Sensus Penduduk, Warga Isi Data Sendiri

0
BPS Kabupaten Bogor ketika rapat Koordinasi dengan Muspika dan Kepala desa se- Kecamatan Ciampea.

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Warga Kabupaten Bogor diminta pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS)  untuk mengisi data penduduk sendiri dengan mengakses website BPS. Sensus penduduk ini bisa dilakukan melaui smartphone.  Meskipun belum diwajibkan, namun hal ini bagian dari program pemerintah untuk mempermudah tugas BPS dalam pendataan.

Seperi dikatakan Kasie Statistik Distribusi BPS Kabupaten Bogor, Supriadi bahwa sensus penduduk secara online yang diakses melaui handphone milik warga sudah dimulai sejak 15 Januari 2020, namum belum banyak masyarakat yang tahu hingga perlu disosialisasikan lagi dan batas waktunya sampai 31 Maret 2020.

“Nanti pemerintah desa melalui ketua RT dan RW untuk menyampaikan kepada masyarakat dan menyosialisasikan bagaimana cara mengisi sensus penduduk secara online ini,” kata Supriadi usai melaksanakan rapat Koordinasi dengan  Muspika dan Kepala desa se- Kecamatan Ciampea, kemarin.

Supriadi tak menjamim bahwa sensus penduduk secara online dapat  berhasil seratus persen. Karena masih banyak yang kurang paham. Apalagi masyarakat Kabupaten Bogor belum tentu  memiliki telepon pintar seperti android ditambah wilayah di Kabupaten Bogor yang kadang terkendala jaringan sinyal karena banyak warga yang tinggal di pegunungan.

“Namun nanti akan dilihat hasilnya setelah batas waktunya berakhir tanggal 31 Maret 2020. Nanti pun disana di sistem BPS akan terlihat mana saja warga yang sudah mendaftar dan wilayahnya dimana. Kalau yang belum akan disusul dengan sistem sensus penduduk secara wawancara  didatangi secara langsung oleh petugas BPS yang dimulai pada 1 Juli sampai  31 juli 2020,”ujar Supriadi.

Alasannya dilakukan sensus penduduk secara online menurut Supariadi untuk mempercepat pendataan ditambah sebelumnya banyak petugas BPS kesulitan menemui orang-orang penting menjadi salah satu alasan diberlakukan sistem secara online.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa sadar sendiri untuk mengisi data sesuai dengan keadaan warga tersebut seperti data lahir, alamat dan keadaan kehidupannya,” tukasnya.

Camat Ciampea Chaerudin Felani saat rapat Koordinasi Sensus Penduduk di Kecamatan Ciampea mengimbau kepada para kepala desa untuk menyukseskan sensus penduduk secara online. “Sosialisasikan kepada masyarakat baik secara lisan baner dan surat edaran  serta  diajarkan cara-cara mengisinya agar masyarakat paham,”kata Felani.

Sementa Kapolsek Ciampea Kompol Anak Agung Raka meminta kepada warga masyarakat jangan sampai menyalahgunakan sensus penduduk secara online ini. “Jangan disalahgunakan isi sesuai data kependudukan dan kondisi kehidupanya jangan kaya mengaku miskin dan miskin mengaku kaya,” pungkasnya.

Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here