Home News Pembagian BLT BBM Molor Berujung  Ricuh

Pembagian BLT BBM Molor Berujung  Ricuh

Leuwisadeng | Jurnal Bogor 

Kantor Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor diserbu  emak-emak. Mereka memadati kantor desa tersebut untuk mengambil bantuan langsung tunai (BLT) BBM subsidi dari pemerintah. 

Diduga tidak sesuai jadwal dan molor kericuhan pun terjadi. Bahkan ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) rela berdesakan hingga merangsek masuk ke ruangan kantor desa.

Tak sedikit warga yang kecewa. Pasalnya warga datang sejak pukul 06.00 pagi, namun dimulainya penyaluran BLT tersebut pukul 09: 00 wib.

“Sejak pukul enam saya datang kesini, taunya tidak sesuai jadwal,” ungkap perempuan yang sudah lanjut usia yang sedang berdesak-desakan di halaman kantor desa.

Menurutnya, dia rela antre untuk mendapatkan uang tunai dari pemerintah sebesar Rp500 ribu.

“Dapatnya lima ratus ribu rupiah. Tiga ratus ribu rupiah untuk bansos BLT BBM dan dua ratus ribu rupiah untuk bantuan pangan non tunai (BPNT) yang dicairkan melalui PT Pos untuk dibelanjakan sembako,” paparnya. 

Ditempat yang sama Kepala Desa Leuwisadeng Rohim Hidayatullah mengatakan, pihaknya kali ini baru menyalurkan bantuan pemerintah sebanyak 1.300 KPM.

“Desa kami yang mendapat bantuan, ada sekitar seribu tiga ratus KPM,” sebutnya.

Dia menjelaskan, KPM mendapatkan bansos BLT BBM sebesar 300,000 sementara untuk yang 200.000 ribu untuk sembako.

Tetapi yang semestinya diberikan pada masyarakat secara utuh Rp500 ribu, namun di Desa Leuwisadeng sebear Rp200 ribu dibelikan sembako oleh agen yang sudah ditunjuk pihak desa.

“Untuk KPM kami bebaskan belanja dimana saja, di desa kan ada agen. Jadi warga untuk membelanjakan uang yang dua ratus ribunya ke agen yang ada di desa,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah menaikan harga BBM untuk memberikan subsidi pada masyarakat kurang mampu, dan untuk subsidi BBM untuk bulan September dan Oktober sebesar Rp 150 ribu yang dibagikan langsung bulan ini yakni sebesar Rp300 ribu.

Sementara untuk bansos BPNT, pemerintah juga mencairkan secara tunai melalui Kantor Pos atau kantor desa yang sudah ditunjuk.

** Andres

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version