Tamansari | Jurnal Bogor – Pemerintah Desa Tamansari terus memperkuat program ketahanan pangan desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tamansari Mandiri dengan mengembangkan budidaya ayam petelur sebagai salah satu unit usaha produktif desa.
Kepala Desa Tamansari, Sunandar, mengatakan bahwa program budidaya ayam petelur merupakan bagian dari strategi pemerintah desa dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat dan pendapatan asli desa.
“Ini merupakan salah satu program ketahanan pangan yang ada di Desa Tamansari, yaitu budidaya ayam petelur yang dikelola melalui BUMDes Tamansari Mandiri,” ujar Sunandar, Senin 02/02/26).
Menurutnya, unit usaha peternakan ayam petelur tersebut saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan. Populasi ayam petelur yang dikelola BUMDes Tamansari Mandiri baru sekitar 1.000 ekor. Meski demikian, tingkat produktivitas ternak sudah cukup baik.
“Populasi ayam petelur yang kami kelola saat ini masih sekitar 1.000 ekor. Dari jumlah tersebut, produksi telur mencapai sekitar 85 persen,” jelasnya.
Sunandar menjelaskan, hasil produksi telur dari budidaya ayam petelur tersebut dipasarkan kepada sejumlah mitra kerja yang telah menjalin kerja sama dengan BUMDes Tamansari Mandiri. Selain itu, sebagian hasil produksi juga disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dapur MGB.
“Penjualannya ke mitra dan juga untuk kebutuhan dapur MGB,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengembangan unit usaha budidaya ayam petelur ini diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi desa. Selain menciptakan sumber pendapatan baru bagi BUMDes, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
Lebih lanjut, Sunandar menuturkan bahwa pemerintah desa berencana untuk terus melakukan pengembangan secara bertahap, baik dari sisi peningkatan kapasitas kandang maupun penambahan jumlah populasi ayam petelur, seiring dengan kesiapan sarana, prasarana, serta dukungan anggaran.
“Ke depan tentu akan kami kembangkan secara bertahap, baik dari sisi jumlah populasi ayam maupun pengelolaannya, agar usaha ini bisa semakin optimal dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui program budidaya ayam petelur yang dikelola BUMDes Tamansari Mandiri ini, Pemerintah Desa Tamansari berharap dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, menjaga ketersediaan bahan pangan khususnya telur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berbasis potensi desa.
Program ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Desa Tamansari dalam mengoptimalkan peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa dan sebagai wadah pengelolaan usaha produktif yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Yudi


