Achmad Fathoni: Proyek Bermasalah, Kita Lemah Dalam Pengawasan

0

Cileungsi | Jurnal Inspirasi

Menanggapi keluhan warga dengan adanya persoalan proyek Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), baik turap maupun jalan, membuat anggota DPRD Kabupaten Bogor di Komisi 3 dari fraksi PKS Achmad Fathoni menganalisa penyebab masalah tersebut.

Dia menjelaskan, di Kabupaten Bogor banyak catatan terkait pembangunan insfrastruktur seperti Jembatan Cimapag yang TPT-nya ambruk, Jalan Bomang yang sisi bahu jalannya mulai longsor, dan kondisi Jembatan Arca 1 yang mengkhawatirkan. “Menurut saya kita lemah dalam pengawasan,” kata Achmad Fathoni kepada Jurnal Bogor, Kamis (25/2).

Dia mengatakan, selain itu perencanaan juga yang kurang baik. Misalnya beberapa bagian TPT  belum terselesaikan di Jembatan Cimapag yang diresmikan Bupati Ade Yasin akhir tahun lalu, lalu tanggul jalan Bomang yang beberapa sisi mulai longsor dan mengapa bagian tengahnya sekarang digali padahal kedepan akan dibuat jalur cepat yang nantinya harus nimbun tanah lagi.

“Begitupun Jembatan Arca 1,itu juga ada masalah perencanaan, sehingga girder utama jalan harus diubah mengikuti pondasi lapangan,” jelas Achmad Fathoni.

Lanjutnya, tanpa terkecuali pedestrian Pakansari itu juga aneh, yang rata dengan kondisi jalan saat ini padahal pasti kedepan jalan akan semakin naik, karena kemungkinan besar dicor sehingga nantinya bisa-bisa pedestrian Pakansari jadi tempat ngumpul lumpur dan air saat hujan deras.

“Intinya ada masalah dalam perencanaan proyek-proyek Pemda yang harus kembali dikaji dan dievaluasi, karena jika perencana bermasalah patut menjadi pertanyaan, apa perencana itu turun langsung atau hanya menganalisa dibalik meja,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here