Dinkes Jabar Rapid Test di Pasar Cisarua

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi
Kondisi pasar tradisional Kecamatan Cisarua yang berada di Desa Citeko terus menjadi perhatian tim medis kesehatan dengan menggelar rapid test, Kamis (2/7). Pasalnya, Pasar Cisarua merupakan satu-satunya pasar yang berada di wilayah Puncak yang dikunjungi banyak orang termasuk oleh warga DKI Jakarta. Dengan demikian, penilaian tim medis terhadap Pasar Cisarua sangat rawan untuk penyebaran virus Corona (Covid-19).

Tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kecamatan Cisarua melakukan rapid test kepada para pedagang yang berada di blok D. Blok ini merupakan blok yang menjual sayur mayur dan ikan juga daging. “Iya kami dan para pedagang di Pasar Cisarua khususnya mereka yang berjualan di blom D dilakukan rapid test oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Tim dari provinsi itu didampingi oleh Muspika Kecamatan Cisarua juga para Ketua RT yang ada di Desa Citeko. Hasil dari pemeriksaan itu akan dikabarkan 5 hari kedepan,” ujar Kasatgas Pasar Cisarua, M. Gozali.

Berkaitan masih berstatusnya zona merah, wilayah Puncak kini terus dipadati oleh para pengunjung dari luar wilayah. Kemacetan di jalan raya Puncak setiap hari terus terjadi. Hal ini menyebabkan masysrakat di wilayah Puncak terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona.

Yang terpantau, tempat-tempat umum seperti bank dan toko-toko, melakukan protokol kesehatan. “Wilayah kita dikunjungi orang orang dari berbagai daerah. Khususnya warga DKI merupakan pengunjung yang paling banyak datang ke Puncak,  untuk itu kami warga dan pedagang disini tetap waspada. Jaga jarak dan menyediakan sanitizer ditempat usaha,” tutur Herman.

** Dadang.S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here