Gegara Corona, Stok Darah di PMI Menipis

0
Edgar Suratman

Bogor | Jurnal Inspirasi

Merebaknya pandemi Covid-19, ternyata juga berimbas terhadap penurunan stok kantung darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor yang cukup signifikan. Kendati demikian, PMI masih dapat mengcover kebutuhan darah dengan menggunakan skema tambal sulam.

“Untuk stok darah pada pertengahan Maret, kita hanya mendapatkan 25 persen yang biasanya 100 persen. Kemarin juga saya minta sosialisasikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar ASN bisa mendonorkan darahnya. Namun hasilnya belum maksimal,” ujar Ketua PMI Kota Bogor, Edgar Suratman kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).

Menurut Edgar, PMI Kota Bogor mendapatkan 3.000 kantung darah setiap bulannya. Namun, saat ini pihaknya hanya mendapatkan 750 kantung darah.

“Ya, di hari-hari biasa maksimalnya, tiga unit keluar untuk mencari kantung darah. Sekarang satu unit, itu pun belum ada tiap harinya,” jelasnya.

Edgar menjelaskan bahwa PMI Kota Bogor mendapat donor darah dari pendonor reguler dan darahnya pun lebih terjamin. Selain itu, ada juga pendonor yang datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya, tetapi kualitas darahnya kurang bagus.

“Kalau yang mereka datang kesini mandiri itu, untuk pemerikasaan HB nya sesuai dengan kriteria tapi pada saat di tritman ada yang beberapa yang terbuang. Untuk jangka pendek stok darah disini masih cukup,” tandasnya.

Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here