Nanggung l Jurnal Inspirasi
Sejak tiga tahun terakhir pengobatan tradisional totok jari halilintar ala Ustadz Asep Lukaman Qomaeni, warga Kampung Peuteuy RT 04 RW 06 Dusun 3, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung kebanjiran warga yang hendak mencari kesembuhan dari berbagai penyakit ringan atau kronis.
Selain pengobatan totok jari halilintar, pihaknya juga mengobati totok terapi dengan menggunakan media pahat besi dan palu. ” Alat pengobatan terapi, cukup sederhana sing penting kuncinya yakin,” kata Ustadz Asep kepada Jurnal Bogor, Selasa (15/12).
Dalam mengobati, Ustadz Asep tidak menggunakan alat khusus, melainkan hanya menerapkan metode totok halilintar pasien hanya dipijit di sekitar bagian titik yang sakit. “Totok atau pijit ini bertujuan untuk memulihkan pada bagian syaraf agar peredaran darah beku itu bisa kembali normal,” tukasnya.
Ustadz Asep yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Riyadul Fallah memang memiliki keahlian unik yakni biasa melakukan pengobatan terapi bagi pasien yang menderita penyakit akut.” Hanya yakin kepada gusti yang Maha Suci, insya Allah semua penyakit bisa disembuhkan,” ungkapnya.
Saat Jurnal Bogor, menyambangi kediaman Ustadz Asep sekaligus menyaksikan pasien yang sedang diobati. Gerakan terapi dengan jari telunjuk diulang-ulang hingga sekitar 15 menit. Meski tak menjerit, pasien terlihat mengernyitkan dahi sepanjang pengobatan berlangsung. Bibirnya pun sesekali meringis. Terapi selesai, mereka saling bersalaman dan tersenyum.
“Jadi maksudnya supaya peredaran darahnya lancar. Kemungkinan kan mereka suka pada meriang, gak enak badan sebenarnya untuk menghilangkan itu,” ujar Asep dengan bahasa sederhana.
Sementara itu, Kepala Dusun 03 H.Deden Mulyawidanta pihaknya mendukung apa yang dilakukan warganya tak lain hanya bertujuan untuk mengaplikasikan peduli antar sesama.” Momentum ini untuk memberikan kemudahan terutama bagi masyarakat kurang mampu yang berupaya mencari kesembuhan dari sakitnya,” kata dia.
** Arip Ekon