Cibinong | Jurnal Bogor
Pemilihan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong diprotes sejumlah warga pendukung calon nomor urut 1, Uci Sanusi.
Pasalnya, prosedur pemilihan dituduh cacat prosedural dan tidak berjalan fair. Tuduhan itu dilayangkan salah satu pemuda pengurus Karang Taruna RW 7 Kelurahan Tengah, Ismail.
“Sebelumnya saya sudah ditetapkan sebagai pemilih mewakili pemuda di RW 7, tapi menjelang pemilihan nama saya dicoret sebagai pemilih oleh ketua RW karena dicurigai memihak salah satu calon,” kata Ismail kepada Jurnal Bogor, Kamis (12/3/2026).
Pria 33 tahun ini awalnya mengaku keberatan, tetapi karena nama daftar pemilih harus sudah diserahkan ke panitia pemilihan ketua LPM, dirinya tidak keburu melayangkan protesnya.
“Saya memang sudah keberatan dan berusaha protes ke ketua RW. Saya sudah menolak untuk diganti lalu saya samperin ke rumah ketua RW, tapi tidak ada di tempatnya,” kata pria yang akrab disapa Mail.
Akhirnya, nama Ismail sudah diganti oleh Maksum yang diduganya asal tunjuk oleh ketua RW.
Selain Ismail, ada nama lain yang dicoret sebagai pemilih di penghujung waktu pemilihan. Ada Abdul Manan dan Neneng yang diganti Ridwan dan Rismayati. Padahal nama pemilih itu sebelumnya sudah disahkan oleh para ketua RT di wilayah RW 7.
“Tapi menjelang penutupan penyerahan data pemilih, 3 nama itu diganti tanpa dasar yang jelas. Ini sudah cacat prosedur dan harus diulang proses pemilihannya,” kata Ismail.
Dalam dokumen prosedur tahapan pemilihan diungkap Ismail, penyerahan data pemilih harusnya terakhir pada 4 Maret hingga pukul 23.59 WIB.
“Tapi daftar pemilih dari RW 7 diserahkan pada tanggal 5 Maret 2026 yang sudah lewat sehari dari jadwal tahapan. Ini sudah cacat prosedur yang kedua. Makanya perlu diulang,” tegas Ismail.
Belum ada keterangan dari panitia pemilihan ketua LPM terkait munculnya desakan pemilihan ulang ketua LPM Kelurahan Tengah.
Sebelumnya, pemilihan ketua lpm kelurahan tengah digelar pada tanggal 7 maret 2026 yang diikuti oleh dua pasangan calon, yang mana jika tidak adanya kecurangan dari pihak penyelenggara paslon nomor urut 1 sanusi dipastikan memenangkan pemilihan tersebut. n Firdaus


