28.8 C
Bogor
Wednesday, September 30, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 90

Glamping Nyaman di Kaki Gunung Salak, Cara Baru Menikmati Wisata Edukasi di Jbound

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Di tengah udara sejuk kawasan Tamansari, Kabupaten Bogor, sebuah konsep menginap bernuansa alam kini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang ingin berlibur sekaligus belajar.

Di kawasan Jbound Geo Edu Park, pengelola menghadirkan fasilitas glamping sebagai pelengkap beragam program edukasi dan outbound yang selama ini menjadi ciri khas destinasi tersebut.

Berada di Kampung Sinarwangi, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, glamping ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengunjung yang ingin menikmati seluruh wahana tanpa harus berpindah lokasi.

“Glamping ini kami siapkan khusus untuk para pengunjung wahana Jbound, supaya mereka bisa bermalam dan lebih lama menikmati suasana di sini,” ujar Pengelola Jbound Geo Edu Park, Nasar Sarkis, Kamis (5/3/2026).

Berbeda dengan konsep berkemah biasa, glamping yang dihadirkan mengusung kenyamanan layaknya hotel, namun tetap menyatu dengan alam sekitar. Total tersedia tujuh unit glamping, masing-masing dilengkapi kamar mandi dengan water heater, televisi LED, fasilitas kopi, serta lemari pakaian.

Setiap unit dapat menampung empat orang, terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak. Namun, kapasitas masih dapat ditambah hingga enam orang dengan penambahan extra bed.

Tak hanya menginap, pengunjung juga disuguhkan pengalaman kebersamaan yang menjadi ciri liburan keluarga. Di malam hari, tamu dapat menikmati api unggun dan barbeque, serta fasilitas pemandian air panas dan air dingin yang tersedia di kawasan wisata.

“Untuk harga, mulai dari Rp 800 ribu pada hari biasa dan Rp 1 juta untuk akhir pekan. Harga tersebut sudah termasuk sarapan untuk dua orang, api unggun, barbeque, serta akses pemandian air panas dan dingin,” jelas Nasar.

Kehadiran glamping ini diharapkan menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin merasakan staycation bernuansa alam, sekaligus memberikan pengalaman liburan yang lebih lengkap mulai dari aktivitas edukatif, petualangan outbound, hingga bermalam dengan suasana yang tenang dan nyaman di kawasan Jbound Geo Edu Park. Yudi

THR ASN Pemkot Bogor Capai Rp70 M

0

Bogor | Jurnal Bogor

Jelang Idul Fitri 1447 hijriah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan anggaran Rp70 miliat untuk Tunjangan Hari Raya (THR) untuk semua aparatur sipil negara (ASN) di ‘Kota Hujan’.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi mengatakan bahwa anggaran THR ASN bersumber dari APBD 2026, dan jumlahnya mencalai Rp70 miliar.

“Anggaran THR yang ada di dalam APBD itu diperuntukan bagi semua dinas di lingkungan Pemkot Bogkr,” ujar Lia kepada wartawan, Kamis (5/3).

Menurut dia, anggaran sebesar Rp70 miliar itu diperuntukan bagi 11 ribu ASN, baik yang berstatus PNS, CPNS, hingga P3K.

Kendati demikian, sambung Lia, pihaknya masih menjnggu regulasi atau peraturan pemerintah (PP) mengenai mekanisme pencairan hingga besaran jumlah THR.

“Anggaran kan sudah disiapkan. Pencairan dan besarannya masih nunggu regulasi,” tandas mantan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kota Bogor itu.** Fredy Kistianto

Transformasi Digital Kesehatan Lewat Layanan DSA di RSUD Bakti Pajajaran Dapat Dukungan Ketua DPRD

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi peresmian layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026).

Sastra menilai, kehadiran layanan DSA tersebut merupakan inovasi sekaligus terobosan baru dalam upaya mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Hari ini kita mengapresiasi ada layanan baru berupa inovasi yang ada di RSUD Bakti Pajajaran,” ujar Sastra.

Ia pun mendorong agar layanan berbasis transformasi digital di bidang kesehatan itu dapat menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Bogor. DPRD, kata dia, siap memberikan dukungan penuh sekaligus berharap inovasi serupa terus bermunculan ke depannya.

“Tentu kami DPRD mendukung dan mudah-mudahan ke depan ada inovasi-inovasi lain untuk kita bisa melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Sastra.

Bupati Bogor, Rudy Sumanto, turut menyampaikan kebanggaannya atas transformasi yang berlangsung di RSUD Bakti Pajajaran. Menurut Rudy, fasilitas DSA yang diresmikan tersebut mencerminkan perkembangan layanan kesehatan daerah yang sejalan dengan kemajuan zaman.

“Salah satu yang membuat kita bangga sebagai warga masyarakat Kabupaten Bogor adalah salah satu fasilitas yang hari ini diresmikan, yaitu DSA,” ungkap Rudy.

Rudy menambahkan, transformasi di rumah sakit tersebut merupakan langkah positif guna memberikan percepatan penanganan dan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

(yev)

Safari Ramadan di Imigrasi Bogor, Tim Hadroh Lapas Cibinong Tampilkan Hasil Pembinaan Warga Binaan

0

Bogor | Jurnal Bogor – Program pembinaan kepribadian di Lembaga Pemasyarakaatan Kelas II A Cibinong kembali mendapat sorotan dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Kantor Imigrasi Bogor, Rabu (4/3/2026).

Tim hadroh yang beranggotakan warga binaan dipercaya tampil di hadapan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kegiatan yang berlangsung dalam rangka Safari Ramadan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Dalam kesempatan itu, para warga binaan menampilkan seni musik islami berupa tabuhan rebana dan lantunan shalawat yang mengajak para tamu undangan bershalawat bersama.

Penampilan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembinaan mental dan spiritual di lingkungan pemasyarakatan. Selain aspek keterampilan, pembinaan juga diarahkan pada pembentukan karakter dan penguatan nilai keagamaan sebagai bekal sosial saat kembali ke masyarakat.

“Penampilan Tim Hadroh Lapas Cibinong ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bukti nyata bahwa pembinaan di lapas mampu membentuk karakter positif warga binaan. Kegiatan seni religi seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kedisiplinan, spiritualitas, dan rasa tanggung jawab, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal kepribadian yang lebih baik,” ujar Agus Andrianto.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menjelaskan bahwa kegiatan seni religi seperti hadroh dan marawis merupakan bagian dari pola pembinaan kepribadian yang terstruktur di dalam lapas.

“Kami merasa terhormat bisa menghadirkan kegiatan ini, karena melalui penampilan hadroh, warga binaan tidak hanya mengasah kemampuan seni, tetapi juga memperkuat nilai keagamaan serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Safari Ramadan 1447 H tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial dan santunan kepada anak yatim, serta ditutup dengan buka puasa bersama.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam sistem pemasyarakatan yang menekankan proses reintegrasi sosial berbasis pembinaan karakter. n-Edwin Suwandana

Pemkab Bogor Perkuat SDM Sektor Pendidikan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya memperkuat karakter Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia pendidikan, terutama pada tenaga kependidikan beserta peserta didik.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat menghadiri kegiatan Pesantren Ekologi Takzim (Tadabur Alam, Kepedulian, Zikir, Ikhsan, dan Mulia) yang diselenggarakan SMAN 2 Cibinong dengan melibatkan sebanyak 1.500 peserta di Masjid Raya Nurul Wathon, Pakansari, Cibinong, pada Selasa (3/3) malam hari.

Ajat menegaskan, komitmen pihaknya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia berkarakter sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda.

“Melalui pesantren ekologi ini, pelajar didorong membangun kedisiplinan, akhlak, serta kesadaran terhadap isu strategis daerah seperti pengelolaan sampah dan gerakan penanaman pohon,” ujar Ajat kepada Wartawan, kemarin.

Ia menambahkan, bahwa komitmen tersebut sesuai dengan arah kebijakan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus mengintegrasikan penguatan pendidikan karakter dengan program pelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Karena kami ingin memastikan dengan cara ini, dapat melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi masa depan Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Ajat juga berharap melalui upaya dalam memperkuat pembangunan sdm berkarakter itu dapat menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda.

“Kabupaten Bogor dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia berkarakter sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda,” tutupnya. n Noverando H

Lurah Cibinong Dorong Penguatan UMKM dan Penghijauan Wilayah

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Lurah Cibinong, Ricky Mudzakir, memaparkan berbagai potensi dan program prioritas yang tengah dijalankan di wilayahnya. Dari sektor ekonomi hingga lingkungan, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor terus berbenah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi ekonomi, Cibinong memiliki potensi besar dengan keberadaan sejumlah pabrik, pusat perdagangan seperti ITC, serta fasilitas riset milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selain itu, pertumbuhan kafe dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadi penopang perekonomian lokal.

“UMKM di wilayah kami cukup banyak, terutama di bidang makanan dan minuman. Ada bolu, cilok, berbagai macam kue, hingga frozen food. Hampir semua jenis usaha kuliner ada di Cibinong,” ujar Ricky, Rabu (4/3/26).

Di sektor lingkungan, pihak kelurahan juga fokus pada pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta inventarisasi fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) untuk pengembangan ke depan.

Upaya penghijauan dilakukan sejalan dengan arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang mendorong gerakan penghijauan di berbagai wilayah.

Berbagai kegiatan penanaman pohon telah dilaksanakan bekerja sama dengan dinas terkait dan PMI, termasuk program hutan kota. Sekitar 200 pohon telah ditanam di kawasan Setu Bekang sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

“Kami terus berupaya menghijaukan wilayah. Salah satunya melalui penanaman hutan kota di Setu Bekang,” jelasnya.

Selain itu, Ricky juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terutama karena Cibinong dihuni banyak pendatang.

Ia berharap sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat RT dan RW dapat kembali diaktifkan, serta jejaring komunikasi antarwarga diperkuat.

Hal tersebut dinilai penting mengingat adanya potensi banjir di beberapa titik. Banjir yang sempat terjadi di RW 12 telah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan terulangnya kejadian serupa.

“Kami terus memantau potensi banjir. Penanganan di RW 12 sudah dilakukan pemkab, tetapi tetap harus waspada,” tegasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kelurahan Cibinong optimistis dapat terus berkembang sebagai wilayah yang produktif, hijau, dan aman bagi seluruh warganya.(Citra Leonita)

Menu MBG di Nanggung Dinilai Asal-asalan

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Wali murid di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kembali mengeluhkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai asal-asalan. Kali ini keluhan datang dari Ida, salah satu wali murid di SD Yayasan Cendikia Muslim lantaran menu MBG yang diterimanya yakni buah sawo yang masih mentah.

“Buah sawo di MBG itu masih mentah, kenapa dikirim saja,” kata Ida kepada Jurnal Bogor, Rabu (4/3/2026).

Ida yang merupakan wali murid TK Kupu- kupu di yayasan yang sama yakni Cendikia Muslim menyebut, sejauh ini program MBG tersebut belum ada perbaikan lebih baik.

“Tak hanya mentah terdapat di MBG itu buah sawonya ada juga yang busuk,” jelasnya.

Kondisi serupa menu MBG dikeluhkan yang diterima di sekolah MIN 1 Bogor Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Menurut Azis, salah satu tenaga pengajar di sekolah itu, durasi pengiriman makanan yang berasal dari dapur di Desa Sadeng seharusnya dilakukan pada sore hari.

“Untuk menjaga kualitas makanan agar tetap fresh seharusnya pengirimannya jangan kepagian, karena Ramadhan, MBG ini untuk berbuka puasa. Apalagi makanan yang dikirim hari ini, setahu kami gampang lembab, karena serba digoreng,” kata Azis.

Dia tak habis pikir. Seharusnya kata dia dikaji dulu, berapa lama waktu makanan itu. “Ini kan buat buka puasa, kemungkinan paket MBG dimasaknya saat sahur kemudian dikirim ke setiap sekolah itu pagi sekitar pukul 8. Ada kekhawatiran aja, jangan sampai program yang begitu mulia dengan menggunakan anggaran yang cukup fantastis menjadi sesuatu yang mubazir,” tukasnya.

“Dari menu yang diterima murid, terus kalau diitung itung paling abisnya berapa duit menu MBG itu,” paparnya.

Ketika dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala SPPG di Desa Sadeng Ikbal tak merespons.

Sebelumnya diberitakan, program MBG di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor membuat wali murid kecewa. Kekecewaan wali murid yang merupakan keluarga penerima manfaat bukan tanpa alasan. Pasalnya, menu MBG yang dikirim ke SDN Parakanmuncang 02 pada Senin (2/3/2026), terdapat buah salak dengan kondisi busuk sehingga tidak bisa dikonsumsi. Arip Ekon

Sat Res PPA dan PPO Polres Bogor Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas di Citeureup

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Polres Bogor melalui Sat Res PPA dan PPO berhasil mengungkap kasus kekerasan seksual terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas intelektual di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Tersangka telah diamankan dan kini menjalani proses hukum.
Kasus tersebut dilaporkan melalui LP Nomor LP/B/2439/XII/2024/SPKT/RES BGR/POLDA JABAR. Sejak laporan diterima, penyidik melakukan pendalaman secara bertahap dan komprehensif dengan mengedepankan perlindungan serta pendampingan khusus bagi korban.

Peristiwa diketahui terjadi pada Sabtu, 14 Desember 2024, sekitar pukul 01.30 WIB di Kampung Kebon Kopi, Desa Puspanegara, Citeureup. Korban berusia 42 tahun dan memiliki disabilitas intelektual, sementara tersangka berinisial A (25) merupakan buruh harian lepas dan bertetangga dengan korban.

Setelah alat bukti dinilai cukup, tersangka ditangkap pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, dan telah ditahan di Rutan Polres Bogor. Penyidik turut mengamankan visum et repertum (VER) sebagai bagian dari alat bukti.

Tersangka dijerat Pasal 473 ayat (2) huruf d dan/atau Pasal 415 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Polres Bogor menegaskan komitmennya menangani setiap laporan secara profesional dan tuntas demi memberikan keadilan bagi korban serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Berkomitmen Dalam Pelayanan, RSUD R Moh Noh Nur Respons Cepat Penanganan Pasien Telantar

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen dalam pelayanan kemanusiaan melalui penanganan seorang pasien laki-laki berinisial Mr. X yang ditemukan di Desa Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, dalam kondisi tidak sadar pada Jumat, 12 Februari 2026.

Sehari sebelumnya, Kamis, 11 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, pasien ditemukan di pinggir jalan oleh pemerintah setempat bersama PSM. Pasien kemudian dibawa ke Puskesmas Parung Panjang untuk mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke RSUD R Moh Noh Nur. Pasien tiba sekitar pukul 17.38 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan serta perawatan menyeluruh oleh tim medis.

Dalam proses identifikasi, tidak ditemukan dokumen kependudukan maupun identitas resmi sehingga pasien dinyatakan sebagai Mr. X. Berdasarkan catatan medis, pasien mengalami lemas, pusing, sulit diajak komunikasi, dan tampak kebingungan. Penanganan dilakukan secara intensif hingga kondisi pasien dinyatakan stabil oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan setelah menjalani perawatan selama tujuh hari.

Untuk memastikan data kependudukan pasien, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bogor turut melakukan pengecekan langsung ke ruang rawat inap. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa identitas pasien tidak ditemukan dalam data kependudukan, sehingga statusnya tetap dinyatakan sebagai Mr. X dan penanganan dilanjutkan melalui mekanisme sosial.

Proses pendampingan sejak awal turut dilakukan oleh Humas RSUD R Moh Noh Nur bersama Kader IPSM Leuwiliang, Ibu Ratna Ningsih. “Yang terpenting beliau segera mendapatkan pertolongan medis dan tidak dibiarkan tanpa penanganan,” ujar Ratna Ningsih.

Setelah kondisi pasien memungkinkan, RSUD R Moh Noh Nur berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk tindak lanjut penanganan melalui UPT Balai Kesejahteraan Sosial (BKS). Rumah sakit juga memfasilitasi proses pengiriman pasien ke UPT BKS sebagai bagian dari kesinambungan layanan.

Ibu Fitri selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Bogor, dalam pernyataannya pada Selasa, 3 Maret 2026, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan penanganan yang dilakukan.

Ia menjelaskan bahwa setelah identitas kependudukan pasien tidak ditemukan meski telah dilakukan pengecekan, pasien ditetapkan sebagai Mr. X, dirawat hingga pulih, kemudian dirujuk ke Dinas Sosial melalui UPT BKS.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada RSUD R Moh Noh Nur yang telah merawat dan memfasilitasi proses rujukan klien ini. Kami berharap kolaborasi dalam penanganan warga terlantar di Kabupaten Bogor dapat terus diperkuat,” ujarnya.

Seluruh rangkaian proses, mulai dari penemuan, perawatan di rumah sakit, pengecekan data kependudukan, hingga serah terima kepada Dinas Sosial, dilengkapi dengan laporan resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban pelayanan kepada publik.

RSUD R Moh Noh Nur menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan melalui kolaborasi aktif bersama IPSM, Dinas Sosial, dan Dukcapil Kabupaten Bogor.

(yev/cc)

Sambut Ramadan, Ah Pek Kopitiam Margonda Hadirkan Fusion Melayu-Timur Tengah: Nasi Kebuli Kari Jadi Jagoan Buka Puasa di Depok

0

Depok | Jurnal Bogor
Pada bulan suci Ramadhan, pencarian tempat berbuka puasa yang nyaman dengan menu yang menggugah selera menjadi agenda utama warga Depok. Menjawab hal tersebut, Ah Pek Kopitiam Depok yang berada di Jalan Margonda Raya resmi memperkenalkan rangkaian menu spesial Ramadhan yang memadukan kehangatan rempah Timur Tengah dengan keasentikan rasa Melayu.

Sebagai destinasi kuliner yang dikenal dengan konsep kopitiam modern, Ah Pek Kopitiam Depok melakukan inovasi berani tahun ini melalui peluncuran Nasi Kebuli Kari dan Nasi Kebuli Ayam Rempah.

Menu fusion ini dirancang khusus untuk memberikan energi maksimal setelah seharian berpuasa dengan profil rasa yang kaya dan aromatik. Kesegaran Tropis pendamping Hidangan Rempah Untuk menyeimbangkan rasa rempah yang kuat, Ah Pek Kopitiam juga menghadirkan seri minuman berbasis kelapa dan sirup segar.

Menu minuman ini dikurasi agar cocok dinikmati bersama Nasi Kebuli, di antaranya,Es Cendol, Manis gurih yang klasik untuk memanjakan lidah. Es Jeruk Kelapa  Perpaduan asam segar dan kelapa muda yang menghidrasi. Es Bandung Rose Syrup Kesegaran bunga mawar dengan sentuhan susu yang lembut.

Paket Spesial Buka Bersama (Bukber) memahami tradisi berkumpul bersama kerabat, Ah Pek Kopitiam Depok menyediakan Paket Buka Bersama Khusus yang ekonomis namun lengkap.

Paket ini terdiri dari: 1. Sajian Utama: Nasi Kebuli 2. Camilan: Roti Prata 3. Minuman: Es Teh Tarik khas Ah Pek Ramadan kali ini menghadirkan pengalaman yang berbeda di Depok.

“Melalui perpaduan Nasi Kebuli dengan sentuhan Kari khas Melayu, kami menawarkan alternatif berbuka yang mengenyangkan sekaligus kaya rasa. Kehadiran minuman segar berbasis kelapa juga kami siapkan sebagai penawar dahaga yang sempurna,” ujar Aliya Marsha, Public Relation Ah Pek Kopitiam Jabodetabek kepada Jurnalbogor, via Whatsap Rabu (4/2/2026)

Bagi masyarakat Depok dan sekitarnya yang ingin merencanakan momen berbuka puasa, Ah Pek Kopitiam Margonda kini telah membuka layanan reservasi untuk area indoor yang nyaman maupun area komunal bagi rombongan.

Tentang Ah Pek Kopitiam
Ah Pek Kopitiam adalah jaringan kuliner yang menyajikan hidangan khas peranakan dan Melayu dengan atmosfer modern. Berkomitmen menyajikan bahan-bahan berkualitas, Ah Pek terus berinovasi dalam menu dan pelayanan untuk menjadi rumah kedua bagi para pecinta kopi dan kuliner di Indonesia.

**wawan Hermawanto