Home Potret Desa Warga Berpenghasilan Rendah Terpuruk, Saatnya Pengusaha Peduli ke Warga Miskin

Warga Berpenghasilan Rendah Terpuruk, Saatnya Pengusaha Peduli ke Warga Miskin

Cisarua | Jurnal Bogor

Sudah satu bulan pemerintah melarang warga beraktivitas untuk mencegah penularan Covid-19. Kini waktu larangan itupun diperpanjang dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah disahkan oleh Kemenkes atas permintaan Gubernur Jabar. Hal ini menjadikan terpuruknya ekonomi masyarakat yang berpenghasilan harian atau rakyat yang hidup digaris kemiskinan.

Hasil penelusuran di beberapa desa, bagi masyarakat yang hidupnya tidak mempu, mereka mencoba bertahan hidup dengan bahan kebutuhan hidup dari penghasilan kebun seperti singkong atau ubi. “Memang kami juga takut tertular oleh virus Corona itu, tetapi kami harus memberi makan kepada anak dan istri. Kami tidak punya tabungan. Adanya aturan berupa larangan tidak boleh keluar memang cukup berat. Namun harus gimana lagi kita harus taati aturan tersebut supaya tidak terkena virus Corona,” tutur Yana (55), warga Cisarua.

Dikatakan warga lainnya, Muksin (45), warga yang berpropesi kerja buruh bangunan itu tidak bisa berdiam diri di rumah. Dua anaknya yang masih kecil membutuhkan asupan gizi yang cukup, ditengah pandemi Corona ini, ia tetap nekat mencari pekerjaan di lingkungannya. “Sebenarnya saya ingin diam di rumah sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah. Namun, kebutuhan hidup tidak bisa dihentikan. Saya butuh biaya untuk menghidupi keluarga. Seharus, para pengusaha yang ada di wilayah Puncak saatnya peduli kepada warga yang berekonomi lemah karena bantuan dari pemerintah hingga saat ini belum turun,” katanya.

Pantauan di dua kecamatan, Cisarua dan Megamemdung, aktivitas masyarakat di luar memang terlihat adanya penurunan. Susaana sepi kini terus menyelimuti setiap menjelang malam. Untuk menghindari terjadinya pencurian, warga kini mengaktifkan kembali ronda malam. Warga juga melakukan penyekatan di setiap gang. Ini dilakukan agar orang dari luar atau pendatang tidak masuk bebas untuk mencegah terhadap penularan covid 19.

Dadang Supriatna

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version