Depo Trem Tunggu FS Colas Rail

0
ilustrasi: Trem

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menunggu hasil feasibility study (FS) yang saat ini tengah disusun oleh Colas Rail terkait penentuan lokasi depo trem.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Bogor saat ini memiliki tiga opsi lokasi depo trem. Yakni, di Stasiun Bogor, Tanah Baru dan lahan Jasa Marga di sepanjang Tol Jagorawi.

“Kami masih mencari lokasi yang tepat, untuk memastikan bila nanti Kota Bogor menggunakan trem untuk transportasi publik utama di Kota Bogor,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kepada wartawan, Senin (3/5).

Dedie menegaskan bahwa keputusan penunjukan lokasi depo trem akan dilakukan setelah ada feasibility study.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rudy Mashudi mengatakan, Pemkot Bogor terus berupaya mensinkronkan dan menghubungkan antara trem dengan Light Rail Transit (LRT).

“Dengan trem ini kita berusaha mensinkronisasikan dan melakukan konektifitas antara titik akhir LRT di Terminal Baranangsiang dengan Stasiun Bogor. Itu akan dikonekan dengan trem,” katanya.

Trem, kata Rudy, nantinya akan memiliki satu koridor, yang dimulai dari Terminal Baranangsiang melewati Jalan Otista, Kapten Muslihat dan Dewi Sartika, yang nantinya akan dibangun alun-alun. “Ya, kami berharap nantinya di alun-alun akan banyak yang menggunakan trem,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Rudi, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pusat mengenai posisi keberadaan jalur LRT dari arah Cibubur menuju Kota Bogor. “Belum ada konfirmasi kelanjutannya. Kita nunggu kajian dan penetapan dari pusat,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here