Home News Tabrakan Speedboat, Dandim Kuala Kapuas Tewas

Tabrakan Speedboat, Dandim Kuala Kapuas Tewas

Palangkaraya | Jurnal Bogor

Rombongan anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) mengalami insiden tabrakan perahu cepat atau speedboat di Sungai Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (9/3). Polda Kalimantan Tengah menyatakan hingga saat ini telah menemukan enam korban tewas, salah satunya Komandan Kodim (Dandim) Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono.

Kecelakaan yang melibatkan dua perahu itu setidaknya menampung 27 orang penumpang. Mereka terbagi menjadi 19 penumpang di salah satu perahu rombongan paspampres, dan delapan penumpang di perahu lain. “Itu setelah kami temukan ada 6 [korban tewas] ya,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Kombes Hendra Rochmawan, Senin (9/3).

Hingga saat ini pihak aparat gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang juga diduga telah tewas dalam kecelakaan speedboat Paspampres tersebut. Aparat kepolisian pun akan melanjutkan proses pencarian hingga besok hari apabila korban belum juga ditemukan. “Jadi Mansyah ini namanya, dia diperkirakan sudah meninggal dan dia masih belum ditemukan,” ujar Hendra.
Lebih lanjut, Ia pun merinci dari korban yang ditemukan, terdapat beberapa orang yang masih menjalani perawatan. Beberapa di antara mereka dirawat di RS Siloam, RSUD dr Doris Sylvanus, dan ada yang dirujuk ke RS TNI AD.
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan keberadaan paspampres itu terkait kunjungan kenegaraan Raja dan Ratu Belanda yakni Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima ke Indonesia.
Hingga saat ini pihak aparat gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang juga diduga telah tewas dalam kecelakaan speedboat Paspampres tersebut. Aparat kepolisian pun akan melanjutkan proses pencarian hingga besok hari apabila korban belum juga ditemukan.
“Jadi Mansyah ini namanya, dia diperkirakan sudah meninggal dan dia masih belum ditemukan,” ujar Hendra. Lebih lanjut, Ia pun merinci dari korban yang ditemukan, terdapat beberapa orang yang masih menjalani perawatan. Beberapa di antara mereka dirawat di RS Siloam, RSUD dr Doris Sylvanus, dan ada yang dirujuk ke RS TNI AD.
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan keberadaan paspampres itu terkait kunjungan kenegaraan Raja dan Ratu Belanda yakni Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima ke Indonesia.

Asep Saepudin Sayyev |*

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version