Home News Rudi Andryanto: Setengah Armada Tidak Layak Pakai

Rudi Andryanto: Setengah Armada Tidak Layak Pakai

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Setengah dari armada pengangkut sampah di UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III, kondisinya sudah memprihatikan. Selain, usia armada yang sudah tua, kondisi baknya pun sebagian telah hancur.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III, Rudi Andryanto membenarkan setengah dari mobil pengangkut sampah yang ada di wilayah tugasnya, kondisinya sudah tidak layak pakai.

 “Dari jumlah 26 armada, 16 unit kondisinya sudah rusak. Bahkan ada dua unit yang tidak layak pakai karena keluaran tahun 2002 dan 2004,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, kerusakan tidak hanya terdapat di bak saja. Tetapi dari mesin pun sudah sering masuk bengkel untuk dilakukan servis, sehingga khawatir saat beroperasi kendaraan mogok ditengah jalan. “Jadi menghambat pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Rudi.

Rudi menjelaskan, untuk UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III meliputi enam kecamatan, mulai dari Kecamatan Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cigombong dan Cijeruk.

 “Makanya kondisi wilayah kerja yang medannya naik turun, kondisi kendaraan harus benar-benar yang bagus dan layak pakai,” paparnya.

Mantan Kepala Seksi (Kasi) Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor itu pun mengaku, sudah mendapatkan bantuan armada sebanyak 10 unit pada tahun 2019 lalu.

 “Itu saat kepala UPT terdahulu, pernah mendapatkan bantuan kendaraan pengangkut sampah yang baru. Dan saya berharap di tahun 2021 nanti, UPT disini kembali mendapatkan bantuan serupa,” papar Rudi.

Alasan ingin kembali mendapatkan bantuan kendaraan pengangkut sampah, lanjutnya, agar pelayanan optimal terhadap masyarakat dapat terwujud dengan baik.

 “Tak hanya pelayanan saja yang optimal, tapi pendapatan dari retribusi pengelolaan sampah pun dapat mencapai target,” imbuh Rudi.

Akibat kondisi kendaraan pengangkut sampah di UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III banyak yang tidak layak pakai, pelayanan terhadap masyarakat sering terhambat. Itu terjadi saat jadual pengangkutan sampah di wilayah RW 09, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

 “Biasanya dalam satu minggu dua kali pengangkutan, gara-gara mobil sampah nya mogok jadi pengangkutan di hari Selasa tidak dilakukan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertugas di Wilayah III,” tukas Anang Sopian, Koordinator Bidang Kesehatan Kebersihan Lingkungan Hidup (KKLH) RW 09.

** Dede Suhendar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version