30.6 C
Bogor
Wednesday, July 24, 2024

Buy now

spot_img

Kementan Tingkatkan Profesionalisme ASN Lewat PKP

Bogor | Jurnal Bogor

Kementerian Pertanian terus berfokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompeten dan profesional. Salah satunya melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) bagi pejabat pengawas Kementerian dan Lembaga.

Pelatihan yang dihelat oleh Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) BPPSDMP Kementerian Pertanian ini bertujuan membekali kompetensi jabatan pengawas agar dapat melaksanakan peran dan fungsinya dengan lebih baik dan profesional.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyebutkan tantangan dunia yang semakin canggih, ditambah dengan adanya millennial disruption diperlukan pengawalan moralitas bagi ASN agar mereka dapat bekerja dengan baik.

“Dari tantangan yang terjadi saat ini maka seorang ASN atau pejabat pemerintah harus dikawal dengan moralitas melalui Pendekatan Core Values BerAkhlak agar kita tetap bisa bekerja dengan baik, “

Menurut Mentan SYL pula pemerintahan yang baik adalah yang berpihak pada kepentingan negara, bangsa dan rakyat. Selain itu sebagai instansi pemerintah yang baik harus dapat memenuhi harapan dan kebutuhan negara.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan adanya core value ASN BerAKHLAK menuntut ASN agar bekerja semaksimal mungkin.

“Untuk melaksanakan tugas ASN, perlu didukung oleh aparatur yang tidak hanya sekedar melaksanakan tugas namun juga profesional, kompeten, mandiri dan berdaya saing”, ujar Dedi.

Pelatihan Kepemimpinan Pengawas merupakan pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan profesionalisme ASN yang diharapkan dapat memberikan kinerja yang tinggi dan profesional di bidangnya, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan norma dan standar etika yang berlaku dan mempunyai komitmen terhadap mutu, dengan selalu mengedepankan integritas dan kualitas, efektifitas, efisiensi dan senantiasa melakukan inovasi serta tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun.

Sedangkan jabatan pengawas merupakan jabatan yang dapat menjamin terlaksananya akuntabilitas yang ditunjukkan dengan kemampuan dalam memimpin pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai dibawahnya khususnya dalam memberikan pelayanan publik.

Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), Yusral Tahir mengharapkan setelah melewati PKP ini peserta mampu mengembangkan kinerja pelayanannya dan dapat menjadi lokomotif dalam peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI diikuti oleh 28 peserta yang terdiri atas beberapa Kementerian dan Lembaga. Berlangsung dari 13 Maret hingga 02 Agustus 2023.

** Nita/BBPMKP

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles