Nanggung | Jurnal Bogor
Edufarmers Foundation bersama Solidaritas Alumni Peternakan Indonesian Nasional (SASPRI) mengunjungi para petani yang tergabung di Paguyuban Lulusan Akkur Indonesia atau PALAKKURI di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Di sela pertemuan itu diwarnai diskusi produktif yang mengarah pada pengembangan bisnis pertanian di kawasan Nanggung.
Secara resmi kedatangan Edufarmers Foundation bersama SASPRI untuk mendampingi dan melihat secara langsung aktivitas usaha kolektif berjamaah yang tengah dijalankan oleh PALAKKURI di wilayah Kecamatan Nanggung.
Ketua Edufarmers Foundation Yahya Djanggola mengapresiasi semangat serta inisiatif yang telah ditunjukkan oleh PALAKKURI di kawasan Nanggung.
Melalui pendekatan ini dinilai relevan, dengan kebutuhan masyarakat pedesaan yang ingin membangun kemandirian ekonomi sekaligus menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal.
”Kegiatan bisnis seperti yang dilakukan PALAKKURI Nanggung harus terus berlanjut. Manfaatkan secara maksimal seluruh potensi dan peluang yang ada di kawasan ini,” kata Yahya menyemangati para petani.
” Selain itu, penting sekali untuk mulai menerapkan pencatatan keuangan secara profesional agar usaha semakin kuat, transparan, dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” pesan Yahya Djanggola.
Senada dikatakan Profesor Muladno, yang dikenal sebagai penggagas Akademi Komunitas Korporasi Usaha Rakyat (AKKUR) sekaligus Wali Utama SASPRI Nasional menyatakan, bahwa PALAKKURI Kawasan Nanggung harus tetap konsisten dalam menjalankan visi dan misinya.
“Jaga kekompakan, jaga nama baik, dan terus lakukan penguatan kelembagaan,” kata dia.
Kelembagaan yang kuat akan menjadi fondasi penting agar aktivitas bisnis dapat berjalan secara profesional dan mampu menjawab tantangan ke depan,” ujar Profesor Muladno.
Pada kesempatan itu, Wali Kawasan PALAKKURI Nanggung Didih Radiatna mengaku bersyukur dengan kedatangan mereka. Menurutnya, ini momen penting buat anggota PALAKKURI dan dirinya yang disampaikan Edufamers Fondation dan SASPRI tentang pengembangan usaha di sektor pertanian.
Dengan berkunjungnya Edufarmers Foundation dan SASPRI Nasional tersebut enjadi titik awal kolaborasi untuk merekatkan jalinan PALAKKURI di Kawasan Nanggung.
”Untuk itu, kami harap Edufarmers Foundation dapat menjadi mitra strategis dalam pembinaan dan pengembangan bisnis pertanian di Kecamatan Nanggung, sehingga potensi kawasan ini dapat berkembang lebih optimal,” kata Didih Radiatna.
Menurutnya, dibangunya sinergitas diharapkan mampu mendorong dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan seperti penguatan sistem usaha, sSerta perluasan jaringan petani lebih luas.
Model usaha kolektif berjamaah yang dijalankan PALAKKURI dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Nanggung, khususnya dalam mewujudkan ketersediaan pangan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Sebab itu, kehadirannya pihak berkompeten hal ini, Edufarmers Foundation dan SASPRI diharapkan PALAKKURI Kawasan Nanggung dapat menjadi contoh praktik, baik usaha kolektif berjamaah yang profesional, solid, dan berdaya saing.
(Arip Ekon)


