Nanggung l Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Dramaga dan Muspika Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor patut diapresiasi atas kepeduliannya terhadap warga meskipun bukan asal wilayahnya. Kejadiannya ketika seorang warga berinisial Y (56), warga Kampung Pabangbon Baru, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, mengembuskan napas terakhir di wilayah Lingkar Dramaga saat dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk menjalani pengobatan rutin.
Peristiwa itu terjadi ketika keluarga berupaya membawa Y ke RSUD Cibinong guna melakukan kontrol kesehatan. Namun di tengah perjalanan, tepatnya di pertigaan Jalan Babakan Raya, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, kondisi korban memburuk.
Melihat situasi tersebut, sejumlah aparatur dari Muspika Kecamatan Dramaga segera memberikan pertolongan pertama di lokasi. Korban kemudian dialihkan ke RS Karya Bhakti Pratiwi (KBP) yang dinilai lebih dekat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Setibanya di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS KBP, tim medis langsung melakukan tindakan penyelamatan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa almarhum telah lama berjuang melawan penyakit komplikasi, yakni tuberkulosis tulang dan paru-paru. Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan. Rencana kontrol ke RSUD Cibinong pada hari kejadian pun menjadi harapan untuk memantau kondisi kesehatannya.
“Rencananya pagi ini kami ingin kontrol ke RSUD Cibinong, tapi ternyata Allah berkehendak lain. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat Dramaga dan petugas IPSM yang sudah membantu,” ujar salah satu anggota keluarga, Senin (6/4/2026).
Sementara itu, petugas Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Dramaga, Herni, menyampaikan bahwa proses penanganan di rumah sakit berjalan dengan baik. Namun, kendala sempat muncul saat hendak memulangkan jenazah. Mobil siaga dari Desa Pabangbon dinilai terlalu jauh untuk dijangkau dalam waktu cepat. Sebagai solusi, pihak IPSM berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Dramaga meminta bantuan mobil siaga setempat.
“Alhamdulillah, kami mendapat bantuan dari Kepala Desa Dramaga untuk penggunaan mobil siaga desa, sehingga jenazah bisa segera dipulangkan ke rumah duka di Pabangbon,” pungkasnya.
** Arip Ekon


