Kritikan Mengalir Saat Penerimaan PKWT DLH Sulit Diakses

0
Akhmad Saeful Bakhri

Bogor | Jurnal Inspirasi

Penerimaan petugas kebersihan dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor justru menimbulkan permasalahan. Pasalnya, warga yang ingin mendaftar kesulitan mengakses situs pendaftaran sejak dibuka Jumat (11/12) hingga ditutup pada Selasa (15/12).

“Jadi saat pendaftaran dibuka sampai hari terakhir, itu saya nggak bisa akses,” ujar Doni, warga Kelurahan Tanah Baru.

Hal tersebut pun membuat Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PPP Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meradang. Lantaran ia pun mengaku banjir keluhan mengenai hal tersebut. “Mulanya saya mengapresiasi langkah DLH. Tapi mengapa ketika pendaftaran via online tak bisa diakses,” katanya.

Namun, sambung dia, dengan tidak bisa diaksesnya situs pendaftaran PKWT justru menimbulkan kecurigaan adanya motif-motif tertentu. “Jangan sampai ada permainan di dinas, meng-cut server atau apa. Banyak warga nggak bisa akses dan web-nya tidak ada. Ini kan kami awasi, banyak yang mengadu ke kami. Terus terang ini jadi pertanyaan soal kesiapan. Masa dari awal nggak bisa akses,” ungkapnya.

Padahal, sambung dia, beberapa OPD pernah melakukan hal serupa terkait penerimaan PKWT secara online. Salah satunya adalah Dinas Kesehatan (Dinkes). “Walau kebutuhan lebih spesifik seperti tenaga kesehatan perawat hingga dokter. Namun tak ada kendala server,” imbuhnya.

Ia menyebut seharusnya DLH dapat mengantisipasi membludaknya pelamar dengan menyiapkan server yang canggih. Sebab, PKWT DLH menyasar SDM menengah ke bawah. “Mestinya disiapkan sarprasnya. Sedangkan saat ini jadwal wawancara setelah proses administrasi selesai, infonya juga diundur. Ini ada apa?,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Bogor Deni Wismanto mengatakan bahwa antusias warga sangat tinggi dengan dibukanya PKWT DLH. Pasalnya, hingga kini pendaftar sudah mencapai ribuan. “Pendaftar yang masuk tidak hanya warga Kota Bogor, namun juga warga Kabupaten Bogor, Jakarta, Depok, bahkan hingga warga Jawa Tengah dan Jawa Timur,” tuturnya.

Namun, Deni mengaku akan tetap memprioritaskan warga Kota Hujan untuk menjadi PKWT.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here