Home News Pembongkaran Taman Topi Belum Jelas

Pembongkaran Taman Topi Belum Jelas

Bogor | Jurnal Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mempersiapkan pembangunan alun-Alun di atas lahan eks Taman Topi arau Taman Ade Irma Suryani, yang akan memakan biaya Rp15 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat. Kepada wartawan, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumkim Kota Bogor Feby Darmawan mengatakan bahwa saat ini sedang dimulai persiapan pembangunan pagar pembatas di sekeliling Taman Topi. Pagar pembatas itu dari mulai masjid Agung terus melingkari ke Nyi Raja Permas.

“Sebelum dilakukan pembangunan, dimulai memasang pagar dulu. Setelah itu kita lagi mau lelangkan konsultas pengawasnya dan sudah masuk ke ULP,” kata Feby, baru-baru ini.

Saat ini, sambungnya, Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) sedang asistensi. Kata dia, lantaran proyek ini bersumber dari bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat, otomatis akan dilelangkan lebih dahulu untuk konsultan pengawasnya.

Setah itu, baru disusun dokumen Amdal dan dokumen untuk lokasi alun-alunnya. Akan dilakukan juga tim penaksir bongkaran bangunan. Berdasarkan papat terakhir dengan BPKAD untuk listrik dan PDAM semuanya sudah diputus oleh PT Exotika, sehingga nanti pada saat pelaksanaan pada saat pembongkaran sudah clear semuanya.

“Kalau soal waktu pembongkaran itu belum tahu kalau bongkarannya karena sekarang sedang ditaksir dulu. Taksiran bangunan-bangunannya nanti tim dari BPKAD turun menaksir bangunan A, B, C, dan utilitas lainnya disana. Itu ada barang icon, nanti pihak PT Exotika yang membongkar,” jelasnya.

Ia menyatakan bahwa nantinya patung Kapten Muslihat bakal diganti, dan bakal dilengkapi dengan jogingg track, lapangan serta plaza.

“Plaza itu nanti ada di enterence area dekat tempat masuk lalu ada tourism information center, ada juga teater mini, playground anak dan tempat permainan lain,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, Alun-Alun bakal terhubung dengan Masjid Agung. “Jadi saat hari besar keagamaan, Alun-Alun bisa dipergunakan. Kemudian, tempat itu bakal terkoneksi dengan stasiun. Tapi, info dari PT KAI, itu dipergunakan hanya khusus jalur VVIP,” tukasnya.

Fredy Kristianto

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version