28.2 C
Bogor
Wednesday, March 11, 2026

Buy now

spot_img

Dewan: Pemkot Harus Cari Solusi Entaskan Banjir Tanah Baru

Bogor | Jurnal Bogor

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor pada Selasa (10/3) sore menyebabkan banjir di kawasan Tanah Baru, tepatnya di RT 02/RW 04, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Meluapnya aliran Kali Ciluar membuat air merendam sekitar 20 rumah warga.

Banjir terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah curah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Air yang meluap dari Kali Ciluar masuk ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai selutut orang dewasa.

Salah satu warga terdampak, Chandra, mengatakan air datang cukup cepat hingga merendam sejumlah rumah di wilayah tersebut.

“Banjir mulai sekitar jam tiga sore. Air masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar selutut orang dewasa. Alhamdulillah sekitar satu jam kemudian air mulai surut,” ujar Chandra.

Meski banjir tidak berlangsung lama, peristiwa tersebut sempat membuat warga panik karena air meluap secara tiba-tiba akibat derasnya hujan.

Mengetahui kejadian tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, langsung turun meninjau lokasi banjir selepas berbuka puasa dan menunaikan salat Maghrib.

Zenal mengaku mendapatkan informasi mengenai banjir tersebut langsung dari warga melalui pesan WhatsApp.

“Kabar banjir ini saya dapat langsung dari warga melalui WhatsApp. Setelah buka puasa dan salat Maghrib, saya langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga,” kata Zenal.

Menurutnya, kehadiran langsung di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat untuk memastikan kondisi warga serta mengetahui penyebab banjir yang terjadi.

Ia menegaskan perlu dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab banjir tersebut, apakah murni akibat tingginya curah hujan atau karena persoalan sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

“Ini bentuk tanggung jawab kita terhadap warga Kota Bogor. Ke depan kita harus cari tahu apa penyebabnya, apakah karena curah hujan yang tinggi atau ada masalah pada drainase yang kurang baik atau tidak berfungsi,” jelasnya.

Sementara itu, hingga banjir surut, warga menyebut belum ada kehadiran dari pihak pemerintah setempat di lokasi kejadian.
Peninjauan sementara baru dilakukan oleh perangkat RT dan RW setempat.

Namun demikian, berdasarkan konfirmasi melalui sambungan telepon, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor diketahui sedang menuju lokasi kejadian. Dimas Tiko, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor menyampaikan bahwa pihaknya akan datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan bantuan yang diperlukan warga.

“Kami akan melihat langsung kondisi di lokasi dan membantu sesuai kebutuhan yang diperlukan dari pihak pemerintah,” ujar Dimas.

Warga berharap pemerintah dapat lebih sigap dalam merespons kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terutama saat hujan deras yang berpotensi menimbulkan banjir di kawasan permukiman.

** Fredy Kristianto

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles