28.8 C
Bogor
Tuesday, July 28, 2026

Buy now

spot_img

SC Golkar: Belum Buka Pendaftaran Kok, Sudah Tolak Calon

Bogor | Jurnal Bogor

Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Bogor, M. Alexander, menilai penolakan terhadap salah satu bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor sebelum tahapan penjaringan resmi dimulai merupakan langkah yang prematur.

Hal itu disampaikan Alexander menanggapi sikap tiga kader, yakni Erlangga Pramada, Heri Cahyono, dan Naufal, yang menyatakan penolakan terhadap kemungkinan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor saat ini, Rusli Prihatevy, kembali maju dalam kontestasi pemilihan ketua.

Menurut Alexander, hingga saat ini seluruh tahapan penjaringan bakal calon belum dibuka. Panitia baru melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder Partai Golkar untuk mempersiapkan pelaksanaan Musda.

“Bagaimana bisa ada bakal calon yang menolak bakal calon lain, sementara tahapan saja belum dimulai. Pendaftaran belum dibuka, pengambilan formulir juga belum dilakukan. Kami pun belum mengetahui siapa saja kader yang nantinya akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, status seseorang sebagai bakal calon baru sah setelah seluruh tahapan penjaringan resmi dibuka sesuai mekanisme organisasi. Karena itu, menurutnya, setiap kader memiliki hak yang sama untuk mengikuti proses pencalonan selama memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam petunjuk pelaksanaan DPP Partai Golkar.

Alexander berharap seluruh kader menghormati mekanisme organisasi dan tidak membangun opini yang berpotensi memicu perpecahan sebelum proses penjaringan dimulai.

“Harapan kami, siapa pun yang maju merupakan kader terbaik Partai Golkar yang memiliki hak yang sama menjadi bakal calon sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Semua tahapan harus diikuti dengan baik. Jangan sampai sudah ada penolakan, padahal penjaringan bakal calon saja belum dibuka,” katanya.

SC Musda, lanjut dia, juga akan mencermati dinamika yang berkembang untuk memastikan seluruh proses tetap berjalan sesuai aturan organisasi. Bahkan, apabila diperlukan, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPD Partai Golkar Jawa Barat terkait langkah yang akan diambil.

“Kami masih melihat apakah ini menjadi sebuah pelanggaran atau perlu kami laporkan ke Jawa Barat. Yang jelas harapan kami persoalan ini tidak semakin meruncing sehingga Musda XI Partai Golkar Kota Bogor dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan berkualitas sesuai mekanisme organisasi,” tegasnya.

Meski muncul dinamika tersebut, Alexander memastikan hingga kini soliditas internal Partai Golkar Kota Bogor tetap terjaga. Hal itu dibuktikan dengan dukungan seluruh unsur partai terhadap tahapan persiapan Musda yang telah berjalan.

“Sampai hari ini tidak mengganggu soliditas kader. Seluruh stakeholder Partai Golkar tetap mendukung tahapan yang kami laksanakan. Artinya, kekompakan Partai Golkar Kota Bogor tetap terjaga,” ucapnya.

Ia juga menilai waktu pendaftaran yang dibuka selama dua hari sudah memadai karena persyaratan pencalonan tidak rumit dan diperuntukkan bagi kader Partai Golkar yang telah memenuhi ketentuan.

“Saya kira waktu yang kami berikan cukup untuk memenuhi seluruh persyaratan. Yang akan mendaftar tentu kader-kader Partai Golkar yang sudah memahami mekanisme organisasi dan telah teruji sebagai kader,” katanya.

** Fredy Kristianto

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles