Bogor | Jurnal Bogor
Gerakan Masyarakat Kota Bogor (GMKB) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 dengan menggelar bakti sosial yang dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Ketua DPRD Kota Bogor Aditya Warman Adil, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta berbagai komunitas dan mitra yang selama ini mendukung kegiatan sosial GMKB.
Ketua GMKB, R. Ridho, mengatakan peringatan enam tahun berdirinya organisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat melalui berbagai aksi nyata.
“Alhamdulillah, tepat 7 Juni 2026 GMKB genap berusia enam tahun. Enam tahun Guyub, enam tahun Babarengan, enam tahun Pikeun Masyarakat Kota Bogor. Perjalanan ini tidak akan mungkin terlaksana tanpa dukungan seluruh pengurus, anggota, pemerintah daerah, DPRD, para donatur, sponsor, dan masyarakat Kota Bogor,” ujar Ridho dalam sambutannya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bogor yang dinilai terus membuka ruang kolaborasi bagi organisasi kemasyarakatan untuk menghadirkan berbagai program sosial.
Menurut Ridho, sejak diluncurkan pada 7 Juni 2020 di Kampung Rambay, Kelurahan Ciluar, GMKB terus berkembang sebagai gerakan sosial yang aktif menjangkau masyarakat. Bersama pemerintah dan DPRD, GMKB rutin menggelar bakti sosial di berbagai wilayah Kota Bogor.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bogor atas kepemimpinan, arahan, dan kolaborasi yang selama ini menjadi energi bagi GMKB untuk terus bergerak memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ridho mengungkapkan rasa bangga atas ditetapkannya Lagu Hymne Kota Bogor melalui peraturan daerah. Menurutnya, lagu tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena diciptakan oleh Rahmat Syabana yang merupakan bagian dari keluarga besar GMKB.
“Perda tentang Hymne Kota Bogor menjadi hadiah yang sangat berarti bagi kami di usia enam tahun GMKB. Ini menjadi bukti bahwa karya anak Bogor mendapat penghargaan dan menjadi simbol resmi identitas Kota Bogor,” ucapnya.
Selama enam tahun berdiri, GMKB telah menjalankan berbagai program sosial, mulai dari pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas, pembagian sayuran dan sembako bagi janda dhuafa, santunan anak yatim, donor darah, pendampingan kesehatan, bantuan pengambilan ijazah, fasilitasi bantuan rumah tidak layak huni, bantuan modal usaha kecil, pembangunan kamar mandi warga, pemasangan sambungan air bersih gratis, hingga aksi tanggap bencana.
Ridho menegaskan, seluruh kegiatan tersebut lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Bagi kami, kegiatan sosial bukan beban, tetapi pesta kebersamaan. Di usia keenam ini kami berjanji GMKB akan terus hadir, terus bergerak, dan terus menebar manfaat bagi masyarakat Kota Bogor,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial juga menjadi wadah mempertemukan masyarakat dengan para pemimpin daerah dan wakil rakyat agar komunikasi dan silaturahmi tidak hanya terjalin pada momentum politik semata.
“Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga sehingga kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan DPRD dapat semakin kuat dalam membangun Kota Bogor,” pungkasnya.
** Fredy Kristianto


