29.9 C
Bogor
Monday, November 2, 2026

Buy now

spot_img

Derby Bogor Jadi Milik Kota Bogor

Bogor | Jurnal Bogor

Kota Bogor berhasil mengamankan kemenangan penting atas rival sekotanya, Kabupaten Bogor, dalam pertandingan hockey putra nomor indoor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Duel bertajuk Derby Bogor Raya tersebut berlangsung di Eden Sport Centre, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Senin (2/11/2026).

Kemenangan ini diraih setelah tim hockey putra Kota Bogor tampil meyakinkan pada pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan sejak kuarter pertama demi mengamankan keunggulan.

Persaingan berlangsung ketat pada paruh awal pertandingan. Namun, memasuki dua kuarter terakhir, Kota Bogor mampu memanfaatkan peluang dan mencetak tiga gol ke gawang Kabupaten Bogor.

Hasil positif tersebut menjadi tambahan modal bagi Kota Bogor untuk bersaing dalam perebutan medali emas. Pasalnya, nomor hockey indoor putra menggunakan sistem setengah kompetisi, sehingga tim dengan catatan kemenangan terbanyak memiliki peluang terbesar menjadi juara.

Pelatih Hockey Kota Bogor, Fitri Ayu Hendriyani, menilai peluang anak asuhnya untuk meraih medali emas masih terbuka. Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas karena perjalanan menuju podium tertinggi masih cukup panjang.

Terlebih, regulasi baru yang membatasi usia pemain maksimal 19 tahun membuat persaingan antartim memiliki karakter tersendiri.

Menurut Fitri, kemenangan atas Kabupaten Bogor tetap menjadi bahan evaluasi. Apalagi, Kota Bogor masih harus menjalani lima pertandingan berikutnya dengan menghadapi lawan yang memiliki karakter permainan berbeda.

“Setiap lawan memiliki karakter permainan yang berbeda. Hal itu membuat kami harus selalu fokus dalam menerapkan strategi di lapangan,” ujar Fitri, Senin (2/11/2026).

Ia menambahkan, regulasi U-19 memberikan warna baru dalam persaingan hockey Porprov kali ini. Seluruh daerah dituntut mengandalkan pemain muda untuk bersaing di level provinsi.

Fitri mengungkapkan, skuad Kota Bogor mayoritas diperkuat pemain yang masih duduk di bangku sekolah. Usia pemain termuda mencapai 15 tahun, sedangkan yang tertua berusia 18 tahun.

Sementara itu, sejumlah lawan diperkuat pemain berusia hingga 19 tahun yang sebagian besar sudah mengenyam pendidikan perguruan tinggi.

Dari sisi postur tubuh, Fitri mengakui pemain Kota Bogor relatif lebih muda dan memiliki ukuran fisik lebih kecil dibandingkan beberapa lawannya. Karena itu, peningkatan kekuatan fisik menjadi salah satu fokus persiapan tim.

“Mereka juga tinggi dan lebih besar dari kami. Namun, hal itu bisa ditutupi dengan memperkuat fisik agar berani saat berduel di lapangan,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Pengurus Cabang Federasi Hockey Indonesia (Pengcab FHI) Kota Bogor, Dedeh Rohayati, mengapresiasi perjuangan tim putra yang mampu melewati pertandingan Derby Bogor Raya dengan kemenangan.

Menurutnya, kekuatan antardaerah dalam nomor indoor putra relatif berimbang. Penerapan regulasi pemain U-19 juga membuat peluang setiap kontestan untuk memperebutkan medali emas semakin terbuka.

“Kualitas mereka berimbang. Apalagi dengan regulasi tim U-19, membuat setiap tim memiliki peluang yang sama untuk meraih medali emas,” kata Dedeh.

Ia berharap para pemain tetap menjaga konsistensi, disiplin dalam latihan, serta mampu mempertahankan fokus selama pertandingan berikutnya.

Dedeh juga mengingatkan capaian hockey Kota Bogor pada Porprov Jawa Barat 2022 yang berhasil membawa pulang medali emas melalui nomor Hockey Five putra outdoor.

Kini, pihaknya berharap prestasi tersebut dapat kembali terulang melalui nomor indoor pada Porprov XV Jawa Barat 2026.

“Pada Porprov Jabar 2022 kami meraih medali emas di nomor Hockey Five putra outdoor. Nomor indoor mudah-mudahan rezekinya kami pada tahun ini,” pungkasnya.

Fredy Kristianto

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles