Hairil Geram, Dituding Terima Setor Parkir di Depan RSUD Ciawi ke Dishub

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi
Kepala UPT Fasilitas Pemeliharaan Pelayanan Perhubungan (FP3) Ciawi pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Hairil Darwis geram terhadap petugas parkir di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi yang mengaku setor sebesar 25 ribu per hari.

Menurutnya, apa yang dikatakan petugas parkir di tepi jalan umum (TJU) depan RSUD Ciawi, tidak sepenuhnya benar. Sebab, dalam pelaksanaannya petugas parkir sudah beberapa bulan ini tidak memberikan retribusi kepada Dishub.

“Pernyataan petugas parkir itu bohong. Dari mulai bulan Januari 2020, petugas parkir hanya setor seadanya dan tidak mencapai 25 ribu per hari,” ungkap Hairil kepada wartawan.

Hairil mengungkapkan, berdasarkan Perda no 28 tahun 2011 tentang perparkiran yang masuk kedalam
Perda jasa usaha dan sesuai dengan perjanjian awal pejabat UPT lama, sudah disepakati untuk retribusi petugas parkir di RSUD Ciawi sebesar 25 ribu.

“Jadi saya hanya meneruskan perjanjian awal pejabat lama dengan petugas parkir tersebut,” ujarnya.

Namun, lanjut Hairil, surat perintah (SP) yang hanya berlaku selama 3 bulan, untuk petugas parkir di RSUD Ciawi tidak diperpanjang lagi dari mulai bulan Maret 2020 lalu.

“Sebenarnya petugas parkir itu ilegal, karena saya tidak perpanjang lagi surat perintah nya. Kalau saya tidak berpikir panjang, sudah saya laporkan kepihak kepolisian,” kesalnya.

Selain itu, Hairil pun menjelaskan, mulai dari tiga bulan lalu tepatnya sebelum ada kejadian Covid 19, Kepala Dihub Kabupaten Bogor, sudah mengeluarkan surat edaran terkait penutupan tempat parkir di lokasi TJU untuk kendaraan bergerak.

“Sekarang sudah tidak boleh lagi ada petugas Dishub yang memberikan karcis kepada pengendara melintas di pinggir jalan,” paparnya.

Adapun yang saat ini masih diperbolehkan ada petugas memberikan karcis retribusi, sambung Hairil, yakni untuk kendaraan angkutan umum yang tidak ada terminal, seperti angkutan umum trayek Cisarua-Sukasari, Ciawi-Megamendung, Cibedug-Sukasari dan di wilayah Laladon Ciomas serta Dramaga.

“Kalau petugas retribusi angkutan umum masih ada,” imbunya.

Hairil mengaku, kedepan pihaknya akan membenahi potensi parkir yang ada di kewenangan nya di 9 wilayah, mulai dari Kecamatan Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cigombong, Cijeruk, Tamansari, Ciomas dan Dramaga.

“Saya akan benahi potensi parkir yang ada di wilayah UPT FP3 Ciawi. Itu agar PAD dari retribusi parkir dibawah kewenangan kami meningkat,” tukasnya.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here