Home Potret Desa Usai Dilantik, Kerja Nyata 5 Kades Ditunggu

Usai Dilantik, Kerja Nyata 5 Kades Ditunggu

Cibungbulang l Jurnal Inspirasi

Pascapelantikan kepala desa se-Kabupaten Bogor di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (5/2), dilanjutkan dengan serah terima jabatan dengan ke para kades terpilih di masing-masing kecamatan mendapat perhatian sang camat, seperti halnya dengan Kecamatan Cibungbulang yang mengharapkan kerja nyata 5 kadesnya menghadapi persoalan yang perlu diselesaikan dengan cepat, khususnya soal kantor desa.

“Selama masa jabatan 2027 kedepan kelima Kades tersebut ditunggu kerja nyata di masyarakat,” kata Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman kepada wartawan, kemarin.

Yudi Nurzaman mengatakan, secara simbolis pejabat sementara (Pjs) kepala desa menyerahkan jabatannya ke lima kades terpilih, diantaranya Kades Situudik Mamat Sudin, Cibatok I Cecep Haerudin,  Sukamaju Cucum Ratna Suminar, Ciaruteunudik Sanusi serta Desa Girimulya Mardiman.

Menurut Camat, persoalan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintahan Desa harus melakukan perbaikan, serta melakukan pembangunan atau merenovasi kantor yang sudah mengalami kerusakan. “Harus segera diambil langkah nyata. Salah satunya untuk perbaikan Kantor Desa Ciaruteunudik,” paparnya.

“Pemimpin butuh kantor yang layak, bertahap berikut isi penggantinya , oleh karena itu kedepan, diharapkan kantor pelayanan Desa Ciaruteunudik segera diperbaiki, memulai investasi langsung dengan  membangun kantor yang lebih layak. Disusun rapi agar bangunan nantinya ada tempat brefing sehingga semua kegiatan  bisa ter-cover dan berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara menurut Kepala Desa Situudik Mamat Sudin, persoalan disana itu bukan hanya sebatas pekerjaan, tetapi memerlukan birokrasi mekanisme yang harus ditempuh terlebih dahulu. “Yang pasti nggak ada reshuffle, kalaupun ada hanya mengisi kekosongan, bukan kebijakan saya memberhentikan, tapi mengundurkan diri salah satu staf, seiring dengan pernyataan Bupati saat pelantikan arahannya seperti itu karena ini menyangkut kinerja kedepannya, tidak semudah yang masyarakat kira,” katanya.

Sebelumnya Kepala Desa Sukamaju Cucum Ratna Suminar mengatakan, untuk mengatasi persoalan Kantor Kepala Desa yang diklaim milik keluarga kades sebelumnya, pihaknya mempersiapkan lahan seluas 500 meter untuk membangun kantor desa yang baru.

“Kami sudah siapkan lahan, untuk sementara kami berkantor di rumah, agar pelayanan dapat segera ditangani, saya bersyukur ada tulisan ‘Tanah Ini Milik Keluarga’ sebelum saya disana jadi bisa mengambil langkah cepat,” tuturnya.

Persoalan Kantor Desa pun dialami oleh Kepala Desa Cibatok I Cecep Haerudin yang masa pinjam pakainya berakhir pada Mei 2021. “Kita sedang mengupayakan perpanjangannya kepada Dinkes untuk 5 tahun kedepan, sambil berpikir, berkerja dengan mewakafkan diri saya untuk masyarakat demi kemaslahatan umat, dalam mengatasi persoalan dengan solusi,” kata Haji Are, sapaan akrabnya.

Sementara Menurut Kepala Desa Girimulya Wardiman, sesuai visinya 1 x 24 jam berjuang untuk masyarakat lebih baik dengan menyiapkan SOTK yang baru. “Enggak ada keinginan saya untuk mengganti, namun ada komitmen apa saya tidak tahu, pada ingin mengundurkan diri saya sih legowo yang penting saya ingin berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat saya akan berjuang untuk rakyat sesuai visi saya 1 x 24 jam untuk rakyat.”

“Saat ini saya udah siapkan, namun saya belum menerima surat pengunduran diri mereka, saya enggak mau banyak omong nanti dikira saya mecat, saya tunggu surat pengunduran dirinya, karena udah saya lobi saat ini tidak membedakan A, B, C, D, saya hanya berpikir bagaimana Girimulya lebih baik,” pungkasnya.

** Arip Ekon

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version