Bogor | Jurnal Bogor
Mengantisipasi dampak cuaca gerah yang belakangan ini melanda wilayah Bogor tidak cukup hanya dengan mengenali gejala tubuh atau mengubah jam olahraga. Faktor paling krusial yang menentukan apakah imun tubuh kita akan bertahan atau justru tumbang di tengah cuaca menyengat ini adalah apa yang kita konsumsi sehari-hari.
Saat suhu udara meningkat, tubuh bekerja ekstra keras untuk mendinginkan diri melalui keringat. Proses ini menguras cadangan air dan mineral penting di dalam tubuh. Jika tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang tepat, tubuh akan lebih rentan terserang penyakit khas musim panas seperti panas dalam, radang tenggorokan, hingga gangguan pencernaan.
Melansir panduan gizi dan kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, berikut adalah daftar makanan dan minuman yang wajib Anda cari serta yang harus dihindari agar tubuh tetap bugar saat Bogor sedang gerah-gerahnya: (8/7/2026)
Yang Wajib Dikonsumsi (Sobat Penyelamat Tubuh):
- Buah-Buahan Tinggi Kandungan Air
Jangan biarkan tubuh kekurangan cairan. Selain air putih, konsumsilah buah-buahan yang kaya akan kandungan air dan vitamin seperti semangka, melon, jeruk, atau mentimun. Buah-buahan ini tidak hanya menghidrasi, tetapi juga memberikan pasokan antioksidan untuk menjaga daya tahan tubuh.
- Air Kelapa Murni
Saat kita berkeringat, tubuh tidak hanya kehilangan air tetapi juga elektrolit. Air kelapa murni adalah agen hidrasi alami terbaik karena kaya akan kalium dan magnesium yang mampu mengembalikan keseimbangan cairan tubuh dengan cepat dibandingkan minuman manis biasa.
- Sayuran Berkuah Bening
Untuk menu makan harian, beralihlah ke sayuran berkuah bening seperti sup, sayur bayam, atau sayur oyong. Makanan ini membantu memberikan asupan cairan tambahan bagi tubuh tanpa membebani sistem pencernaan.
Yang Wajib Dihindari atau Dikurangi (Pemicu Dehidrasi):
- Minuman Tinggi Kafein (Kopi dan Teh Pekat)
Bagi warga Bogor yang gemar nongkrong di kafe ada baiknya mengurangi konsumsi kopi atau teh pekat saat siang hari. Kafein memiliki sifat diuretik, artinya minuman ini akan merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil, sehingga mempercepat terjadinya dehidrasi.
- Minuman Terlalu Manis dan Bersoda
Minuman dingin berenergi atau bersoda memang terasa sangat menyegarkan saat cuaca panas. Namun, kandungan gula yang terlalu tinggi di dalamnya justru memaksa tubuh menggunakan lebih banyak air untuk memproses gula tersebut, yang akhirnya membuat Anda menjadi lebih cepat haus kembali.
- Makanan Sangat Pedas dan Berminyak
Gorengan atau makanan yang terlalu pedas dapat memicu efek termogenik, yaitu meningkatkan suhu internal tubuh dari dalam. Selain membuat Anda semakin kegerahan, kombinasi minyak dan pedas di cuaca panas sangat mudah memicu radang tenggorokan dan sariawan.
Menjaga kesehatan di tengah cuaca yang kurang bersahabat ini sebenarnya tidaklah sulit, dimulai dari bijak memilih apa yang tersaji di piring dan gelas kita setiap hari.
Dengan menjaga hidrasi yang cukup, berolahraga di waktu yang tepat, dan mengenali alarm “kepanasan” dari tubuh sejak dini, warga Bogor dipastikan tetap bisa produktif beraktivitas dengan aman. Jaga kesehatan, dan tetap terhidrasi!
(Herli Nirwana/cc)


