Home News Pemkab Bogor Tunggu PT Perkebunan Nusantara VIII Cikasunka

Pemkab Bogor Tunggu PT Perkebunan Nusantara VIII Cikasunka

Cibinong, Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih menunggu persetujuan PT Perkebunan Nusantara VIII Cikasunka untuk melakukan penebangan 501 pohon sawit yang lahannya akan dibangun hunian tetap (huntap) di Desa Sukaraksa, Cigudeg.

“Pemkab Bogor harus punya etika administrasi hingga kami menunggu persetujuan tertulis dahulu dari PT. Perkebunan Nusantara VIII Cikasungka,” ujar Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah Dwikorawati kepada Wartawan, Rabu, (4/3).

Ia menambahkan, target Pemkab Bogor,  penebangan 501 pohon sawit ini akan dilakukan dalam waktu dekat hingga di awal bulan April, pemerintah pusat atau dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membangun huntapnya.

“Hingga akhir bulan ini kan akan habis masa transisi lalu di Bulan April mulai masa rekontruksi, oleh karena itu pembangunan Huntap akan mulai dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada awal Bulan April,” katanya.

Ia.menerangkan, selain sibuk membangun 238 unit Huntap, Pemkab Bogor juga akan mencari lahan 25 hektare untuk nantinya dibangun 1.200an lagi unit huntap di Desa Sukaraksa, Cigudeg.

“Huntap yang harus dibangun itu kan 2.000an unit dan 1.500an unit di Desa Sukaraksa, sedangkan yang dalam waktu dekat terbangun itu baru 238 unit hingga kita masih banyak membutuhkan lahan tambahan dari PT. Perkebunan Nusantara VIII Cikasungka. Selain lahan Huntap di Desa Sukaraksa, kami berencana juga akan membangun Huntap di Desa Harkat Jaya, Desa Urug, Desa Kiara Sari, Kecamatan Sukajaya dan Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin memaparkan, bangunan Huntap yang akan dibangun memiliki type 36/90, lalu para pengungsi juga dibangunkan prasarana sarana utilitynya (PSU) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU – Pera).

“Selain mereka yang bangun, semua biaya pembangunan Huntap, insfrastruktur jalan, sarana olahraga dan rumah ibadah akan ditanggung oleh KemenPU – Pera, untuk biaya pembanguna Huntap sendiri dianggarkan Rp 50 juta perunit atau rumah,” papar Ade.

Politisi PPP ini berharap pembangunan Huntap bisa selesai sebelum bulan Ramadhan. “Semua tergantung pada tim teknis baik yang ada di Kabupaten Bogor maupun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” tandasnya.

Noverando H

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version