Banyak yang Lolos Penyekatan di Wisata Gunung Bunder, Pengelola Perketat Prokes

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Hari ke-3 libur lebaran 2021, sejumlah kawasan Wisata dipenuhi oleh wisatawa baik lokal, maupun luar daerah. Seperti pada Sabtu siang (15/5/2021) lalu, di Kawasan Wisata Gunung Bunder, Desa Gunung Bunder 2, Kecamatan Pamijahan, meksipun ada posko penyekatan, namun banyak wisatawan luar Bogor seperti Jakarta, Depok dan Tangerang yang lolos penyekatan.

Wisatawan asal Sawangan, Depok, memgaku ia dan keluarganya terkena imbas macet di rusa jalan wisata Gunung Bunder, namun ia bisa lolos dari penyekatan.

“Alhamdulillah meksipun macet-macetan bisa masuk ke lokasi wisata,” katanya.

Wisatawan lain, Budi asal Jakarta juga mengaku berangkat dari Jakarta pada pagi hari dan selama perjalanan tidak ada pemberhentian kendaraan.

“Gak ada penyekatan, mau jalan jalan ke sini libur Lebaran karena di Jakarta penuh, ziarah gak boleh dan ke Puncak pasti dijaga ketat akhirnya milih ke sini, sama keluarga,” ujarnya.

Sementara menurut Kepala Resort Taman Nasional Gunung Salak Endah Sukirman, pihak pengelola wisata tidak bisa melarang masyarkat yang ingin berlibur lebaran.

“Kalau pengelola gak bisa melarang mau ada yang masuk syukur tidak pun tidak masalah, karena di wisata Gunung Bunder ini sebenernya kebanyakan yang bekerja warga setempat, yang berjualan warga setempat jadi mereka sebenernya hanya sesekali saja berharap keuntungan lebih karena hari hari biasa apalagi pas Covid-19 2 tahun ini sepi,” bebernya.

Dan pihak pengelola lanjut Sukiman bahwa sudah menerapkan Prokes yang ketat, seperti telah menyiapkan beberapa tempat cuci tangan di beberapa pintu masuk wisata.

“Selain itu juga memeriksa suhu tubuh pengunjung serta membagikan masker bagi pengunjung yang tidak memakai masker,” ujarnya.

Sementara menurut Kabid Penertiban Umum Sat Pol PP Kabupaten Bogor Teguh Sugiarto, penyekatan dilakukan di depan Kantor Kecamatan Pamijahan dan di akses masuk pintu GSE melalui Desa Gunung Bunder.

“Terkait banyaknya yang lolos, saat diperiksa identitasnya, ketika domisilinya di Kabupaten Bogor, otomatis kita lanjutkan perjalanannya,” ujarnya.

Dari penyekatan tersebut, pihaknya dibantu Satpol PP Kecamatan Pamijahan dan personil BPBD yang mengklaim telah memutar balik 28 kendaraan roda empat dan 72 kendaraan roda dua.

Kebanyakan, kata Teguh, jenis kendaraan yang diputar balik yang berleter B, Z, T dan A.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here