Ciampea l Jurnal Bogor
Krisis air bersih masih dialami di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor. Seperti dampak kemarau panjang dirasakan warga Kampung Pabuaran, Desa Ciampea. Mereka pun rela mengantre untuk mendapatkan air bersih bantuan dari SalamAid.
Bantuan air bersih ini dipusatkan di RW 03 di dua RT yakni RT 03 dan RT 04 dan tangki air berkapasitas 8000 liter air langsung didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
“Alhamdulillah kami mendapat bantuan air bersih dan sangat membantu, untuk kebutuhan minum dan masak kebutuhan setiap hari,” kata warga Kampung Pabuaran RT 04/03 Desa Ciampea, Titi (44), Selasa (10/10).
Dia berharap bantuan air bersih bisa berkelanjutan, karena kebutuhan setiap hari sangat banyak dan dampak kemarau panjang masih terasa di wilayahnya.
“Kalau setiap harinya biasa mengambil air bersih di mata air, tapi sudah surut. Makanya untuk mandi dan cuci ke sungai sekitar,” jelasnya.
Sementara Koordinator lapangan Midin menjelaskan, bantuan air bersih ini sangat membantu warga Pabuaran karena selama kemarau sangat susah mencari air.
“Air ini buat kebutuhan minum dan masak, sedangkan untuk kegiatan mandi dan mencuci ke sungai,” jelasnya.
Dia meminta kedepan program bantuan tersebut bisa berkelanjutan, karena kebutuhan air bersih sangat dinanti oleh masyarakat.
“Musim kemarau sudah lama, dan dampaknya kekurangan air bersih. Makanya dengan kegiatan sekarang terbantu untuk kebutuhan sehari-hari,” tukasnya.
** Arip Ekon


