Graduation SMPN 8 Bogor di Harmony Yasmin

0
Acara perpisahan SMPN 8 Bogor di Harmony Yasmin

Teruslah Belajar, Raihlah Mimpi untuk Masa Depan Gemilang

Bogor | Jurnal Bogor

Ratusan murid SMPN 8 Bogor sejak pagi memasuki gedung Harmony Yasmin pada Selasa, 28 Juni 2022. Banyak dari mereka yang ditemani orangtuanya masing masing berpakaian bebas gaya khas anak muda. Ada yang mengenakan batik dan kebaya. Semua tersenyum senang menyambut acara perpisahan bertema Raihlah Mimpi untuk Masa Depan Gemilang.

Acara yang dimulai dengan penampilan aki lengser yang mengapit murid laki-laki dan perempuan mengantarkannya ke atas panggung dalam prosesi pencabutan atribut sekolah yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMPN 8 Bogor, Estiza Septiana sebagai tanda selesainya belajar.

Kepala Dinas Pendidikan  Kota Bogor, Hanafi,  yang ikut menghadiri acara perpisahan ini memberikan ucapan selamat. “Untuk anak-anakku, ingat pesan orangtua dan guru, jangan bosan untuk terus belajar karena tantangan akan lebih besar, teruslah belajar,” ucapnya.

Kepala Sekolah SMPN 8 Bogor Estiza Septiana, ditemani Ketua Panitia Asep Juwandi, dan Ketua Komite SMPN 8 Mamat kepada Jurnal Bogor mengatakan, SMPN 8 sekarang sudah berusia 40 tahun, dan angkatan untuk tahun ini disebut angkatan mandiri karena hampir 2 tahun mereka belajar daring atau online.  

“Sebanyak 304 siswa yang hadir ini lulus semua dan mereka mengikuti perpisahan, 146 laki laki dan 158 perempuan orang. Dan alhamdulilah 172 sudah diterima di sekolah negeri  sebesar 56,6%. Beberapa lainnya diterima di Taruna Nusantara Magelang dan Taruna Kebangsaan Lampung,” jelasnya.

Sedangkan untuk nilai tertinggi dengan juara umum 1 diraih Muhammad Fauzan kelas 9A, juara umum 2 Wimala Nadhira Saffa kelas 9A, dan juara umum 3 Kayla Fahira Khairunnisa  kelas 9H.

Estiza Septiana lalu memberikan wejangan untuk anak didiknya agar jangan berhenti untuk belajar sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa belajarlah dari mulai dalam kandungan sampai kalian masuk ke liang lahat. “Pegang teguh etika dan akhlak yang luhur jangan terbawa arus budaya yang dapat merusak nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh agama, jadilah generasi muda yang cerdas, inspiratif, kreatif inofatif dan berakhlak mulia dan terakhir semoga kesuksesan selalu bersama dalam meraih masa depan, “ pungkasnya.

Sementara Ketua Panitia Asep Juwandi juga mengatakan, acara perpisahan ini digagas orangtua murid dan mendapat dukungan komite dan sekolah. “Saya sendiri adalah orangtua murid, dan kami mendiskusikannya dengan komite. Alhamdulilah komite mendukung, dan kami pun berdiskusi dengan pihak sekolah, kepala sekolah dan guru-guru. Pihak sekolah pun mendukung dan memberikan support dengan mengerahkan beberapa guru untuk mensukseskan acara ini,” jelasnya.

**Prast

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here