Cileungsi | Jurnal Bogor
Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD RH Satibi, dr. Agus Fauzi, M.Kes angkat bicara mengenai Program Capacity Building atau plesiran ratusan pegawai ke Yogyakarta. Ia memastikan pelaksanaan kegiatan tersebut sudah mendapat izin dari Sekretaris Daerah (Sekda) Ajat Rochmat Jatnika dan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
“Waktu itu kami sudah melaporkan ke Pak Sekda dan Pak Bupati. Bapak izin. Jadi kalau tidak diizinkan, kita juga enggak berangkat kan?,” kata Agus saat dihubungi Jurnal Bogor melalui sambungan WhatsApp, Selasa (12/5/2026) malam..
Wadir RSUD RH Satibi menceritakan, saat memberikan izin kegiatan “Goes to Yogyakarta” itu, Bupati berpesan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.
“Yang penting dok, tidak mengganggu pelayanan. Alhamdulillah Pak, karena kita bagi tiga gelombang. Jadi pelayanan tetap normal karena masih ada gelombang lainnya,” kata Agus menjelaskan.
Adapun terkait program efisiensi yang dicanangkan Bupati Bogor, Wadir RSUD RH Satibi mengatakan bahwa kegiatan plesiran ke Yogyakarta tidak menggunakan anggaran APBD. Sumber pembiayaan tamasya ratusan pegawai ke Yogya itu bersumber dari BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) RSUD RH Satibi.
“Jadi tidak ada sepeser pun menggunakan anggaran APBD. Kita menggunakan anggaran sendiri dari rumah sakit,” ujar dia.
Agus menambahkan, Program Capacity Building bagi seluruh pegawai RSUD RH Satibi ini sudah berjalan selama 3 tahun. Program tersebut sudah terencana bagi seluruh karyawan rumah sakit yang dulu bernama RSUD Cileungsi.
Tujuan program, lanjut dia, yaitu peningkatan kapasitas seluruh SDM RSUD ( dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga kesehatan lain, Satpam, OB. Kemudian penguatan sinergitas dan harmonisasi antar jajaran dan meningkatkan etos budaya kerjasama seluruh karyawan.
“Harapannya: agar dpt meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD RH Satibi Cileungsi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto mendukung program plesiran karyawan RSUD RH Satibi yang diperkirakan menelan biaya miliaran rupiah itu. “Sebenarnya Capacity building itu kebutuhan sdm, yang penting tidak menganggu pelayanan,” katanya.
Seperti diberitakan Jurnal Bogor pada Selasa (5/52026), sebanyak 900 pegawai RSUD RH Satibi di Cileungsi berangkat plesiran wisata ke Yogyakarta pada Senin (4/5/2026). Keberangkatan para pekerja itu akan dibagi dalam 3 kelompok secara bertahap. n-Arie Surbakti


