Bangunan Beronjong di Pasirgintung Disoal

0
Pembangunan beronjong yang tak diketahui di Kali Cicaung.

JURNAL INSPIRASI – Pembangunan beronjong di kawasan Kali Cicaung tepatnya di Kampung Pasirgintung, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mengundang pertanyaan warga. Bahkan tak hanya warga, termasuk Pemerintah Desa Kalong 1, Kecamatan Leuwisadeng mempertanyakan keberadaan beronjong tersebut.

Menurut Sekretaris Desa Kalong 1, Yayat Supriatna, lokasi beronjong kali  Cicaung itu aliran airnya menuju kawasan pesawahan blok si Domba seluas puluhan hektare. Meski bangunan tersebut berada di wilayah Desa Batutulis, namun ketika air itu mengalir pemanfaatannya masuk ke pesawahan wilayah Desa Kalong 1.

“Selama berjalannya pembangunan pihak desa tidak tahu. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, nama program bangunan  apa dan sumber anggarannya berapa,” ujar Sekretaris Kalong 1, Yayat Supriatna, Minggu (19/12).

BACA JUGA Antisipasi DBD, Pemdes Kalongliud Fogging Lingkungan Warga

Adanya bangunan itu, ujar Yayat bukan hanya desa yang tidak tahu, setelah ditanyakan ke pihak Kecamatan Leuwisadeng pun mengaku tidak mengetahuinya.

“Kami Pemerintah Desa Kalong 1 sama sekali tidak tahu. Ditambah di saat survei ke lokasi bangunan beronjong tidak adanya papan kegiatan,” jelas Yayat.

Beberapa tahun silam kata dia, pernah dibangun bendungan, namun sudah tahunan saluran air yang dihasilkan dari kali Cicaung itu tak berfungsi lagi lantaran kondisi bendungan tersebut sudah lama jebol.

“Warga petani berharap dibangunya beronjong tentu bisa memaksimalkan saluran untuk sawah mereka,” harap Sekdes.

BACA JUGA An-Nahl Master Chef, Bentuk Siswa Berjiwa Enterpreuner

Maka itu, dia meminta pihak pelaksana untuk segera  datang dan menjelaskan manfaat dan kegunaan dibangunnya beronjong tersebut. “Jangan sampai ketika dibangun saluran air untuk warga petani itu tidak berjalan, sama aja bangunan tersebut tidak ada manfaatnya,” jelasnya.

“Setahu kami program pemerintah dalam membangunan di kawasan sungai, pertama untuk memaksimalkan saluran air ke pesawahan warga petani. Keduanya mencegah  terjadinya erosi daerah aliran sungai,” pungkasnya.

Sementara dari informasi yang dihimpun, kegiatan  program pembangunan bronjong tersebut dari Perhutani Bandung.

**arip ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here