Megamendung | Jurnal Bogor
Beragam cara dilakukan Pemerintah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Tahun ini, perayaan kemerdekaan dikemas melalui kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan.
Salah satunya melalui lomba susur sungai dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak menyusuri aliran Sungai Ciliwung dan Sungai Cikabirus yang melintasi wilayah Kecamatan Megamendung sekaligus memungut sampah yang ditemukan di sepanjang aliran sungai.
Camat Megamendung, Ridwan mengatakan, konsep perayaan HUT RI tahun ini sengaja dibuat berbeda dari biasanya. Menurutnya, kegiatan kemerdekaan diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Memang tahun ini kami ingin kegiatan HUT RI di Kecamatan Megamendung dibuat lebih bermanfaat. Salah satunya melalui kegiatan susur sungai ini, sehingga ada dampak nyata terhadap lingkungan,” ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai. Pasalnya, masih ditemukan berbagai jenis sampah yang terbawa maupun sengaja dibuang ke aliran sungai.
“Ini bagian dari edukasi juga kepada warga. Selama ini aliran sungai di Megamendung masih dipenuhi sampah karena kesadaran sebagian masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan masih perlu ditingkatkan,” katanya.
Dalam lomba tersebut, peserta akan dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok diwajibkan mengumpulkan sampah yang ditemukan selama menyusuri sungai. Penilaian tidak hanya berdasarkan jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga mempertimbangkan jenis sampah yang diperoleh.
“Jadi peserta yang berhasil mengumpulkan sampah dalam jumlah banyak akan mendapatkan penilaian. Jenis sampah yang dikumpulkan juga menjadi bagian dari penilaian dan bisa menentukan pemenang,” jelas Ridwan.
Untuk mengikuti kegiatan tersebut, setiap peserta diwajibkan membawa kantong plastik, polibag, atau karung sebagai tempat menampung sampah. Wadah yang digunakan juga harus diberi tanda atau tulisan sesuai dengan nama kelompok masing-masing untuk memudahkan proses penilaian.
Ridwan berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kepedulian warga terhadap kondisi sungai dan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat. Jadi HUT RI ke-81 di Kecamatan Megamendung bukan hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Gadog, Azet Basuni menyambut baik pelaksanaan lomba susur sungai tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki manfaat ganda karena selain menjadi bagian dari perayaan HUT RI, juga secara langsung mengajak masyarakat terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menilai kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama sehingga masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah dalam menjaga kondisi aliran sungai.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain memeriahkan HUT RI, lingkungan, khususnya aliran sungai, bisa menjadi lebih bersih,” ujarnya.
(Dadang Supriatna)


