Pemkab Terkesan Tebang Pilih

0
Jalan rusak di Pamijahan

HMI Sebut Jalanan Rusak di Pamijahan Jadi Makanan Sehari-hari

JURNAL INSPIRASI – Ruas Jalan KH. Abdul Hamid KM 10 tepatnya antara Desa Pamijahan dan Desa Cibitung Kulon menuju Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor sudah lama rusak parah.

Bahkan aktivis Himpunan Mahasiswa Majelis Penyelamatan Organisasi (HMI- MPO) Cabang Kabupaten Bogor Satya Nugraha Pamungkas memaparkan permasalahan jalan rusak di wilayah Kecamatan Pamijahan tidak pernah ada habisnya.

Jalan rusak salah satu penyebab terjadinya kecelakaan bagi pengendara terutama pengendara roda dua. “Masalah jalan rusak sudah menjadi makanan  sehari-hari bagi warga Pamijahan khususnya pengendara yang melintas di jalur kampung Nangkasari Desa pamijahan sampai kampung Cikuluwung Desa Cibitung kulon,” kata Satya.

BACA JUGA Ikuti Google Map, Truk Pengangkut Pupuk Terperosok di Jembatan Malasari

Akibat jalan rusak, sudah banyak jatuh korban saat melintas di jalur tersebut. Satya menyebut jalan yang bersatus milik Kabupaten Bogor luput perhatian tingkat desa dan kecamatan, terutama dari Pemkab Bogor hal ini Dinas PUPR.

“Kami  menganggap Pemkab Bogor tebang pilih  dalam penanganan perbaikan jalan,” kritiknya.

Setya melanjutkan, melihat sumber anggaran yang dihasilkan oleh Kecamatan Pamijahan melalui PT. Star Energi Geotermal Salak berupa Bonus Produksi sebesar 30% yang dikelola oleh pemerintah daerah sebagaimana  tertera pada SK Bupati Nomor : 119/417/KPTS/Per-UU/2021 bahwa anggaran dari penetapan bonus produksi  bisa untuk perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Pamijahan.

BACA JUGA Penantian Panjang Samisade Akhirnya Terwujud, Warga Parakanmuncang Bersyukur

Jadi kata dia, Pemkab seharusnya bisa lebih memprioritaskan perbaikan jalan yang ada di wilayah Pamijahan. “Jangan kemudian jalanan rusak sedikit langsung diperbaiki, sedangkan kondisi jalan yang cukup mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan pengendara terkesan dibiarkan rusak,” ungkapnya.

Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV Ciampea, H. Bondan Triana saat dihubungi belum  memberikan keterangan perihal kondisi jalan rusak tersebut.

**arip ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here