Ribuan Dosis Vaksin Disiapkan Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Ribuan dosis vaksin disiapkan Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Vaksin itu disiapkan untuk melakukan vaksinasi para pedagang, baik pedagang Pasar Cisarua maupun pedagang pinggir jalan, Kamis (10/7) di Hotel Cibulan Cisarua.

Selain pedagang, ratusan insan hotel dan restoran juga ikut program vaksinasi Satgas Covid-19 Kecamatan tersebut. Camat Cisarua, Deni Humaedi mengatakan, vaksinasi yang digelar Satgas Covid-19 Kecamatan menjadi yang pertama di Kabupaten Bogor ini dengan sasaran pedagang dan insan hotel dan restoran.

“Kuota vaksin saat ini mencapai 1.200 dosis vaksin, itu untuk pedagang dan karyawan hotel dan restoran di Kecamatan Cisarua dan Megamendung,” ujar Deni kepada wartawan

Ia menjelaskan, para pedagang yang di vaksin hari ini tidak hanya berjualan di Pasar Cisarua tapi pedagang-pedagang dipinggir jalan juga. Terkait yang di vaksin pedagang, Deni menjelaskan, pedagang menjadi orang berpotensi terpapar Covid-19 karena kerap berinteraksi dengan pembeli yang tidak tahu asal-usul pembeli tersebut.

Selain itu, vaksinasi bagi para pelaku usaha ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dengan melaksanakan vaksin, ia berharap pedagang ini sudah terlindungi meski sudah di vaksin bukan berarti tidak akan terpapar Covid-19.

“Paling tidak kalau pun terpapar, mereka yang sudah di vaksin akan tidak memiliki gejala, bisa isolasi mandiri,” bebernya.

Dengan begitu, sektor ekonomi di kawasan wisata kembali menggeliat. Vaksinasi di mulai sejak pagi hingga selesai di Hotel Cisarua Indah, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Sementara, Kepala Puskesmas Cibulan, dr. Nurul Amalkan mengatakan, dari 1200 doksis vaksin baru ada 800 yang sudah datang dan melaksanakan.

Sasarannya sendiri sebenarnya lebih ke pedagang pasar, PHRI tapi prakteknya dari tukang parkir, ojek, sopir angkot hingga mereka yang kerap berada di luar dan berinteraksi dengan orang banyak banyak yang ikut vaksin. “Masyarakat umum juga banyak yang ikut suntik vaksin,” ujar dr. Nurul

Yang menjadi kendala akhirnya mereka gagal di suntik vaksin, kata dr. Nurul lebih ke tensi yang tinggi. Penyakit hipertensi yang memang bawaan ada juga karena mereka tegang atau cape akhirnya tensinya tinggi. “Ya sekitar 15 hingga 20 persen mereka gagal di suntik vaksin, dan harus berobat dulu,” terangnya

Ia menyampaikan, sebelum melaksanakan vaksin si peserta untuk melakukan sarapan, tidur cukup. “Intinya badan peserta vaksin harus fit,” ucapnya

Sementara, untuk peserta vaksin Lanjut Usia (Lansia) pihaknya masih mengaku kesulitan karena banyak dari mereka tidak mau di vaksin. Selain itu, kendala jarak juga menjadi pemicu para lansia ini tidak jadi di vaksin.

Untuk itu, Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua sedang merumuskan bagaimana agar para Lansia ini cepat tervaksinasi.

“Kalau jemput bola juga kan bisa dor to dor, karena vaksinasi ini berbedak dengan suntik cacar atau lainnya, ini kan kita mesti bawa perlengkapan seperti laptop, printer alat medis dan lainnya, jadi tidak mudah untuk jemput bola, paling di satu tempat yang mumpuni dilaksanakan vaksin,” tandasnya.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here