Home News Hasil Rapid Test Antigen, 25 ODGJ Dinyatakan Reaktif

Hasil Rapid Test Antigen, 25 ODGJ Dinyatakan Reaktif

Cigombong | Jurnal Bogor

Menyusul adanya dua petugas Yayasan Rehabilitasi Kana di Kampung Neglasari, Desa Tugu Jaya Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang positif terpapar Covid-19, sebanyak 25  pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di yayasan tersebut dinyatakan reaktif. Hal itu diketahui saat pihak Puskesmas Cigombong, melakukan rapid test antigen terhadap 45 pasien ODGJ di yayasan tersebut, Selasa (6/7).

Kepala Puskesmas Cigombong, dr Dian Nurdiani mengatakan, dari 45 pasien ODGJ yang menjalani rapid tes antigen, 25 dinyatakan reaktif. “Hari ini 45 penghuni panti atau pasien ODGJ telah menjalani rapid tes antigen, dan hasilnya 20 non reaktif dan 25 reaktif,” ujar dr. Dian kepada wartawan.

Saat ini, ke-25 pasien ODGJ ini sedang menjalani isolasi mandiri di setiap ruangan yang sudah disediakan pihak Yayasan Rehabillitasi Kana.

Sementara, Puskesmas Cigombong menyediakan kebutuhan obat-obatan bagi pasien yang reaktif selama menjalani isolasi sambil melakukan pengawasan. “Setelah dinyatakan reaktif kita langsung melakukan swab PCR, dan hasilnya dalam beberapa hari kedepan akan keluar,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Satgas Covid-19 Kecamatan Cigombong menerima laporan ada petugas Yayasan Rehabillitasi Kana terpapar virus corona setelah menjalani tes PCR. Namun karena di yayasan tersebut ada beberapa pasien ODGJ, maka secara prosedur semuanya harus ditracking.

“Jadi kami bersama tim Satgas Covid-19 Kecamatan Cigombong lengkap, ada Camat, Kapolsek, Danramil dan Kades mendatangi lokasi tersebut untuk memastikan kondisi di yayasan tersebut,” ujar dr. Dian.

Dari hasil tracking, 20 pasien ODGJ mengalami keluhan batuk dan demam. Namun untuk kepastian mereka terpapar Covid-19 atau tidak harus melalui serangkaian tes.

Sementara, Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Cigombong, Minarso memastikan untuk sementara waktu lokasi ini disterilkan. “Tidak boleh ada yang keluar masuk, dari lokasi yayasan ini,” tegas Minarso

Selama masa sterilisasi, Satgas Covid-19 Desa Tugu Jaya akan mengawasi aktivitas di Yayasan Rehabillitasi Kana ini. “Kami minta pengelola yayasan untuk berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 kecamatan,” tukasnya.

** Dede Suhendar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version