocement masih panjang. Dengan sinergi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, komitmen terhadap keberlanjutan serta kepedulian sosial yang konsisten, kami optimis Indocement akan terus melangkah menuju masa depan yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih gemilang, sekaligus berkontribusi dalam mengakselerasi pembangunan Indonesia,” tutup Christian Kartawijaya.

Mengenai Indocement
Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 4.100 orang. Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan; satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah; dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan, dan satu grinding mill di Banyuwangi, Jawa Timur. Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan Pabrik Maros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001.

(ded)

Bukan Buat Makanan, Kulkas Raksasa di Jepang Ini Justru Dipakai untuk Manusia!

0

Bogor | Jurnal Bogor

Produsen mesin penjual otomatis asal Jepang, SDRS, mengembangkan ruang pendingin berukuran manusia yang dijuluki “human refrigerator” atau kulkas manusia sebagai solusi untuk membantu mengurangi risiko heatstroke di tengah musim panas yang kian ekstrem.

Perangkat bernama Do Hiemon Box itu berbentuk bilik berbahan baja tahan karat stainless steel yang dirancang untuk digunakan satu orang.

Di dalamnya terdapat sistem ventilasi yang mampu menghembuskan udara dengan suhu serendah 5 derajat Celsius, setara dengan suhu ruang pendingin pada lemari es.

Peralatan tersebut dipasarkan oleh perusahaan pemasok perlengkapan industri Trusco Nakayama, dilansir dari DeZeen.

Perusahaan mengklaim Do Hiemon Box mampu membantu mendinginkan tubuh secara menyeluruh dalam waktu sekitar 20 menit, dengan konsumsi energi hanya sekitar setengah dari pendingin udara portabel pada umumnya.

Bilik pendingin ini memiliki tinggi sekitar 1,75 meter dan dilengkapi kursi kecil untuk satu pengguna.

Sistem kerjanya, udara dingin dialirkan melalui ventilasi di bagian atas dan belakang, sementara pengguna dapat memilih tiga tingkat pengaturan suhu dan aliran udara sesuai kebutuhan.

Do Hiemon Box juga dirancang agar mudah dipindahkan. Perangkat dipasang di atas roda atau casters dan hanya membutuhkan sambungan listrik biasa, sehingga dapat digunakan di berbagai lokasi, mulai dari proyek konstruksi, kawasan industri, hingga acara luar ruang.

Menurut Trusco Nakayama, perangkat tersebut menawarkan konsep pendinginan seluruh tubuh, berbeda dengan jaket berkipas (fan jacket) yang selama ini umum digunakan pekerja lapangan di Jepang untuk menghadapi suhu tinggi.

Peluncuran produk ini berlangsung ketika Jepang menghadapi gelombang panas yang semakin parah. Dedi

Rumor Nama Kepala Diskominfo dan Staf Ahli Mencuat, BKPSDM: Masih Tunggu Arahan Wali Kota

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah merampungkan proses manajemen talenta (matel) untuk posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Diketahui, untuk posisi kepala Diskominfo diikuti oleh lima orang yakni, Abdul Manan Tampubolon yang kini menjabat sebagai Kabag Umum, Ana Ismawati yang masih menduduki posisi Sekretaris BKPSDM, Dicky Iman Nugraha (Kabag Pemerintahan), Heryaningsih Eka Setiowati (Sekretaris Dinkukmdagin), dan Oki Fasiasta Nurmala (Sekretaris DP3A).

Sementara untuk posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia diikuti oleh Dudi Fitri Susandi yang kini menjabat sebagai Camat Bogor Barat, Evandhy Dahni (Sekretaris Dinsos), Henny Nurliani (Kabag Organisasi), Sahib Khan (Sekretaris Disnaker), dan Teofilio Patricinio (Sekretaris Damkar).

Berdasarkan informasi yang menyebar di lingkungan Pemkot Bogor, posisi Kepala Diskominfo Kota Bogor kemungkinan besar akan dijabat oleh Ana Ismawati, sedangkan posisi staf ahli kabarnya akan ditempati oleh Henny Nurliani.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahardian membenarkan bila proses mantel telah rampung. Namun, ia membantah rumor beredar bila sudah ada dua nama yang bakal menempati posisi tersebut.

Selain itu, mantel untuk posisi kepada Badan Perencaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang juga telah tuntas. Kedua posisi itu dikabarkan akan diisi oleh Agnes Andriani yang dirumorkan menjabat sebagai Kepala Bapperida.

Agnes sendiri juga saat ini menjabat sebagai Sekretaris Bapperida. Sedangkan posisi kepala DPMPTSP dikabarkan bakal dihuni oleh Tyas Ajeng, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Untuk hasil sedang menunggu arahan dari Pak Wali,” ujar Dani saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Saat disinggung kapan pelantikan dilaksanakan. Dani menegaskan bahwa hingga kini belum ada instruksi dari Wali Kota Dedie Rachim.

“Belum ada arahan dari Pak Wali,” singkat mantan Kepala Dinsos Kota Bogor tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, H Zenal Abidin mengatakan bahwa penentuan eselon II memang prerogratif wali kota. Namun, orang yang dipilih haruslah sosok yang memiliki kapabilitas serta integritas, dan kompeten di bidangnya.

“Right man in the right place harus dikedepankan, agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Sehingga visi misi bisa tercapai,” ucap dia.

H Zenal juga berharap, pemilihan calon eselon II nantinya tidak bercampur dengan unsur politis dan lain sebagainya.

“Tapi saya yakin wali kota pasti mengetahui mana yang terbaik untuk mengisi jabatan tersebut,” tegas politisi Gerindra itu.

** Fredy Kristianto

Direktur Umum PPJ Ajukan Mundur, Komisi II Minta Pemkot Cegah Kekosongan Pimpinan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menyusul informasi pengajuan pengunduran diri Direktur Umum perusahaan daerah tersebut.

Rifky mengatakan, pihaknya menghormati seluruh proses administrasi yang saat ini tengah berjalan di lingkungan Pemkot Bogor selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Namun, ia menegaskan, pergantian direksi tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun operasional perusahaan.

“Yang paling penting bagi kami di Komisi II adalah jangan sampai proses pergantian atau kekosongan jabatan direksi mengganggu pelayanan, operasional, dan agenda pembenahan Perumda Pasar Pakuan Jaya,” ujar Rifky kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Karena itu, ia mengimbau Pemkot Bogor segera menetapkan pelaksana tugas atau mekanisme kepemimpinan yang jelas agar tidak terjadi kevakuman dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.

Menurut Rifky, kondisi tersebut juga harus menjadi momentum bagi KPM untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda PPJ. Ia meminta hasil evaluasi Dewan Pengawas tidak hanya berujung pada pergantian personel, tetapi menjadi dasar pembenahan tata kelola perusahaan.

“Jangan hanya berhenti pada pergantian orang, tetapi harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan tata kelola, kinerja keuangan, optimalisasi aset dan pasar, serta peningkatan kontribusi Perumda PPJ terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bogor,” tegasnya.

Rifky juga menyampaikan pesan kepada Wali Kota Bogor selaku KPM agar mengambil keputusan secara objektif, transparan, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila pergantian direksi dinilai diperlukan, ia berharap figur yang dipilih memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang kuat untuk membawa Perumda PPJ menjadi lebih baik.

“Pastikan prosesnya menghasilkan figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang kuat untuk membenahi Perumda PPJ,” katanya.

Ia menambahkan, Komisi II DPRD Kota Bogor akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh proses yang berlangsung. Menurutnya, setiap keputusan terkait Perumda PPJ harus menjadi bagian dari perbaikan fundamental badan usaha milik daerah tersebut agar semakin sehat, profesional, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD Kota Bogor.

“Jangan sampai pasar hanya ramai oleh aktivitas perdagangan, tetapi BUMD-nya justru sepi dari prestasi. Saatnya Perumda Pasar Pakuan Jaya benar-benar berbenah, naik kelas, dan mampu memberikan dividen yang nyata bagi PAD Kota Bogor,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Merah Putih Raksasa Guncang Stadion Pakansari, Kobarkan Jiwa Nasionalisme

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Bendera Merah Putih raksasa berukuran 30 x 15 meter berkibar megah di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Rabu (5/8), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengibaran bendera yang diprakarsai Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor tersebut menjadi simbol penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang hadir menyaksikan pengibaran bendera menegaskan bahwa makna kegiatan tersebut bukan terletak pada besarnya ukuran Bendera Merah Putih, melainkan pada semangat kebangsaan yang harus terus diwariskan kepada seluruh generasi.

“Yang kita maknai hari ini bukan seberapa besar ukuran benderanya, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengisi dan memaknai kemerdekaan Republik Indonesia. Hari apa pun dan kapan pun, kita dapat menunjukkan rasa cinta kepada bangsa dengan mengibarkan Bendera Merah Putih,” ujar Rudy.

Menurutnya, masyarakat perlu terus mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Sebelum Indonesia merdeka, mengibarkan Bendera Merah Putih merupakan tindakan yang harus dibayar dengan taruhan nyawa.

“Bendera yang hari ini berkibar dengan bebas diperjuangkan dengan keringat, darah, air mata, bahkan nyawa para pahlawan. Karena itu, sudah sepatutnya kita menghormati perjuangan mereka dengan terus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.

Rudy mengatakan, sebesar apa pun pengabdian generasi saat ini, tidak akan sebanding dengan perjuangan para pahlawan yang telah mempersembahkan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia. Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan Bulan Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat rasa cinta kepada bangsa melalui tindakan sederhana, salah satunya dengan memasang Bendera Merah Putih di depan rumah maupun tempat usaha.

“Kalau sebelum tahun 1945 mengibarkan Bendera Merah Putih taruhannya adalah nyawa, maka hari ini apa sulitnya bagi kita memasang Bendera Merah Putih di depan rumah atau tempat usaha sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan,” tegas Rudy.

Selain pengibaran bendera raksasa, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melaksanakan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat melalui perangkat daerah, direktur rumah sakit daerah, pimpinan BUMD, camat, lurah, hingga kepala desa. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan Bulan Kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Rudy menambahkan, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta kolaborasi membangun daerah.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa bangsa ini meraih kemerdekaan karena seluruh rakyat bersatu. Hari ini, semangat itu harus terus kita jaga melalui gotong royong dan kerja bersama untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Ia berharap Bendera Merah Putih yang berkibar di Stadion Pakansari tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghargai jasa para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, dan semangat membangun Kabupaten Bogor serta Indonesia yang lebih maju. Ded

Sisi Menarik Pameran Iqra Makkah: Ada Al-Qur’an Berusia 10 Abad!

0

Bogor | Jurnal Bogor

Sebuah mushaf Al-Qur’an langka yang berusia lebih dari 1.000 tahun lalu dipamerkan dalam Pameran Iqra yang digelar di Masjidil Haram, Makkah.

Manuskrip Islam terlangka tersebut merupakan karya kaligrafer ternama Ali bin Hilal atau yang lebih dikenal dengan nama Ibn Al-Bawwab, salah satu maestro kaligrafi Islam pada abad pertengahan.

dilansir langit7.id, Mushaf karya Ibnu al-Bawwab ini termasuk salah satu manuskrip Islam paling langka di dunia. Hingga kini, hanya diketahui terdapat dua salinan yang masih bertahan.

Kelangkaan tersebut mencerminkan besarnya perhatian umat Islam terhadap pemeliharaan dan pelestarian Al-Qur’an sepanjang sejarah.

Dalam pameran tersebut, mushaf karya Ibn Al-Bawwab dipajang bersama indeks ilmiah dan analisis kaligrafi serta ornamen yang menghiasi setiap halamannya. Melalui koleksi ini, pengunjung dapat mempelajari nilai seni sekaligus sejarah perkembangan penulisan Al-Qur’an pada masa awal peradaban Islam.

Pameran juga menampilkan perjalanan evolusi kaligrafi Arab dan seni dekorasi Islam dari masa ke masa, sehingga memberikan gambaran tentang perkembangan warisan intelektual dan artistik dalam dunia Islam selama berabad-abad.

Pameran Iqra diselenggarakan oleh Presidensi Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melalui Wakaf Raja Abdulaziz (King Abdulaziz Endowment). Melalui pameran ini, penyelenggara ingin memperkenalkan kekayaan khazanah manuskrip Islam sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai sejarah penyalinan Al-Qur’an dan perkembangan seni kaligrafi Islam. Dedi

Dirum PPJ Mundur

0

Bogor | Jurnal Bogor

Direktur Umum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Samsudin dikabarkan mengajukan surat pengunduran diri kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Kabarnya hal itu menyusul adanya evaluasi menyeluruh dari Dewan Pengawas (Dewas) Perumda PPJ, beberapa waktu lalu.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, membenarkan adanya pengajuan pengunduran diri tersebut. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut.
“Iya, memang ada pengajuan pengunduran diri,” kata Denny kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Menurut Denny, Surat Keputusan (SK) terkait pengunduran diri tersebut diperkirakan akan diterbitkan pada akhir Agustus 2026 setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

Terkait mekanisme pengisian jabatan yang ditinggalkan, Denny mengatakan Pemerintah Kota Bogor masih akan menyesuaikannya dengan ketentuan yang berlaku.

“Apakah nantinya dilakukan pemilihan ulang atau penunjukan langsung, itu harus disesuaikan dengan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Proses pengunduran diri maupun pengisian jabatan direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya kini masih menunggu keputusan resmi dari Kuasa Pemilik Modal (KPM), yakni Wali Kota Bogor.

Sementara itu, Anggota Dewas Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Rd Ian Mulyana menegaskan telah menuntaskan proses pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja direksi maupun perusahaan. Seluruh hasil evaluasi tersebut telah disampaikan kepada KPM sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan sesuai mekanisme tata kelola perusahaan.

Menurut dia, evaluasi dilakukan berdasarkan tugas, fungsi, dan kewenangan Dewan Pengawas. Proses tersebut mencakup pemeriksaan, monitoring, analisis, evaluasi, hingga telaah terhadap kinerja direksi dan perusahaan.
“Evaluasi kami dilakukan secara menyeluruh melalui kajian data, tatap muka, wawancara, serta dokumentasi terhadap kinerja direksi dan Perumda Pasar Pakuan Jaya. Penilaian mengacu pada Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 dan hasil evaluasi Triwulan I,” ujar Ian.

Menurutnya, seluruh hasil evaluasi telah disampaikan secara resmi kepada Kuasa Pemilik Modal melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bogor sebagai bahan pertimbangan sesuai mekanisme tata kelola perusahaan yang berlaku.

Terkait informasi mengenai pengunduran diri salah satu direksi, Ian menjelaskan Dewan Pengawas memperoleh informasi tersebut, namun tidak menerima tembusan surat pengunduran diri sehingga tidak mengetahui secara pasti alasan maupun tanggal efektif pengajuan tersebut.

“Informasi yang kami peroleh menyebutkan surat pengunduran diri diajukan pada bulan Juli dan bertanggal 21 Agustus 2026 untuk mengundurkan diri. Namun, hal tersebut sepenuhnya merupakan bagian dari proses administrasi yang berada dalam kewenangan Pemerintah Kota Bogor,” katanya.

Ian menegaskan, tindak lanjut atas pengajuan pengunduran diri tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bogor melalui mekanisme yang berlaku, mulai dari Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah hingga tahapan administrasi lainnya.

“Pada akhirnya, keputusan sepenuhnya berada pada Kuasa Pemilik Modal, yakni Wali Kota Bogor, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, Dewan Pengawas menghormati seluruh proses administrasi yang tengah berjalan dan memilih menunggu keputusan resmi dari KPM.

“Kami menghormati seluruh proses yang sedang berjalan dan menunggu keputusan resmi dari KPM,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

‎Asah Mentalitas, Camat Nanggung Dukung Pencak Silat

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Pemberdayaan masyarakat dengan pengembangan pencak silat mendapat dukungan Camat Nanggung Ae Saepuloh, S.E, M.A. Bagi camat yang mengenyam pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta, latihan pencak silat bisa mengasah mentalitas positif.

‎”Bukan hanya fisik, termasuk mentalitas anak  maupun SDM pun akan terbangun,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

‎Menurut Ae, sSepanjang bisa memberikan  manfaat bagi masyarakat dia akan mendukung latihan pencak silat yang digelar di wilayahnya.

‎”‎Apalagi pencak silat merupakan warisan dari para pendahulu yang harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya,” jelasnya.

‎Pencak silat yang masuk cabang olahraga di Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Nanggung, latihannya sudah berjalan 11 bulan. Kehadiran pencak silat direspons positif dari berbagai unsur, baik Forkompincam maupun kalangan masyarakat.

(Arip Ekon)