Lahan Produktif Sulit, Dibutuhkan Pelatihan Budidaya Pertanian Minim Lahan

0
Budhy Setiawan saat reses di Gedung Limkos, Kelurahan Cilendek Timur, Kota Bogor, Kamis (12/3).

Bogor | Jurnal Inspirasi

Semakin sulitnya mencari lahan yang produktif di Kota Bogor, masyarakat pun membutuhkan pelatihan budidaya pertanian yang minim lahan. Hal ini disampaikan dalam kunjungan reses Budhy Setiawan di Gedung Limkos, Kelurahan Cilendek Timur, Kota Bogor, Kamis (12/3). “Lahan yang ada sudah tidak produktif lagi. Untuk itu, di wilayah perkotaan bentuk pertanian yang sesuai adalah urban farming, misalnya hidroponik,” kata Budhy dalam rilisnya.

Anggota Komisi IV DPR RI yang terpilih dari dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini pun mendorong agar masyarakat mengoptimalkan lahan semakin produktif. Selain itu, menanggapi persoalan yang ada di kawasan perkotaan, menurutnya butuh partisipasi aktif dari masyarakat. Masalah seperti padatnya pemukiman, banjir, pengelolaan sampah, hingga keterbatasan lahan untuk pertanian.

Sementara itu, terkait sosialisasi program bantuan pemerintah yang ada saat ini, imbuh Budhy, sudah ada bantuan seperti pembuatan pupuk kompos, alat-mesin pertanian, dan benih ikan. Di kehutanan pun ada program pembuatan kebun bibit rakyat. “Untuk program tadi syaratnya sudah memiliki kelompok taninya”, imbuh Budhy.

Ia pun menyampaikan bahwa Partai Golkar, sebagai pendukung pemerintah akan membantu dalam proses distribusi bantuan pemerintah tersebut. Bahkan, Budhy menyampaikan bahwa partai akan selalu mendampinginya saat turun ke masyarakat. Tujuannya agar kebijakan yang ada sinergis dan dikawal pelaksanaannya, mulai dari nasional dan di daerah.

“Setiap reses, saya didampingi teman-teman Partai Golkar mulai dari DPRD hingga tingkat kelurahan bahkan RT dan RW agar kebijakan dari atas dapat dikawal hingga dibawahnya,” tukas Budhy.

Asep Saepudin Sayyev |*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here