Disapu Angin Kencang, Belasan Huntara Ambruk

0

Sukajaya | Jurnal Inspirasi

Hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan belasan hunian sementara (huntara) di Kampung Cipandawa, Desa Cileuksi, Kecamatan Sukajaya, ambruk pada Rabu (23/9) petang pukul 17.00 WIB. Saat ini pemerintah desa masih melakukan evakuasi warga yang terdampak.

“Kami atas perintah Pak Camat untuk langsung melakukan koordinasi dengan pemdes setempat dan melakukan  evakuasi terhadap pengungsi yang menempati huntara tersebut sekaligus melakukan pendataan kerusakan huntara tersebut,” kata Sekcam Sukajaya Ridwan, saat dikonfirmasi, Rabu malam (23/9).

Ridwan   menambahkan, untuk kejadian huntara yang ambruk berada di titik Kampung Cipandawa, Desa Cileuksa. “Kalau kejadian kurang lebih pukul 17.00 WIB karena memang hujan cukup lebat yang disertai angin kencang,” kata Ridwan.

Senada dikatakan, Kepala Desa Cileuksa, Ujang Ruhyadi, huntara itu diperuntukkan bagi para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada awal 2020 lalu. Lokasi ini dipilih untuk merelokasi warga yang berada dari Kampung Rancanangka.

“Info awal ada lima ambruk. Ini saya masih dalam perjalanan ke lokasi. Kalau hujan tidak seberapa, tapi anginnya yang kencang,” kata pria yang disapa Apih.

Ujang juga menambahkan, bawa huntara tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dan selesai sekitar dua bulan lalu, yang terbuat dari dinding berupa papan GRC dengan struktur utama bangunan baja ringan dan beratap asbes.

“Itu mah hancur. Sementara yang kena angin mengungsi ke huntara lain, yang memang kondisi rumahnya berderet,” tambahnya.

Bahkan, ia menuturkan, lokasi huntara yang ada di Kampung Cipandawa ini, terdapat huntara sekitar 169 unit. “Ini huntara dibangun untuk warga Kampung Rancanangka. Sejauh ini, akibat bangun ambruk itu, belum tahu ada korban atau tidak,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here