Bupati dan Kapolres Tinjau Korban Bencana Longsor Cigudeg

0

Cigudeg | Jurnal Inspirasi

Bupati bersama Kapolres Bogor pada Rabu pagi (19/5/2021) kunjungi korban banjir bandang di Kampung Kadaung Hilir, Desa Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada Senin (17/5/2021) malam lalu, yang menyebabkan sebagian rumah warga mengalami rusak berat.

Menurut Bupati Bogor, Ade Yasin usai tinjauannya mengatakan banjir bandang tersebut selain intensitas hujan yang tinggi, juga karena adanya tanggul di Kali Cidangder jebol.

“Tadi kita tinjau sampai ke sungai teryata ada tanggul yang jebol, karena debit air yang tinggi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, kepada wartawan.

Bupati juga menambahkan rumah warga yang rusak itu mereka yang berada di pinggir sungai, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

“Rata rata mereka rumahnya yang rusak itu mereka yang berada di pinggir sungai. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,”katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Ade Yasin mengatakan pasca banjir bandang ini permasalahan tidak hanya perbaikan rumah warga yang rusak, namun perbaikan tanggul yang jebol dan juga pengerukan sungai.

“Pengerukan sungai harus dilakukan agar tidak terjadi kejadian serupa karena bisa dilihat masalah utamanya pendangkalan sungai,” katanya.

Lebuh lanjut Bupati juga mengatakan untuk peristiwa banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cigudeg tidak hanya di Rengas Jajar, namun ada beberapa desa lain yang juga terkena banjir bandang.

“Ada tiga desa yang terdampak banjir bandang, Desa Rengas Jajar, Tegal Lega, Batu Jajar, dengan 300 KK yang terdampak,” katanya.

Sementara itu dari pantauan, rumah warga di kampung tersebut sebagian ada yang runtuh serta seluruh perabotan rumah tidak dapat digunakan lagi.

Warga, Ijah mengatakan bahwa peristiwa banjir bandang disebabkan oleh hujan yang turun sejak sore hingga malam hari.

“Pertamanya saya juga tidak tahu karena sedang menonton tv. Tiba-tiba ada pemberitahuan melalui pengeras suara dari masjid yang mengimbau agar warga meninggalkan rumah. Tidak lama, air sudah sepinggang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ijah memaparkan bahwa banjir bandang yang terjadi merupakan kiriman dari hulu.

“Kalau hujan sebenarnya sih tidak terlalu besar. Ini kiriman dari hulu dan pada akhirnya warga sini ikut terdampak luapan air (banjir bandang),” tegasnya.

Sementara itu, usai pengumuman yang berasal dari masjid, seluruh pemuda langsung berjibaku membantu evakuasi warga.

“Pemuda langsung bergerak membantu evakuasi. Tidak lama, rumah warga yang di tepi kali sudah hancur dihantam banjir,” tandasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here