Caringin | Jurnal Bogor
Gunung Salak dan Gunung Pangrango, Kabupaten Bogor, merupakan paru-paru dunia yang mengalami degradasi masif akibat perambahan, pembalakan liar dan alih fungsi lahan.
Akibatnya, kekeringan dan ancaman bencana alam pun mengintai warga. Hutan pegunungan yang dulunya rindang, kini tata ruang hijau itu telah berubah dengan berdiri bangunan vila-vila dan kafe.
Kondisi itu pun tak luput dari perhatian Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Anton Sukartono Suratto, yang berpesan kepada pemerintah daerah (Pemda) mau pun pemerintah pusat untuk memperketat pengawasan lahan pegunungan.
“Tidak boleh alih fungsi, hutan pegunungan itu dilindungi oleh undang-undang. Kalau mereka (Pemerintah, red) konsen dengan undang-undang mereka pasti melaksanankannya. Intinya kita sepakat hutan itu paru paru dunia dan harus kita jaga bersama,” tegas Anton kepada wartawan, ditengah kegiatan aksi tanam sejuta pohon di Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Jumat (17/7/2026).
Anggota DPR RI yang berangkat dari Dapil Kabupaten Bogor itu juga mengingatkan, agar tidak bermain-main dengan kawasan hutan. Karena kawasan hutan pegunungan merupakan tempat keanekaragaman hayati.
“Soal melanggar hutan itu sudah banyak yang korban kok, mau itu Menteri, mau itu Walikota, Bupati mau itu Gubernur, intinya hutan itu harus kita jaga,” imbuhnya.
Untuk itu, bentuk kepedulian partai berlambang bintang segi tiga biru terhadap lingkungan, maka di hari jadi ke-25, Partai Demokrat Kabupaten Bogor, melakukan giat penghijauan dan bersih-bersih sungai. Kegiatan itu, kata dia, merupakan bagian dari program nasional Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang dilaksanakan serentak oleh jajaran Partai Demokrat di seluruh Indonesia sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Mengusung tema “Aman, Sehat, Resik, dan Indah, sambungnya, aksi lingkungan kali ini difokuskan pada pembersihan aliran Sungai Cibeuling serta penanaman 1.000 bibit pohon yang terdiri dari tanaman buah dan pohon kayu industri.
“Upaya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan pegunungan Caringin yang dikenal sebagai daerah resapan air,” tandasnya.
(Asep Saprudin)


