Optimalkan Pembangunan, Pemdes Leuwisadeng Bangun Insfrastruktur Melalui Samisade

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor melakukan launching  Samisade yakni program satu miliar satu desa dengan membangun jalan antar dusun.

“Program Samisade tahun anggaran 2021 dari Bupati Bogor Ade Yasin memberikan  manfaat bagi warga desa terlebih saat pandemi Covid-19. Pengerjaan jalan sepanjang 2 kilometer dengan lebar 3 meter menerapkan sistem Padat Karya Tunai,” kata Kepala Desa Leuwisadeng Rohim Hidayatullah saat launcing Samisade yang dihadiri Muspika Kecamatan Leuwisadeng, kemarin.

Sebagian pelebaran jalan menggunakan alat berat, namun tidak meninggalkan kearipan lokal di jalan yang dibangun di kampung  Legokmanggu menuju Kampung Sukadamai di wilayah RW 08, RW 02  Dusun 02 dan Dusun 04, dimana kondisi jalan sekarang ini keadaannya masih tanah merah.

Proses pengerjaan jalan tersebut, kata Kades, secara berkala hingga pencairan kedua progresnya pada betonisasi jalan. “Alhamdulillah adanya program Samisade, kami bisa menjawab keingianan masyarakat dengan dibangunnya insfrastruktur, penataan jalan antar dusun dan jalan ini salah satu yang sudah direncakan sejak lama,” jelas Rohim Hidayatullah.

Posisi jalan, diakuinya sangat strategis karena pemanfaatannya selain lintas antar kampung secara otomatis berdampak positif bagi sektor pertanian. “Selain pintu masuk jalur alternatif maka pengalokasiannya harus ditata dengan baik,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Camat Leuwisadeng Hendarsyah menyatakan, bahwa program Samisade di Desa Leuwisadeng dijadikan target pembangunan. Sebelum pelaksaan, dilakukan evaluasi dulu agar pelaksanaan tidak ada masalah, baik segi tanah karena jalur yang akan dibangun sepanjang  2000 meter.

“Akses jalan yang akan dibangun masuk ke desa tetangga otomtis banyak tanah masyarakat yang digunakan. Setelah kita cek dengan Pak Kades dan  TPK  bahwa jalan akan dibangun tidak ada masalah,” kata dia.

“Kami minta bagaimana caranya pembangunan fokus kepada RAB yang dibuat, artinya  jangan keluar dari RAB. Intinya kami berpesan hati-hati dengan penggunaan dana Samisade sebab pemantauannya bukan hanya Bupati termasuk Kejaksaan dan Polres Bogor juga ikut memantau,” jelasnya.

** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here